x

Read prov%20kalsel%202006.pdf text version

PROFIL KESEHATAN

PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

TAHUN 2006

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

DINAS KESEHATAN

Jl. Belitung Darat No. 118 Banjarmasin

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah ­ Nya sehingga buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini dapat terselesaikan. Buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini berisi tentang perkembangan hasil pembangunan kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang tergambar dari indikator-indikator yang tergabung dalam indikator Indonesia Sehat dan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan beserta anilis dan pembahasannya. Data dan informasi dalam buku profil kesehatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi program-program pembangunan kesehatan, terutama untuk mengevaluasi keberhasilan pelaksanaan program di Kabupaten/Kota. Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan arahan untuk penyusunan buku profil kesehatan ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Sub Dinas Bina Promosi Kesehatan serta pihak-pihak yang telah membantu penyelesaian buku profil kesehatan ini. Kami menyadari bahwa buku profil ini ini masih banyak kekurangan baik dari segi materi maupun analisis serta pembahasannya, -Ibarat pepatah tak ada gading yang tak retak-, untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun demi sempurnanya tulisan ini sangat kami harapkan.

Banjarmasin,

Oktober 2007

Kepala Seksi Sistem Informasi Kesehatan,

SIBLI WAHYUDI,SKM NIP. 140 091 177

i

DAFTAR TABEL Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel 1 2 3 4 5 6 7 8 9 : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Luas Wilayah, Jumlah Desa dan Kelurahan, Jumlah Penduduk, Jumlah Rumah Tangga dan Kepadatan Penduduk Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Kelompok Umur, Rasio Beban Tanggungan dan Rasio Jenis Kelamin Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Persentase Penduduk Laki-laki dan Perempuan Berusia 10 tahun keatas Persentase Penduduk Berumur 10 tahun Keatas yang melek huruf Jumlah Kelahiran Bayi dan Balita Jumlah Kematian Ibu Maternal Jumlah Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas AFP Rate % TB Paru dan Pneumonia Balita Ditangani HIV/AIDS Ditangani, Infeksi Menular Seksual, DBD, dan Diare pada Balita ditangani Persentase Penderita Malaria diobati Persentase Penderita Kusta selesaio berobat Kasus Penyakit Filariasis Ditangani Jumlah Kasus dan Angka Kesakitan Penyakit Menular yang dicegah dengan imunisasi (PD3) Cakupan Kunjungan Neonatus, Bayi dan Bayi BBLR Status Gizi Balita dan Jumlah Kecamatan Rawan Gizi Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) dan Persalinan Ditolong Tenaga Kesehatan Cakupan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Balita, Pemeriksaan Kesehatan Siswa SD/SMP/SMU Jumlah PUS, Peserta KB, Peserta KB Baru, dan KB Aktif Jumlah Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi

iv

Tabel 10 Tabel 11 Tabel 12 Tabel 13 Tabel 14 Tabel 15 Tabel 16 Tabel 17 Tabel 18 Tabel 19 Tabel 20

Tabel 21 Tabel 22 Tabel 23 Tabel 24 Tabel 25 Tabel 26 Tabel 27 Tabel 28 Tabel 29 Tabel 30 Tabel 31 Tabel 32 Tabel 33 Tabel 34 Tabel 35 Tabel 36 Tabel 37 Tabel 38 Tabel 39 Tabel 40 Tabel 41

: : : : : : : : : : : : : : : : : : : : :

Pelayanan KB Baru Menurut Kabupaten/Kota Persentase Cakupan Desa/Kelurahan UCI Persentase Cakupan Imunisasi Bayi Cakupan Bayi, Balita yang mendapat Pelayanan Kesehatan Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan tablet Fe1, Fe3, Imunisasi TT1 dan TT2 Persentase Akses Kesediaan Darah untuk Bumil dan Neonatus yang dirujuk Jumlah/Persentase Bumil dan Neonatal Risiko Tinggi Persentase Saran Kesehatan dengan Kemampuan Gawat Darurat Jumlah/Persentase ditangani < 24 jam Desa/Kelurahan Terkena KLB yang

Jumlah Penderita, Kematian, CFR, KLB Menurut Jenis KLB Jumlah Bayi yang diberi ASI Eksklusif Persentase Desa/Kelurahan Dengan Garam Beryodium yang baik Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas Penyuluhan Pencegahan, Penyalahgunaan NAPZA Penanggulangan dan

Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar Cakupan Pelayanan Kesehatan Keluarga Miskin dan JPKM Gakin Persentase Pelayanan Kesehatan Kerja pada Pekerja Formal Cakupan Pelayanan Kesehatan Pra Usila dan Usila Cakupan Wanita Usia Subur mendapat Kapsul Yodium Persentase Donor DarahDiskrining terhadap HIV/AIDS Jumlah Kunjungan Rawat Jalan, Rawat Inap, Pelayanan Gangguan Jiwa

v

Tabel 42 Tabel 43 Tabel 44 Tabel 45 Tabel 46 Tabel 47 Tabel 48 Tabel 49 Tabel 50 Tabel 51 Tabel 52 Tabel 53

: : : : : : : : : : : :

Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kemampuan Labkes dan Memiliki 4 Spesialis Dasar Kebutuhan, Pengadaan Ketersediaan Obat Esensial dan Obat Generik Ketersediaan Obat Generik Berlogo Menurut Jenis Obat Persentase Penulisan Resep Obat Generik Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih Sehat Jumlah dan Persentase Posyandu Menurut Strata dan Kecamatan Persentase Rumah Sehat Menurut Kabupaten/Kota Persentase Rumah Tangga Memiliki Akses Air Bersih Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar Persentase Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan Sehat Persentase Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya Persentase Rumah/Bangunan yang diperiksa Jentik Nyamuk Aedes dan Persentase Rumah/Bangunan Bebas Jentik Nyamuk Aedes Persentase Tenaga Kesehatan Menurut Unit Kerja Jumlah Tenaga Kesehatan Disarana Pelayanan Kesehatan Jumlah Tenaga Medis Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Keperawatan Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi Disarana Kesehatan dan Kepadatan Penduduk Jumlah Tenaga Teknisi Medis Disarana Kesehatan Anggaran Kesehatan Kabupaten/Kota Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Indikator Pelayanan Rumah Sakit

vi

Tabel 54 Tabel 55 Tabel 56 Tabel 57 Tabel 58 Tabel 59 Tabel 60 Tabel 61 Tabel 62 Tabel 63 Tabel 64

: : : : : : : : : : :

DAFTAR ISI halaman

KATA PENGANTAR ............................................................................. DAFTAR ISI .......................................................................................... DAFTAR TABEL ....................................................................................

i ii iv

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................... A. Tujuan ................................................................................. B. Sistematika Penyajian .........................................................

1 2 2

BAB II SITUASI UMUM DAN KEADAAN LINGKUNGAN SERTA KESEHATAN ........................................................................... A. Geografi .............................................................................. B. Keadaan Penduduk ............................................................ C. Keadaan Pendidikan ........................................................... D. Keadaan Ekonomi ............................................................... E. Keadaan Lingkungan .......................................................... 4 4 5 8 9 9

BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN ........................................... A. Mortalitas ............................................................................ B. Morbiditas ...........................................................................

12 12 18

ii

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN ............................................... A. Pelayanan Kesehatan Dasar .............................................. B. Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Penunjang .................. C. Pemberantasan Penyakit Menular ...................................... D. Perbaikan Gizi Masyarakat .................................................. E. Pelayanan Kefarmasian ......................................................

24 24 28 29 33 34

BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN .................................. A. Sarana Kesehatan ............................................................ B. Tenaga Kesehatan ............................................................ C. Pembiayaan Kesehatan ....................................................

36 36 39 40

BAB VI PENUTUP ................................................................................

41

iii

BAB I PENDAHULUAN

World Health Organization (WHO) dalam salah satu publikasinya menyatakan bahwa Sistem Informasi Kesehatan tidak dapat berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian integral dari Sistem Kesehatan Nasional yang didukungnya serta merupakan alat bagi manajemen sistem kesehatan tersebut. Di dalam buku Sistem Kesehatan Nasional yang diterbitkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Indonesia Nomor 131/MENKES/SK/II/2004 disebutkan bahwa "untuk mengantisipasi berbagai perubahan dan tantangan strategis, baik internal maupun eksternal, perlu disusun Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang baru, yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan". Dengan berlakunya SKN tersebut, penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 berupaya untuk menyesuaikan dengan indikator pencapaian SKN yang ditentukan oleh dua determinan. Pertama, status kesehatan dan kedua tentang tingkat ketanggapan (responsiveness). Di dalam SKN disebutkan bahwa keberhasilan manajemen kesehatan sangat ditentukan antara lain oleh tersedianya data dan informasi kesehatan, dukungan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan, dukungan hukumn kesehatan serta administrasi kesehatan. Lebih lanjut di dalam SKN disebutkan bahwa SKN terdiri dari enam subsistem, yakni (1) Subsistem Upaya Kesehatan, (2) Subsistem Pembiyaan Kesehatan, (3) Subsistem Sumber Daya Manusia Kesehatan, (4) Subsistem Obat dan Perbekalan Kesehatan, (5) Subsistem Pemberdayaan Masyarakat, dan (6) Subsistem Manajemen Kesehatan. Buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai salah satu bentuk informasi kesehatan yang memuat gambaran situasi kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan yang diterbitkan setiap tahun. Data dan informasi yang dimuat dalam profil kesehatan berupa data tentang kesehatan dan data pendukung yang berhubungan dengan kesehatan seperti data kependudukan, ekonomi, pendidikan dan keluarga berencana. Keberadaan data pendukung tersebut menjadikan analisis terhadap situasi kesehatan menjadi lebih akurat. Masalah kesehatan timbul sebagai akibat dari dampak pembangunan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan 1

Peningkatan Upaya kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan dihadapkan dengan tantangan sebagai akibat terjadinya transisi demografi dan efedemiologi, seperti perubahan sosial, tingkat pendidikan, keadaan ekonomi, kondisi lingkungan dan pengaruh globalisasi, meningkatnya penyakit non enfeksi seperti kardiovaskoler, kanker dan penyakit degeneratif lainnya, serta disisi lain tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik, bermutu, terjangkau dan merata. Analisis data dalam penyusunan profil ini dilakukan secara deskriptif, dengan memberikan gambaran berupa rata-rata serta angka tertinggi dan terendah pada suatu situasi.

A. TUJUAN. Secara Umum pembuatan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 ini bertujuan untuk memantau pencapaian pembangunan kesehatan dengan mengacu kepada Visi Kalimantan Selatan Sehat 2010. Tujuan Khusus : 1. Diperolehnya informasi tentang gambaran kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan meliputi situasi umum, derajat kesehatan, kesehatan lingkungan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, pelayanan kesehatan, sumberdaya kesehatan, dan gambaran situasi data pendukung yang terkait dengan program kesehatan. 2. Tersedianya alat pemantauan terhadap pelaksanaan program-program kesehatan di Kabupaten/ Kota dalam upaya peningkatkan manajemen kesehatan. 3. Tersedianya bahan untuk Penyusunan Profil Kesehatan Nasional.

B. SISTEMATIKA PENYAJIAN. Penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 mengacu kepada SKN yang baru. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini terdiri dari Bab I - Pendahuluan. Bab ini berisi penjelasan tentang latar belakang dan tujuan diterbtkannya Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 serta sistematika dari penyajiannya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan 2

Bab II - Situasi Umum dan Lingkungan. Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Provinsi Kalimantan Selatan. Selain uraian letak geografis, administrative dan informasi umum lainnya, bab ini juga mengulas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dan faktorfaktor lainnya meliputi kependudukan, ekonomis, pendidikan serta mengulas tentang faktorfaktor lingkungan.

Bab III - Situasi Derajat Kesehatan. Bab ini berisi uraian tentang hasil-hasil pembangunan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan sampai dengan tahun 2006 yang mencakup tentang angka kematian, umur harapan hidup, angka kesakitan dan keadaan status gizi.

Bab IV - Situasi Upaya Kesehatan. Bab ini menguraikan tentang pencapaian dan keberhasilan upaya-upaya kesehatan yang telah dilaksanakan oleh bidang kesehatan sampai tahun 2006. Gambaran tentang upaya kesehatan yang telah dilakukan itu meliputi pencapaian cakupan pelayanan kesehatan dasar, pencapaian cakupan pelayanan kesehatan rujukan, upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat dengan Posyandu Purnama dan Mandiri yang disebut Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM), serta berbagai upaya lain yang berupa gambaran pelayanan program kesehatan lainnya.

Bab V - Situasi Sumber Daya Kesehatan. Bab ini menguraikan tentang sumber daya pembangunan kesehatan bidang kesehatan sampai tahun 2006. Gambaran tentang keadaan sumber daya ini mencakup tentang keadaan tenaga, sarana dan fasilitas kesehatan yang ada sampai tahun 2006. Disamping itu juga digambarkan tentang jumlah distribusi tenaga per Kabupaten/ Kota serta jumlah dan penyebaran sarana pelayanan kesehatan yang terdiri dari Rumah Sakit dan Puskesmas termasuk Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling. Gambaran lainnya adalah tentang perkembangan penyediaan obat generik.

Bab VI - Penutup.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan 3

BAB II SITUASI UMUM DAN KEADAAN LINGKUNGAN SERTA PERILAKU KESEHATAN

A. GEOGRAFI Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai luas wilayah sekitar 38.822,62 km2 . terletak diantara 1140 sampai 1160 Bujur Timur dan 10 sampai 40 Lintang Selatan. Bagian barat merupakan rawa pasang surut (200.000 Ha), rawa monoton (500.000 Ha) dan rawa banjir (100.000 Ha). Di wilayah barat ini banyak tumbuh hutan rawa. Sedangkan di bagian timur merupakan daerah berbukti dan bergunung yang didominasi oleh hutan primer, hutan skunder dan padang ilalang. Jika dilihat dari persentasenya maka Provinsi Kalimantan Selatan didominasi oleh daratan yang melingkupi 33,89 persen wilayah serta pengunungan seluas 33,56 persen. Provinsi Kalimantan Selatan berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Timur di sebelah utara, Laut Jawa di sebelah selatan, sebelah barat dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan sebelah timur dengan Selat Makasar. Secara administratif pemerintahan terbagi menjadi tiga belas Kabupaten/Kota yang terdiri dari 2 (dua) Kota dan 11 (sebelas) Kabupaten. Pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan dibagi menjadi 3 (tiga) sub wilayah pembangunan, yaitu : 1. Sub wilayah pembangunan I (sub wilayah pembangunan Kayu Tangi), berpusat di Banjarmasin yang meliputi Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. 2. Sub wilayah pembangunan II (sub wilayah pembangunan Banua Lima), berpusat di Kandangan yang meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong. 3. Sub wilayah pembangunan III (Sub wilayah pembangunan Tanah Bumbu), berpusat di Kotabaru yang meliputi Kotabaru dan Tanah Bumbu. Berdasarkan 6 kelas ketinggian menunjukan wilayah Kalimantan Selatan sebagian besar berada pada kelas ketinggian 25-100 meter di atas permukaan laut yakni 31,29 persen. Tanah di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan sebagian besar berupa hutan dengan rincian : hutan lebat 780.319 ha, hutan belukar 377.774 ha, hutan rawa 90.060 ha,

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

4

tanah berupa semak alang-alang seluas 870.314 ha, untuk sawah 413.107 ha, perkebunan 437.073 ha dan untuk perkampungan 57.903 ha. Wilayah Kalimantan Selatan juga banyak dialiri sungai antara lain Sungai Barito, Sungai Riam Kanan, Sungai Riam Kiwa, Sungai Balangan, Sungai Batang Alai, Sungai Amandit, Sungai Tapin, Sungai Kintap, Sungai Batulicin, Sungai Sampanahan dan lainnya yang umumnya berpangkal pada pegunungan Meratus dan bermuara di Laut Jawa dan Selat Makasar.

B. KEADAAN PENDUDUK Sesuai dengan data BPS Provinsi Kalimantan Selatan (2006), jumlah peduduk Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 tercatat sebesar 3.307.565 jiwa dengan tingkat kepadatan 86 per km (Indonesia 115 km ) dan rata-rata jiwa per Rumah Tangga sebanyak 4 jiwa. Kabupaten/ Kota yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi adalah Kota Banjarmasin, yakni dengan kepadatan sebesar 8.371 km .

2 2 2

Kabupaten/Kota lain

2

dengan kepadatan penduduk relatif tinggi adalah Kota Banjarbaru (423 km ), diikuti oleh Kabupaten Hulu Sungai Utara (225 km ), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (161 km ), Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar (114 km ), Kabupaten Banjar ( 99 km2) dan Kabupaten Barito Kuala (88 km2). Dibanding dengan rata-rata, terdapat 7 Kabupaten yang memiliki kepadatan di bawah rata-rata. Kepadatan penduduk tertendah ada di Kabupaten Kotabaru (28 km ). Tingkat kepadatan penduduk merupakan suatu indikasi terhadap kemampuan suatu wilayah untuk menampung penduduk serta sangat berpengaruh terhadap daya

2 2 2 2

dukung lingkungan. Rata-rata jiwa dalam satu Rumah Tangga di Propinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 4 jiwa/ RT.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

5

Gambar II.1. PERKEMBANGAN KEPADATAN PENDUDUK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2000 S.D TAHUN 2006

90

85

83.1 86 79.92 84.59 86 86

80

81.38

75 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006

Komposisi penduduk Kalimantan Selatan menurut kelompok umur menunjukkan bahwa penduduk yang berusia muda (0 ­ 14 tahun) sebesar 40,04 %, yang berusia produktif (1564 tahun) sebesar 66,10 %, dan yang berusia tua (>65 tahun) sebesar 4,86 %. Dengan demikian, maka Angka Beban Tanggungan (Dependency Ratio) penduduk di Kalimanantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 51,30, dengan kisaran antara 43,90 (Kota Banjarbaru) dan 54,70 di Kabupten Banjar. Rincian Angka Beban Tanggungan (Dependency Ratio) penduduk di Kalimanantan Selatan per Kabupaten/ Kota pada tahun 2006 seperti pada tabel II.1.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

6

Tabel II.1. Rasio Beban Tanggungan dan Rasio Jenis Kelamin Menurut Kabupaten/ Kota Di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006

JUMLAH PENDUDUK NO KAB/KOTA LAKI-LAKI (TAHUN) <1 - 14 th + >65 th 4 15 - 64 th 5 JML 6 PEREMPUAN (TAHUN) <1 - 14 th + >65 th 7 15 - 64 th 8 JML 9

RASIO BEBAN TANG GUNGAN RASIO JENIS KELAMIN

1

2

10

11

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.S. Selatan H.S. Tengah H.S. Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tan. Bumbu Balangan JUMLAH

44.826 48.088 85.651 49.144 26.014 33.555 38.675 33.886 34.815 104.362 24.213 35.744 16.213 575.186

82.128 87.718 155.167 85.588 47.708 64.781 78.248 68.216 58.870 199.819 54.247 73.908 31.385 1.087.783

126.954 135.806 240.818 134.732 73.722 98.336 116.923 102.102 93.685 304.181 78.460 109.652 47.598 1.662.969

43.295 43.205 80.310 40.278 25.921 36.912 39.786 35.989 30.912 94.916 22.519 33.744 18.339 546.126

79.173 82.781 148.216 91.288 49.452 65.707 84.201 72.364 62.611 210.928 52.176 67.321 32.252 1.098470

122.468 125.986 228.526 131.566 75.373 102.619 123.987 108.353 93.523 305.844 74.695 101.065 50.591 1.644.596

54,6 53,5 54,7 50,6 53,5 54,0 48,3 49,7 54,1 48,5 43,9 49,2 54,3 51,3

103,7 107,8 105,4 102,4 97,8 95,8 94,3 94,2 100,2 99,5 105,0 108,5 94,1 101,1

Sumber : BPS Prop. Kalsel, 2006

Dilihat dari jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki relatif seimbang dibandingkan penduduk perempuan, yaitu masing-masing sebesar 1.662.969 (50,28 %) dan 1.644.596 (49,72 %) dengan ratio sebesar 101,1. Ratio tertinggi di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 108,50, diikuti Kabupaten Kotabaru (107,8), Kabupaten Banjar (105,4), Kota Banjarbaru (105,0), Kabupaten Tanah Laut (103,7), Kabupaten Barito Kuala (102,4), dan Kabupaten Tabalong sebesar 100,2. Kabupaten/ Kota lainya berada dibawah 100,00 yang berarti bahwa panduduk perempuan lebih banyak. Rincian jumlah penduduk menurut kelompok umur per Kabupaten/ Kota dapat dilihat pada tabel II.1. Komposisi penduduk Kalimantan Selatan tahun 2006 menurut kelompok umur dan jenis kelamin menunjukkan proporsi penduduk terbesar berada pada kelompok umur 10 14 tahun, diikuti penduduk kelompok umur 15 ­ 19 tahun dan kelompok umur 20 ­ 24 tahun.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

7

C. KEADAAN PENDIDIKAN Kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan minimum yang diperlukan oleh penduduk agar dapat hidup sehat dan sejahtera yang tergambar dari angka melek huruf penduduk umur 10 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin dan huruf lainnya. Gambaran angka melek huruf sebagai ukuran kemampuan menyerap informasi masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 adalah sebesar 94,40 % dengan rincian laki-laki sebesar 96,70 % dan perempuan 92,00 %. Dilihat dari sebaran menurut Kabupaten/Kota, terlihat bahwa persentase angka melek huruf tertinggi di Kota

Banjarmasin (98,00 %), diikuti Kota Banjarbaru (96,90 %) dan persentase terendah di Kabupaten Tanah Laut (85,50 %) diikuti Kabupaten Balangan (90,30 %). Hal ini perlu diperhatikan pada pembangunan kesehatan di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Balangan, terutama dalam penyampaian pesan-pesan tentang kesehatan. Tebel II.2 : Persentase Penduduk Umur >10 Tahun Melek Huruf Menurut Kabupaten/ Kota Di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006

NO KABUPATEN/ KOTA 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.S.Selatan H.S.Tengah H.S.Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH LAKI-LAKI JUM. PDDK JUMLAH 1 2 249.422 261.795 457.242 262.744 145.875 200.955 195.195 206.467 182.715 574.327 110.931 210.717 98.377 3.156.762 3 126.954 135.806 234.613 131.178 73.722 98.336 92.980 98.114 93.685 283.072 56.426 109.652 47.786 1.582.324 113.000 129.790 229.170 126.967 72.013 97.048 90.787 95.877 92.169 279.902 55.343 103.643 44.302 1.530.011 Melek Huruf % 4 89,0 95,6 97,7 96,8 97,7 98,7 97,6 97,7 98,4 98,9 98,1 94,5 92,7 96,7 JUMLAH 5 122.468 125.989 222.629 131.566 72.153 102.619 102.215 108.353 89.030 291.255 54.505 101.065 50.591 1.574.438 100.145 113.702 201.702 120.797 67.110 96.482 97.722 102.779 82.210 282.954 52.140 87.937 44.561 1.450.241 Melek Huruf % 6 81,8 90,2 90,6 91,8 93,0 94,0 95,6 94,9 92,3 97,1 95,7 87,0 88,1 92,1 JUMLAH 7 213.145 243.492 430.872 247.764 139.123 193.530 188.509 198.656 174.379 562.856 107.483 191.580 88.863 2.980.252 % 8 85,8 93,0 94,2 94,3 95,4 96,3 96,6 96,2 95,4 98,0 96,9 90,9 90,3 94,4 PEREMPUAN JUMLAH MELEK

Sumber : Dinas Pendidikan Nasional Prov. Kalsel, 2006

Peningkatan kualitas sumberdaya manusia salah satunya bertitik tolak pada upaya pembangunan bidang pendidikan. Gambaran tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan dapat menjadi indikator pembangunan bidang pendidikan. Persentase tertinggi tingkat pendidikan yang ditamatkan oleh penduduk laki-laki adalah 16,20 % (Tidak/Belum Tamat SD/MI) diikuti Tamat SD sebesar 14,83 %, sedangkan penduduk yang menamatkan pendidikan sampai dengan DI/ DIII dan Perguruan Tinggi (PT) berkisar antara 1,32 % 2,52 %. Persentase penduduk laki-laki yang Tidak/ Belum Pernah Sekolah sebesar 2,65 %.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

8

Gambaran tingkat pendidikan tertinggi penduduk perempuan adalah sebagai berikut : Tidak/ Belum Pernah Sekolah sebesar 1,88 %, Tidak/Belum Tamat SD sebesar 16,11 %, SLTP/MTs sebesar 9,22 %, SLTA/ MA sebesar 10,19 %, dan DI/DIII sampai PT berkisar antara 1,35 % - 1,82 %.

D. KEADAAN EKONOMI. Indikator yang digunakan untuk mengukur kondisi perekonomian Kalimantan Regional Bruto (PDRB). Bardasarkan data BPS

Selatan adalah Produk Domestik

Kalimantan Selatan, PDRB Kalimantan Selatan menurut usaha atas dasar harga berlaku (AHDB) dengan migas selama kurun waktu 5 tahun terakhir adalah sebesar Rp.19.229,miliar rupiah (2001), Rp.21.155 miliar rupiah (2002), Rp.23.374 miliar rupiah (2003), Rp.25.792 miliar rupiah (2004), dan Rp.29.067 miliar rupiah pada tahun 2005. Sedangkan PDRB per kapita Kalimantan Selatan selama kurun waktu 5 tahun terakhir adalah sebesar Rp.5.170.169,- (2001), Rp.5.753.756 (2002), Rp.6.324.113 (2003), Rp.6.785.128 (2004), dan Rp.7.324.451 pada tahun 2005 dengan tingkat laju pertumbuhan ekonomi tahun 2003 dengan migas sebesar 4,40 % dan 4,91 % pada tahun 2004.

E. KEADAAN LINGKUNGAN. Untuk menggambarkan keadaan lingkungan, akan disajikan indikator-indikator persentase rumah sehat serta persentase tempat-tempat umum dan pengelolaan makanan sehat. Selain itu disajikan pula beberapa indikator tambahan yang dianggap masih relevan, yaitu persentase rumah tangga menurut sumber air minum, persentase rumah tangga menurut sarana pembuangan air dan tinja. 1. Rumah Sehat Rumah sehat adalah adalah bangunan rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan, yaitu rumah yang memiliki jamban yang sehat, sarana air bersih, tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah, ventilasi rumah yang baik, kepadatan hunian rumah yang sesuai dan lantai rumah yang terbuat bukan dari tanah. Berdasarkan informasi indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan didapat gambaran persentase rumah sehat di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 45,88 % dengan kisaran 15,06 % s.d 97,91 %. Persentase rumah sehat tertinggi di

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

9

Kabupaten Tnah Bumbu (97,91 %), diikuti Kabupaten Kotabaru sebesar 88,42 % dan Kota Banjarbaru 83,12 %. Wilayah persentase rumah sehat terendah adalah Kota Banjarmasin yaitu sebesar 15,06 %. Rata-rata jumlah rumah yang diperiksa sebesar 35,23 %.

2. Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan

Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) merupakan suatu sarana yang dikunjungi oleh banyak orang, dan dikhawatirkan dapat menjadi tempat penyebaran penyakit. Tempat-tempat yang dikatagorikan sebagai TUPM meliputi : hotel, restoran, bioskop, pasar, terminal dan lain-lain. Sedangkan yang dimaksud dengan TUPM sehat adalah tempat-tempat umum dan pengelolaan makanan yang memenuhi syarat kesehatan, yaitu memiliki sarana air bersih, tempat pembuangan sampah, sarana pembuangan air limbah, ventilasi yang baik, luas lantai (luas ruang) yang sesuai dengan banyaknya pangunjung, serta memiliki pencahayaan ruang yang sesuai. Informasi yang didapat dari indikator Standar Pelayanan Minimal menggambarkan bahwa rata-rata persentase TUPM sehat sebesar 66,84 % dengan julmlah TUPM yang diperiksa sebesar 68,3 % dari seluruh TUPM yang ada (24.400 buah). Persentase TUPM sehat tertinggi di Kabupaten Tabalong dan Kotabaru sebesar 100 %, diikuti Kota Banjarbaru sebesar 96,1 %, dan Tanah Bumbu sebesar 80,4 %. TUPM sehat terendah ada di Kabupaten Balangan, yaitu sebesar 8,0 % dari 1.053 TUPM yang diperiksa. 3. Akses terhadap Air Minum Susenas 2004 menggambarkan bahwa 55,31 % rumah tangga mempunyai fasilitas air minum sendiri. Rumah tangga yang menggunakan fasilitas air minum milik bersama sebesar 20,54 % dan 12,04 % menggunakan fasilitas milik umum. Selebihnya, sebesar 12,11 % rumah tangga yang tidak memiliki fasilitas air minum. Persentase keluarga yang sarana persediaan air bersih di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 54,60 %. Persentase tertinggi di Kabupaten Tanah Bumbu, yaitu sebesar 82,90 %. Persentase terendah di Kabupaten Tabalong sebesar 24,00 %. 4. Sarana PenampunganAkhir Kotoran/ Tinja. Menurut BPS tahun 2004, rumah tangga di Indonesia menggunakan tempat penampungan akhir kotoran/ tinja berupa tangki septik, kolam/ sawah, sungai/ danau,

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

10

lubang tanah, pantai/ tanah terbuka, dan lain-lain. Persentase rumah tangga yang menggunakan tangki septik sebesar 42,71 % ( di wilayah perkotaan sebesar 66,01 % dan di wilayah perdesaan sebesar 25,47 %), sebesar 5,16 % yang menggunakan kolam/ sawah, 20,22 % menggunakan sungai/ danau, 24,41 % menggunakan lubang tanah, memanfaatkan pantai/ tanah terbuka sebesar 5,38 %, dan pemanfaatan sarana lain-lain sebesar 2,12 %. Persentase kepemilikan jamban di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 58,3 %. Persentase tertinggi kepemilikan jamban ada di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 80,1 %, diikuti Kabupaten Banjar sebesar 79,7 % dan Kabupaten Tapin sebesar 77,5 %. Persentase kepemilikan jamban terendah di Kabupaten Barito Kuala sebesar 37,9 %.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

11

BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN

Untuk menggambarkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia berikut ini disajikan situasi mortalitas, morbiditas dan status gizi masyarakat.

A. MORTALITAS Gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari kejadian kematian dalam masyarakat dari waktu ke waktu. Di samping itu kejadian kematian juga dapat digunakan sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program pembangunan kesehatan lainnya.Penghitungan angka kematian pada umumnya didapat dari hasil survei maupun penelitian. Perkembangan angka kematian dan penyakitpenyakit penyebab utama kematian yang terjadi pada periode terakhir seperti pada uraian di bawah ini.

A.1.

Angka Kematian Bayi (AKB) Data angka kematian yang terdapat pada komunitas diperoleh melalui survei, hal ini karena sebagian besar kematian terjadi di rumah.AKB berdasar hasil survei oleh BPS Propinsi Kalimantan Selatan cendurung mengalami penurunan dari diperkirakan sebesar 66,97 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 1995 menurun menjadi 52,60 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2000. AKB pada tahun 2006 sebesar 40,80 per 1.000 kelahiran hidup. Angka ini menurun dibanding periode tahun sebelumnya. Berdasar Peta Kesehatan Indonesia Tahun 2004, kondisi AKB Propinsi Kalimantan Selatan tergambar dengan warna kuning yang berarti AKB Kalimantan Selatan berada pada kisaran antara 40 ­ 50 kematian per 1.000 kelahiran hidup (AKB Kalsel 45 per 1.000 kelahiran hidup). Angka ini berada di atas AKB Propinsi Kalimantan Tengah ( 40/ 1.000 KH) dan Kalimantan Timur (42/ 1.000 KH). Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2002-2003 dinyatakan AKB menurut berbagai karakteristik latar belakang, yaitu menurut tempat tempat tinggal di perkotaan dan perdesaan, tingkat pendidikan dan menurut indeks kekayaan. Gambaran AKB menurut karakteristik tersebut seperti pada grafik berikut :

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 12

Gambar 3.1 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Tempat Tinggal di Indonesia Tahun 2002/2003

Perdesaan

52

Perkotaan

32

0

5

10

15

20

25

30

35

40

45

50

55

Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004

Dilihat dari grafik di atas terlihat bahwa AKB di Perdesaan lebih tinggi dibanding di perkotaan (52 per 1.000 KH).

Gambar 3.2 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Tingkat Pendidikan di Indonesia Tahun 2002/2003

70

65 67

60 50

43

40 30

23

36

20 10 0

SMP + Tidak Tamat SMP Tamat SD Tidak Tamat SD Tidak Sekolah

Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 13

Dilihat dari karakteristik tingkat pendidikan, terlihat bahwa AKB tinggi pada tingkat pendidikan tidak sekolah (67/ 1.000 KH) dan tidak tamat SD (65/ 1.000 KH)

Gambar 3.3 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Indeks Kekayaan di Indoenesia Tahun 2002-2003

Atas

17

Tengah Atas

36

Tengah

44

Tengah Bawah

50

Teren dah

61

0

5

10

15

20

25

30

35

40

45

50

55

60

65

Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004

Distribusi AKB menurut indeks kekayaan menunjukkan bahwa kematian paling banyak terjadi pada golongan indeks kekayaan terendah (61/ 1.000 KH). Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB, tetapi tidaklah mudah untuk menentukan faktor yang paling dominan serta faktor yang kurang dominan. Hasil kajian data menunjukkan bahwa tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil, serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Menurunnya AKB dalam beberapa waktu terakhir memberi gambaran adanya peningkatan dalam kualitas hidup dan pelayanan kesehatan masyarakat. Beberapa penyebab kematian bayi dapat bermula dari masa kehamilan 28 minggu sampai hari ke 7 setelah persalinan (masa perinatal). Penyebab kematian yang terbanyak (berkisar 40,68 %) adalah karena pertumbuhan janin yang lambat, kekurangan gizi pada janin, kelahiran prematur dan berat badan bayi yang rendah. Sedangkan penyebab lainnya yang cukup banyak terjadi (kisaran 25,13 %) adalah kejadian kurangnya oksigen dalam rahim (hipoksia intrauterus) serta kegagalan nafas secara spontan dan teratur pada saat lahir atau beberapa saat setelah lahir (aspeksia lahir). Penyebab kematian bayi secara rinci di Rumah Sakit seperti tergambar pada tabel berikut :

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 14

Tabel 3.1 Distribusi Pasien Keluar Mati di Rumah Sakit Menurut Sebab Penyakit di Indonesia Tahun 2004

Golongan Sebab Sakit

Tetanus neonatorum. Janin dan bayi baru lahir yang dipengaruhi oleh faktor dan penyulit kehamilan persalinan dan kelahiran. Pertumbuhan janin lamban, malnutrisi janin dan gangguan yang berhubungan dengan keham,ilan pendek dan berat badan lahir rendah. Cedera lahir. Hipoksia intrauterus dan asfiksia lahir. Gangguan saluran nafas lainnya yang berhubungan dengan masa perinatal. Penyakit infeksi dan parasit kongenital. Infeksi khusus lainnya pada masa perinatal Penyakit hemolitik pada janin dan bayi baru lahir. Kondisi lain yang bermula pada masa perinatal. J U M LAH

Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004

Mati

42 362 2.100

%

0.81 7.01 40.68

23 1.297 548 466 137 17 170 5.162

0.45 25.13 10.62 9.03 2.65 0.33 3.29 -

A.2.

Angka Kematian Balita (AKABA) AKABA di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan hasil survei BPS Kalimantan Selatan cendurung mengalami penurunan dari 66,97 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 1995 menurun menjadi 52,60 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2000 dan pada tahun 2006, AKABA di Provinsi Kalimantan Selatan menurun menjadi 1,1 per 1.000 kelahiran hidup. Gambaran penyebab AKABA di Indonesia masih banyak disebabkan oleh penyakit infeksi. Hasil SKRT 1995 dan Surkesmas 2001 menunjukkan penyebab kematian pada Balita sebagaimana tabel berikut :

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 15

Tabel 3.2 Pola Penyakit Penyebab Kemaitan Balita di Indonesia Hasil SKRT 1995 dan Surkesnas 2001

SKRT 1995 Jenis Penyakit 1. Gangguan sistem pernafasan 2. Gangguan perinatal 3. Diare 4. Infeksi dan parasit lain 5. Saraf % 30.8 21.6 15.3 6.3 5.5 2. Diare 3. Saraf 4. Tifus

SURKESNAS 2001 Jenis Penyakit 1. Sistem pernafasan (Pneumonia) % 22.8 13.2 11.8 11.0 5.9 5.1

5. Sistem pencernaan 6. Infeksi lain

6. Tetanus 3.6 Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004

Gambaran penyebab kematian seperti tersebut di atas menunjukkan bahwa pola penyakit penyebab kematian balita menurut hasil SKRT 1995 dan Surkesnas 2001 tidak terlalu banyak mengalami perubahan. Penyakit infeksi masih merupakan penyebab kematian terbanyak. Hasil Surkesnas 2001 menunjukkan bahwa penyakit pneumonia merupakan penyebab kematian yang terbanyak (22,8 %).

A.3.

Angka Kematian Ibu (AKI) Angka Kematian Ibu (AKI) menurut perkiraan BPS Propinsi Kalimantan Selatan adalah sebesar 307 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1998. AKI di Indonesia dari hasil SDKI 1997 sebesar 334 per 100.000 kelahiran hidup dan menurun menjadi 307 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI 2002-2003). Secara nasional, angka kematian maternal di Rumah Sakit pada tahun 2003 sudah mencapai 1,1 per 100.000 kelahiran hidup. Angka ini menurun tajam dibanding tahun 2001 yaitu sebesar 16 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Namun pada tahun 2004 terjadi kenaikan yang sangat berarti yaitu menjadi 8,6 per 100.000 kelahiran hidup. Kenaikan ini terjadi karena angka denominator, yaitu jumlah kelahiran hidup mengalami penurunan menjadi sekitar 25.797. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa pemeriksaan rutin pada ibu hamil di Rumah Sakit mengalami penurunan berarti. Dilihat dari golongan sebab sakit dari data Rumah Sakit di Indonesia, maka golongan penyulit kehamilan, persalinan dan masa nifas lainnya menduduki urutan teratas yaitu sebesar 61,11 % dengan CFR sebesar 1,5 %. Namun jika dilihat angka kematiannya, terlihat bahwa Eklamsia dan preeklamsia menduduki urutan teratas yaitu sebesar 1,8 % walaupun proporsi golongan sebab sakitnya hanya sebesar 4,82 %.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 16

A.4.

Angka Kematian Kasar (AKK) AKK menurut perkiraan BPS Provinsi Kalimantan Selatan mengalami penurunan dari 21,0 per 1.000 penduduk pada tahun 2000 menjadi 19,5 per 1.000 penduduk pada tahun 2006. Estimasi AKK berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 1995 sebesar 7,7 per 1.000 penduduk. Angka ini turun menjadi 7,6 per 1.000 penduduk pada tahun 1996 dan tidak pernah berubah sampai dengan tahun 1998. Kemudian pada tahun 1999 AKK turun menjadi 7,5 per 1.000 penduduk dan menurun lagi menjadi 7,4 per 1.000 penduduk pada tahun 2000. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan angka kematian kasar dalam kurun waktu tahun 1995-2000 relatif stabil dengan penurunan yang sangat kecil. Sebagai gambaran 10 penyakit utama penyebab kematian menurut DTD di rumah sakit di Indonesia tahun 2004 adalah sebagai berikut : Tabel 3.3 10 Penyakit Utama Penyebab Kematian Menurut DTD di Rumah Sakit di Indonesia Tahun 2004

Jumlah Mati 5.532 4.215 3.941 3.852 3.578 3.103 2.868 2.619 2.554 2.369 % Thd. Totol Kematian 4.9 3.8 3.6 3.5 3.2 2.8 2.6 2.4 2.3 2.1

NO. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

DTD 167 155 005 117.0-1 043 169 153 002 278

Sebab Sakit Infeksi saluran nafas bagian atas akut lainnya Stroke tidak menyebut perdarahan atau infark Diare dan gastroenteritis oleh penyebab infeksi tertentu (kolitis infeksi) Tuberkulosis paru Malaria (termasuk semua malaria) Pneumonia Perdarahan intrakranial Demam tifoid dan paratifoid Cedera intrakranial

10. 017 Septisemia Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004

A.5.

Umur Harapan Hidup Waktu Lahir (UHH) Penurunan AKB berhubunagn erat dengan kenaikan UHH waktu lahir.Perbaikan derajat kesehatan tercermin pada AKB dan UHH waktu lahir. Meningkatnya umur harapan hidup waktu lahir ini secara tidak langsung membari gambaran tentang adanya peningkatan kualitas hidup dan derajat kesehatan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 17

UHH Propinsi Kalimantan Selatan menurut perkiraan BPS Propinsi Kalsel cenderung meningkat dari tahun ke tahun. UHH Kalimantan Selatan pada tahun 1995 sebesar 60,3 tahun, meningkat menjadi 61,3 tahun pada tahun 2002 dan pada tahun 2005 menjadi 62,1 tahun. Harapan UHH Kalimantan Selatan sebesar 67,9 tahun.

Gambar 3.4 : Perkembangan Umur Harapan Hidup (UHH) Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 1996-2005

100

75

UHH (tahun)

60.3

50

61

61.3

61.6

62.1

25

0 1996 1999 2002 2004 2005 -

Hasil Sensus Penduduk (SP) 1990 dan 2000 serta estimasi SUPAS 1995 menunjukkan bahwa umur harapan hidup waktu lahir untuk kelompok penduduk perempuan di Indonesia dari waktu ke waktu lebih tinggi daripada umur harapan hidup waktu lahir untuk kelompok penduduk laki-laki.

B. MORBIDITAS Morbiditas atau kesakitan adalah merupakan penyimpangan dari keadaan sehat yang dinyatakan dalam jumlah orang yang sakit atau episod. Berdasarkan hasil pengumpulan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota serta dari sarana pelayanan kesehatan (fasility based data) yang diperoleh melalui sistem pencatatan dan pelaporan diperoleh gambaran/ pola 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di puskesmas tahun 2005 seperti disajikan pada tabel berikut :

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 18

Tabel 3.4 10 Penyakit Terbanyak pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006

NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 JENIS PENYAKIT Infeksi Akut Lain pada Saluran Pernafasan Bagian Atas Penyakit Lainnya Penyakit pada Sistem Otot dan Jaringan Pengikat Penyakit Tekanan Darah Tinggi Penyakit Kulit Alergi Penyakit Kulit Infeksi Diare (termasuk tersangka kolera) Penyakit lan pada Saluran Pernafasan Bagian Atas Radang Sendi Serupa Rematik Radang Pulpa dan Penyakit Periodental Asma Tukak Lambung dan Usus Dua Belas Jari Penyakit Pulpa dan Jaringan Periapikal Tuberkulosis Paru Gangguan gigi dan Jaringan Penyangga lain Penyakit Mata lain-lain Karies Gigi Penyakit Rongga Mulut lain, Ludah, Rahang, dll Disenteri Gastritis JUMLAH KASUS 135373 48090 38415 35248 31462 27816 22738 16929 16594 14183 14132 9940 7723 7640 6360 5385 5242 3697 2914 2633

B.1.

Penyakit Malaria Penyakit malaria masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Kalimantan Selatan, namun sejak tahun 2002 mengalami kecenderungan penurunan. Perkembangan penyakit dipantau melalui Annual Malariae Incidence (AMI) yang dapat dilihat pada gambar berikut :

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 19

Gambar 3.5 Perkembangan Annual Malariae Incidence (AMI) di Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 1996-2005

8 Per 1.000 penduduk

6.2 5.03 5.28 4.65 4.25 5.59 5.51 4.36 3.51 2.65

6

4

2

0

1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005

Tahun Kejadian

Dilihat dari angka klinis malaria tahun 2005 seperti pada lampiran tabel 7, tergambar bahwa kasus tertinggi di Kabupaten tabalong (2.873), diikuti Kabupaten Tanah Laut (1.180), Kabupaten Tanah Bumbu (1.158) dan Kabupaten Kotabaru (1.052). Dari angka klinis malaria ini dijumpai fenomena yang perlu dikaji lebih lanjut, yakni ditemukannya kasus malaria klinis di Kota Banjarbaru dengan jumlah yang cukup banyak sebanyak 560 kasus dengan positif 87 slide. Jumlah ini melebihi angka malaria klinis di Kabupaten Banjar (529 kasus dengan positif 89 slide).

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 20

35 30

Gambar 3.6 Perkembangan Annual Malariae Incidence (AMI) di Indonesia & Prop. Kalsel Tahun 1996-2005

31.09

Per 1.000 penduduk

25

21.72 21.97

24.9

26.2 22.3 21.8 21.2

20

16.06

15 10 5 5.03 0 1996

5.28 4.25 4.65 6.2 5.59 5.51 4.36 3.51

2.65

1997

1998

1999

2000

2001

2002

2003

2004

2005

Tahun Kejadian

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/ Kota se Kalsel Tahun 2005

Kalsel Nasional

Dibanding dengan AMI nasional, angka kesakitan malaria di Propinsi Kalimantan Selatan relatif lebih kecil. AMI Kalimantan Selatan pada tahun 2004 lebih kecil dibanding Propinsi Kalimantan Barat (26,3 per 1.000 penduduk) dan Propinsi Kalimantan Tengah sebesar 7,78 per 1.000 penduduk. B.2. Penyakit Demam Berdarah Dengue Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang selalu diwaspadai di Propinsi Kalimantan Selatan. Dari tahun ke tahun wilayah penyebarannya semakin meluas. Pola musiman seiring dengan turunnya hujan berhubungan erat dengan perkembangan DBD di Kalimantan Selatan, sebagaimana pola musiman pada grafik berikut

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 21

220 210 200 190 180 170 160 150 140 130 120 110 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 JAN FE B M AR APR MAY JUN JUL A UG SEP OCT NOV DE C

2002 2003 2004 2005

Gambar 3.7 : Pola Musiman Penyakait DBD di Propinsi Kalimantan Selatan B.3. Penyakit HIV/ AIDS Saat ini di Indonesia telah digolongkan sebagai negara dengan tingkat epidemi yang terkonsentrasi (concentrated level epidemic), yaitu adanya prevalensi lebih dari 5 % pada sub populasi tertentu, misalnya pada kelompok penjaja seks dan pada para penyalahguna NAPZA. Tingkat epidemi ini menunjukkan tingkat perilaku yang cukup aktif menularkan di dalam suatu sub populasi tertentu. Selanjutnya, perjalanan epidemi ini akan ditentukan oleh jumlah dan sifat hubungan antara kelompok berisiko tinggi dengan populasi umum. Perkembangan penyakit HIV/ AIDS terus menunjukkan peningkatan, meskipun berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan terus dilakukan. Semakin tingginya mobilitas penduduk antar wilayah, menyebarnya sentra-sentra pembangunan ekonomi di Indonesia, menigkatnya perilaku seksual yang tidak aman, dan meningkatnya penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) melalui suntikan secara simultan telah memperbesar tingkat risiko penyebaran HIV/ AIDS di Propinsi Kalimantan Selatan. Jumlah pengidap HIV Positif dan Penderita AIDS digambarkan sebagai suatu fenomena gunung es (iceberg phenomena), yaitu jumlah penderita yang dilaporkan jauh lebih kecil dibanding jumlah penderita sebenarnya. Hal ini berarti bahwa jumlah penderita HIV/ AIDS belum dapat dipastikan. Secara kumulatif sampai dengan bulan Desember 2005 ditemukan sebanyak 36 kasus HIV Positif dan 6 kasus AIDS. Sero survei yang dilaksanakan di beberapa kabupaten/ kota menunjukkan hasil sebagaimana gambar berikut :

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 22

Gambar 3.8 Sebaran HIV + Hasil Survei Menurut Kab/ Kota di Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 2005

450 400 350 300 250 200 150

111 118 69 3 2 0 0 0 11 0 101 174 270 414

100 50 0

4

66

BJM

BB

BJR

HST

BTL

TALA

TANBU

KTB

Wilayah Survei

Sero Survei Positif HIV

Gambar 3.9 Sebaran HIV + Hasil Survei Menurut Kelompk Risikodi Prop Kalsel Tahun 2005

800 700 600 500 400 300 200 100 0

16 42 2 2 376 794

WPS Langsung

WPS Tdk Langsung

NAPI

Kelompok Risiko

Sero Survei Positif HIV

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan 23

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN

Dalam rangka mencapai tujuan pembanguna kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan masyarakat. Berikut ini diuraikan gambaran situasi upaya kesehatan, khususnya untuk tahun 2006.

A.

PELAYANAN KESEHATAN DASAR Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan pemberian pelayanan kesehatan dasar secara tepat dan cepat, diharapkan sebagaian besar masalah kesehatan masyarakat sudah dapat diatasi. Berbagai pelayanan kesehatan dasar yang dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut : 1. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi. Seorang ibu mempunyai peran yang sangat besar di dalam pertumbuhan bayi dan perkembangan anak. Gangguan kesehatan yang dialami seorang ibu yang sedang hamil bisa berpengaruh pada kesehatan janin dalam kandungan hingga kelahiran dan masa pertumbuhan bayi dan anaknya. a. Pelayanan Antenatal. Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan profesional (dokter spesialis kandungan dan kehamilan, dokter umum, bidan, dan perawat) kepada ibu hamil selama masa kehamilannya sesuai pedoman pelayanan antenatal yang ada dengan titik berat pada kegiatan promotif dan preventif. Cakupan K4 di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 76,10 % dengan rentang antara 61,72 % s.d 95,66 %. Cakupan tertinggi di Kota Banjarmasin sebesar 95,66 %, diikuti Kabupaten Banjar sebesar 86,06 % dan Kota Tapin sebesar 85,30 %. Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 61,72 %. K4 adalah gambaran besaran ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan ibu hamil sesuai dengan standar serta paling sedikit empat kali

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

24

kunjungan dengan distribusi sekali pada trimester pertama, sekali pada trimester dua, dan dua kali pada trimester ke tiga. b. Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan. Komplikasi dan kematian ibu maternal dan bayi baru lahir sebagaian besar terjadi pada masa di sekitar persalinan, hal ini antara lain disebabkan pertolongan persalinan tidak dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi kebidanan (profesional). Menurut statistik Kesra tahun 2004, cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan termasuk pendampingan meningkat pada kurun waktu terakhir. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan pada tahun 1998 sebesar 60,75 %, tahun 2003 sebesar 70,62 %, tahun 2004 sebesar 71,52 % dan tahun 2005 sebesar 79,60 %. Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 78,45 %. Cakupan tertinggi di Kota Banjarbaru sebesar 97,17 %, diikuti oleh Kabupaten Banjar sebesar 84,91 % dan Kota Banjarmasin sebesar 81,78 %. Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 60,17 %. c. Ibu Hamil Risiko Tinggi yang Dirujuk Dalam memberikan pelayanan khususnya oleh tenaga bidan di desa dan puskesmas, terkadang dijumpai ibu hamil yang memiliki risiko tinggi yang memerlukan pelayanan kesehatan lanjut. Dengan terbatasnya kemampuan memberikan pelayanan oleh tenaga bidan di desa atau puskesmas, maka perlu dilakukan rujukan ke unit pelayanan kesehatan memadai. Secara nasional persentase ibu hamil dengan risiko tinggi yang dirujuk sebesar 23,83 %. Berdasarkan data/indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 didapat gambaran ibu hamil dengan risiko tinggi yang dirujuk sebesar 14,30 %. Angka ini relatif masih rendah.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

25

d.

Kunjungan Neonatus Bayi hingga usia kurang dari satu bulan merupakan golongan umur yang memiliki risiko gangguan kesehatan paling tinggi. Upaya kesehatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain dengan melakukan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan pada neonatus (usia 0-28 hari) minimal dua kali, yaitu satu kali pada umur 0-7 hari dan selanjutnya satu kali pada umur 8-28 hari. Dalam melaksanakan pelayanan neonatus, petugas kesehatan di samping

melakukan pemeriksaan kesehatan bayi juga melakukan konseling perawatan bayi kepada ibu. Cakupan kunjungan neonatal (KN) di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 88,32 % dengan kisaran antara 72,52 % s.d 100 %. Cakupan tertinggi di Kabupaten Banjar sebesar 100 % diikuti Kota Banjarbaru sebesar 98,04 % dan Kota Banjarmasin sebesar 95,49 %, Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 72,52 %. e. Kunjungan Bayi Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/kota pada tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan kunjungan Bayi di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 57,96 % dengan kisaran antara 30,77 % s.d 91,89 %. Pada tahun 2006 terdapat dua Kabupaten yang tidak ada datanya yaitu Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Cakupan kunjungan bayi tertinggi di Kabupaten Tapin sebesar 91,89 %, diikuti Kabupaten Tanah Laut sebesar 84,49 % dan Kabupaten Tabalong sebesar 77,90 %. Cakupan terendah di Kabupaten Balangan sebesar 30,77%. 2. Pelayanan Kesehatan Anak Pra Sekolah, Anak Usia Sekolah dan Remaja Pelayanan kesehatan pada kelompok ini dilakukan dengan pelaksanaan pemantauan dini terhadap tumbuh kembang dan pemantauan kesehatan anak pra sekolah, pemeriksaan anak Sekolah Dasar/ sederajat, serta pelayanan kesehatan pada remaja, baik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan maupun peran serta tenaga terlatih lainnya seperti kader kesehatan, guru UKS dan dokter kecil. Menurut hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/kota yang terdapat datanya pada tahun 2006 di Provinsi Kalimantan Selatan cakupan deteksi dini anak balita pra sekolah sebesar 26,79 %.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

26

Cakupan pemeriksaan siswa Sekolah Dasar/sederajat sebesar 21,08 % dan cakupan pelayanan kesehatan remaja sebesar 11,88 %. 3. Pelayanan Keluarga Berencana. Tingkat pencapaian pelayanan keluarga berencana dapat digambarkan melalui cakupan peserta KB yang ditunjukkan melalui peserta KB aktif dan jenis kontrasepsi yang digunakan akseptor. Berdasarkan pengumpulan data/ indikator kinerja SPM tahun 2006 menggambarkan bahwa peserta KB aktif di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 76,94 % dengan jenis kontrasepsi pil yang terbanyak sebesar 56,36 %, diikuti suntik sebesar 28,05 %. 4. Pelayanan Imunisasi. Pencapaian Universal Child Immunization (UCI) pada dasarnya merupakan proksi terhadap cakupan atas imunisasi secara lengkap pada sekelompok bayi. Bila cakupan UCI dikaitkan dengan batasan suatu wilayah tertentu, berarti dalam wilayah tersebut tergambarkan besarnya tingkat kekebalan masyarakat atau bayi (herd immunity) terhadap penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Pemerintah, dalam hal ini menargetkan pencapaian UCI pada wilayah administrasi desa/ kelurahan. Secara provinsi, pencapaian UCI tingkat desa/kelurahan masih di bawah target, yaitu sebesar 66 % (target 80 %). Dari 13 kabupaten/kota yang dipantau terdapat 6 wilayah yang telah mencapai target UCI desa/kelurahan, yaitu Kota Banjarbaru sebesar 88,24 %, Kabupaten Banjar sebesar 86,81 %, Kota Banjarmasin sebesar 84,0 % dan Kabupaten Kotabaru sebesar 83,59 %. 5. Pelayanan Kesehatan Pra Usia Lanjut dan Usia Lanjut. Pelayanan kesehatan juga dilakukan secara khusus kepada kelompok pra usia lanjut dan usia lanjut, dimana pada kelompok ini biasanya banyak mengalami gangguan kesehatan degeneratif dan fungsi tubuh lainnya. Dari data 8 kabupaten/kota yang terdapat data tentang cakupan pelayanan pra usia lanjut dan usia lanjut, yakni Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Tabalong, Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Bumbu diperoleh gambaran cakupan pelayanan sebesar 71,54 % tahun 2006.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

27

B.

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG Upaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilakukan secara rawat jalan bagi masyarakat yang mendapat gangguan kesehzatan ringan dan pelayanan rawat inap, baik secara langsung maupun melalui rujukan pasien bagi masyarakat yang mendapatkan gangguan kesehatan sedang hingga berat. Sebagian besar sarana palayanan puskesmas dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi kunjungan rawat jalan, sedangkan rumah sakit yang dilengkapi berbagai fasilitas di samping memberikan pelayanan pada kasus rujukan untuk rawat inap juga melayani kunjungan rawat jalan. Berdasarkan data/informasi Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan tahun 2006 di Provinsi Kalimantan Selatan terdapat cakupan kunjungan rawat jalan sebesar 68,65 % meningkat dibanding tahun 2005 sebesar 60,74 %. Cakupan kunjungan rawat inap sebesar 2,72 % menurun dibanding tahun 2005 sebesar 5,91 %. Sementara itu, cakupan kunjungan gangguan jiwa sebesar 6,76 %. 1. Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Beberapa indikator standar terkait dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang dipantau antara lain pemanfaatan tempat tidur (BOR), rata-rata lama hari perawatan (LOS), rata-rata tempat tidur dipakai (BTO), rata-rata selang waktu pemakaian tempat tidur (TOI), persentase pasien keluar yang meninggal (GDR) dan persentase pasien keluar yang meninggal < 24 jam perawatan (NDR). Data tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan BOR hanya 49,3 % (standar 60 %). LOS berada di bawah standar, yaitu 3,5 hari S (standar 6-9 hari). TOI diatas standar yaitu 4,1 hari (standar 2-3 hari). Rata-rata tempat tidur yang dipakai sebesar 56,3 kali per tahun. Angka ini berada di atas standar rata-rata BTO, yaitu sebesar 40-50 kali per tahun. Sedangkan persentase GDR dan NDR berada di bawah standar maksimal yaitu 3,7 % untuk GDR (standar maksimal 4 %) dan 2,0 % untuk NDR (standar maksimal 2,5 %). Walaupun berada di atas standar, pencapaian angka ini perlu diwaspadai dan ditindaklanjuti dengan strategi pelayanan kesehatan yang baik, dikaitkan dengan peningkatan kemampuan tenaga kesehatan termasuk prosedur rujukan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

28

2. Pelayanan Ibu Hamil dan Neonatus Risiko Tinggi. Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupten/kota menunjukkan bahwa persentase ibu hamil risiko tinggi dan neonatal risiko tinggi yang dirujuk dan mendapat pelayanan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan tergambar sebagai berikut :

· · · ·

Persentase ibu hamil risiko tinggi yang dirujuk sebesar 14,30 %. Persentase ibu hamil risiko tinggi dirujuk yang ditangani sebesar 56,50 %. Persentase neonatal risiko tinggi yang dirujuk sebesar 1,80 %. Persentase neonatal risiko tinggi dirujuk yang ditangani sebesar 86,90 %.

3. Pemanfaatan Obat Generik. Penggunaan obat generik merupakan salah satu langkah dalam upaya meningkatkan kemampuan masyarakat menjangkau obat yang berkualitas. Keberhasilan dalam sosialisasi pemanfaatan obat generik sangat dipengaruhi oleh keseriusan tenaga kesehatan dan terjaminnya ketersediaan obat generik di fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil pengumpulan data/indikator kinerja SPM bidang kesehatan kabupaten/ kota yang tersedia datanya (Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Tabalong, Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru, gambaran penulisan resep obat generik terlihat bahwa persentase penulisan obat generik sebesar 74,5 % dari jumlah resep. Persentase tertinggi di Kabupaten Barito Kuala, yaitu sebesar 100 % dan terendah di Kabupaten Hulu Sungai Utara sebesar 8,9 %. Data tahun 2006 tidak tersedia.

C.

PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR Banyaknya orang sakit menggambarkan kondisi kesehatan suatu wilayah. Indikator yang biasa digunakan antara lain adalah insiden (Incidence Rate = IR) dan atau prevalensi (Prevalence Rate = PR), keduanya menunjukkan kejadian penyakit tertentu saja. Bersama dengan prevalensi dan insidensi digunakan juga indikator tingkat kematian suatu penyakit (Case Fatality Rate = CFR).

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

29

1. Penyakit Menular Langsung. Penyakit menular langsung adalah penyakit infeksi yang dapat ditularkan ke orang lain tanpa perantara. Penyakit ini pada umumnya masih merupakan masalah kesehatan masyarakat mengingat kasusnya yang masih banyak ditemui dimasyarakat. Berikut ini adalah beberapa penyakit menular langsung yang cukup menonjol. a. Tuberkolosis paru(TB paru) Penyakit Tuberkolosis Paru masih merupakan masalah kesehatan

masyarakat. Hal ini di dukung oleh data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1986, 1992 dan 1995, dimana Tuberkolosis Paru merupakan golongan penyebab kematian yang besar di Indonesia. Penyakit TB. Paru di Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan. Data tahun 2001 s.d 2006 memperlihatkan peningkatan kasus BTA Positif dari 4,05 per 100.000 penduduk menjadi pada tahun 2001 menjadi 9,68 per 100.000 penduduk tahun 2006.. Peningkatan tersebut bukan berarti karena bertambathnya kasus di masyarakat, melainkan disebabkan adanya Proyek Intensifikasi

Pemberantasan Penyakit menular bantuan ADB yang telah dimulai sejak tahun 1997 yang mempunyai implikasi peningkatan sumber daya manusia, sarana laboraturium serta pendanaan untuk menunjang program

pemberantasan penyakit TB Paru. b. ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) Program pemberantasan penyakit ISPA di prioritaskan pada penanggulangan pneumonia pada balita. Indikator untuk menilai keberhasilan program ini adalah penemuan penderita pneumonia sangat terkait dengan

penanggulangan polusi, pencegahan berat badan lahir rendah dan pemberian vitamin A. Upaya yang terbukti efektif untuk mencegah pneumonia adalah imunisasi. c. Diare Penyakit diare di Kalimantan Selatan masuk dalam golongan penyakit terbesar yang angka kejadiannya relative cukup tinggi. Keadaan ini didukung oleh factor lingkungan, yaitu penggunaan air untuk keperluan

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

30

sahari-hari yang tidak memenuhi syarat, sarana jamban keluarga yang kurang memenuhi syarat, serta kondisi sanitasi perumahan yang tidak higienis. Penyakit diare juga merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak balita. Angka kejadian penyakit diare sejak tahun 1997 cencerung mengalami penurunan, dari 17 per 1.000 penduduk menurun menjadi 6,9 per 1.000 penduduk tahun 2005 pada tahun 2006 meningkat menjadi 19,5 per 1.000 penduduk. d. Kusta Indikator untuk mengetahui keadaan penyakit kusta salah satunya adalah prevalen penyakit tersebut yang berasal dari penemuan kasus melallui kegiatan kontak survey, pemekrisaan anak sakolah, chase survey (leprosy Elimination Campaign/LEC). Dari penderita kusta yang datang dengan sukarela untuk diperiksa, diperoleh gambaran prevalens kusta di Provinsi Kalimantan Selatan cenderung menurun, walaupun penurunannya secara landai dari 1,5 per 10.000 penduduk tahun 2001 menjadi 1 per 10.000 penduduk tahun 2005. Pada tahun 2006 menjadi 0,9 per 10.000 penduduk. e. Penyakit Menular Seksual Penyakit Menular Seksual (PMS), termasuk HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan masyarakat. Saat ini diperkirakan terdapat 250 juta penderita PMS meliputi penyakit sifilis, herpes genetalis, gonorhoe, HIV/AIDS. Di Indonesia HIV/AIDS telah menyebar di 32 provinsi. Kalimantan Selatan marupakan provinsi yang sudah terancam oleh pandemic AIDS. Berdasarkan hasil sero survei terlihat adanya

kecenderungan peningkatan kasus HIV/AIDS. Kumulatif kasus HIV/AIDS di Provinsi Kalimantan Selatan ditemukan sebanyak 36 HIV dan 6 AIDS. 2. Penyakit Bersumber Binatang a. Penyakit Malaria

Penyakit malaria di beberapa daerah masih merupakan masalah kesehatan masyarakat khususnya di daerah yang mempunyai kawasan hutan. Daerah endemis malaria Kalimantan Selatan terjadi di sekitar hutan di sepanjang pegunungan meratus, yaitu Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tabalong. Penderita sebagian besar terinfeksi karena pekerjaan mereka yang berkelut di

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

31

sekitar hutan.seperti pendulang emas, pencari hasil hutan atau karena tempat tinggal mereka di tepi hutan. Disamping itu perubahan topografi wilayah akibat pembangunan (sosial ekonomi) di hutan seperti pertambangan, hutan tanaman industri dan pertanian menjadi bentuk baru dari habitat vektor malaria selain habitat tersebut di atas. Angka kejadian malaria untuk daerah di luar Jawa­Bali menggunakan indikator Parasite Rate (PR).

b. Demam Berdarah Dengue (DBD) Penyakit DBD perlu diwaspadai sejalan dengan semakin meningkatnya mobilitas penduduk, selain meningkatnya transportasi dan mobilisasi, angka kejadian penyakit ini sangat di pengaruhi oleh lingkungan terutama kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Insidens penyakit DBD di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006, yaitu sebesar 14,66 per 100.000 penduduk cenderung mengalami peningkatan dibanding insidens tahun 2005 sebesar 9,3 per 100.000 penduduk.. Dengan demikian penyakit ini harus terus diwaspadai mengingat angka kematian yang disebabkan DBD berfluktuasi naik turun, selain itu daerah yang terjangkit juga semakin luas. c. Rabies

Penyakit Rabies adalah penyakit menular akut dari susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh virus rhabdo atau salah satu dari penyakit zoonosis. Virus Rhabdo terdapat pada air liur hewan penderita rabies seperti anjing, kucing dan kera yang ditularkan melalui gigitan. Oleh karena itu, setiap kasus gigitan selalu diobservasi baik pada manusia yang digigit maupun pada hewan penggigit untuk mengindentifikasi adanya gajala penyakit rabies. Seseorang yang telah menunjukan gejala rabies akan sulit ditolong karena sampai saat ini belum ditemukan obatnya (CFR = 100%). Sejak tahun 1995-2004 terjadi kenaikan kasus gigitan hewan tersanga rabies.

d. Filariasis Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pembangunan nasional di bidang kesehatan, kegiatan program pemberantasan penyakit Filaria (kaki gajah) melalui elkaga ( Eliminasi Kaki Gajah) tahun 2020 pada setiap tahunnya terus dikembangkan karena penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Filaria merupakan penyakit menular, diperkirakan

10 juta orang di Indonesia terinfeksi cacing filarial, 6.500 orang penderita kronis dan sekitar 100 juta orang potensial risk tertular filarial. Data di Kalimantan Selatan

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

32

terdapat 2 Kabupatn endemis filaria (Mikrofilaria Rate/Mf R = 1,01%-35,80%), yaitu Kabupaten Hulu Sungai Utara (1,3%) dan Kabupaten Barito Kuala (1,5%).

e. Fasciolopsis Buscii Penyakit Fasciolopsis Buscii di Indonesia hanya ada di Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya di Kabupatan Hulu Sungai Utara, tersebar di kecamatan Babirik, Kecamatan Danau Panggang, dan Kecamatan Sungai Pandan. Berdasarkan survei yang dilakukan, prevalensi penyaklit ini sebesar 1,2%27,0% (Tahun 1985-2001).

D.

PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT Upaya perbaikan gizi masyarakat pada hakikatnya dimaksudkan untuk menangai permasalahan gizi yang dihadapi masyarakat. Berdasarkan pemantauan yang telah dilakukan, ditemukan beberapa permasalahan gizi yang sering dijumpai pada kelompok masyarakat, yaitu Kekurangan Kalori Protein, Kekurangan Vitamin A, Gangguan Akibat Kekurangan Yodium dan Anemia Gizi Besi. 1. Pemantauan Petumbuhan Balita Upaya pemantauan status gizi pada kelompok balita difokuskan melalui pemantauan terhadap pertumbuhan berat badan yang dilakukan melalui kegiatan penimbangan di Posyandu secara rutin setiap bulan, serta pengamatan langsung terhadap penampilan fisik balita berkunjung di faslitas pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota diperoleh gambaran seperti pada gambar berikut :

Gambar 4.1 Jumlah Balita Ditimbang, Berat Badan Naik, Balita BGM di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006

80 60 40 20 0 Ditimbang

45.13

68.4

4.48

BB Naik

Balita BGM

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

33

2. Pemberian Kapsul Vitamin A Uapaya perbaikan gizi juga dilakukan pada beberapa sasaran yang diperkirakan banyak mengalami kekurangan terhadap vitamin A yang dilakukan melalui pemberian kapsul vitamim A dosis tinggi pada bayi dan balita yang diberikan sebanyak 2 kali dalam satu tahun (Pebruari dan Agustus) dan pada ibu nifas diberikan 1 kali. 3. Pemberian Tablet Besi Pelayanan pemberian tablet besi dimaksudkan untuk mengatasi kasus anemia serta meminimalisir dampak buruk akibat kekurangan fe, khususnya yang dialami oleh ibu hamil. Cakupan pemberian tablet besi pada ibu hamil (Fe1 dan Fe3) tahun 2006 berdasarkan data kabupaten/ kota adalah seperti gambaran berikut :

Gambar 4.2 Persentase Cakupan Pemberian Fe1 dan Fe3 Bumil di Prov.Kal.Sel Tahun 2006

100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0

K .b aru Tala j ar B an Tap H ST Bj m B .b Tab B at ola H SS H SU B al gn Tan aru in bu

Fe1

Fe3

E.

PELAYANAN KEFARMASIAN Upaya kefarmasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pelayanan kesehatan secara paripurna. Upaya tersebut dimaksudkan untuk; 1). menjamin ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan obat generik dan obat esensial yang bermutu bagi masyarakat, 2). mempromosikan penggunaan obat yang rasional dan obat generik, 3). meningkatkan kulaitas pelayanan kefarmasian di farmasi komunitas dan farmasi klinik serta pelayanan kesehatan dasar, serta 4). melindungi masyarakat dari penggunaan alat kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan, mutu dan keamanan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

34

Berdasarkan data/ indikator kinerja Standar Pelayana Minimal (SPM) bidang kesehatan kabupaten/ kota tahun 2005 diperoleh gambaran bahwa ketersediaan obat generik sebesar 97,4 % dari kebutuhan onbat dei kabupaten/ kota. Sedangkan ketersediaan obat esensial melibihi jumlah kebutuhan obat di kabupaten/ kota yaitu sebesar 136,0 %. Dilihat dari persentase penulisan resep obat generik, terlihat bahwa jumlah resep obat genrik yang ditulis sebesar 74,5 %. Data tahun 2006 tidak tersedia.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

35

BAB V

SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN Gambaran mengenai situsi sumber daya kesehatan dikelompokkan menjadi sarana kesehatan, tenaga kesehatan, dan pembiayaan kesehatan seperti terlihat pada uraian sebagai berikut :

A. SARANA KESEHATAN Pada bagian ini diuraikan tentang sarana kesehatan di antaranya puskesmas, rumah sakit, sarana upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM). 1. Puskesmas. Tabel 5.1 Jumlah Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 KABUPATEN/ KOTA Banjarmasin Banjarbaru Banjar Tapin H.S. Selatan H.S. Tengah H.S. Utara Balangan Tabalong Tanah L:aut Barito Kuala Tanah Bumbu Kotabaru TOTAL

NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

PUSKESMAS 26 5 22 13 19 19 12 9 15 15 16 8 22 201

PUSTU 32 10 71 47 69 45 33 25 58 60 66 45 68 629

PUSLING 24 7 20 14 20 29 14 9 13 15 16 6 24 211

Setiap tahun jumlah puskesmas (termasuk puskesmas perawatan) terus meningkat, demikian juga puskesmas pembantu yang terus meningkat. Bila dilihat dari rasio puskesmas per 100.000 penduduk, terlihat bahwa rasio puskesmas terhadap penduduk di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 36 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

sebesar 6,07 per 100.000 penduduk. Ini berarti bahwa pada periode tahun 2006 setiap 100.000 penduduk rata-rata dilayani oleh 5-6 unit puskesmas. Tabel 5.2 Rasio Puskesmas terhadap 100.000 Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006

RASIO PUSKES THD 100.000 PENDUDUK 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 6,01 8,40 4,68 6,00 8,71 9,45 7,88 5,78 8,01 4,26 3,26 3,79 9,16 6,07

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

KABUPATEN/ KOTA Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH

PENDUDUK 249.422 261.792 469.344 266.298 149.095 200.955 240.910 210.455 187.208 610.025 153.155 210.717 98.189 3.307.565

JUMLAH PUSKESMAS

Dari gambaran seperti pada tabel 5.2 di atas nampak bahwa rasio puskesmas terhadap 100.000 penduduk masih bervariasi yang cukup lebar dengan rentang antara 3,26 per 100.000 penduduk sampai dengan 9,45 per 100.000 penduduk. Rasio tertinggi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar 9,45 per 100.000 penduduk, diikuti Kabupaten Balangan sebesar 9,16 per 100.000 penduduk dan Kabupaten Tapin sebesar 8,71 per 100.000 penduduk. Rasio yang rendah di Kota Banjarbaru sebesar 3,26 per 100.000 penduduk dan Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 3,879per 100.000 penduduk. 2. Rumah Sakit. Indikator yang digunakan untuk menilai perkembangan sarana rumah sakit antara lain dengan melihat perkembangan fasilitas perawatan yang biasanya diukur dengan jumlah rumah sakit dan tempat tidurnya serta rasionya terhadap jumlah penduduk. Tabel 5.3

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 37 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

Rasio Puskesmas terhadap 100.000 Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006

JUMLAH TEMPAT TIDUR 75 68 127 55 57 127 89 99 99 1107 75 1.978

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

KABUPATEN/ KOTA Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH

PENDUDUK 249.422 261.792 469.344 266.298 149.095 200.955 240.910 210.455 187.208 610.025 153.155 210.717 98.189 3.307.565

RASIO TT THD PDDK

30,06 25,97 27,07 20,65 38,23 63,19 36,94 47,04 52,88 181,46 48,96 59,80

Untuk menggambarkan cakupan ketersediaan sarana pelayanan kesehatna di rumah sakit digunakan rasio tempat tidur rumah sakit per 100.000 penduduk. Pada tahun 2006 rasio tempat tidur rumah sakit per 100.000 penduduk sebesar 59,80 per 100.000 penduduk. Rata-rata setiap tempat tidur penduduk. rumah sakit melayani 1.672

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 38 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

3. Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) Tabel 5.4 Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 NO. UKBM JUMLAH %

1 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) - Pratama - Madya - Purnama - Mandiri 2 Pondok Bersalin Desa (Polindes) 3 Pos Obat Desa - Pratama - Madya - Purnama - Mandiri

3431 1698 1158 497 78 1312 339 326 72 1 0 25,8 24,8 22,1 0,1 0,0 49,49 33,75 14,49 2,27

Berdasarkan data dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 pencapaian upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) tergambar seperti pada tabel di atas. Persentase UKBM yang bersifat mandiri masih relatif kecil.

B. TENAGA KESEHATAN Penyelenggaraan upaya kesehatan tidak hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga diselenggarakan oleh swasta. Oleh karena itu, gambaran situasi ketersediaan tenaga kesehatan baik yang bekerja di sektor pemerintah maupun sektor swasta perlu diketahui. Namun data tenaga kesehatan baik yang bekerja di sektor pemerintah maupun sektor swasta sulit didapatkan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 39 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

Tabel 5.5 Rasio Tenaga Kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006

JENIS TENAGA

RASIO = 48,46 (per 100.000) = 7,74 (per 150.000) = 3,75 (per 100.000) = 2,02 (per 100.000)

STANDARD 40/100.000 6/150.000 11/100.000 10/100.000 30/100.000 117,5/100.000 100/100.000 22/100.000

· · · · · · · ·

Dokter Dokter Spesialis Dokter Gigi Apoteker Asisten Apoteker Perawat Bidan Tenaga Gizi

= 11,33 (per 100.000) = 85,23 (per 100.000) = 56,80 (per 100.000) = 13,54 (per 100.000)

Dari gambaran seperti tabel di atas, nampak bahwa rasio tenaga kesehatan terhadap penduduk di Provinsi Kalimantan Selatan masih berada di bawah standar yang diharapkan.

C. PEMBIAYAAN KESEHATAN Pembiayaan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan yang bersumber dana APBD pada periode 2000 s.d 2004 berkisar antara 10 % - 12 % dari anggaran belanja langsung daerah, sedangkan pada anggaran tahun 2006 mencapai 20 % dari belanja langsung atau sebesar 207,8 milyar. Keterlibatan sektor swasta dan masyarakat dalam pembiayaan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu PT. ASKES Persero dengan peserta sebanyak 319.948 orang, Jamsostek dengan peserta sebanyak 84.644 orang dan JPKM (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat). Sesuai indikator Indonesia Sehat 2010 diharapkan sebesar 80 % penduduk mempunyai jangkauan Jaminan pemeliharaan Kesehatan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 40 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

BAB VI PENUTUP

Sesungguhnya data dan informasi sangat dibutuhkan bagi para penentu kebijakan dan perencana pembangunan kesehatan di segala tinglat administrasi. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan untuk menilai pencapaian program di kabupaten/kota. Dengan adanya penyajian data dan informasi di dalam profil kesehatan ini dalam bentuk narasi dan lampiran diharapkan dapat digunakan untuk mengambil langkah-langkah perbaikan dari setiap program, sehingga hasilnya dapat lebih dirasakan oleh masyarakt dalam bentuk pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau. Data dan informasi yang terdapat dalam Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan ini adalah berdasarkan pencapaian Indikator Indonesia Sehat 2010 dan Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan sebagai penilaian kinerja Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. Dengan adanya berbagai terobosan dalam rangka pengadaan data dan informasi, diharapkan buku profil kesehatan pada tahun mendatang akan terbit lebih awal. Untuk perbaikan ke depan terhadap substansi penyajian ataupun waktu terbit buku profil kesehatan ini dibutuhkan komitmen bersama, keseriusan dan dukungan dari semua pihak, khususnya unit-unit di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. Demikian penyajian Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini, semoga narasi dan lampiran ini dapat memenuhi kebutuhan akan adata dan informasi kesehatan dalam rangka melihat gambaran situasi pembangunan kesehatan di provinsi kita yang tercinta ini.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 41 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

TABEL PROFIL KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ­ Seksi Sistem Informasi Kesehatan

TABEL 1 LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 LUAS WILAYAH (km 2)

3

JUMLAH KECAMATAN

4

NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

DESA

KELURAHAN

5

DESA+KEL.

6

JUMLAH PENDUDUK

7

JUMLAH RUMAH TANGGA (KK)

8

RATA-RATA JIWA/RUMAH TANGGA (KK)

9

KEPADATAN PENDUDUK /km 2

10

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

3,623.00 9,422.73 4,668.00 3,010.00 2,701.00 1,804.94 1,472.00 893.00 3,946.00 72.00 362.00 4,969.95 1,878.00 38,822.62

9

128 195

5 261.792 6 6 5 4 8 5 7 50 17 1 376

133 456.792 294 200 131 148 169 219 131 50 17 119 159 2,228

249,422 261,792 469,344 266,298 149,095 200,955 240,910 210,455 187,208 610,025 153,155 210,717 98,189 3,307,565

65,092 68,480 130,390 62,779 40,401 54,340 65,904 51,251 47,305 135,168 41,193 60,014 28,541 850,858

3.8 3.8 3.6 4.2 3.7 3.7 3.7 4.1 4.0 4.5 3.7 3.5 3.4 3.9

68.84 27.78 100.54 88.47 55.20 111.34 163.66 235.67 47.44 8,472.57 423.08 42.40 52.28 85.20

16 17 12 10 11 7 12 5 3 10 6 118

288 194 126 144 161 214 124 119 159 1,852

Sumber: BPS Prop. Kalsel

TABEL 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR, RASIO BEBAN TANGGUNGAN DAN RASIO JENIS KELAMIN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PENDUDUK <1

1 2 3 4

NO

KABUPATEN/ KOTA

JUMLAH PENDUDUK 1-4

5

LAKI-LAKI (TAHUN) 5-14 15-44 45-64

6 7 8

>=65

9

JML

10

<1

11

1-4

12

PEREMPUAN (TAHUN) 5-14 15-44 45-64

13 14 15

>=65

16

JML

17

RASIO RASIO BEBAN JENIS TANG KELAMI GUNGAN N

18 19

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

249,422 261,792 469,344 266,298 149,095 200,955 240,910 210,455 187,208 610,025 153,155 210,717 98,189 3,307,565

3,018 2,209 2,656 2,166 1,210 2,030 2,030 1,429 1,831 3,599 1,164 761 608 24,711

10,466 13,371 24,071 11,642 6,128 7,593 8,969 6,845 9,446 27,903 5,932 10,120 4,607 147,093

27,488 27,783 52,027 30,400 15,855 20,131 22,987 22,443 21,018 62,066 14,937 21,967 9,479 348,581

66,185 67,535 118,906 66,186 37,177 49,501 56,470 51,490 45,244 150,110 41,723 58,872 24,479 833,878

15,943 20,183 36,261 19,402 10,531 15,280 21,778 16,726 13,626 49,709 12,524 15,036 6,906 253,905

3,854 4,725 6,897 4,936 2,821 3,801 4,689 3,169 2,520 10,794 2,180 2,896 1,519 54,801

126,954 135,806 240,818 134,732 73,722 98,336 116,923 102,102 93,685 304,181 78,460 109,652 47,598

2,899 1,338 2,540 1,326 1,127 1,763 1,798 1,517 1,863 4,011 1,283 1,118 678

10,053 12,379 18,364 9,386 5,915 8,703 9,112 6,394 8,126 27,297 5,491 8,865 4,211 134,296

26,324 25,429 49,116 24,540 15,446 19,754 21,536 21,446 17,845 49,565 13,417 20,213 10,902 315,533

65,269 66,688 113,860 71,754 38,629 50,859 61,136 53,552 49,029 159,475 41,012 55,204 25,088 851,555

13,904 16,093 34,356 19,534 10,823 14,848 23,065 18,812 13,582 51,453 11,164 12,117 7,164 246,915

4,019 4,059 10,290 5,026 3,433 6,692 7,340 6,632 3,078 14,043 2,328 3,548 2,548

122,468 125,986 228,526 131,566 75,373 102,619 123,987 108,353 93,523 305,844 74,695 101,065 50,591

54.6 53.5 54.7 50.6 53.5 54.0 48.3 49.7 54.1 48.5 43.9 49.2 54.3 51.3

103.7 107.8 105.4 102.4 97.8 95.8 94.3 94.2 100.2 99.5 105.0 108.5 94.1 101.1

######## 23,261

73,036 1,644,596

Sumber: BPS Prop. Kalsel 2006

TABEL 3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006

NO

KELOMPOK UMUR (TAHUN)

2

JUMLAH PENDUDUK LAKI-LAKI

3

PEREMPUAN

4

LAKI-LAKI+PEREMPUAN

5

1

1 2 3 4 5 6

<1 1-4 5 - 14 15 - 44 45 - 64 65 keatas JUMLAH

24,711 147,093 348,581 833,878 253,905 54,801 1,662,969

23,261 134,296 315,533 851,555 246,915 73,036 1,644,596

47,972 281,389 664,114 1,685,433 500,820 127,837 3,307,565

Sumber : BPS Prov.Ka.Sel

TABEL 4 PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS DIRINCI MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 LAKI-LAKI NO KABUPATEN/ KOTA

TIDAK/ BELUM PERNAH SEKOLAH

3

PEREMPUAN

SLTA/ MA

7

TIDAK/ BELUM TAMAT SD

4

SD/MI

5

SLTP/ MTs

6

TIDAK/ AK/ BELUM UNIVERS DIPLO ITAS PERNAH MA SEKOLAH

8 9 11

TIDAK/ BELUM TAMAT SD

12

SD/MI

13

SLTP/ MTs

14

AK/ UNIVERS SLTA/ MA DIPLO ITAS MA

15 16 17

1

2 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong

11,289 2,31 1,15 127 17,617 3.34 120 0.50 0.88 0,40 2,251 3,014 3,55 2,648

21,193 14,95 69,163 41,180 23,696 28.38 2,092 10.40 10,69 20,848 16,657 15,715 11,99 16,199

27,717 14,41 62,686 34,196 8,447 38.83 3,820 22.90 16,38 41,492 11,240 3,081 17,54 14,826

18,107 9,08 35,989 17,786 7,237 13.01 1,677 8.30 10,64 45,667 11,402 766 9,03 10,666

14,927 8,36 27,957 14,524 500 12.23 1,944 5.40 10.19 79,136 19,823 674 4,77 12,270

4,551 1,15 2,038 1,798 279 1.54 145 0.60 1,14

1,809 1,83 3,069 2,770 601 2.67 202 1.40 1,32

17,859 4,74 3,28 17,10 3,30 6.79 410 2.60 3,39 2,67 3,484 2,644 6,25 1,877

23,269 14,78 76,224 41,534 15,30 29.36 2,488 11.40 11,90 33,464 16,773 15,584 17,26 16,106

24,186 14,84 60,648 34,292 18,84 34.51 3,766 23.60 15,34 50,487 13,218 2,073 15,80 14,518

15,289 6,03 27,937 16,398 6,14 14.95 1,779 7.20 9,20 46,128 11,496 823 7,93 9,221

9,903 5,80 18,041 11,032 4,81 11.67 1,318 3.70 7,08 75,648 16,099 519 2,90 10,198

4,312 1,03 2,244 1,812 0,96 1.69 124 1.30 0,91

1,439 0,68 2,034 2,396 0,28 1.03 115 0.70 0,94

10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

5,869 16,590 2,268 230 1,03 1,322 7,722 0,89 0,71 2,521

6,432 13,212 2,373 209 0,90 1,347 4,480 0,33 0,32 1,821

Sumber: Kantor Statistik Kabupaten/Kota

TABEL 5 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS PEREMPUAN %

5

NO

1

KABUPATEN/ KOTA JUMLAH

2 3

LAKI-LAKI MELEK HURUF

4

LAKI-LAKI + PEREMPUAN JUMLAH

9

JUMLAH

6

MELEK HURUF

7

%

8

MELEK HURUF

10

%

11

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

126,954 135,806 234,613 131,178 73,722 98,336 92,980 98,114 93,685 283,072 56,426 109,652 47,786 1,582,324

113,000 129,790 229,170 126,967 72,013 97,048 90,787 95,877 92,169 279,902 55,343 103,643 44,302 1,530,011

89.0 95.6 97.7 96.8 97.7 98.7 97.6 97.7 98.4 98.9 98.1 94.5 92.7 96.7

122,468 125,989 222,629 131,566 72,153 102,619 102,215 108,353 89,030 291,255 54,505 101,065 50,591 1,574,438

100,145 113,702 201,702 120,797 67,110 96,482 97,722 102,779 82,210 282,954 52,140 87,937 44,561 1,450,241

81.8 90.2 90.6 91.8 93.0 94.0 95.6 94.9 92.3 97.1 95.7 87.0 88.1 92.1

249,422 261,795 457,242 262,744 145,875 200,955 195,195 206,467 182,715 574,327 110,931 210,717 98,377 3,156,762

213,145 243,492 430,872 247,764 139,123 193,530 188,509 198,656 174,379 562,856 107,483 191,580 88,863 2,980,252

85.5 93.0 94.2 94.3 95.4 96.3 96.6 96.2 95.4 98.0 96.9 90.9 90.3 94.4

Sumber : BPS Prov.Kalsel 2006

TABEL 6 JUMLAH KELAHIRAN DAN KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

LAHIR HIDUP

4

LAHIR MATI

5

LAHIR HIDUP+ LAHIR MATI

6

JUMLAH BAYI MATI

7

JUMLAH BALITA

8

JUMLAH BALITA MATI

9

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN)

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

6,036 5,728 10,142 5,502 3,420 4,204 4,363 4,389 3,057 10,788 3,198 5,112 2,209 68,148

5 15 13 45 12 23 46 43 49 9 18 0 14 292

6,041 5,743 10,155 5,547 3,432 4,227 4,409 4,432 3,106 10,797 3,216 5,112 2,223 68,440

22 1 55 32 14 33 95 84 20 53 26 1 7 443 6.5

22,388 28,712 46,603 25,124 19,503 21,133 21,272 24,000 17,966 64,931 10,469 20,869 5,388 328,358

0 0 0 0 1 3 0 12 0 0 57 0 0 73 1.1

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota tahun 2006 Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi

TABEL 7 JUMLAH KEMATIAN IBU MATERNAL MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH IBU HAMIL

4

NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

KEMATIAN IBU HAMIL

5

JUMLAH KEMATIAN IBU MATERNAL KEMATIAN KEMATIAN IBU BERSALIN IBU NIFAS

6 7

JUMLAH

8

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

5,914 6,201 11,271 6,969 4,020 5,235 4,959 5,611 4,742 12,193 3,801 5,629 2,676 79,221

2 0 0 0 1 0 2 0 1 2 1 0 1 10

8 5 6 8 2 5 3 3 0 6 3 1 0 50

0 0 0 0 0 0 4 5 0 0 2 0 1 12

10 5 0 8 3 5 9 8 1 8 6 1 2 66 83

ANGKA KEMATIAN IBU MATERNAL (DILAPORKAN) Sumber:Profil Kes. Kab/Kota 2006 Keterangan:

Jumlah kematian ibu maternal = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas

TABEL 8 JUMLAH KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DAN RASIO KORBAN LUKA DAN MENINGGAL TERHADAP JUMLAH PENDUDUK DIRINCI MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KORBAN MATI

4

NO

KABUPATEN/ KOTA

JUMLAH KEJADIAN KECELAKAAN

3

% KORBAN JML

7

LUKA BERAT

5

LUKA RINGAN

6

MATI

8

LUKA BERAT

9

LUKA RINGAN

10

JML

11

1

2

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

32 14 60 16 337 21 18 22 7 37 90 11 3 668

33 14 70 13 16 19 20 17 8 31 43 11 2 0 297

14 4 12 11 56 7 2 12 1 13 5 7

10 0 19 7 265 20 4 8 4 1 98 5 4

57 18 101 31 337 46 26 37 13 45 146 23 6 886 26.79

57.89 77.78 69.31 41.94 4.75 41.30 76.92 45.95 61.54 68.89 29.45 47.83 33.33 33.52

24.56 22.22 11.88 35.48 16.62 15.22 7.69 32.43 7.69 28.89 3.42 30.43 16.25

17.54 18.81 22.58 78.64 43.48 15.38 21.62 30.77 2.22 67.12 21.74 66.67 50.23

100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

144

445

Sumber : Direktorat POLDA Kalsel 2006

RASIO PER 100.000 PENDUDUK

TABEL 9 AFP RATE, % TB PARU SEMBUH, DAN PNEUMONIA BALITA DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PNEUMONIA JML JML BALITA % BALITA % PENDE PEND DIOBATI SEMBUH DITANGANI DITANGANI SEMBUH RITA BALITA

7 8 9 10 11 12 13

TB PARU

NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

AFP < 15 TH

4

KLINIS

5

(+)

6

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

0 6 0 2 1 1 5 0 2 2 0 0 19 1.91

1,099 1,322 5,216 3,237 1,191 195 1,956 2,072 1,215 6,004 181 257 464 24,409

179 198 603 319 158 206 183 249 167 709 152 0 80 3,203

179 198 603 319 158 401 183 249 137 709 181 72 80 3,469

98 136 88 254 151 138 117 203 118 165 143 0 30 1,641

54.75 68.69 14.59 79.62 95.57 34.41 63.93 81.53 86.13 23.27 79.01 37.50 47.30

1,023 387 1,409 1,175 616 836 1,281 277 1,233 1,368 9,605

1,023 229 1,409 1,175 457 444 836 1,281 277 6,224 1,233 1,067 15,655

1,023 229 1,409 1,175 457 444 836 1,281 277 6,224 1,233 1,067 15,655 -

100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

100

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2006

TABEL 10 HIV/AIDS DITANGANI, INFEKSI MENULAR SEKSUAL DIOBATI, DBD DITANGANI DAN DIARE PADA BALITA DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 HIV/AIDS IMS DBD DIARE

NO

KABUPATEN/ KOTA

PUSKESMAS

JML KASUS

DITANGANI

% DITANGANI

JML KASUS

DIOBATI

% DIOBATI

JML KASUS

DITANGANI

% JML KASUS DITANGANI % DITANGANI DITANGANI

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

15

16

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN `

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

1 13 0 1 0 0 0 0 5 2 9 0 31.00

1 13 0 0 0 0 0 0 5 2 0 0 21.00

100 100 0 0 0 0 0 0 100 100 0 0 67.74

57 153 0 0 21 2 0 0 0 53 480 0 766

57 153 0 0 21 2 0 0 0 53 480 0 766

100 100 0 0 100 100 0 0 0 100 100 0 100

61 1 53 21 7 31 27 65 45 111 53 7 3 485 14.66

61 1 53 10 7 31 27 65 45 37 53 7 3 400

100 100 100 47.62 100 100 100 100 100 33 100 100 100 82.47

6,752 1,358 9,089 11,219 2,627 5,140 4,431 5,624 4,604 7652 4,231 1,758 0 64,485 19.496215

6,752 1,358 9,089 11,219 2,627 5,140 4,431 5,624 4,604 7652 2,640 1,758 0 62,894

100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 62.40 100 0 97.53

Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006 Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien RS

TABEL 11 PERSENTASE PENDERITA MALARIA DIOBATI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 MALARIA NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

KLINIS

4

POSITIF

5

% POSTIF

6

DIOBATI

7

% DIOBATI

8

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

821 1,052 441 205 69 405 70 99 2,965 74 589 862 190 7,842 2.37

179 72 159 5 39 123 3 19 2,965 13 103 76 7 3,763

21.80 6.84 36.05 2.44 56.52 30.37 4.29 19.19 100.00 17.57 17.00 8.82 3.68 0 47.99

821 1,052 159 205 39 156 70 99 1,283 23 103 862

100.00 100.00 36.05 100.00 56.52 38.52 100.00 100.00 43.27 31.08 17.49 100.00 0.00

4,872

62.13

TABEL 12 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

KUSTA PENDERITA

4

RFT

5

% RFT

6

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

14 17 38 44 49 20 20 13 19 28 6 18 21 307

7 6 11 49 22 18 18 11 7 5 6 14 10 184

50.00 35.29 28.95 111.36 44.90 90.00 90.00 84.62 36.84 17.86 100.00 77.78 47.62 59.93

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 13 KASUS PENYAKIT FILARIASIS DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENDERITA PENY FILARIASIS NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

JUMLAH

4

DITANGANI

5

% DITANGANI

6

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

12 27 20 5 3 4 0 5 8 0 1 4 0 89

12 20 20 5 3 4 0 5 8 0 1 4 0 82

100 74 100 100 100 100 0 100 100 0 0 0 0 92

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 14 JUMLAH KASUS DAN ANGKA KESAKITAN PENYAKIT MENULAR YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KASUS PD3I NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

DIFTERI

4

PERTUSIS

5

TETANUS

6

TETANUS NEONATORUM 7

CAMPAK

8

POLIO

9

HEPATITIS B

10

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 2 -

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 -

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 2

106 0 375 4 41 378 452 133 40 0 194 4,061 4 5,788

0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 4,217 0 4,219

0 0 0 0 0 0 0 0 0 72 4,484 0 4,556

TABEL 15 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS, BAYI DAN BAYI BBLR YANG DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NEONATUS NO KABUPATEN/ KOTA

1 2

BAYI %

6

BAYI LAHIR %

9

PUSKESMAS JUMLAH

3 4

KUNJ

5

JML BAYI

7

KUNJ

8

JML LAHIR

10

BBLR

11

% BBLR

12

BBLR DITANGANI

13

% BBLR DITANGANI

14

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

5,917 5,732 10,142 6,652 3,420 4,760 5,207 5,100 4,241 11,308 3,261 5,112 2,442 73,294

4,952 4,874 10,142 5,516 3,128 4,227 4,363 4,368 3,254 10,798 3,197 3707 2,209 64,735

83.69 85.03 100.00 82.92 91.46 88.80 83.79 85.65 76.73 95.49 98.04 72.52 90.46 88.32

5,861 5,732 10,142 6,334 3,722 4,806 5,207 5,100 4,059 12,639 3,202 5,112 2,470 74,386

4,952 0 4,797 4,331 3,420 3,641 0 3,496 3,162 9,283 2,105 3,170 760 43,117

84.49 0 47.30 68.38 91.89 75.76 0 68.55 77.90 73.45 65.74 62.01 30.77 57.96

6,036 5,732 10,142 5,502 3,400 4,227 4,363 4,465 3,106 10,788 3,220 5,112 2,209 68,302

23 182 182 141 8 137 0 165 91 139 107 75 32 1,282

0.38 3.18 1.79 2.56 0.24 3.24 0 3.70 2.93 1.29 3.32 1.47 1.45 1.88

23 182 166 141 8 137 0 165 91 86 107 75 32 1,213

100 100 91 100 100 100 0 100 100 62 100 100 100 95

Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006

TABEL 16 STATUS GIZI BALITA DAN JUMLAH KECAMATAN RAWAN GIZI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BALITA NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS BALITA YANG DITIMBANG BB NAIK ADA

4 5 6

% BALITA

BGM

7

BGT

8

DITIMBANG BB NAIK

9 10

BGM

11

BGT

12

BGM+BGT

13

KEC BEBAS RAWAN GIZI

14

1

2

3

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

22,388 28,712 46,603 25,124 19,503 21,133 21,272 24,000 17,966 64,931 10,469 20,869 5,388 328,358

10,434 11,877 6,704 14,813 4,682 12,226 12,663 9,939 11,048 37,992 4,540 5,525 5,735 148,178

7,836 10,654 5,416 11,530 2,805 8,880 8,707 6,072 8,210 25,214 2,962 0 3,208 101,494

155 109 0 1,100 281 869 500 523 404 464 128 1,800 301 6,634

516 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 516

46.61 41.37 14.39 58.96 24.01 57.85 59.53 41.41 61.49 58.51 43.37 26.47 106.44 45.13

75.10 89.70 80.79 77.84 59.91 72.63 68.76 61.09 74.31 66.37 65.24 55.94 68.49

1.49 0.92 0 7.43 6.00 7.11 3.95 5.26 3.66 1.22 2.82 32.58 5.25 4.48

4.95 0.35

1.49 0.92 7.43 6.00 7.11 3.95 5.26 3.66 1.22 2.82 32.58 5.25 4.83

0 0 0 0 8 0 0 0 0 0 0 2 0 10

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 17 CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL (K4) DAN PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 IBU HAMIL PUSKESMAS JUMLAH

3 4

NO

KABUPATEN/ KOTA

2

IBU BERSALIN %

6

K4

5

JUMLAH

7

DITOLONG TENKES

8

%

9

1

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

5,914 6,201 11,271 6,969 4,020 5,235 4,959 5,611 4,742 12,193 3,801 5,629 2,676 79,221

4,864 3,466 9,700 4,797 3,429 3,649 3,885 3,465 3,269 11,664 2,631 3,474 1,991 60,284

82.25 55.89 86.06 68.83 85.30 69.70 78.34 61.75 68.94 95.66 69.22 61.72 74.40 76.10

6,041 5,705 11,501 6,652 3,871 4,995 5,371 5,407 4,310 13,253 3,216 5,112 2,624 78,058

4,653 4,228 9,766 5,399 2,870 3,789 4,141 3,937 3,337 10,838 3,125 3,076 2,080 61,239

77.02 74.11 84.91 81.16 74.14 75.86 77.10 72.81 77.42 81.78 97.17 60.17 79.27 78.45

TABEL 18 CAKUPAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA, PEMERIKSAAN KESEHATAN SISWA SD/SMP/SMU PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 ANAK BALITA (PRA SEKOLAH) NOKABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH

1 2 3 4

SISWA SD/MI JUMLAH

7

SISWA SMP/SMU %

9

DIDETEKSI

5

%

6

DIPERIKSA

8

JUMLAH

10

DIPERIKSA

11

%

12

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

22,388 28,712 46,603 25,124 19,503 21,133 21,272 24,000 17,966 64,931 10,469 20,869 5,088 328,058

17,769 9,605 6,094 3,619 15,961 8,111 20,084 5,669 963 87,875

79.37 20.61 24.26 18.56 66.50 45.15 30.93 54.15 18.93 26.79

35,390 1,338 60,918 29,238 17,923 23,090 28,973 23,740 26,473 19,426 20,587 287,096

1,778 1,078 9,046 1,962 15,193 8,580 2,924 3,761 16,196 60,518

5.02 80.57 14.85 8.50 52.44 36.14 11.05 19.36 78.67 21.08

16,974 13942 9,060 9,357 33,445 82,778

1,169 197 1,073 5,849 1,549 9,837

6.89 1.41 11.84 62.51 4.63 11.88

Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006

TABEL 19 JUMLAH PUS, PESERTA KB, PESERTA KB BARU, DAN KB AKTIF MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

JUMLAH PUS

4

PESERTA KB BARU JUMLAH %

5 6

PESERTA KB AKTIF JUMLAH %

7 8

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

51,844 49,939 90,096 54,520 30,907 39,930 43,590 41,291 34,817 96,501 30,265 37,044 22,146 563,700

3,932 3,757 17,591 9,783 4,832 5,785 7,553 6,535 4,334 18,341 5,123 29,367 3,981 87,566

7.58 7.52 19.52 17.94 15.63 14.49 17.33 15.83 12.45 19.01 16.93 79.28 17.98 15.53

40,344 36,367 61,172 37,620 24,647 30,555 59,124 27,248 28,055 67,303 21,281 29,364 15,729 433,716

77.82 72.82 67.90 69.00 79.75 76.52 135.64 65.99 80.58 69.74 70.32 79.27 71.02 76.94

TABEL 20 JUMLAH PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA KB AKTIF NON MKJP IMP LANT

5

MKJP NO KABUPATEN/ KOTA IUD

1 2 3

MKJP MKJP + NON MKJP

11

% PESERTA KB AKTIF NON MKJP IMP LANT

14

MOP/ MOW

4

SUN TIK

6

PIL

7

KOND OBAT LAINNY OM VAGINA A

8 9 10

IUD

12

MOP/ MOW

13

SUN TIK

15

PIL

16

KONDOM

17

OBAT VAGINA

18

LAIN NYA

19

MKJP + NON MKJP

20

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu JUMLAH

1,177 755 1,091 573 264 233 236 327 995 3,166 1,139 1,145 11,101

898 553 799 654 467 287 167 278 305 958 862 1,083 7,311

2,592 2,925 5,499 2,703 2,698 1,008 1,711 1,211 2,354 1,693 1,327 1,886 27,607

14,068 9,280 17,352 13,531 3,466 6,152 8,456 6,506 8,191 25,926 7,821 10,896 131,645

21,550 22,792 35,931 21,497 8,662 22,817 26,199 21,324 16,021 41,615 9,821 16,268

59 85 500 184 59 58 184 125 189 783 311 173

26 26

24,401 24,401

40,344 36,390 61,172 39,142 15,616 30,555 36,953 29,771 52,456 74,167 21,281 31,451 469,298

2.92 2.07 1.78 1.46 1.69 0.76 0.64 1.10 1.90 4.27 5.35 3.64 2.37

2.23 1.52 1.31 1.67 2.99 0.94 0.45 0.93 0.58 1.29 4.05 3.44 1.56

6.42 8.04 8.99 6.91 17.28 3.30 4.63 4.07 4.49 2.28 6.24 6.00 5.88

34.87 25.50 28.37 34.57 22.20 20.13 22.88 21.85 15.61 34.96 36.75 34.64 28.05

53.42 62.63 58.74 54.92 55.47 74.68 70.90 71.63 30.54 56.11 46.15 51.72 56.36

0.15 0.23 0.82 0.47 0.38 0.19 0.50 0.42 0.36 1.06 1.46 0.55 0.58

0.04 0.01

-

100 100 100 100 100 100 100 100 53 100 100 100 95

264,497 2,710

Sumber: Profil Kes.kab/Kota 2006

TABEL 21 PELAYANAN KB BARU MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA KB BARU NON MKJP IMP KONDO OBAT LAIN SUN TIK PIL LANT M VAGINA NYA

5 79 0 22 9 40 83 40 47 958 57 1,083 253 863 540 460 129 384 255 234 1,693 365 1,886 151 6 426 7,595 3,199 3,103 2,387 3,600 2,954 2,230 25,926 2,493 10,896 1,409 7 1,352 8,449 2,672 1,345 3,181 3,360 3,217 1,346 41,615 1,750 16,268 2,236 8 2,149 317 47 19 38 102 29 67 783 331 173 183 26 0 0 0 9 5 0 10

NO

1

KABUPATEN/ KOTA IUD

2 3 94 242 23 20 10 34 41 38 3,166 127 1,145 2

MKJP MOP/ MOW

4

MKJP + NON MKJP

11 4,358 17,466 6,503 4,956 5,785 7,563 6,536 3,962 74,167 5,123 31,451 3,981

IUD

12

MKJP MOP/ MOW

13 2.16 1.39 0.35 0.40 0.17 0.45 0.63 0.96 4.27 2.48 3.64 0.05 1.81 0.34 0.18 0.69 1.10 0.61 1.19 1.29 1.11 3.44 -

% PESERTA KB BARU NON MKJP IMP SUN TIK LANT

14 5.81 4.94 8.30 9.28 2.23 5.08 3.90 5.91 2.28 7.12 6.00 3.79 15 9.78 43.48 49.19 62.61 41.26 47.60 45.20 56.28 34.96 48.66 34.64 35.39

PIL

16 31.02 48.37 41.09 27.14 54.99 44.43 49.22 33.97 56.11 34.16 51.72 56.17

KONDOM 17 49.31 1.81 0.72 0.38 0.66 1.35 0.44 1.69 1.06 6.46 0.55 4.60

OBAT VAGINA

18 0.11 0.04 -

LAIN NYA

19 -

MKJP + NON MKJP

20 100 0 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

4,942

2,418

7,213

66,218

86,791

4,238

31

-

171,851

16.95

11.76758

64.6439

509.06

528.39

69.03667

0.15

-

92.31

Sumber : Profil Kes. Kab/Kota 2006

TABEL 22 PERSENTASE CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006

NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

JUMLAH DESA/KEL

4

DESA/KEL UCI

5

% DESA/KEL UCI

6

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

133 195 288 200 132 148 169 213 131 50 17 117 159 1,952

84 163 250 142 53 123 70 58 75 42 15 65 139 1,279

63.16 83.59 86.81 71.00 40.15 83.11 41.42 27.23 57.25 84.00 88.24 56.00 87.42 66

Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006

TABEL 23 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI BAYI MENURUT KABUPATEN KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BAYI

4

NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

BCG JUMLAH %

5 6

DPT1+HB1 JUMLAH %

7 8

IMUNISASI DPT3+HB3 POLIO3 JUMLAH % JUMLAH %

9 10 11 12

CAMPAK JUMLAH %

13 14

HEPATITIS B3 JUMLAH %

15 16

DO (%)

17

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH % BAYI DIIMUNISASI LENGKAP Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

5,861 5,732 10,142 6,334 3,722 4,806 5,207 5,100 4,059 12,639 3,202 5,112 2,470 74,386

5,265 5,288 9,887 6,271 3,137 4,581 4,243 4,524 4,280 7,231 3,109 4,879 953 63,648

89.83 92.25 97.49 99.01 84.28 95.32 81.49 88.71 105.44 57.21 97.10 95.44 38.58 85.56

5,195 5,173 9,443 515 2,926 4,627 4,228 4,085 4,034 4,402 2,906 4,000 1,792 53,326

88.64 90.25 93.11 8.13 78.61 96.28 81.20 80.10 99.38 34.83 90.76 78.25 72.55 71.69

4,789 5,041 8,313 364 2,413 4,268 3,648 3,656 3,680 4,822 2,869 4,217 1,580 49,660

81.71 87.94 81.97 5.75 64.83 88.81 70.06 71.69 90.66 38.15 89.60 82.49 63.97 66.76

4,835 4,946 9,108 5,799 2,576 4,105 3,853 3,935 3,732 6,395 3,007 4,061 882 57,234

82.49 86.29 89.80 91.55 69.21 85.41 74.00 77.16 91.94 50.60 93.91 79.44 35.71 76.94

4,777 5,102 9,399 5,663 2,480 4,200 3,744 3,827 3,799 6,522 2,867 4,061 899 57,340

81.50 89.01 92.67 89.41 66.63 87.39 71.90 75.04 93.59 51.60 89.54 79.44 36.40 77.08 77.08

4,217 4,651 7,632 4,969 2,258 4,068 3,404 3,563 3,088 4,822 2,596 4,484 742 50,494

71.95 81.14 75.25 78.45 60.67 84.64 65.37 69.86 76.08 38.15 81.07 87.72 30.04 67.88

8.05 1.37 0.47 -999.61 15.24 9.23 11.45 6.32 5.83 -48.16 1.34 -1.53 49.83 -7.53

TABEL 24 CAKUPAN BAYI, BALITA YANG MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 BAYI BGM GAKIN NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS BALITA

MENDAPAT VIT A 2X

8

BALITA GIZI BURUK

MENDAPAT PERAWATAN

JUMLAH

MP ASI

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

1

2

3

4

5

6

7

9

10

11

12

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

155 0 771 0 0 0 0 0 0 100 0 175 0 1201

155 0 0 0 0 0 0 0 0 100 0 175 0 430

100 0 0 0 0 0 0 0 0 100 0 100 0 35.80

22,388 28,712 46,603 25,124 19,503 21,133 21,272 24,000 17,966 64,931 10,469 20,869 5,388 328,358

22,138 40,187 29,872 11,421 18,506 19,295 21,133 17,441 13,538 7,798 201,329

98.88 86.23 118.90 58.56 87.57 90.71 88.05 26.86 129.32 37.37 61.31

155 60 17 9 6 15 20 4 286

155 60 15 9 6 15 20 4 284

100.00 100.00 88.24 100.00 100.00 100.00 100.00 100.00 99.30

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 25 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET Fe1, Fe3, IMUNISASI TT1 DAN TT2 MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

JUMLAH IBU HAMIL

4

Fe1 JUMLAH

5

%

6

Fe3 JUMLAH

7

%

8

IMUNISASI TT1 JUMLAH %

9 10

IMUNISASI TT2 JUMLAH %

11 12

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

5,914 11,854 11,271 6,969 4,020 5,235 5,668 5,611 4,742 12,206 3,763 5,629 2,726 85,608

4,735 9,131 11,038 5,617 241 4,718 1,602 5,514 2,763 3,569 4,414 2,250 55,592

80.06 77.03 97.93 80.60 6.00 90.12 28.26 98.27 58.27 94.84 78.42 82.54 64.94

4,179 10,113 9,718 4,714 205 3,726 1,287 5,376 2,507 2,489 3,073 1,764 49,151

70.66 85.31 86.22 67.64 5.10 71.17 22.71 95.81 52.87 66.14 54.59 64.71 57.41

4,568 9,660 9,242 5,435 2,499 4,329 4,130 4,226 3,272 12,018 3,300 3,316 934 66,929

77.24 81.49 82.00 77.99 62.16 82.69 72.87 75.32 69.00 98.46 87.70 58.91 34.26 78.18

4,344 9,334 8,875 4,996 1,650 4,291 3,921 4,127 2,712 11,005 2,769 3,106 893 62,023

73.45 78.74 78.74 71.69 41.04 81.97 69.18 73.55 57.19 90.16 73.58 55.18 32.76 72.45

Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006

TABEL 26 PERSENTASE AKSES KETERSEDIAAN DARAH UNTUK BUMIL DAN NEONATUS YG DIRUJUK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KETERSEDIAAN DARAH NO

1

SARANA PELAYANAN KESEHATAN YANG ADA

2 3

MEMILIKI AKSES

4

%

5

1 RUMAH SAKIT

1

1

100.00

2 PUSKESMAS

-

-

-

JUMLAH

1

1

100.00

Catatan : hampir seluruh Kab/Kota data tdk ada

TABEL 27 JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006

BUMIL RISTI/ KOMPLIKASI

BUMIL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI

NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

JUMLAH IBU HAMIL

4

JUMLAH NEONATAL

9

NEONATAL RISTI DIRUJUK JUMLAH

10

JUMLAH

5

%

6

JUMLAH

7

%

8

%

11

NEONATAL RISTI DIRUJUK DAN DITANGANI JUMLAH %

12 13

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

5,914 11,854 11,271 6,969 4,020 5,235 5,668 5,611 4,742 12,206 3,763 5,629 2,726 85,608

1,163 939 2,147 428 240 356 355 949 171 3,285 635 1,126 426 12,220

19.7 7.9 19.0 6.1 6.0 6.8 6.3 16.9 3.6 26.9 16.9 20.0 15.6 14.3

57 64 1,702 428 238 251 114 90 3,285 333 87 251 6,900

4.9 6.8 79.3 100.0 99.2 70.5 0.0 12.0 52.6 100.0 52.4 7.7 58.9 56.5

4,952 5,732 10,779 5,396 722 3,641 4,363 5,100 3,906 10,942 3,218 5,112 2,470 66,333 -

49

1.0 0.0 0.1 7.2 1.1 0.9 0.2 1.0 0.5 9.6 1.7 7.6 1.8 -

49

100.0 0.0

10 388 8 33 12 39 57 310 87 187 1,180

10 388 8 33 12 39 57 155 87 187 1,025

100.0 100.0 100.0 100.0 0.0 100.0 100.0 100.0 50.0 100.0 100.0 86.9

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 28 PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN GAWAT DARURAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 MEMPUNYAI KEMAMPUAN GADAR NO

1

SARANA KESEHATAN

2

JUMLAH SARANA JUMLAH

3 4

%

5

1 RUMAH SAKIT UMUM

15

15

100.00

2 RUMAH SAKIT JIWA

1

1

100.00

3 RUMAH SAKIT KHUSUS

1

1

100.00

4 PUSKESMAS

195

6

3.08

5 SARANA KES.LAINNYA

410

1

0.24

JUMLAH

622

24

3.86

Catatan: Profil Kes. Kab/Kota 2006

TABEL 29 JUMLAH DAN PERSENTASE DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

JUMLAH DESA/KEL

4

JUMLAH

5

DESA/KEL TERKENA KLB DITANGANI <24 JAM

6

%

7

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

133 195 186 200 132 148 169 219 131 50 17 117 159 1,856

21 15 26 29 21 26 26 49 14 14 2 25 17 285

21 9 26 16 21 26 26 49 14 14 2 21 17 262

100 60 100 55.17 100 100 100 100 100 100 100 84.00 100 91.93

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 30 JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN , CFR, KLB MENURUT JENIS KLB, JUMLAH KECAMATAN, DAN JUMLAH DESA YANG TERSERANG PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JENIS KEJADIAN LUAR BIASA

2

YANG DISERANG JUMLAH KEC

3

NO

1

JUMLAH DESA

4

JUMLAH PENDUDUK TERANCAM

5

JUMLAH PENDERITA

6

JUMLAH KEMATIAN

7

ATTACK RATE (%)

8

CFR (%)

9

1 Demam Berdarah Dengue 2 Campak 3 Keracunan Makanan 4 Chikungunya 5 AFP 6 Malaria 7 Gigitan Hewan 8 TN 9 KIPI 10 Diare 11 Difteri 12 Scabies 13 Keracunan Susu Segar 14 Maramus,Kwashiorkor

31 22 6 4 14 3 11 5 1 2 1 1 1 11

70 33 6 6 19 4 26 5 1 1 1 1 1 14

377,877 307,962 21,814 258,827 73,632 3,560 66,798 12,567 32 4,261

193 605 148 48 20 116 32 4 1 4 7 -

3

0.05 0.20 0.68 0.02 0.03

1.55 4.31 100 100 100 14.29

5

3.26 0.05

4 1 4

0.03 3.13 0.09 1.97 0.25

4,068 1,180 17,526

80 3 14 2

0.08

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 31 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF JUMLAH %

5 6

NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

JUMLAH BAYI

4

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.S. Selatan H.S. Tengah H.S. Utara Tabalong

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

5,861 5,828 10,142 6,334 3,722 4,806 5,207 5,100 4,059 12,639 3,202 5,112 2,470 74,482

382 620

6.52 10.64 -

1,287 1,516 2,212 1,670 9,082 854 1,308 18,931

20.32 31.54 43.37 41.14 71.86 26.67 25.59 25.42

10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

201

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 32 PERSENTASE DESA/KELURAHAN DENGAN GARAM BERYODIUM YANG BAIK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH % DESA/KEL DG DESA/KEL DG GARAM GARAM BERYODIUM YG BERYODIUM YG BAIK BAIK

5 6

NO

KABUPATEN/ KOTA

PUSKESMAS

JUMLAH DESA/KEL

1

2

3

4

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

133 195 288 111 132 148 169 213 131 50 17 117 159 1863

128 126 147 56 7 18 159 11 131 50 10 9 852

96.24 64.62 51.04 50.45 5.30 12.16 94.08 5.16 100 100 58.82 7.69 45.73

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 33 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PELAYANAN DASAR GIGI NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS TUMPATAN GIGI TETAP

4

UKGS (PROM + PREV) MURID SD/MI DIPERIKSA RASIO TAMBAL/ CABUT

7

MURID SD/MI JUMLAH % MENDAPAT MENDAPAT PERAWATAN PERAWATAN

12 13

PENCABUTAN GIGI TETAP

5

JUMLAH

JUMLAH MURID SD

8

JUMLAH

9

%

10

PERLU PERAWATAN

11

1

2

3

6

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

1,257 100 2,967 1,289 582 1,175 1,146 1,386 1,110 5,393 1,592 481 18,478

1,967 1,619 3,125 1,545 1,104 1,805 1,543 1,803 1,413 5,740 1,599 2,415 25,678

3,224 1,719 6,092 2,834 1,686 2,980 2,689 3,189 2,523 11,133 3,191 2,896 44,156

0.64 0.06 0.95 0.83 0.53 0.65 0.74 0.77 0.79 0.94 1.00 0.20 0.72

35,390 1,163 60,918 29,238 17,923 23,090 30,055 28,973 23,740 26,473 19,426 20,587 316,976

5,478 814 9,046 18,138 4,292 4,620 2,098 556 2,789 2,924 19,727 16,196 86,678

15.48 69.99 14.85 62.04 23.95 20.01 6.98 1.92 11.75 11.05 101.55 78.67 27.35

2,794 61 5,471 3,372 415 2,666 2,599 241 1,011 21,905 58 5,376 45,969

2,129 16 3,306 2,251 322 2,666 1,213 236 445 7,114 71 4,222 23,991

76.20 26.23 60.43 66.76 77.59 100.00 46.67 97.93 44.02 32.48 122.41 78.53 52.19

TABEL 34 PENYULUHAN PENCEGAHAN, PENANGGULANGAN DAN PENYALAHGUNAAN NAPZA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENYULUHAN KESEHATAN NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH SELURUH KEGIATAN PENYULUHAN

4

JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN P3.NAPZA

5

%

1

2

3

6

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan SUB JUMLAH I 1 Dinas Kesehatan Kab/Kota 2 Rumah Sakit JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

5,557 6,037 4,901 2,841 329 4,839 4,416 607 8,023 8,052 960 60 9 46,631 516 240 47,387

77 37 371 426 26 36 35 362 18 52 47 9 9 1,505 180 19 1,704

1.39 0.61 7.57 14.99 7.90 0.74 0.79 59.64 0.22 0.65 4.90 15.00 100.00 3.23 34.88 7.92 3.60

TABEL 35 CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK

4

ASKES

5

BAPEL & PRA BAPEL JAMSOSTEK JPKM

6 7

KARTU SEHAT

8

DANA SEHAT

9

LAINNYA

10

JUMLAH

11

%

12

1

2

3

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH PERSENTASE Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

249,422 261,792 469,344 266,298 149,095 200,955 240,910 210,455 187,208 610,025 153,155 210,717 98,189 3,307,565

54,585 9,534 22,904 8,961 17,181 9,962 45,531 27,004 19,262 67,229 24,028 6,728 7,039 319,948 9.67

4,227 6,521 231 4,707 15,686 0.47

7,314 3,276 11,200 37,057 268 8,408 4,614 9,478 3,029 84,644 2.56

32,784 83,809 5,483 26,367 49,380 14,344 22,390 5,170 27,032 9,916 13,500 290,175 8.77

2,477 7,640 2,095 1,940 10,997 438 1,667 17 27,271 0.82

2,095 1,240 599 63 3,997 0.12

97,160 9,534 121,856 29,834 43,548 106,100 60,143 69,030 34,790 94,261 45,152 23,274 7,039 741,721 22.42

38.95 3.64 25.96 11.20 29.21 52.80 24.96 32.80 18.58 15.45 29.48 11.05 7.17 22.42

TABEL 36 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN KELUARGA MISKIN DAN JPKM GAKIN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KK MISKIN NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA

4

DICAKUP JPKM JUMLAH %

6

MENDAPAT YANKES JUMLAH

7

%

8

PELAYANAN BAYI GAKIN JUMLAH BAYI GAKIN BGM BAYI MENDAPAT MP ASI GAKIN BGM JUMLAH %

9 10 11

1

2

3

5

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 201

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

29,501 20,469 83,809 66,013 26,367 49,380 14,533 37,956 10,949 81,291 9,590 4,349 20,130 454,337

19,860 16,591 83,809 27,530 26,367 49,380 22,051 5,170 64,640 9,590 1,838 326,826

67.3 81.1 100.0 41.7 100.0 100.0 0.0 58.1 47.2 79.5 100.0 42.3 0.0 71.9

29,501 20,469 25,946 17,986 2,717 3,141 6,964 1,406 5,170 39,363 11,530 1,838 20,129 186,160

100.0 100.0 31.0 27.2 10.3 6.4 47.9 3.7 47.2 48.4 120.2 42.0 100.0 41.0

155 771 61 230 100 59 159 1,535

155 61 230 100 59 159 764

100.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 100.0 100.0 100.0 0.0 100.0 100.0 0.0 49.8

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 37 PERSENTASE PELAYANAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA FORMAL PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PELAYANAN KESEHATAN KERJA NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH PEKERJA FORMAL 4 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 73,190 73,190 JUMLAH YANG DILAYANI 5 54,585 54,585 % 6 74.58 74.58

1 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan

2

3

JUMLAH Sumber :Profil Kes Kab/Kota 2006

TABEL 38 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN PRA USILA DAN USILA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PRA USILA (45-59 TH) NO

1

USILA (60TH+) JUMLAH

7

PRA USILA DAN USILA %

9

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS JUMLAH

3 4

DILAYANI KES

5

%

6

DILAYANI KES

8

JUMLAH

10

DILAYANI KES

11

%

12

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

18,130 183 35,393 2,115 14,019 5,764 28,672 13,004 603 -

10,688 140 7,085 1,806 3,614 5,813 2,905 38,606 461 71,118

58.95 76.50 20.02 85.39 41.47 50.40 134.65 76.00 60.33

7,598 89 21,109 4,131 8,655 2,933 15,022 1,463 61,000

4,277 89 8,360 2,364 -

56.29 100.00 39.60 57.23 -

25,728 272 56,502 6,246 -

14,965 229 15,445 4,170 8,559 9,757 4,163 69,066 1,623 127,977

58.17 84.19 27.34 66.76 43.03 47.87 158.07 78.56 71.54

4,945 3,944 1,258 30,460 1,162

45.57 42.89 202.77 79.43 -

22,674 8,697 43,694 2,066 178,883

201 117,883

56,859

93.21

TABEL 39 CAKUPAN WANITA USIA SUBUR MENDAPAT KAPSUL YODIUM PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH DESA/KEL ENDEMIS

4

NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

WUS DI DESA/KEL. ENDEMIS SEDANG & BERAT JUMLAH YANG % YANG DIBERI JUMLAH WUS DIBERI KAPSUL KAPSUL YODIUM YODIUM

5 6 7

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

-

65,270 49,939 89,653 62,378 30,229 40,192 45433 40,726 35,666 169,162 27,968 17,543 21,328 695,487

133 61 38 154 19 162 11 125 50 1 9 763

0.20 0.12 0.04 0.25 0.05 0.36 0.03 0.35 0.03 0.00 0.05 0.11

TABEL 40 PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 DONOR DARAH JML SAMPEL JML POSTIF DARAH HIV/AIDS DIPERIKSA

4 5

NO

1

UNIT TRANSFUSI DARAH

2

JUMLAH PENDONOR

3

% POSITIF HIV-AIDS

6

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006

1,358 4,264 195 265 6,082

1,343 4,264 195 265 941 7,008 -

-

0.0

11

0.3 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0

11

0.2

TABEL 41 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, PELAYANAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KUNJUNGAN NO

1

KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA JUMLAH

5

SARANA PELAYANAN KESEHATAN

2

RAWAT INAP

3

RAWAT JALAN

4

JUMLAH

6

%

7

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan SUB JUMLAH I 1 RS.Pemerintah,Swasta,Bersalin,TNI/ POLRI

1,224 374 2,341 88 313 319 1,121 0 82 321 6,183 79,768

162,848 345,933 102,408 130,906 146,893 124,987 140,893 112,959 468,456 145,523 66,804 1,948,610 268,800

164,072 346,307 104,749 130,994 146,893 125,300 141,212 114,080 468,456 145,605 67,125 1,954,793 348,568

761 8,665 1,367 761 141,212 4,443 1,341 158,550 598

0.46 2.50 1.31 0.61 100.00 0.95 0.92 8.11 0.17

SUB JUMLAH II 1 Sarana Yankes lainnya JUMLAH (KAB/KOTA) JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA JUMLAH PELAYANAN CAKUPAN KUNJUNGAN (%) Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006

79,768 4,176 90,127 3,307,565 2.72

268,800 53,359 2,270,769 3,307,565 68.65

348,568 57,535 2,360,896 3,307,565 71.38

598 401 159,549 3,307,565 4.82

0.17 0.70 6.76 100.00

TABEL 42 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH YANG MEMILIKI 4 (EMPAT) LABKES SPESIALIS DASAR

4 5

NO

1

SARANA KESEHATAN

2

JUMLAH

3

% YANG MEMILIKI 4 (EMPAT) LABKES SPESIALIS DASAR

6 7

1 RUMAH SAKIT UMUM

22

21

12

95.45

54.55

2 RUMAH SAKIT JIWA

1

1

100.00

-

3 RUMAH SAKIT KHUSUS

1

1

100.00

4 PUSKESMAS

201

66

32.84

JUMLAH

225

89

12

39.56

Sumber : Profil Kes.Kab.Kota 2006

TABEL 43 KEBUTUHAN, PENGADAAN, KETERSEDIAAN OBAT ESENSIAL DAN OBAT GENERIK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 OBAT ESENSIAL KETERSEDIAAN KEBUTUHAN PENGADAAN JUMLAH %

3 4 5 6

NO

1

JENIS OBAT

2

OBAT GENERIK KETERSEDIAAN KEBUTUHAN PENGADAAN JUMLAH %

7 8 9 10

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Amoksisilin sirup kering 125 mg/5 ml Amoksisilin tablet 500 mg Ampicilin sirup kering 125 mg/5ml Asam mefenamat tablet 500 mg Antasida DOEN sirup Gameksan emulsi 1 % Dektrometophan syrup 10 mg/5 ml Klorompenekol tetes mata 1% Klorompenekol syrup Kotrimoksazol suspensi 240 mg/5ml klorfeniramin Maleat (CTM) tablet 4 ml kloromfenekol kapsul metronidazol tablet 250 mg Parasitamol syrup 120 mg/5 ml Parasitamol tablet 500 mg

76,059 463,552 46,777 120,106 605,763 4,488 36,360 1,054 2,689 54,075 667,878 1,924 60,740 63,268 1,209,846

22,987 283,616 13,924 4,353 477,655 6,464 186,856 2,060 2,451 23,900 412,935 611 111,251 35,359 1,084,199

49,090 343,630 23,324 5,889 739,466 6,112 18,172 3,510 4,093 71,570 583,041 4,028 50,863 34,507 1,251,452

64.54 74.13 49.86 4.90 122.07 136.19 49.98 333.02 152.21 132.35 87.30 209.36 83.74 54.54 103.44

76,059 463,552 46,777 120,106 605,763 4,488 36,360 1,054 2,689 54,075 667,878 1,924 60,740 63,268 1,209,846

22,987 283,616 13,924 4,353 477,655 6,464 186,856 2,060 2,451 23,900 412,935 611 111,251 35,359 1,084,199

49,090 343,630 23,324 5,889 739,466 6,112 18,172 3,510 4,093 71,570 583,041 4,028 50,863 34,507 1,251,452

64.54 74.13 49.86 4.90 122.07 136.19 49.98 333.02 152.21 132.35 87.30 209.36 83.74 54.54 103.44

Sumber: Gudang Farmasi Kabupaten

TABEL 44 KETERSEDIAAN OBAT GENERIK BERLOGO MENURUT JENIS OBAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

NAMA JENIS OBAT

2

KEBUTUHAN

3

KETERSEDIAAN JUMLAH

4

%

5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

Amoksisilin sirup kering 125 mg/5 ml Amoksisilin tablet 500 mg Ampicilin sirup kering 125 mg/5ml Asam mefenamat tablet 500 mg Antasida DOEN sirup Gameksan emulsi 1 % Dektrometophan syrup 10 mg/5 ml Klorompenekol tetes mata 1% Klorompenekol syrup Kotrimoksazol suspensi 240 mg/5ml klorfeniramin Maleat (CTM) tablet 4 ml kloromfenekol kapsul metronidazol tablet 250 mg Parasitamol syrup 120 mg/5 ml Parasitamol tablet 500 mg

76,059 463,552 46,777 120,106 605,763 4,488 36,360 1,054 2,689 54,075 667,878 1,924 60,740 63,268 1,209,846

49,090 343,630 23,324 5,889 739,466 6,112 18,172 3,510 4,093 71,570 583,041 4,028 50,863 34,507 1,251,452

64.54 74.13 49.86 4.90 122.07 136.19 49.98 333.02 152.21 132.35 87.30 209.36 83.74 54.54 103.44

Sumber: Gudang Farmasi Kab/Kota 2006

TABEL 45 PERSENTASE PENULISAN RESEP OBAT GENERIK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENULISAN RESEP NO

1

APOTEK

2

JUMLAH RESEP

3

RESEP OBAT GENERIK

4

%

5

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.S. Selatan H.S. Tengah H.S. Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan

0 0 0 0 0 162218 0 13700 0 0 0 0 123579

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Sumber: Gudang Farmasi Kabupaten

TABEL 46 PERSENTASE RUMAH TANGGA BER PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 RUMAH TANGGA NO 1 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 JUMLAH DIPANTAU 4 890 210 210 210 210 210 35,384 123 210 47,792 85,449 BER PHBS * 5 118 27 19 24 45 35 13,511 78 66 44,519 58,442 % 6 13.26 12.86 9.05 11.43 21.43 16.67 38.18 63.41 31.43 93.15 68.39

TABEL 47 JUMLAH DAN PERSENTASE POSYANDU MENURUT STRATA DAN KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH POSYANDU NO

1

PERSENTASE POSYANDU

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

PRATAMA

4

MADYA

5

PURNAMA MANDIRI JUMLAH PRATAMA MADYA

6 7 8 9 10

% POSYANDU PURNAMA MANDIRI JUMLAH AKTIF

11 12 13 14

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 -

78 134 285 202 73 108 283 58 117 208 90 62

73 75 117 122 110 96 67 141 79 107 21 64 86 1,158

94 37 41 39 15 45 4 20 49 39 12 30 72 497

5 11 13 0 0 13 1 0 11 4 0 2 18 78

250 257 456 363 198 262 355 219 256 358 123 158 176 3,431

31.20 52.14 62.50 55.65 36.87 41.22 79.72 26.48 45.70 58.10 73.17 39.24 49.49

29.20 29.18 25.66 33.61 55.56 36.64 18.87 64.38 30.86 29.89 17.07 40.51 48.86 33.75

37.60 14.40 8.99 10.74 7.58 17.18 1.13 9.13 19.14 10.89 9.76 18.99 40.91 14.49

2.00 4.28 2.85 0.00 0.00 4.96 0.28 0.00 4.30 1.12 0.00 1.27 10.23 2.27

100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

39.60 18.68 11.84 10.74 7.58 22.14 1.41 9.13 23.44 12.01 9.76 20.25 51.14 16.76

1,698

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 48 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 RUMAH NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

PUSKESMAS

3

JUMLAH SELURUHNYA

4

JUMLAH DIPERIKSA

5

% DIPERIKSA

6

JUMLAH SEHAT

7

% SEHAT

8

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

65,092 46,138 130,390 69,584 37,494 50,910 57,858 40,312 47,480 113,574 38,158 47,792 26,042 770,824

52,724 34,395 27,759 63,477 16,915 49,923 56,085 28,290 47,480 40,009 25,799 17,153 26,042 486,051

81.00 74.55 21.29 91.22 45.11 98.06 96.94 70.18 100.00 35.23 67.61 35.89 100.00 63.06

24,036 30,412 13,935 23,152 12,237 12,686 11,029 19,297 21,031 6,025 21,443 16,795 10,925 223,003

45.59 88.42 50.20 36.47 72.34 25.41 19.66 68.21 44.29 15.06 83.12 97.91 41.95 45.88

Sumber: Profil Kes Kab/Kota 2006

TABEL 49 PERSENTASE KELUARGA MEMILIKI AKSES AIR BERSIH PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 AKSES AIR BERSIH KEMASAN LAINNYA LEDENG LEDENG JUMLAH % JUMLAH JUMLAH KELUARGA KELUARGA KELUARGA YANG ADA DIPERIKSA DIPERIKSA % AKSES AIR BERSIH KEMASAN LAINNYA JUMLAH

20 1.7 67.8 5.0 17.8 29.3 2.8 1.3 1.0 18.4 0.0 7.4 12.8 1.6 42.6 42.6 70.7 77.0 40.1 54.2 27.9 61.2 24.0 48.3 61.9 82.9 42.9 13.0 54.6

PAH

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14 14.9 10.4 4.8 36.3 42.7 53.5 19.8 73.3 41.2 100.0 21.6 13.6 39.8

15 0.6 0.0 7.5 19.5 13.4 32.0 65.8 25.4 5.7 0.0 0.7 7.2 10.3

16 79.2 21.8 78.9 1.0 13.1 11.7 7.2 0.4 32.5 0.0 70.2 66.1 47.0

PAH

17 3.6 0.0 3.8 25.4 0.9 0.0 5.9 0.0 1.6 0.0 0.0 0.1 1.3

SGL

SGL

SPT

SPT

NO KABUPATEN/ KOTA

PUSKESMAS

18 0.0 0.0 0.0 0.6 0.0 0.0 0.0 0.6 0.0 0.1 0.1 0.0

19

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

65,092 68,480 130,390 62,779 40,401 57,155 65,904 51,251 47,305 135,168 41,193 60,014 28,541 853,673

27,724 48,412 28,304 63,477 21,884 19,560 63,544 22,707 29,662 34,361 25,464 20,112 7,849 413,060

42.59 70.70 21.71 101.11 54.17 34.22 96.42 44.31 62.70 25.42 61.82 33.51 27.50 48.39

4,133 5,027 4,816 9,130 9,334 8,534 8,003 9,017 9,421 83,623 7,385 3,506 3,123 165,052

176 7,526 4,909 2,939 5,110 26,534 3,120 1,296 238 1,842 805 54,495

21,959 10,563 79,252 248 2,868 1,874 2,903 44 7,418 23,964 17,003 3,690 171,786

996 3,817 6,376 202 2,389 365 1 34 104 14,284 -

8

460 32,814 5,040 4,488 6,408 448 526 124 4,211 2,535 3,302 127 60,483

27,724 48,412 100,451 25,151 21,884 15,966 40,355 12,305 22,856 83,623 34,148 25,724 7,849 466,448

133 145 25 37

348

35.4

11.7

36.8

3.1

0.1

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 50 KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JAMBAN JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI % KK MEMILIKI NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH KK TEMPAT SAMPAH JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI % KK MEMILIKI PENGELOLAAN AIR LIMBAH JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI

12

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

65,092 68,480 130,390 62,779 40,401 57,155 65,904 51,251 47,305 135,168 41,193 60,014 28,541

34,464 41,232 56,672 14,637 56,212 63,544 35,597 36,067 21,433 29,283

26,611 32,873 21,479 11,340 23,158 32,910 23,701 24,439 17,173 13,258 226,942

77.2 0.0 79.7 37.9 77.5 41.2 51.8 0.0 66.6 0.0 67.8 80.1 45.3

31,932 143 56,672 3,750 5,458 35,596 19,726 24,383 29,283

25,759 18 2,782 1,354 19,973 18,318 19,474 10,925 98,603

80.7 0.0 12.6 0.0 74.2 24.8 0.0 56.1 0.0 92.9 79.9 37.3 47.6

26,028 -

3,574 -

41,232 10,534 56,672 8,408 56,212 63,544 2,195 9,438 4,196 -

35,597 16,049 -

22,943 17,649 12,770 4,437 -

853,673 389,141

58.3 206,943

323,406 68,072

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

% KK MEMILIKI

13

13.7 0.0 25.5 0.0 26.1 16.8 6.6 0.0 45.1 0.0 76.9 34.7 0.0 21.0

TABEL 51 PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 HOTEL

JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT

RESTORAN/R-MAKAN

JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT

PASAR

JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT

TUPM LAINNYA

JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT

JUMLAH TUPM

JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH SEHAT

% SEHAT

% SEHAT

% SEHAT

% SEHAT

NO

KABUPATEN/ KOTA

PUSKESMAS

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

20

21

22

23

24

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

10 6 3 5 11 5 13 57 20 21 151

9 6 3 5 11 5 13 57 20 20 149

9 6 3 2 11 5 13 48 17 8 122

100.0 100.0 0.0 0.0 100.0 40.0 100.0 100.0 100.0 84.2 85.0 40.0 0.0 81.9

101 55 21 147 75 43 123 65 156 29 149 24 988

75 55 21 147 73 43 74 61 156 23 34 24 786

44 41 16 111 40 39 56 61 135 17 22 17 599

58.7 0.0 74.5 76.2 75.5 54.8 90.7 75.7 100.0 86.5 73.9 64.7 70.8 76.2

36 41 28 27 15 28 23 33 61 4 11 17 324

36 41 28 19 15 28 20 17 61 4 8 17 294

9 32 17 7 1 10 12 17 36 7 3 151

25.0 0.0 78.0 60.7 36.8 6.7 35.7 60.0 100.0 59.0 87.5 17.6 51.4

1,600 2,310 2,223 1,561 3,558 3,256 2,382 850 2,559 1,175 451 1,012 22,937

1,600 2,268 2,141 948 3,558 3,132 1,754 732 2,559 1,129 122 1,012 20,955

856 1,700 1,607 465 2,234 2,201 1,261 732 1,961 1,096 111 64 14,288

53.5 0.0 75.0 75.1 49.1 62.8 70.3 71.9 100.0 76.6 97.1 91.0 6.3

1,747 6 2,406 2,272 1,738 3,653 3,338 2,533 961 2,833 1,228 632 1,053

1,720 6 2,364 2,190 1,117 3,651 3,214 1,853 823 2,833 1,176 184 1,053 22,184

918 6 1,773 1,640 586 2,277 2,261 1,334 823 2,180 1,130 148 84 15,160

100.0 75.0 74.9 52.5 62.4 70.3 72.0 100.0 77.0 96.1 80.4 8.0 68.3

68.2 24,400

Sumber:Profil Kes. Kab/Kota 2006

% SEHAT

53.4

TABEL 52 PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KABUPATEN/ KOTA

2

SARANA KESEHATAN PUSKESMAS

3

SARANA PENDIDIKAN JUMLAH

7

SARANA IBADAH JUMLAH

10

PERKANTORAN %

12

SARANA LAIN %

15

JUMLAH %

18

NO

1

JUMLAH

4

DIBINA

5

%

6

DIBINA

8

%

9

DIBINA

11

JUMLAH

13

DIBINA

14

JUMLAH

16

DIBINA

17

JUMLAH

19

DIBINA

20

%

21

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

115 115 75 173 120 121 62 173 137 71 22 59 82 1,325

115 44 75 152 93 81 62 152 120 71 21 55 82 1,123

100.00 38.26 100.00 87.86 77.50 66.94 100.00 87.86 87.59 100.00 95.45 93.22 100.00 84.75

403 287 691 420 342 382 494 479 375 456 157 207 241 4,934

403 67 691 333 247 230 407 410 338 456 136 150 241 4,109

100.00 23.34 100.00 79.29 72.22 60.21 82.39 85.59 90.13 100.00 86.62 72.46 100.00 83.28

785 90 1,006 444 624 644 908 684 639 655 208 224 451 7,362

785 90 1,006 317 640 394 666 523 601 655 208 155 451 6,491

100.00 100.00 100.00 71.40 102.56 61.18 73.35 76.46 94.05 100.00 100.00 69.20 100.00 88.169

204 93 253 83 118 92 151 114 87 49 86 1,330

204 93 179 79 85 77 114 93 87 27 67 1,105

100.00 0.00 100.00 70.75 95.18 72.03 83.70 75.50 81.58 100.00 55.10 77.91 0.00 83.08

145 2,354 49 11 208 59 153 208 3,187

145 2,354 41 9 122 38 149 204 3,062

100.00 0.00 100.00 83.67 81.82 58.65 0.00 0.00 64.41 0.00 97.39 98.08 0.00 96.08

1,652 421 4,219 1,318 1,153 1,433 1,556 1,466 1,307 1,269 588 780 774 17,936

1,652 100.00 201 47.74

4,219 100.00 1,022 1,068 912 1,212 1,199 1,190 77.54 92.63 63.64 77.89 81.79 91.05

1,269 100.00 541 631 92.01 80.90

774 100.00 15,890 88.59

Sumber : Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 53 PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN YANG DIPERIKSA JENTIK NYAMUK AEDES DAN PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KABUPATEN/KOTA DAN PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006

NO

KABUPATEN/ KOTA

PUSKESMAS

JUMLAH RUMAH/BANGUNAN YANG ADA

4

RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA JUMLAH

5

RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK JUMLAH

7

%

6

%

8

1

2

3

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

65,092 46,138 130,390 69,584 37,494 50,910 57,751 40,312 47,480 113,574 38,158 47,792 26,042 770,717

1,767 11,520 578 6,934 303 25,997 2,500 78,170 17,153 144,922

2.71 8.84 1.54 13.62 0.52 64.49 5.27 204.86 35.89 18.80

1,355 6,137 475 5,989 82 15,450 1,774 71,447 102,709

76.68 53.27 82.18 86.37 27.06 59.43 70.96 91.40 70.87

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 54 PERSEBARAN TENAGA KESEHATAN MENURUT UNIT KERJA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KESEHATAN NO

1

UNIT KERJA

2 3

MEDIS JML %

4

PERAWAT & BIDAN JML

5

FARMASI JML

7

GIZI JML

9

TEKNISI MEDIS %

10

SANITASI JML

13

KESMAS JML

15

JUMLAH

17

%

18

%

6

%

8

JML

11

%

12

%

14

%

16

PUSKESMAS 1 (termasuk PUSTU dan POLINDES)

345

51.96

4,185

75.83

254

52.81

195

49.87

119

35.00

398

72.89

82

24.70

5,578

67.42

2 RUMAH SAKIT

283

42.62

1,148

20.80

175

36.38

152

38.87

195

57.35

64

11.72

59

17.77

2,076

25.09

3 INSTITUSI DIKLAT/DIKNAKES

7

1.05

46

0.83

2

0.42

12

3.07

6

1.76

12

2.20

72

21.69

157

1.90

4 SARANA KESEHATAN LAIN 5 DINKES KAB/KOTA

13 16

1.96 2.41

44 96

0.80 1.74

15 35

3.12 7.28

8 24

2.05 6.14

13 7

3.82 2.06

13 59

2.38 10.81

21 98

6.33 29.52

127 335

1.54 4.05

JUMLAH Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006

Keterangan: Medis Perawat & bidan Farmasi Gizi

664

100.00

5,519

831

481

72.44

391

58.89

340

51.20

546

82.23

332

50.00

8,273

100.00

: Dokter, Dokter Gigi, Dr/Drg Spesialis : termasuk lulusan DIII dan S1 : Apoteker, Asisten Apoteker : Lulusan DI, DIII Gizi (SPAG dan AKZI) dan DIV

Teknisi Medis Sanitasi Kesmas

: Analis, TEM dan Penata Rontgen, Penata Anestesi, Fisioterapi : Lulusan SPPH, APK, dan DIII Kesehatan Lingkungan : SKM, MPH, dll

TABEL 55 JUMLAH TENAGA KESEHATAN DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KESEHATAN NO

1

UNIT KERJA

2

MEDIS

3

PERAWAT & BIDAN

4

FARMASI

5

GIZI

6

TEKNISI MEDIS

7

SANITASI

8

KESMAS

9

JUMLAH

10

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Banjar Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab. H.S.Selatan Puskesmas Kab. H.S.Tengah Puskesmas Kab.H.S.Utara Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. Balangan

SUB JUMLAH I

44 27 62 18 14 25 11 34 22 62 18 35 14 386

242 186 362 263 169 167 265 185 172 248 92 247 142 2,740

11 9 22 12 12 18 22 8 6 55 9 5 11 200

14 16 22 20 15 22 17 16 15 37 11 12 10 227

8 0 23 22 11 18 9 32 15 35 13 5 6 197

21 9 43 25 34 62 34 38 19 31 24 13 13 366

1 5 10 7 2 13 15 5 4 13 10 4 10 99

341 252 544 367 257 325 373 318 253 481 177 321 206 4,215

1 RUMAH SAKIT 1 Rumah Sakit Pemerintah/Swasta/ BUMN/TNI dan POLRI 321 1,661 183 155 202 78 82 2,682

SUB JUMLAH II Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006 Keterangan: Medis Perawat Farmasi Gizi

321

1,661

183

155

202

78

82

2,682

: Dokter, Dokter Gigi, Dr/Drg Spesialis : termasuk lulusan DIII dan S1 : Apoteker, Asisten Apoteker : Lulusan D1 dan DIII Gizi (SPAG dan AKZI)

Teknisi Medis

: Analis, TEM & Penata Rontgen, Penata Anestesi, dan Fisioterapi

Sanitasi Kesmas

: Lulusan SPPH, APK dan DIII Kesehatan Lingkungan

: SKM, MPH, dll

TABEL 56 JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH TENAGA MEDIS NO

1

UNIT KERJA

2

DR SPESIALIS

3

DOKTER UMUM

4

DOKTER GIGI

5

[a]

JUMLAH

6

DOKTER KELUARGA

7

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Banjar Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab. H.S.Selatan Puskesmas Kab. H.S.Tengah Puskesmas Kab.H.S.Utara Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. Balangan

SUB JUMLAH I

-

31 24 36 16 11 22 9 28 45 14 25 12 273 -

9 3 21 2 3 3 2 6 17 4 9 2 81

40 27 57 18 14 25 11 34 62 18 34 14 354 1,530 1,530 8 2 5 1,899 68,07

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Rumah Sakit.(mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.000 PDDK Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006

170

1,324

36

2

170 1 171 10,3

1,324 1 2 4 1,604 48.49 -

36 6 1 124 3.75

2 0 0 0 0 0

TABEL 57 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

UNIT KERJA

2

APOTEKER

3

TENAGA KEFARMASIAN S1 FARMASI D-III FARMASI ASS APOTEKER

4 5 6

JUMLAH

7

D-IV/S1 GIZI

8

TENAGA GIZI D-III GIZI D-I GIZI

9 10

JUMLAH

11

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Banjar Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab. H.S.Selatan Puskesmas Kab. H.S.Tengah Puskesmas Kab.H.S.Utara Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. Balangan

SUB JUMLAH I

3 1 1 2 1 8

1 1

2 1 3

10 7 23 12 12 19 21 6 5 55 9 5 9 193

10 9 26 12 12 20 22 10 5 55 10 5 9 205

1 1 3 1 1 1 8

9 6 8 16 11 21 5 8 7 5 14 8 118

3 10 13 4 4 1 13 10 7 30 5 1 101

13 16 22 23 15 22 14 16 15 37 11 15 8 227

Rumah Sakit (mencakup RS Pemerinta dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.000 PDDK Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

43

11

17

140

211

11

102

56

169

43 2 2 12 67 2.03 -

11 1 3 16 -

17

140 1 2 39 375

211 3 5 54 478

11 4 5 28 0.85

102 2 22 244 7.38 -

56

169 -

1 18 176

7 45 448

20

TABEL 58 JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KEPERAWATAN NO

1

UNIT KERJA

2 3 4

PERAWAT

SARJANA KEPW DIII PERAWAT LULUSAN SPK

5

BIDAN

JUMLAH

6

DIII BIDAN

7

BIDAN

8

JUMLAH

9

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Banjar Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab. H.S.Selatan Puskesmas Kab. H.S.Tengah Puskesmas Kab.H.S.Utara Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. Balangan

SUB JUMLAH I

2 2

65 63 52 22 14 29 53 39 20 18 14 110 18 517

30 47 97 90 73 72 61 62 42 105 20 57 33 789

97 110 149 112 87 101 114 101 62 123 34 167 51 1,308

27 9 28 15 10 14 23 15 9 31 8 19 33 241

118 66 206 186 72 51 130 69 101 90 50 63 46 1,248

145 75 234 201 82 65 153 84 110 121 58 82 79 1,489

Rumah Sakit (mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.000 PDDK Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

36

869

538

1,443

135

200

335

36 10 48

869 31 1 12 1,430

538 2 2 12 1,343

1,443 43 3 24 2,821 85.29

135 15 2 23 416

200 3 13 1,464

335 18 2 36 1,880 56.84

TABEL 59 JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

UNIT KERJA

2

SARJANA KESMAS

3

[a]

TENAGA KESMAS D-III KESMAS

4

JUMLAH

5

DIII SANITASI

6

TENAGA SANITASI DI SANITASI

7

JUMLAH

8

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Banjar Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab. H.S.Selatan Puskesmas Kab. H.S.Tengah Puskesmas Kab.H.S.Utara Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. Balangan

SUB JUMLAH I

1 5 15 7 2 13 15 5 4 12 10 5 94

-

1 5 15 7 2 13 15 5 4 12 10 5 94 -

7 5 13 8 7 18 8 23 9 9 10 4 121

15 3 27 17 24 44 26 15 10 22 14 10 10 237

22 8 40 25 31 62 34 38 19 31 24 14 10 358

Rumah Sakit (mencakup RS Pemerint dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.000 PDDK Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

53

30

83

28

59

87

53 74 18 92 331 10.01 -

30

83 74 18 92

28 9 11 37 206 6.23

59 3 1 35 335

87 12 12 72 541

30

361

TABEL 60 JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

UNIT KERJA

2

ANALIS LAB.

3

TENAGA TEKNISI MEDIS TEM & P.RONTG P.ANESTESI FISIOTERAPIS

4 5 6

JUMLAH

7

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Banjar Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab. H.S.Selatan Puskesmas Kab. H.S.Tengah Puskesmas Kab.H.S.Utara Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. Balangan

SUB JUMLAH I

8 24 22 12 18 9 12 15 11 5 6 142

-

-

-

8 24 22 12 18 9 12 15 11 5 6 142

Rumah Sakit(mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.000 PDDK Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

89

28

20

12

149

89 5 10 4 250 7.56

28 1 1 30 0.91

20 20 0.60

12 12 0.36

149 6 11 4 312 9.43

TABEL 61 ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO

1

SUMBER BIAYA

2

ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN Rupiah %

3 4

ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER: 1 APBD KAB/KOTA 2 APBD PROVINSI 3 APBN 4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN) 5 SUMBER PEMERINTAH LAIN TOTAL ANGGARAN KESEHATAN 203,719,615,667 4,174,025,758 31,806,972,626 7,055,725,000 159,864,000 246,916,203,051

82.51 1.69 12.88 2.86 0.06

100

TOTAL APBD KAB/KOTA

203,719,615,667

% APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA

100.00

ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA

74,651.96

TABEL 62 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PEMILIKAN/PENGELOLA NO

1

FASILITAS KESEHATAN

2

PEM.PUSAT

3

PEM.PROV

4

PEM.KAB/KOTA

5

TNI/POLRI

6

BUMN

7

SWASTA

8

JUMLAH

9

1 RUMAH SAKIT UMUM 2 RUMAH SAKIT JIWA 3 RUMAH SAKIT BERSALIN 4 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA 5 PUSKESMAS 6 PUSKESMAS PEMBANTU 7 PUSKESMAS KELILING 8 POSYANDU 9 POLINDES 10 RUMAH BERSALIN 11 BALAI PENGOBATAN/KLINIK 12 APOTIK 13 TOKO OBAT 14 GFK 15 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL 16 INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL 17 PRAKTEK DOKTER BERSAMA 18 PRAKTEK DOKTER PERORANGAN Sumber Profil Kes. Kab/Kota 2006

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

13 0 0 0 201 387 548 0 888 1 2 4 1 13 0 0 0 0

2 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 1 0 0 0 0 0 0

1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0

2 0 3 1 0 0 0 2373 0 10 22 65 268 0 1 40 3 268

18 1 3 1 201 387 548 2,373 888 14 25 71 269 13 1 40 3 268

TABEL 63 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH NO

1

KABUPATEN/ KOTA

2

DESA/ KELURAHAN

3

DESA SIAGA

4

POLINDES

5

POSYANDU

6

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

133 456.792 288 200 131 148 169 219 131 50 17 119 159 2,221

20 0 18 17 20 22 25 11 20 2 3 24 182

104 117 198 72 114 89 140 88 1 6 48 57 1,034

250 0 464 363 198 262 355 219 256 340 123 159 165 3,154

Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006

TABEL 64 INDIKATOR PELAYANAN RUMAH SAKIT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PASIEN KELUAR MATI (HIDUP + MATI) SELURUHNYA

4 5

NO

1

[a] NAMA RUMAH SAKIT

JUMLAH TEMPAT TIDUR

3

MATI >= 48 JAM DIRAWAT

6

JUMLAH HARI PERAWATAN

7

BOR

8

LOS

9

TOI

10

GDR

11

NDR

12

2

1 RSUD H. Boejasin 2 RSUD Kotabaru 3 RSUD Banjar 4 RSUD Batola 5 RSUD Tapin 6 RSUD HSS 7 RSUD HST 8 RSUD HSU 9 RSUD Tabalong 10 RSUD Banjarmasin 11 RSUD Banjarbaru 12 RSUD Tanah Bumbu 13 RSUD Balangan Provinsi

75 68 155 55 57 104 90 103 99 1,107 137 22

4,041 8,349 2,129 4,394 6,633 5,846 7,271 1,149

129 249 59 203 422 324 195 30 -

32 32,611 40 93 149 116 90 11 7,038 28,292 22,359 365 37,697 2,760

0.0 0.0 57.6 0.0 33.8 74.5 68.1 1.0 0.0 0.0 75.4 34.4

0.0 0.0 3.9 0.0 3.3 6.4 3.4 0.1 0.0 0.0 5.2 2.4

6.8 0.0 2.9 0.0 6.5 2.2 1.6 6.4 0.0 0.0 1.7 4.6

31.9 0.0 29.8 0.0 27.7 46.2 63.6 55.4 0.0 0.0 26.8 26.1 -

7.9 0.0 14.3 0.0 18.8 21.2 22.5 19.8 0.0 0.0 12.4 9.6

119 -

49.3

3.5

4.1

38.5

15.8

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

Information

113 pages

Report File (DMCA)

Our content is added by our users. We aim to remove reported files within 1 working day. Please use this link to notify us:

Report this file as copyright or inappropriate

787383

You might also be interested in

BETA
Microsoft Word - 3.PERBEDAAN FERTILITAS~IP Mudita.rtf
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POSYANDU LANJUT USIA DI PUSKESMAS KABUPATEN ACEH TIMUR
Microsoft Word - Rufaidah Vol. 2 No. 1 Mei 2006.doc
Jurnal UMS Juli 2009-corrected.pmd