Read Muamalat Corp.Data final.indd text version

P e r t a m a

M u r n i

S y a r i a h

Laporan Tahunan 2006 Annual Report BANK MUAMALAT

Laporan Tahunan

2006 Annual Report

Improve Quality, GO RETAIL

DAFTAR ISI | CONTENTS

Visi & Misi Bank Muamalat Memelihara Kemurnian Penghargaan Islamic Finance News 2005 Penghargaan Islamic Finance News 2006 Sekilas Bank Muamalat Ikhtisar Kinerja Keuangan Meningkatkan Mutu Menuju Ritel Aliansi Strategis Pernyataan Dewan Pengawas Syariah Sambutan Komisaris Utama Sambutan Direktur Utama LAporan Manajemen Sumber Daya Insani Struktur Organisasi Kepedulian Sosial Perusahaan Peristiwa 2006 Peristiwa Setelah Tanggal Neraca Penghargaan Tanggung Jawab Pelaporan Keuangan Data Perseroan Kepengurusan Bank Muamalat Dewan Pengawas Syariah Dewan Komisaris Direksi Kru Senior Produk dan Jasa Jaringan Layanan 01 02 04 05 06 08 09 12 14 16 22 28 44 45 50 52 60 61 65 I II III V VIII XI XX XXVI Bank Muamalat Vision & Mission Devotion To Purity Islamic Finance News Award 2005 Islamic Finance News Award 2006 Bank Muamalat in Brief Financial Highlights Improve Quality, GO RETAIL Strategic Alliances Statement from The Sharia Supervisory Board Message from President Commissioner Message from The President Director Management Report Human Resources Organization Structure Corporate Social Responsibility 2006 Significant Events Bank Muamalat Subsequent Events Awards Responsibility for Financial Reporting Corporate Data The Management of Bank Muamalat The Sharia Supervisory Board Board of Commissioners Board of Directors Senior Crew Products and Services Service Network

Data Perseroan

Corporate Data

Kepengurusan Bank Muamalat

The Management of Bank Muamalat

Manajer Bisnis/Manajer Operasi - Business Manager/ Operation Manager

Ambon Balikpapan Banda Aceh Bandung Banjarmasin Batam Bengkulu Bogor Cianjur Cirebon Denpasar Fatmawati Gorontalo Jambi Jayapura Jember Kalimalang Kantor Pusat Operasional Operational Head Office Kediri Kendari Kupang Lampung Langsa Makassar Malang Manado Mataram Medan Padang Padangsidempuan Palembang Palu Palangkaraya Pangkal Pinang Pekalongan Pekanbaru Pontianak Purwokerto Samarinda Semarang Serang Serpong Solo Sorong Sukabumi Surabaya Tanjung Balai Tanjung Pinang Tasikmalaya Ternate Yogyakarta Ahmad Salihin Indra Azhari Nurridha Hasan Indrajaya Hery Wahyudi Agus Nugroho Santoso Dendy Prasetya Rina Sulistianing Rini Andriani Budi Ferianto Isnaini M. Azis Muslikun Warno Tessa Arief Budiman Anshar Faris M. Bahaswan Azman Fajar Setiabudi Khaerul Fata Mulyatno Rachmanto Wahyu Hanantyo Risman Ch. Sjafri Ahmad Faiz Norcholis Juniar Endrawanto Mohamad Yasyfien Afrid Wibisono Okky Sukardian Hidayatullah Ganie Armansyah Mirza Karsono Agus Firman Hidayat Amud Falah Rahmad Taufik Pulungan Nanang Basuki Hasmal Sunadi Suparmo Salim Kadar Budiman Khabib Soleh Yuli Astuti Ettien M. S. Indrasyah Noviarzy Achmad Baradjak Taufik Hidayat Apandi Supriyanto Turasto Ahmad Riyad Hasibuan Bambang Setiawan Hendra Gunawan Mushoniful Agustian Syahid Zulfikar Sjirat

Dewan Pengawas Syariah - Sharia Supervisory Board

Ketua - Chairman Anggota - Member Anggota - Member Anggota - Member KH. M.A. Sahal Mahfudh KH. Ma'ruf Amin Prof. Dr. H. Umar Shihab Prof. Dr. H. Muardi Chatib

Dewan Komisaris - Board of Commisioners

Komisaris Utama President Commissioner Komisaris - Commissioner Komisaris - Commissioner Komisaris - Commissioner Komisaris - Commissioner Drs. H. Abbas Adhar Prof. Korkut Ozal Dr. Ahmed Abisourour Drs. Aulia Pohan, M.A. H. Iskandar Zulkarnain, S.E. M.Si

Direksi - Board of Directors

Direktur Utama President Director Direktur - Director Direktur - Director Direktur - Director Direktur - Director Direktur - Director H. A. Riawan Amin, M.Sc Ir. H. Arviyan Arifin H. M. Hidayat, S.E. Ak Ir. H. Andi Buchari, M.M. Ir. H. Herbudhi S. Tomo Drs. U. Saefudin Noer, M.Si

Kru Senior - Senior Crew

Asisten Direksi - Assistant to the Board of Directors Financing & Settlement M. Harris Industrial Relations & Human Resources Development Oktavian P. Zamani Remedial & Business Coordinator Kalimantan & Sumbagsel Bachrum M. Nasution Administration Kalamuddinsjah Business International & Shar-E Alliance Avantiono Hadhianto LKMS & Business Coordinator Sumbagut Muchtar MD. Siswoyo Funding & Services Delyuzar Syamsi

Kepala Grup - Group Head

Internal Audit Zulkarnain Hasibuan

Koordinator Bisnis - Business Coordinator Jabotabekser Chairil Noor Jateng & DIY Donny M. Iskandar Jatim, Bali, NTT & NTB Rustien Hartati Jawa Barat Mujoko Yandri Panjaitan Kawasan Timur Indonesia Mustofa Kamil

Lainnya - Others

Executive Director of Baitul Maal Muamalat Executive Director of Muamalat Institute Chief of DPLK Senior Officer Compliance & Risk Management Unit Bambang Kusnadi Nurul Bariah Chairawati Syachril Bakri

.II

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Dewan Pengawas Syariah

The Sharia Supervisory Board

K.H. M.A. Sahal Mahfudh - Ketua Chairman

Lahir di Pati pada tahun 1937, Bapak K.H.MA Sahal Mahfudh menempuh pendidikannya di banyak pesantren di Indonesia. Pendidikan terakhirnya dilalui di pesantren di Sarang Rembang (1957-1960). Dalam perjalanan karirnya, beliau banyak terlibat di bidang pendidikan, seperti Direktur Perguruan Islam Mathali ul Falah, Pati dan anggota BPPN (Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional). Pada saat ini beliau menjabat sebagai Ketua Umum MUI Pusat, Ketua Dewan Syariah Nasional dan juga Rektor INISNU, Jepara. Born in 1937, in Pati, Central Java, K.H. MA Sahal Mahfudh received his education from various Islamic boarding schools. His last education was in the Islamic boarding school, Sarang Rembang (1957-1960). His long career has been devoted to the academia, serving in several academic posts including Director of Islamic School Mathali ul Falah, Pati, and member of BPPN (The National Education Advisory Board). He is currently Chairman of the Central Board of the Indonesian Council of Ulemas, Chairman of the National Sharia Board and also served as Rector of INISNU, Jepara.

K.H. Ma'ruf Amin - Anggota Member

Lahir di Tangerang tahun 1943. Diangkat menjadi Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat pada tahun 2002. Setelah menyelesaikan studinya di Pesantren Tebu Ireng, belajar di beberapa Pesantren di Daerah Banten, dan menyelesaikan studi di Fakultas Ushuluddin, Universitas Ibnu Chaldun pada tahun 1967. Anggota DPR/MPR RI sejak tahun 1997 dan Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia sejak tahun 2000. Pada saat ini beliau juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengurus Harian Dewan Syariah Nasional, Anggota Komite Ahli Pengembangan Bank Syariah Bank Indonesia, Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Danareksa Investment, serta Ketua Dewan Pengawas Syariah pada PT Bank BNI (Persero). Born in Tangerang in 1943. Appointed as member of the Syariah Supervisory Board of Bank Muamalat in 2002. Following his study at Pesantren Tebu Ireng, he pursued further studies at several pesantren in the region of Banten, and in 1967 graduated from the Faculty of Ushuluddin, Ibnu Chaldun University. He became a member of the House of Representatives/People's Consultative Assembly of the Republic of Indonesia since 1997 and Chairman of the Fatwa Commission of the Indonesian Council of Ulemas since 2000. Concurrently, he is also the Chairman of the Managing Body of the National Council of Syariah, member of Bank Indonesia Committee of Experts for the Development of Syariah Banking, Chairman of the Syariah Supervisory Board of PT Danareksa Investment and Chairman of the Syariah Supervisory Board of PT Bank BNI (Persero).

Prof. Dr. H. Muardi Chatib - Anggota Member

Lahir pada tahun 1933 di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Guru Besar IAIN Jakarta ini menjadi anggota Dewan Pengawas Syariah sejak tahun 1999. Bor n in 1933 in Bukit T inggi, West Sumatera, Prof. DR. H. Muardi Chatib has been a member of the Sharia Supervisory Board since 1999, and is currently a Professor at IAIN, Jakarta. He earned his PhD degree from IAIN in 1989. He has 50 years of teaching experience, starting from a teacher at Madrasah Tsanawiyah, Islamic Teaching School (PGA), lecturer at the Tarbiyah Faculty of IAIN, The Academy of Foreign Language (ABA), IKIP Muhammadiyah and several other universities.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Memperoleh gelar doktor dari IAIN tahun 1989, dengan pengalaman mengajar selama 50 tahun, mulai dari guru Madrasah Tsanawiyah, PGA, Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN, ABA, IKIP Muhammadiyah dan berbagai perguruan tinggi lainnya.

III.

Sejak muda aktif dalam berbagai organisasi pelajar lokal, PII, Pramuka, Resimen Mahasiswa dan bagian Tabligh Muhammadiyah. Pada tahun 1999 beliau menjadi Ketua MUI Pusat Komisi Dakwah.

He has been active in several students organization since his youth, including Islamic Students Association (PII), the Boy Scout, Students corps and Tabligh division of Muhammadiyah. In 1999, he was appointed as Deputy Dakwah Committee of the Central Board of the Indonesian Council of Ulemas.

Prof. Dr. H. Umar Shihab - Anggota Member

Lahir di Rappang (Makassar) tahun 1939, Doktor Studi Hukum Islam dari Universitas Hasanuddin ini menjadi anggota Dewan Pengawas Syariah sejak tahun 1999. Born in 1939 in Rappang (Makassar), Prof. DR. H. Umar Shihab obtained his PhD degree in Islamic Law from the University of Hasanuddin. He has been a member of the Sharia Supervisory Board since 1999. His career started as lecturer at the IAIN (1963-present), member of regional House of Representatives (1987-1992), member of the House of Representatives (1987-1999), Dean of the Faculty of Ushuluddin (1981-1989), Dean of the Sharia Faculty (1987-1991), Rector of the Islamic University (1992-1996) and Educational Director of Ulama Cadre (1994-1996). He has been active in Islamic movement since his youth, starting from Islamic Student Association (Pll) (1960-1964), Chairman of the Makassar Business of the Association of Islamic University Students, HMI (1962-1963), Chairman of the Jamiiyyatul Ittihad Wal Mu awanah (1971-1998), Chairman of the South Sulawesi Chapter of the Indonesia Council of Ulemas (1987-1998), Deputy of the Indonesian Council of Mosques (1994-1999), and the Chairman of the Central Board of the Indonesian Council of Ulemas since 1998.

Karir beliau dimulai dari Dosen IAIN (1963- kini), Anggota DPRD Tingkat I (1987-1992), anggota DPR (1987-1999), Dekan Fakultas Ushuluddin (1981-1989), Dekan Fakultas Syariah (1987-1991), Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (1992-1996) dan Direktur Pendidikan Kader Ulama (19941996).

Sejak muda beliau telah aktif dalam pergerakan Islam, mulai dari Pelajar Islam Indonesia (PII) (1960-1964), Ketua HMI cabang Makassar (1962-1963), Ketua Umum Jamiiyyatul Ittihad Wal Mu awanah (1971-1998), Ketua MUI Sulawesi Selatan (1987- 1998), Ketua Dewan Masjid Indonesia Pusat (1994-1999), hingga menjadi ketua MUI Pusat sejak 1998.

.IV

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Dewan Komisaris

Board of Commissioners

Drs. H. Abbas Adhar Komisaris Utama President Commissioner

Lahir di Sukabumi, Jawa Barat tahun 1935, Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia ini diangkat sebagai Komisaris Utama Bank Muamalat sejak tahun 1999. Born in 1935 in Sukabumi, West Java, H. Abbas Adhar graduated from the Faculty of Economics, University of Indonesia. He has been the President Commissioner of Bank Muamalat since 1999. Started his banking career at Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) in 1962 as Secretariat Staff, his latest position was Junior Director and Head of Credit Division before retiring in 1992.

Meniti karir di bidang perbankan di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) sejak tahun 1962 sebagai Staf III Sekretariat. Posisi terakhirnya adalah Direktur Muda dan Kepala Urusan Perkreditan sebelum akhirnya pensiun pada tahun 1992. Berpengalaman menjadi komisaris di 4 perusahaan, termasuk di PT Industrial Gases Indonesia dan 2 lembaga perbankan, termasuk BPD Jawa Timur.

He has experience as Commissioner in four companies, including PT industrial Gases Indonesia and two banking institutions, including The Regional Development Bank of East Java. In 1992 he became the President Director of PT International Timber Corporation. In 1994 he was Vice Chairman of the Indonesian Forestry Community. He became Chairman of the Indonesian Wood Panel Association (APKINDO) and Commissioner of Bank Bukopin in 1998.

Pada tahun 1992 beliau menjabat sebagai Direktur Utama PT International Timber Corporation (ITCI), kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Masyarakat Perhutanan Indonesia (MPI) pada tahun 1994, dan menjadi Ketua Umum Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APKINDO) dan Komisaris Bank Bukopin tahun 1998.

Prof. Korkut Ozal - Komisaris Commissioner

Profesor Korkut Ozal dilahirkan di Malatya, Turki, pada tahun 1929. Beliau menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Teknik Sipil, Technical University of Istanbul (ITU), pada tahun 1951. Karir profesionalnya dimulai di Badan Pengembangan Pengairan, Lahan dan Tenaga Listrik pada Departemen Pekerjaan Umum Turki. Selama masa kerja 10 tahun disana, beliau terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai proyek bendungan, pembangkit listrik, pengendalian arus sungai, irigasi dan drainase. Pada tahun 1961 beliau ditunjuk menjadi staf pengajar ahli di Middle East Technical University (METU), Ankara, sampai dengan tahun 1971. Pada tahun 1967, beliau juga sekaligus menjabat sebagai Direktur Utama Turkish National Petroleum Professor Korkut Ozal was born in Malatya-Turkey in 1929. On 1951 he graduated from the Technical University of Istanbul (ITU) with an advanced degree in Civil Engineering.

His long professional career started at the Ministry of Public Works of Turkey, at Water, Land and Power Development Agency (DSI). During his 10 years of service there he has served in the planning, designing and implementing of various Dams, Power Plants, River Control and Irrigation and Drainage Systems. At 1961 he was appointed as a teaching member of Middle East Technical University of Ankara (METU) where he has served until 1971. On 1967 in addition to his teaching he was appointed as the Chairman and CEO of Turkish

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

V.

Corporation (TPAO), perusahaan migas dan petrokimia milik pemerintah Turki, sampai dengan tahun 1971.

National Petroleum Corporation (TPAO), an integrated Oil and Petrochemical Company of Turkish Government. He served there until 1971. At 1973 and 1977 National Elections of Turkish Parliament (TBMM) he was elected as A Member of Parliament (MP). During his 8 years of active political life he has been appointed and served as the Minister of Agriculture and Minister of Interior of Turkey. In 1983 his elder brother entered politics as an elected majority party leader and became the Prime Minister of Turkey. During 1983-1987, he served as personal adviser to the Prime Minister. Since 1983 he has been deeply involved in promoting Islamic Economy, Banking and Finance. He has developed the operating rules of Turkish Special Finance Houses (Islamic Banks). He is closely associated with the Islamic Development Bank (IDB), being the founding Father of the Research, Training and Information Center (IRTI) of IDB as well as the Permanent Representative of Turkey at the Board of Executive Directors of IDB. He is actively involved in the development of Islamic Unit Fund, Islamic Bank Portfolio, Islamic Long Term Trade Financing, and Islamic Management Institute of Islamic University at Kuala Lumpur.

Beliau menjadi anggota Parlemen Turki melalui Pemilihan Umum Anggota Parlemen pada tahun 1973 dan 1977. Selama delapan tahun aktif di politik, beliau sempat menjabat sebagai Menteri Pertanian dan sebagai Menteri Dalam Negeri. Pada tahun 1983, kakak laki-laki beliau menjadi pemimpin partai mayoritas, dan diangkat sebagai Perdana Menteri Turki. Antara tahun 19831987 beliau menjadi penasehat Perdana Menteri.

Sejak tahun 1983, beliau aktif dalam memperkenalkan tatanan ekonomi, perbankan dan keuangan Islamiah. Beliau mengembangkan prosedur operasional untuk Bank Islam di Turki. Beliau memiliki hubungan erat dengan Bank Pembangunan Islam (IDB), sebagai pendiri badan Pusat Informasi, Pelatihan dan Riset (IRTI) di IDB, serta sebagai Wakil Tetap Turki di Dewan Direktur Eksekutif IDB. Beliau aktif terlibat dalam pengembangan reksadana Islamiah, portofolio perbankan Islamiah, pembiayaan perdagangan jangka-panjang Islamiah, dan pembentukan Islamic Management Institute di Universitas Islam, Kuala Lumpur.

Dr. Ahmed Abisourour - Komisaris Commissioner

Menjabat sebagai Komisaris Bank Muamalat sejak tahun 2006. Memperoleh gelar PhD dalam bidang Ekonomi dan Administrasi Bisnis (beasiswa Fulbright tahun 1978). Beliau memiliki pengalaman selama 31 tahun dalam institusi internasional (IDB-Jeddah, BBI-Sarajevo, IMF-Washington, AMFAbu Dhabi, BM-Rabat...) dan pengalaman kerja lapangan di 34 negara. Beliau memiliki keahlian yang mengagumkan atas banyak bidang termasuk Islamic banking & finance, corporate strategies, manajemen portofolio investasi, Islamic treasury, investasi pada pasar yang sedang tumbuh berkembang, central banking, exchange regulations & currency pegs, kebijakan makro & perencanaan moneter negara. Beliau memegang posisi manajer senior dan profesional serta juga kepemimpinan dan anggota dewan dalam beberapa institusi perbankan Islam yang selektif di seluruh dunia. Barubaru ini, beliau memberikan kontribusinya pada IDB dengan memimpin pendirian beberapa institusi keuangan Islam di Afrika, Asia dan Eropa, yang merupakan elaborasi dari arsitektur bisnis Islam & rencana kerja tahunan dan penciptaan dari institusi infrastruktur pasar keuangan Islam (IIFM, IFSB). Beliau adalah pembicara reguler di konferensi Islam internasional dan telah menerbitkan hasil karya tulisan pada bidang strategi perbankan Islam dan pasar modal yang sedang tumbuh berkembang. Tanggung jawab beliau saat ini adalah fokus untuk membantu Boubyan Bank dalam elaborasi antara strategi bisnisnya dan memikul tugas-tugas pengembangan bisnis internasional. Commissioner of Bank Muamalat Indonesia since 2006. He earned his PhD in Economics and Business Administration (Fulbright scholar 1978). He brings 31 years of international institutional experience (IDB-Jeddah, BBI-Sarajevo, IMF-Washington, AMF-Abu Dhabi, BM-Rabat...) and field work experience in 34 countries. He has acquired an impressive competency range spanning a variety of specialized fields including Islamic banking & finance, corporate strategies, investment portfolio management, Islamic treasury, investment in emerging markets, central banking, exchange regulations & currency pegs, macro policies & country financial programming. He held senior managerial and professional positions as well as board chairmanship & membership in selective Islamic banking institutions worldwide. His recent contributions were completed at the IDB where he spearheaded the establishment of Islamic financial institutions in Africa, Asia and Europe, the elaboration of Islamic business architecture & annual work plans and the creation of Islamic financial market infrastructure institutions (IIFM, IFSB). He is a regular speaker at international Islamic conferences and has numerous publications to his credit in the fields of Islamic banking strategies and emerging capital markets development. His shoulders key responsibilities at present focused on assisting Boubyan Bank in the elaboration of its business strategy and the undertaking of international business development tasks.

.VI

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Drs. Aulia Pohan - Komisaris Commissioner

Lahir di Palembang, Sumatera Selatan tahun 1945, Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia (1969) dan Master Ekonomi Studi Pembangunan dari Boston University, Amerika Serikat (1982). Beliau menjabat sebagai Komisaris sejak tahun 2006. Born in Palembang, South Sumatera in 1945, Aulia Pohan graduated as Bachelor in Economis from University of Indonesia (1969) and obtained his Master's degree from Boston University, USA (1982). He was President Director of Bank Muamalat (1991 - 1996). He became Commissioner from 2006. Started his career in Bank Indonesia (1971 - 1977), he has been appointed as Governor Staff of Bank Indonesia (1978 1980), Bank Indonesia Associate Representative in Tokyo (1984 - 1988), Head of Bank Indonesia Moneter (1988 - 1991), Vice Chairman of Economic and Statistic (1991 - 1994), Head of Internal Research and Development (1994 - 1997), Director of Bank Indonesia (1997 - May 1999), Governor's Deputy of Bank Indonesia (May 1999 - 2005). In addition, he attended some courses and seminars both local and international. Until 2005, Aulia Pohan was viable in many bilateral and multilateral forums, and also became an initiator and coordinator for developing and executing the White Paper and Blue Print as well as Good Corporate Governance through the implementation of Performance Management and Assesment System in Bank Indonesia.

Memulai karirnya di Bank Indonesia (1971 - 1977), beliau pernah menjabat sebagai Staf Gubernur Bank Indonesia (1978 - 1980), Associate Representative Bank Indonesia di Tokyo (1984 - 1988), Kepala Bagian Moneter Bank Indonesia (1988 - 1991), Wakil Kepala Urusan Ekonomi dan Statistik (1991 - 1994), Kepala Urusan Penelitian dan Pengembangan Intern (1994 - 1997), Direktur Bank Indonesia (1997 - Mei 1999), Deputi Gubernur Bank Indonesia (Mei 1999 - 2005). Disamping itu, beliau juga sering mengikuti kursus-kursus, seminar, dan pelatihan-pelatihan baik di dalam maupun di luar negeri. Sampai dengan tahun 2005, beliau aktif mengikuti berbagai pertemuan baik yang sifatnya bilateral maupun multilateral, menjadi inisiator dan coordinator pengembangan dan penerapan White Paper dan Cetak Biru (Blue Print) serta Good Corporate Governance melalui implementasi Sistem Penilaian dan Manajemen Kinerja di Bank Indonesia. Beliau juga pernah menjadi pengajar. Antara lain sebagai pengajar pendidikan intern BI untuk calon staf dan diklat lanjutan, dosen S1 dan S2 di beberapa perguruan tinggi swasta di Jakarta, pengajar di Institut Bank Indonesia dan pengajar intern BI untuk diklat lanjutan dan SESPIBI.

He was also lecturing for some institutions such as the Bank Indonesia's internal scholastic for recruit staffs and extensive trainings, Bachelor's and Master's Degree in some private universities in Jakarta, in the Institute of Bank Indonesia and intern lecturer for extensive trainings and SESPIBI.

H. Iskandar Zulkarnain, S.E. M.Si - Komisaris Commissioner

Lahir di Malang, tahun 1961. Menjabat sebagai Komisaris Bank Muamalat sejak tahun 2004. Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1991 dan memperoleh gelar S2 (Master) di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia dari Universitas Indonesia pada tahun 2001. Beliau memulai karirnya sebagai tenaga pemasaran di Evergreen Line Shipping (1986 - 1989) dan kemudian sebagai General Manager di PT Internusa Cargo - EMKL (1989 - 1991). Setelah itu beliau menjabat sebagai Managing Director di PT Internusa Hasta Buana - International Freight Forwarding (1991 - sekarang). Disamping itu beliau juga aktif di berbagai organisasi, di antaranya: di Corps Alumni AIP, di DPP GAFEKSI/INFA (Indonesian Freight Forwarder Association), di Majelis Ekonomi PP-Muhammadiyah, di Forum Zakat (FOZ), di Badan Amil Zakat Nasional, di Baitul Maal Muamalat, di Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan di El Makiyah Foundation. Born in 1961 in Malang, East Java. Appointed as Commissioner of Bank Muamalat since 2004. He graduated from University of Indonesia with a degree in Economics in 1991, and received a Master's degree in Human Resources Development also from University of Indonesia in 2001. Started his career as a Sales Executive with Evergreen Line Shipping (1986 - 1989) and a General Manager with PT Internusa Cargo - EMKL (1989 - 1991). Subsequently, he become the Managing Director at PT Internusa Hasta Buana - International Freight Forwarding (1991 - present). In addition, he is also active in several organizations, including the Alumni Corps of AIP, the Indonesian Freight Forwarder Association (GAFEKSI/INFA), the Economic Council of PPMuhammadiyah, Forum Zakat (FOZ), Badan Amil Zakat Nasional, Baitul Maal Muamalat, the Sharia Economic Society (MES) and the El Makiyah Foundation.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

VII.

Direksi

Board of Directors

H. A. Riawan Amin, M.Sc - Direktur Utama President Director

Lahir di Tanjung Pinang pada tahun 1958, A. Riawan Amin memperoleh gelar BSc di bidang Architectural Technology dari New York Institute of Technology, USA. Gelar master dibidang Inter Diciplinary Study diperolehnya dari University of Texas melalui program beasiswa. Beliau menjabat sebagai Direktur Utama pada tahun 1999. Perjalanan karirnya di Bank Muamalat dimulai pada tahun 1994 sebagai Kepala Divisi untuk bidang Organization and Human Resources, kemudian Vice President and Corporate Secretary (1996) dan Vice President Individual Banking (1998). Sebelumnya, beliau bergabung dengan Bank Duta (1989) dan Bank Universal (1992). Pada tahun 1987, beliau bekerja sebagai Environmental Engineer di AEGIS International, EL Paso, Texas. Born in 1958 in Tanjung Pinang, Riau, A. Riawan Amin obtained a BSc. degree in Architectural Technology from New York Institute of Technology, USA. He then obtained his Master's degree in Inter Disciplinary Study from the University of Texas through a scholarship. He became President Director of Bank Muamalat in 1999. His career with Bank Muamalat began in 1994 as Divisional Head of Organization and Human Resources, then promoted to Vice President and Corporate Secretary in 1996, and Vice President for Individual Banking in 1998. Previously he served in Bank Duta (1989), and Bank Universal (1992). In 1987, he worked as an Environmental Engineer at AEGIS International in El Paso, Texas..

Ir. H. Arviyan Arifin - Direktur Director

Lahir di Padang tahun 1964, Insinyur Industri dari Institut Teknologi Bandung ini menjabat sebagai Direktur pada tahun 1999. Born in 1964 in Padang, West Sumatera, Arviyan Arifin graduated as industrial engineer from the Bandung Institute of Technology (ITB). He became Director of Bank Muamalat in 1999. His banking career begins at Bank Duta starting as an Executive Trainee in 1989 to Corporate Banking Department Head, Surabaya Business in 1992. He joined Bank Muamalat as Department Head of Commercial Banking, Assistant Vice President-Credit and Marketing and Vice President-Marketing Group Head. In 1995, as a divisional head, he received the Best Employee Award.

Perjalanan karir perbankannya dimulai di Bank Duta, mulai dari Executive Trainee 1989 hingga Corporate Banking Department Head Bank Duta cabang Surabaya pada tahun 1991. Selanjutnya beliau bergabung dengan Bank Muamalat sebagai Department Head Commercial Banking, Assistant Vice President-Credit and Marketing dan Vice President - Marketing Group Head. Tahun 1995, sebagai Kepala Divisi Bank Muamalat, beliau memperoleh penghargaan sebagai karyawan terbaik.

H. M. Hidayat S.E. Ak - Direktur Director

Lahir di Payakumbuh, Sumatera Barat pada tahun 1964. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dan Akuntan dari Universitas Andalas, Padang. Menjabat sebagai Direktur sejak tahun 2004. Pernah bekerja di beberapa Kantor Akuntan Publik dan di Bank Duta (1989 - 1994). Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994 dengan berbagai posisi Born in 1964 in Payakumbuh, West Sumatera. Obtained a degree in Economics and in Accountancy from Universitas Andalas, Padang. Appointed as Director of Bank Muamalat since 2004. Previously worked with several public accountant firms and in Bank Duta (1989 - 1994). Joined Bank Muamalat in 1994 and rose through the ranks, amongst other as

.VIII

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

yang pernah dijalani, antara lain: Kepala Departemen Review Pembiayaan Komersil (1995), Kepala Departemen Pengawasan Pembiayaan dan Treasury (1996), Kepala Urusan Pengawasan/Kepala SKAI (1998), Pimpinan Cabang Cipulir (2001), Pimpinan Cabang Kalimalang (2002), serta General Manager Kantor Pusat Operasional (2003).

Head of Commercial Financing Review Department (1995), Head of Financing and Treasury Audit Department (1996), Head of Internal Audit (1998), Business Manager, Cipulir (2001), Business Manager, Kalimalang (2002), and General Manager, Operational, Head Office (2003).

Ir. H. Andi Buchari, M.M. - Direktur Director

Lahir di Jakarta tahun 1966. Memperoleh gelar Insinyur dari IPB tahun 1988 dan Magister Management (Finance) Universitas Atmajaya Jakarta tahun 1996. Menjabat Direktur sejak April 2004. Born in 1966 in Jakarta. Obtained a degree in Engineering from IPB in 1988 and a Magister Management (MM) degree in Finance from Universitas Atmajaya, Jakarta, in 1996. Appointed as Director of Bank Muamalat since April 2004. Previously worked with Mantrust Group (1988), Sekar Group (1989) and as Assistant General Manager of Sales & Logistics at Kujang United Catalyst (1989 - 1993) before joining Bank Muamalat. He started as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP), then serves in various positions including Account Manager of Corporate Banking, Group Head of Marketing III, Head of Treasury & Investment Banking, Head of Internal Audit, Group Head of Corporate Support/Corporate Secretary, and Regional Manager for North Sumatera, West Sumatera and Nanggroe Aceh Darussalam. Attended various Banking/Islamic Finance workshops and trainings both local and international, such as in Kuala Lumpur, Singapore, Jeddah, Abu Dhabi, Bahrain, India, Davos/Switzerland and Amsterdam. He was awarded Best Graduate/Cum Laude of FPS Atmajaya (1996), Best Graduate of MODP (1994) and the Best Student of IPB (1987).

Pernah berkarir di Mantrust Group (1988), Sekar Group (1989) dan Kujang United Catalyst (1989 - 1993), terakhir sebagai Ass. General Manager Sales & Logistic. Bergabung di Bank Muamalat tahun 1993 melalui Officer Development Program (MODP) dan kemudian menduduki berbagai posisi seperti Account Manager Corporate Banking, Kepala Group Marketing III, Kepala Urusan Treasury & Investment Banking, Kepala Group Internal Audit/SKAI, Kepala Group Corporate Support/Corporate Secretary dan Regional Manager Sumut, Sumbar dan NAD. Aktif mengikuti berbagai workshop dan training Perbankan/Keuangan Islam, baik di dalam maupun luar negeri, seperti di Kuala Lumpur, Singapura, Jeddah, Dubai, Abu Dhabi, Bahrain, India, Davos/Swiss dan Amsterdam. Memperoleh penghargaan sebagai Lulusan Terbaik/Cum Laude FPS Atmajaya (1996), Lulusan Terbaik MODP (1994) dan Mahasiswa Teladan IPB (1987).

Ir. H. Herbudhi S. Tomo - Direktur Director

Lahir di Jakarta, pada tahun 1966. Memperoleh gelar Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor, 1991. Menjabat sebagai Direktur sejak bulan April tahun 2005. Karir di Bank Muamalat dimulai tahun 1991, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program Angkatan I, lulus dengan predikat terbaik, tahun 1992. Jabatan dimulai sebagai Account Officer pada Corporate Banking Group Bank Muamalat cabang Jakarta. Berbagai posisi yang pernah beliau duduki diantaranya Kepala Group Marketing, Pemimpin cabang BMI Surabaya, Kepala Satuan Kerja Restrukturisasi Pembiayaan, Bermasalah, General Manager Kantor Pusat Operasional BMI, Kepala Group Administrasi, Kepala Tim Perluasan Jaringan & Aliansi, Asisten Direktur bidang Pembiayaan dan Kepala Group Network and Alliance BMI. Beliau aktif mengikuti berbagai seminar dan training di bidang perbankan Islam, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, seperti di Malaysia, Singapura, Bahrain, Brunei, Kuwait, Jeddah dan Dubai. Born in 1966 in Jakarta. Obtained a degree in Agriculture from Institut Pertanian Bogor (Bogor), 1991. Appointed as Director of Bank Muamalat since April 2005. His career in Bank Muamalat started in 1991, as a trainee in the Muamalat Officer Development Program, First Batch, which he passed in 1992 with the best predicate. His first posting was as an Account Officer at the Corporate Banking Group of Bank Muamalat Jakarta Business. Thereafter he held several positions including Head of Marketing Group, Head of BMI Surabaya Business, Head of Nonperforming Financing Restructuring Task Force, General Manager of BMI Operations at Head Office, Head of Administration Group, Head of the Alliance and Network Expansion Team, Assistant Director for Financing and Head of Network and Alliance Group. He actively participates in several seminars on Islamic banking both at home and abroad, including in Malaysia, Singapore, Bahrain, Brunei, Kuwait, Jeddah and Dubai.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

IX.

Drs. U. Saefudin Noer, M.Si - Direktur Director

Lahir di Pandeglang, pada tahun 1965. Memperoleh gelar Sarjana Ilmu Administrasi pada tahun 1991 dan Magister Sains Manajemen Komunikasi pada tahun 2006 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Indonesia, Jakarta. Menjabat sebagai Direktur sejak 2005. Karir perbankan dimulai pada tahun 1996-1999, sebagai Asisten Presiden Direktur dan Sekretaris Perusahaan di Bank Duta. Tahun 1999 - 2000 sebagai Ketua Tim Komunikasi Merger 8 Bank ke dalam Bank Danamon. Kemudian pada tahun 2000 - 2002 beliau menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan/Kepala Divisi di Bank Syariah Mandiri. Bergabung dengan Bank Muamalat pada tahun 2003, sebagai Staf Khusus Presiden Direktur. Sebelumnya adalah Konsultan Manajemen Engineering dan Project Director sebuah perusahaan berbasis di Punta Gorda, AS (1993 - 1996). Telah mengikuti berbagai pelatihan, seminar dan konferensi perbankan Islam internasional antara lain di Pakistan, Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab (UEA), Kerajaan Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Tajikistan dan Uzbekistan. Sebelumnya, antara tahun 1996-2000, juga aktif pada fora internasional, seperti ABAC (APEC Business Advisory Council) di kawasan Asia Pasifik dan Amerika Latin, dan AEBF (Asia - Europe - Business Forum) di kawasan Asia dan Eropa. Born in 1965 in Pandeglang. Obtained a bachelor's degree in 1991 and a Master in Science degree in Communications Management in 2006 from the Faculty of Social and Political Sciences of the University of Indonesia, Jakarta. Appointed as Director of Bank Muamalat in 2005. His career in banking started from 1996-1999 as Assistant to the President Director and Corporate Secretary of Bank Duta. Then from 1999-2000 as Head of the Communications Team of the Merger of Eight Banks to Bank Danamon. Thereafter between 2000 and 2002 he served as the Corporate Secretary/Divisional Head at Bank Syariah Mandiri. He joined Bank Muamalat in 2003, as Special Staff to the President Director. Before that, he was an Engineering Management Consultant and the Project Director for the Company based at Punta Gorda, USA (1993 - 1996). He has participated in various trainings, seminars and conferences on international Islamic banking, including in Pakistan, Malaysia, Singapura, United Arab Emirates, Kingdom of Saudi Arabia, Bahrain, Kuwait, Tajikistan and Uzbekistan. Previously, between 1996-2000, was also active in several international fora, including ABAC (APEC Business Advisory Council) in the Asia Pacific region, and AEBF (Asia-Europe-Business Forum) in the Euro-Asia region.

.X

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Kru Senior

Senior Crew

Asisten Direksi - Assistant to the Board of Directors M. Harris - Financing

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1991, pada saat Bank Muamalat dalam proses pendirian, sebagai pejabat penyiapan prosedur dan memberikan training kepada para trainee Bank Muamalat. Sarjana Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara, Medan, 1985. Joined Bank Muamalat since 1991 as a training officer, at the time of the Bank's establishment. He holds a Bachelor's degree in Economics from Universitas Sumatera Utara, Medan, 1985.

Oktavian P. Zamani - Industrial Relations & Human Resources Development

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2001, sebagai Asisten Direksi Hubungan Industrial dan Pengembangan Sumber Daya Insani. Sarjana Hukum dari Universitas Islam Jakarta, 1988. Joined Bank Muamalat since 2001 as a Director assistant in Industrial Relations & Human Resources Development. He holds a Bachelor's degree in Law from Universitas Islam Jakarta, 1988.

Kalamuddinsjah - Administration

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, sebagai Auditor Bidang Pembiayaan, urusan Pengawasan, Kantor Pusat Jakarta. Sarjana Ekonomi dan Akuntan dari Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Joined Bank Muamalat since 1995 as an Auditor in Finaning and Controlling, Jakarta Head Office. He holds a Bachelor's degree in Economics and Accountant from Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh.

Bachrum M. Nasution - Remedial & Business Coordinator Kalimantan & Sumbagsel

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1992, sebagai Head of Small Banking Department. Sarjana Universitas Islam Nusantara, Bandung, 1985. Joined Bank Muamalat since 1992 as a Head of Small Banking Department. He holds a Bachelor's degree from Universitas Islam Nusantara, Bandung, 1985.

Delyuzar Syamsi - Funding & Services

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak September 2006 sebagai Asisten Direktur Bidang Funding & Layanan. Sarjana Ekonomi diperoleh dari Universitas Andalas (1990). Joined Bank Muamalat since September 2006 as a Director Assistant in Funding & Services. He holds a Bachelor's Degree in Economics from Universitas Andalas (1990).

Avantiono Hadhianto - Business International & Shar-E Alliance

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993, sebagai Account Manager untuk nasabah Segmen Usaha Menengah. Sarjana Administrasi Negara dari Universitas Brawijaya, Malang dan Master di bidang Marketing Management dari PPM, Jakarta. Joined Bank Muamalat since 1993 as an Account Manager. He holds a Bachelor's degree in State Administration from Universitas Brawijaya, Malang and a Master's degree in Marketing Management from PPM, Jakarta.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XI.

Muchtar MD. Siswoyo - Sharia Microfinance Institution & Business Coordinator Sumbagut

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993, sebagai Account Officer Bank Muamalat Cabang Bandung. Sarjana dari Universitas Diponegoro, Semarang, 1988. Joined Bank Muamalat since 1993 as an Account Officer, Bandung Business. He holds a Bachelor's degree from Universitas Diponegoro, Semarang, 1988.

Kepala Grup - Group Head Zulkarnain Hasibuan - Internal Audit

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1991, pada saat Bank Muamalat dalam proses pendirian. Sarjana Teknik dari Universitas Sumatera Utara, Medan, 1988. Joined Bank Muamalat since 1991, at the time of the Bank's establishment. He holds a Bachelor's degree in Mechanical Engineering from Universitas Sumatera Utara, Medan, 1988.

Unit Bisnis - Business Unit Ahmad Salihin - Operation Manager Ambon

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1997, sebagai Staf Operasional dengan tugas bagian umum cabang Makassar. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Makassar, 1996. Joined Bank Muamalat since 1997 as Operational Staff of Makassar Business. He obtained a Bachelor's Degree in Economics from Universitas Hasanuddin, Makassar, 1996.

Indra Azhari - Business Manager Balikpapan

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993, sebagai staf di bagian Administrasi Pembiayaan. Sarjana Ekonomi dari Universitas Islam Jakarta, jurusan Manajemen Pemasaran, 1990. Joined Bank Muamalat since 1993 as a Staff in Financing Administration. He holds a Bachelor's degree in Economics, majoring in Marketing Management from Universitas Islam Jakarta, 1990.

Nurridha - Operation Manager Banda Aceh

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2000, sebagai staf di bagian Customer Service Cabang Medan. Memperoleh gelar sarjana Institut Pertanian Bogor, 1998. Joined Bank Muamalat since 2000 as a Customer Service Staff for Medan Business. He holds a Bachelor's degree from Institut Pertanian Bogor, 1998.

Herry Wahyudi Banjarmasin

-

Operation

Manager

Joined Bank Muamalat since 1995 as a General Checker of Export Import in Surabaya Business. He holds a Diploma degree in Economics from Universitas Airlangga, Surabaya, 1988.

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, sebagai General Checker bagian Ekspor Impor Cabang Surabaya. Diploma III Ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya, 1988.

Agus Nugroho Santoso - Operation Manager Batam

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993, sebagai staf di Bagian Operasional KPO. Mengenyam pendidikan di STIE Kusuma Negara, Cijantung, Jakarta. Joined Bank Muamalat since 1993 as a staff at KPO Operational Department. Study at STIE Kusuma Negara, Cijantung, Jakarta.

.XII

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Dendy Prasetya Bengkulu

-

Operation

Manager

Joined Bank Muamalat since 1996 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). Finished his study from Universitas Pembangunan Nasional, Jakarta, 1995.

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1996 sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Menamatkan pendidikan di Universitas Pembangunan Nasional, Jakarta, 1995.

Rina Sulistianing - Business Manager Bogor

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1997, sebagai Account Manager, Cabang Pembantu Kalimalang. Memperoleh gelar Sarjana dari Institut Pertanian Bogor, 1995. Joined Bank Muamalat since 1997 as an Account Manager, Kalimalang Sub Business. Holds a Bachelor's degree from Institut Pertanian Bogor, 1995.

Rini Andriani - Operation Manager Cianjur

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, sebagai karyawan kas & teller Cabang Bandung. Sarjana dari STIE YPKP, Bandung, 1995. Joined Bank Muamalat since 1995 as a cash & teller staff in Bandung business. Obtained a Bachelor's degree from STIE YPKP, Bandung, 1995.

Budi Ferianto - Operation Manager Cirebon

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1992, sebagai staff marketing cabang Balikpapan. Sarjana dari Universitas Pembangunan Nasional, 1988. Joined Bank Muamalat since 1992, as a marketing staff in Balikpapan. He obtained a Bachelor's degree from Universitas Pembangunan Nasional, 1988.

Isnaini M. Denpasar

Aziz

-

Operation

Manager

Joined Bank Muamalat since 1991, as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP), Head Office Jakarta. He obtained a Bachelor's degree in Veterinary Medicine from Institut Pertanian Bogor, 1989.

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1991, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP), Kantor Pusat, Jakarta. Sarjana Kedokteran Hewan dari Institut Pertanian Bogor, 1989.

Chairil Noor - Business Manager Fatmawati & Business Coordinator Jabotabekser

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1992 sebagai Kepala Seksi Bagian Kas KPO, Jakarta. Sarjana Pertanian dari Universitas Islam Sumatera Utara, 1988. Joined Bank Muamalat since 1992 as a Head of Section Head of Cash Division, Operations Head Office, Jakarta Graduated in Agriculture from Universitas Islam Sumatera Utara, 1988.

Warno - Operation Manager Gorontalo

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1997 sebagai Staf Operasional dengan tugas bagian umum cabang Balikpapan. Diploma III Ekonomi dari Politeknik Universitas Mulawarman, Samarinda, 1997. Joined Bank Muamalat since 1997 as an Operational Staff at Balikpapan Business. He holds a Diploma degree in Economics from Politeknik Universitas Mulawarman, Samarinda, 1997.

Tessa Arief Budiman - Operation Manager Jambi

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2001 sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Menamatkan pendidikan di STIE YPKP Bandung, 1997. Joined Bank Muamalat since 2001 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). Graduated from STIE YPKP Bandung, 1997.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XIII.

Donny M. Iskandar - Business Manager Semarang & Business Coordinator for Jateng & DIY Area

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993, sebagai Officer Divisi Sistem & Teknologi. Sarjana Ekonomi dari Universitas Prof. DR. Moestopo, Jakarta. Joined Bank Muamalat since 1993 as a System & Technologi Division Officer. Holds a Bachelor's degree in Economics from Universitas Prof. DR. Moestopo, Jakarta.

Rustien Hartati - Business Manager Surabaya & Business Coordinator for Jatim, Bali, NTT & NTB Area

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, pada kantor kas Sidoarjo, Surabaya. Sarjana dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 1988. Joined Bank Muamalat since 1995 at cash office Sidoarjo, Surabaya. Holds a Bachelor's degree ifrom Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 1988.

Mujoko Yandri Panjaitan - Business Manager Bandung & Business Coordinator for Jabar Area

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1997, sebagai Staff Operasional pada kantor cabang Kalimalang. Sarjana dari Universitas Darma Agung, Medan, 1990. Joined Bank Muamalat since 1997 as an Operational Staff in Kalimalang business. Holds a Bachelor's degree from Universitas Darma Agung, Medan, 1990.

Anshar - Operation Manager Jayapura

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1999, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Sarjana Pertanian dari Universitas Hasanuddin, Makassar, 1996. Faris M. Bahaswan - Operation Manager Jember Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai Account Manager Pembiayaan Usaha Kecil dan Menengah cabang Surabaya. Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen dari Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, 1989. Joined Bank Muamalat since 1999 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). He holds a Bachelor's degree in Agriculture from Universitas Hasanuddin, Makassar, 1996.

Joined Bank Muamalat since 1994 as an Account Manager of Small-Medium-Enterprise in Surabaya Business. He holds a Bachelor's degree in Economics in Management from Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, 1989.

Azman Fajar - Business Manager Kalimalang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, sebagai Account Manager KPO Jakarta. Sarjana Ekonomi dan Akuntan dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 1986. Joined Bank Muamalat since 1995 as an Account Manager KPO Jakarta. He holds a Bachelor's degree in Economics and Accountant from Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 1986.

Setiabudi - Business Manager Head Office

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, sebagai Account Manager di Cabang Surabaya. Memperoleh gelar dari Fakultas Pertanian Jurusan Ilmu Tanah Universitas Brawijaya. Joined Bank Muamalat since 1995 as an Account Manager of Surabaya Business. Obtained a degree in Agriculture from Universitas Brawijaya.

Mustofa Kamil - Business Coordinator for Kawasan Timur Indonesia

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1996, sebagai Account Manager cabang Bandung. Memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pertanian IPB, Bogor, 1990. Joined Bank Muamalat since 1996 as an Account Manager Bandung business. He holds an Agriculture Technologie degree from IPB, 1990.

.XIV

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Khaerul Fata - Operation Manager Kediri

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1998, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Sarjana Pertanian dari Universitas Brawijaya, Malang, 1996. Joined Bank Muamalat since 1998 as a trainee in Muamalat Officer Development Program (MODP). He holds a Bachelor's degree in Agriculture from Universitas Brawijaya, Malang, 1996.

Mulyatno Rachmanto - Business Manager Kendari

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2001, sebagai Operational Officer Bank Muamalat. Lulusan STIE - YPKP Manajemen, 1988. Joined Bank Muamalat since 2001, as an Operational Officer of Bank Muamalat. He graduated from STIE - YPKP Manajemen, 1988.

Wahyu Hanantyo - Operation Manager Kupang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2000, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Sarjana Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 1998. Joined Bank Muamalat since 2000 as trainee in Muamalat Officer Development Program (MODP). He holds a Bachelor's degree in Economics from Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, 1998.

Risman Ch. Sjafri - Operation Manager Lampung

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993, di Bagian Operasional. Memperoleh gelar Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor,1988. Joined Bank Muamalat since 1993 as an Operator. He holds a Bachelor's degree in Agriculture from Institut Pertanian Bogor, 1988.

Ahmad Faiz - Operation Manager Langsa

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1992, di bagian Pengawasan. Sarjana Ekonomi dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta, 1996. Joined Bank Muamalat since 1992, as a Controller. He holds a Bachelor's degree in Economics from Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta, 1996.

Norcholis - Business Manager Makassar

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, sebagai Account Manager Cabang Pekalongan. Sarjana dari Universitas Diponegoro, Semarang, 1988. Joined Bank Muamalat since 1995 as an Account Manager at Pekalongan Business. He graduated from Universitas Diponegoro, Semarang, 1988.

Juniar Endrawanto - Business Manager Malang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai Account Manager. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi, 1989. Joined Bank Muamalat since 1994 as an Account Manager. He holds a Bachelor's degree in Economics, 1989.

Mohamad Yasyfien - Operation Manager Manado

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1998, sebagai Staf Operasional dengan tugas bagian umum, Kantor Pusat Jakarta. Sarjana Ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Makassar, 1997. Joined Bank Muamalat since 1998, as an Operational Staff of Jakarta Head Office. Obtained a degree in Economics from Universitas Hasanuddin, Makassar, 1997.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XV.

Afrid Wibisono - Business Manager Mataram

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1996, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung, dan Master di bidang Finance dari STIE Perbanas, Jakarta. Joined Bank Muamalat since 1996 as a trainee in Muamalat Officer Development Program (MODP). He holds a Bachelor's degree in Engineering from Institut Teknologi Bandung, and a Master of Finance from STIE Perbanas, Jakarta.

Okky Sukardian - Business Manager Medan

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai Koordinator Account Manager Usaha Kecil, Bank Muamalat Cabang Bandung. Lulusan dari Institut Manajemen Koperasi Indonesia, 1986. Joined Bank Muamalat since 1994 as an Account Manager for Small scale Enterprise, Bandung Business. He graduated from Institut Manajemen Koperasi Indonesia, 1986.

Hidayatullah Ganie - Operation Manager Padang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai Staf Funding, KPO Jakarta. Sarjana Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, 1993. Joined Bank Muamalat since 1994 as a Funding Staff, KPO Jakarta. He obtained a Bachelor's degree in Economics from Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, 1993.

Armansyah Mirza - Business Manager Padangsidempuan

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1992 sebagai Manajer Operasional Cabang Cipulir. Sarjana Hukum dari Universitas Jayabaya, 1982. Joined Bank Muamalat since 1992 as an Operational Manager at Cipulir Business. He holds a Bachelor's degree in Law from Universitas Jayabaya, 1982.

Karsono - Business Manager Palembang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai staf di bagian Customer Service, Kantor Pusat Jakarta. Diploma III Keuangan Perbankan dari Politeknik Institut Teknologi Bandung, 1992. Joined Bank Muamalat since 1994 as a Customer Service Staff, Jakarta Head Office. He holds a Diploma III degree from Politeknik Institut Teknologi Bandung, 1992.

Agus Firman Hidayat - Operation Manager Palu

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2000, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Sarjana Ekonomi dari Universitas Sebelas Maret, Solo, 1995. Joined Bank Muamalat since 2000 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). He holds a degree in Economics from Universitas Sebelas Maret, Solo, 1995.

Amud Falah Palangkaraya

-

Operation

Manager

Joined Bank Muamalat since 1995 as a Teller and joined Muamalat Officer Development Program (MODP). Diploma III degree in Economics from Universitas Airlangga, Surabaya.

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, sebagai Teller dan mengikuti Muamalat Officer Development Program (MODP) tahun 2004. Diploma III Ekonomi dari Universitas Airlangga, Surabaya.

Rahmad Taufik Pulungan Operation Manager Pangkal Pinang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994 sebagai Account Manager. Memperoleh gelar Sarjana dari Universitas Sumatera Utara, Medan, 1989. Joined Bank Muamalat since 1994 as Account Manager. He holds a Bachelor's degree from Universitas Sumatera Utara, Medan, 1989.

.XVI

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Nanang Basuki Operation Manager Pekalongan Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993, di bagian Domestic & International Banking Operation. Lulus dari Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia.

Joined Bank Muamalat since 1993, at Domestic & International Banking Operation. Graduated from Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia.

Hasmal Sunadi Pekanbaru

-

Business

Manager

Joined Bank Muamalat since 1996 as an Account Manager of Jakarta Head Office. He holds a Bachelor's degree from IKIP Padang, 1989.

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1996, sebagai Account Manager, Kantor Pusat Jakarta. Memperoleh gelar Sarjana dari IKIP Padang, 1989.

Suparmo Salim Pontianak

-

Business

Manager

Joined Bank Muamalat since 1992 as a staff of System and Procedure Deparment. He graduated from Akademi uang dan Bank, Yogyakarta, 1984.

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1992, sebagai staf di bagian Sistem dan Prosedur. Menamatkan pendidikan di Akademi Uang dan Bank, Yogyakarta, 1984. Kadar Budiman Operation Manager Purwokerto Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2000 sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Lulusan dari Politeknik Universitas Indonesia, Jakarta, 1999.

Joined Bank Muamalat since 2000 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). Graduated from Politeknik Universitas Indonesia, Jakarta, 1999.

Khabib Soleh Samarinda

-

Operation

Manager

Joined Bank Muamalat since 1998 as a trainee in Muamalat Officer Development Program (MODP). He holds a Bachelor's degree from Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 1996.

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1998, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Memperoleh gelar sarjana dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 1996.

Yuli Astuti - Operation Manager Semarang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1995, sebagai teller Cabang Semarang. Sedang menjalani pendidikan Akuntansi pada STIE Dharmaputra, Semarang. Joined Bank Muamalat since 1995 as a Teller in Semarang Business. In study process majoring Accounting at STIE Dharmaputra, Semarang.

Ettien M.S. Indrasyah - Business Manager Serang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Manusia. Sarjana Psikologi dari Universitas Indonesia, Jakarta, 1980. Joined Bank Muamalat since 1994 as a Head of Human Resources. He holds a Bachelor's degree in Psychology from Universitas Indonesia, Jakarta, 1980.

Noviarzy - Business Manager Serpong

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993 sebagai Staf Pendanaan Capem Fatmawati. Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor, 1992. Joined Bank Muamalat since 1993 as a Financing Staff at Fatmawati Sub Business. Obtained his degree in Agriculture from Institut Pertanian Bogor, 1992.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XVII.

Achmad Baradjak - Business Manager Solo

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1993, sebagai Asisten Manager Pengawasan / Audit, Kantor Pusat Jakarta. Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari STIESIA, Surabaya, 1988. Joined Bank Muamalat since 1993 as an Assitant Manager of Audit, Jakarta Head Office. He holds a Bachelor's degree in Economics, majoring in Accountancy from STIESIA, Surabaya, 1988.

Taufik Hidayat - Business Manager Sorong

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994. Sarjana Hukum dari Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, 1988. Joined Bank Muamalat since 1994. Holds a degree in Law from Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, 1988.

Apandi - Operation Manager Sukabumi

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2004 sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Sarjana Ekonomi dari Universitas Diponegoro, Semarang, 2001. Joined Bank Muamalat since 2004 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). Holds a Bachelor's degree in Economics from Universitas Diponegoro, Semarang, 2001.

Supriyanto Turasto - Operation Manager Surabaya

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai Kepala Operasi Cabang Pembantu BSD. Memperoleh gelar Sarjana dari Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, 1988. Joined Bank Muamalat since 1994 as Head of BSD Sub-branches. Obtained his Bachelor's degree from Universitas Krisnadwipayana, Jakarta, 1988.

Ahmad Riyad Hasibuan - Operation Manager Tanjung Balai

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2000, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Memperoleh gelar sarjana Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara, Medan, 1999. Joined Bank Muamalat since 2000 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). Holds a Bachelor's degree in Economics from Universitas Sumatera Utara, Medan, 1999.

Bambang Setiawan - Operation Manager Tanjung Pinang

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1996 sebagai Account Officer Usaha Kecil. Sarjana Teknik Perminyakan, Universitas Trisakti, Jakarta, Magister Manajemen, Manajemen Pemasaran, Universitas Pancasila, Jakarta 2002. Joined Bank Muamalat since 1996 as an Account Officer of Small Medium and Enterprises. Bachelor's degree in Oil Engineering, Universitas Trisakti, Jakarta Magister Management in Marketing Management, Universitas Pancasila, Jakarta, 2002.

Hendra Gunawan - Operation Manager Tasikmalaya

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai Account Manager. Sarjana Ekonomi dari Universitas Islam Nusantara Bandung. Joined Bank Muamalat since 1994 as Account Manager. He holds a Bachelor's degree in Economics from Universitas slam Nusantara Bandung.

Mushoniful Agustian - Business Manager Ternate

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2002. Sarjana Ekonomi dari Universitas Brawijaya, Malang, 1999. Joined Bank Muamalat since 2002. He holds a Bachelor's degree in Economics from Universitas Brawijaya, Malang, 1999.

.XVIII

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Syahid Zulfikar Sjirat - Business Manager Yogyakarta

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2002, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP).Memperoleh gelar Master di bidang Ekonomi dari Universitas Indonesia, Jakarta, 2001. Joined Bank Muamalat since 2002 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). He holds a Master's degree in Economics from Universitas Indonesia, Jakarta, 2001.

Lainnya - Others Bambang Kusnadi - Executive Director of Baitul Maal Muamalat

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1994, sebagai Account Manager di Kantor Pusat Jakarta. Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Jakarta, 1992. Nurul Bariah - Executive Director of Muamalat Institute Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 2005, sebagai Managing Director Muamalat Institute. Memperoleh MBA dari Amstrong University, Barkeley, California, AS. Joined Bank Muamalat since 1994 as an Account Manager at Jakarta Head Office. Obtained a Bachelor's degree in Economic from Universitas Indonesia, Jakarta, 1992.

Joined Bank Muamalat since 2005 as Managing Director Muamalat Institute. Obtained a Master degree in Business Administration from Amstrong University, Barkeley, California, USA.

Chairawati - Chief of DPLK

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak 1991, sebagai trainee pada Muamalat Officer Development Program (MODP). Sarjana dari Institut Pertanian Bogor, 1990. Joined Bank Muamalat since 1991 as a trainee in the Muamalat Officer Development Program (MODP). Graduated from Institut Pertanian Bogor, 1990.

Syachril Bakri - Senior Officer Compliance & Risk Management Unit

Bergabung dengan Bank Muamalat sejak April 2004 sebagai Senior Compliance Officer. Menamatkan pendidikan Magister Manajemen di IPWI, Jakarta, 1998. Joined Bank Muamalat since April 2004 as a Senior Compliance Officer. Obtained a Masgister Magister Management degree from IPWI, Jakarta, 1998.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XIX.

Produk dan Jasa

Products and Services

PRODUK PENGHIMPUNAN DANA

Shar-E Shar-E adalah tabungan instan Investasi syariah yang memadukan kemudahan akses ATM, Debit dan Phone Banking dalam satu kartu dan dapat dibeli di kantor pos seluruh Indonesia. Hanya dengan Rp 125.000, langsung dapat diperoleh satu paket kartu Shar-E dengan saldo awal tabungan Rp 100.000, sebagai sarana menabung dan berinvestasi di Bank Muamalat. Shar-E dapat dibeli melalui Kantor Pos*). Diinvestasikan hanya untuk usaha halal dengan bagi hasil kompetitif. Tarik Tunai bebas biaya di semua ATM di seluruh Indonesia (ATM BCA/PRIMA dan ATM Bersama), dapat diakses di lebih dari 40.000 merchant Debit BCA/PRIMA dan fasilitas SalaMuamalat. (Phone banking 24 jam untuk layanan otomatis cek saldo, informasi history transaksi, transfer antar rekening sampai dengan Rp 50 juta dan berbagai pembayaran). Tabungan Ummat Merupakan investasi tabungan dengan aqad Mudharabah di Counter Bank Muamalat di seluruh Indonesia maupun di Gerai Muamalat yang penarikannya dapat dilakukan di seluruh counter Bank Muamalat, jaringan ATM BCA/ PRIMA dan jaringan ATM Bersama. Tabungan Ummat dengan Kartu Muamalat juga berfungsi sebagai akses debit di seluruh merchant Debit BCA/PRIMA di seluruh Indonesia. Nasabah memperoleh bagi hasil yang berasal dari pendapatan bank atas dana tersebut. Tabungan Arafah Merupakan tabungan yang dimaksudkan untuk mewujudkan niat nasabah untuk menunaikan ibadah haji. Produk ini akan membantu nasabah untuk merencanakan ibadah haji sesuai dengan kemampuan keuangan dan waktu

*) Online seluruh Indonesia *) Online all over Indonesia

Shar-E The Shar-E is shariah investment savings product that integrates the convenience of ATM, Debit and Phone Banking access in a single card, which can be purchased at any post office outlet throughout Indonesia. The Shar-e card package and savings account with initial deposit of Rp 100,000 can be had for only Rp 125,000, opening the way to invest and save with Bank Muamalat through the post office*). The funds will be invested in pure shariah business with competitive profit sharing. Cash withdrawal free of charge at all ATM in Indonesia, (ATM BCA/PRIMA and ATM Bersama). Acceptable at more than 40,000 merchants of Debit BCA/PRIMA. SalaMuamalat provides 24-hour phone banking facility for automatic account balance inquiry, historical transaction info, inter-account fund transfer (up to Rp 50 million) and various kind of payments. Ummat Savings An investment savings openned with Mudharabah agreement at Bank Muamalat or Gerai Muamalat counters throughout Indonesia, with cash withdrawals from any Bank Muamalat Business, ATM BCA/PRIMA and ATM Bersama networks. The Ummat Savings comes with the Muamalat card, which serves as a debit card at Debit BCA/PRIMA merchants throughout Indonesia. Account holders receive a share of the Bank's revenues from the use of the savings funds. Aravah Savings A savings plan designed to set aside funds for the Hajj pilgrimage. Account holders can plan towards fulfilling their Hajj according to individual financial capability and time schedule. With the additional facility of a life insurance

.XX

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

pelaksanaan yang diinginkan. Dengan fasilitas asuransi jiwa, Insya Allah pelaksanaan ibadah haji tetap terjamin. Dengan keistimewaan tersebut, nasabah Tabungan Arafah bisa memilih jadwal waktu keberangkatannya sendiri dengan setoran tetap setiap bulan, keberangkatan Nasabah terjamin dengan asuransi jiwa, apabila Penabung meninggal dunia, maka ahli waris otomatis dapat berangkat. Tabungan haji Arafah juga menjamin Nasabah untuk memperoleh porsi keberangkatan (sesuai dengan ketentuan Departemen Agama) dengan jumlah dana Rp 20 juta, karena Bank Muamalat telah on-line dengan Siskohat Departemen Agama Republik Indonesia. Tabungan haji Arafah memberikan keamanan lahir batin karena dana yang disimpan akan dikelola secara syariah. Deposito Mudharabah Merupakan jenis investasi berjangka bagi nasabah perorangan dan badan hukum dengan bagi hasil yang menarik. Simpanan dana masyarakat akan dikelola melalui pembiayaan kepada sektor riil yang halal dan baik saja, sehingga memberikan bagi hasil yang halal. Tersedia dalam jangka waktu 1, 3, 6, dan 12 bulan. Deposito Fulinves Merupakan jenis investasi berjangka yang dikhususkan bagi nasabah perorangan, dengan jangka waktu 6 dan 12 bulan dengan nilai nominal minimal Rp 2.000.000,- atau senilai USD 500 dengan fasilitas asuransi jiwa yang dapat diperpanjang secara otomatis (Automatic Roll Over) dan dapat dipergunakan sebagai jaminan pembiayaan atau untuk referensi Bank Muamalat. Nasabah memperoleh bagi hasil yang sangat menarik setiap bulan. Giro Wadi'ah Merupakan titipan dana pihak ketiga berupa simpanan giro yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet, giro dan pemindahbukuan. Diperuntukkan bagi nasabah pribadi maupun perusahaan untuk mendukung aktivitas usaha. Dengan fasilitas kartu ATM dan Debit, tarik tunai bebas biaya di semua ATM di seluruh Indonesia (ATM BCA/PRIMA dan ATM Bersama), dapat diakses di lebih dari 40.000 merchant Debit BCA/ PRIMA. Dan fasilitas SalaMuamalat. (Phone banking 24 jam untuk layanan otomatis cek saldo, informasi history transaksi, transfer antar rekening sampai dengan Rp 50 juta dan berbagai pembayaran). Dana Pensiun Muamalat Dana Pensiun Muamalat dapat diikuti oleh mereka yang berusia minimal 18 tahun, atau sudah menikah, dan pilihan usia pensiun 45 - 65 tahun dengan iuran sangat terjangkau, yaitu minimal Rp 20.000 per bulan dan pembayarannya dapat didebet secara otomatis dari rekening Bank Muamalat atau dapat ditransfer dari bank lain. Peserta juga

coverage, Insya Allah, those who intends to perform their hajj from their Arafah Savings may do so with peace of mind. The advantages of the Arafah Savings Plan include the flexibly to arrange a departure time according to a fixed monthly deposit schedule, guaranteed departure covered with a life insurance policy, which in the event of death of the depositor, his/her next of kin is automatically guaranteed for departure. Arafah Savings also ensured departure (comply with Ministry of Religious Affair regulation) for depositor with Rp 20 million in fund, with Bank Muamalat being on-line with Siskohat of Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. Fund in Arafah Savings are managed in line with Sharia laws.

Mudharabah Deposit A time deposit account for individual account holders with attractive revenue sharing package. Depositors' funds will be used to finance proper and `halal' activities in the real sector, resulting in a `halal' income from revenue sharing. Available in 1, 3, 6, or 12 month tenors.

Fulinves Deposit An investment with a fixed tenor of 6 and 12 month, a minimum deposit of Rp 2,000,000 or the equivalent of USD 500, an automatic roll-over facility for automatic extension at maturity, a life insurance benefit, and can be used as collateral for financing or bank reference from Bank Muamalat. Depositors will receive an attractive monthly profit sharing bonus.

Wadi'ah Current Account A third-party demand deposit or current account that can be withdrawn at any time by cashier cheques, bank drafts, giros and bank transfer. Suited to both personal or company to support business activities. Cash withdrawal free of charge at more than 8,888 ATM Muamalat, ATM BCA/PRIMA and ATM Bersama. Acceptable at more than 18,000 merchants of Debit BCA/PRIMA. SalaMuamalat provides 24-hour phone banking facility for automatic account balance inquiry, historical transaction info, interaccount fund transfer (up to Rp 50 million) and various kind of payments.

Muamalat Pension Fund The Muamalat Pension Fund is eligible for those who are at least 18 years of age, or of marital status, with the range of pension -age between 45 - 65 years old. Monthly payment is reasonably affordable, a minimum of Rp 20,000 per month which can be debited automatically from a Bank Muamalat account or transferred from other banks. The

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XXI.

dapat mengikuti program WASIAT UMMAT, dimana selama masa kepesertaan, peserta dilindungi asuransi jiwa sebesar nilai tertentu dengan premi tertentu. Dengan asuransi ini, keluarga peserta akan memperoleh dana pensiun sebesar yang diproyeksikan sejak awal jika peserta meninggal dunia sebelum memasuki masa pensiun.

beneficiary can also join the WASIAT UMMAT program, in which over the duration of the program is covered by life insurance of a certain amount and premium. With the life insurance, the family of a beneficiary will be entitled to the full amount of pension benefits projected at the start of a plan, even if the beneficiary should pass away before his or her retirement.

PRODUK PENANAMAN DANA

Konsep Jual Beli Murabahah Adalah jual beli barang sesuai harga asal yang ditambahkan dengan keuntungan yang disepakati. Harga jual tidak boleh berubah selama masa perjanjian. [Q.S. An Nisaa' (4):29]

INVESTMENT PRODUCTS

Sales -Purchase Concept Murabahah Sale - purchase contract, in which the bank agrees to finance the purchase of goods/assets, and to sell them to the customer at their purchase price plus a pre-agreed profit margin. The sale price must not change during the period of contract. [Q.S. An Nisaa' (4):29] Salam An agreement to purchase goods/assets, which will be delivered in the future, whereas the payment is in cash and made in advance. [Q.S. Al Baqarah (2):282] Istishna' A sale-and-purchase contract, in which a Mustashni' (customer) orders a shaanj' (manufacturer) to produce certain goods. Since the ordered objects must conform to a strict specifications, the Istishna' transaction is similar to Salam. The only difference is that in Istishna' transaction, the payment can be made either in advance, at the middle or end of order completion.

Salam Adalah pembelian barang yang diserahkan di kemudian hari dimana pembayaran dilakukan dimuka, tunai. [Q.S. Al Baqarah (2):282] Istishna' Adalah jual beli barang dimana shaani' (produsen) ditugaskan untuk membuat suatu barang (pesanan) dari Mustashni' (pemesan). Istishna' sama dengan Salam yaitu dari segi obyek pesanannya yang harus dibuat atau dipesan terlebih dahulu dengan ciri-ciri khusus. Perbedaannya hanya pada sistem pembayarannya yaitu Istishna' pembayaran dapat dilakukan di awal, di tengah atau di akhir pesanan. Konsep Bagi Hasil Musyarakah Adalah kerja sama antar dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, di mana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana (atau amal/expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan risiko akan ditanggung sesuai kesepakatan. [Q.S. Shad (38):24] Mudharabah Adalah kerjasama antar Bank dengan Mudharib (nasabah) yang mempunyai keahlian atau keterampilan untuk mengelola usaha. Dalam hal ini pemilik modal (Shahibul Maal) menyerahkan modalnya kepada pekerja/pedagang (mudharib) untuk dikelola.

Profit Sharing Concept Musyarakah A partnership established between two or more parties in a certain business project, in which each respective party agrees to contribute an amount of fund (donation/ expertise) and thus sharing the profits and risks. [Q.S. Shad (38):24] Mudharabah A partnership agreement between Bank and Mudharib (customer), who has the required skill and ability to manage a business project. In this agreement, the investor (Shahibul Maal) provides the fund for the worker/trader (Mudharib) to manage.

.XXII

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Konsep Sewa Ijarah Adalah perjanjian antara Bank (Muajjir) dengan Nasabah (Mustajir) sebagai penyewa suatu barang milik Bank dan Bank mendapatkan imbalan jasa atas barang yang disewakannya. Ijarah Muntahia Bittamlik Adalah perjanjian antara Bank (Muajjir) dengan Nasabah sebagai penyewa. Mustajir/penyewa setuju akan membayar uang sewa selama masa sewa yang diperjanjikan dan bila sewa berakhir bank (muajjir) mempunyai hak opsi untuk memindahkan kepemilikan obyek sewa tersebut.

Leasing Concept Ijarah A contract between the Bank (Muajjir) and a Customer (Mustajir), in which the Mustajir agrees to rent a Bank's asset and to pay the fee for the rented asset

Ijarah Muntahia Bittamlik A contract between the Bank (Muajjir) and a Customer, in which the customer/Mustajir agrees to pay the fee for the rented asset during an agreed period and when the rental contract expires the Customer can opt to transfer the ownership of the rented object.

PRODUK JASA

Wakalah Berarti penyerahan, pendelegasian atau pemberian mandat. Secara teknis perbankan, wakalah adalah akad pemberian wewenang/kuasa dari lembaga/seseorang (sebagai pemberi mandat) kepada pihak lain (sebagai wakil) untuk melaksanakan urusan dengan batas kewenangan dan waktu tertentu. Segala hak dan kewajiban yang diemban wakil harus mengatasnamakan yang memberikan kuasa. Kafalah Merupakan jaminan yang diberikan oleh penanggung (kafil) kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang ditanggung. Dalam pengertian lain, Kafalah juga berarti mengalihkan tanggung jawab seseorang yang dijamin dengan berpegang pada tanggung jawab orang lain sebagai penjamin. [Q.S. Yusuf (12):72] Hawalah Adalah pengalihan hutang dari orang yang berhutang kepada orang lain yang wajib menanggungnya. Dalam pengertian lain, merupakan pemindahan beban hutang dari muhil (orang yang berhutang) menjadi tanggungan muhal'alaih atau orang yang berkewajiban membayar hutang. Rahn Adalah menahan salah satu harta milik si peminjam sebagai jaminan atas pinjaman yang diterimanya. Barang yang ditahan tersebut memiliki nilai ekonomis, sehingga pihak yang menahan memperoleh jaminan untuk dapat mengambil seluruh atau sebagian piutangnya. Secara sederhana rahn adalah jaminan hutang atau gadai.

SERVICE PRODUCT

Wakalah Literally means granting, delegating or giving a mandate. In banking terms, Wakalah is an agreement to transfer the authority/power from an institution/individual (as the mandate issuer) to another party (as the caretaker) to carry out an undertaking limited within a specified jurisdiction and period. All the rights and responsibilities given to the caretaker must be exercised on behalf of the mandate giver. Kafalah A warranty issued by a guarantor (kafil) to a third party attesting that the issuer will fulfill the responsibility of the second party or the beneficiary. In another sense, Kafalah also means transferring the responsibility of a person under a warranty to another person as the guarantor.

Hawalah A transfer of liabilities from a debtor to another bearer. In another sense, liabilities which is transferred from a muhil (indebted person) to a muhal'alaih or a person who has the responsibility to repay the debt.

Rahn The action of withholding one of the borrower's assets as a collateral to the loan he/she received. The withheld object is of an economic value, thus providing a guarantee for the withholder to take possession of the entire or parts of the loan. In short, rahn is a debt or pawn collateral.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XXIII.

Qardh Adalah pemberian harta kepada orang lain yang dapat ditagih atau diminta kembali. Menurut teknis perbankan, qardh adalah pemberian pinjaman dari Bank kepada nasabah yang dipergunakan untuk kebutuhan mendesak, seperti dana talangan dengan kriteria tertentu dan bukan untuk pinjaman yang bersifat konsumtif. Pengembalian pinjaman ditentukan dalam jangka waktu tertentu (sesuai kesepakatan bersama) sebesar pinjaman tanpa ada tambahan keuntungan dan pembayarannya dilakukan secara angsuran atau sekaligus. [Q.S. Al Hadiid (57):11]

Qardh An action of transferring an asset to another person, which later can be collected or reinstated. Under the banking terms, qardh is a loan given to a customer by the Bank for emergency purposes, such as advance fund under certain conditions and not a consumptive loan. The repayment is set within a specific period of time (based on mutual agreement) for the amount borrowed without any profit margin and can be paid in installments or in full. [Q.S. Al Hadiid (57):11]

JASA LAYANAN

ATM Layanan ATM 24 jam yang memudahkan Nasabah melakukan penarikan dana tunai, pemindahbukuan antar rekening, pemeriksaan saldo, pembayaran Zakat-InfaqSedekah (hanya pada ATM Muamalat), dan tagihan telepon. Untuk penarikan tunai, kartu Muamalat dapat diakses di semua ATM di seluruh Indonesia (ATM BCA/PRIMA dan ATM Bersama), yang bebas biaya penarikan tunai. Kartu Muamalat juga dapat dipakai untuk bertransaksi di 40.000 lebih merchant Debit BCA/PRIMA. Untuk ATM Bersama dan BCA/PRIMA, saat ini sudah dapat dilakukan transfer antar bank. SalaMuamalat Merupakan layanan phone banking 24 jam dan call center melalui (021) 2511616, 0807 1 MUAMALAT atau 0807 11 SHARE yang memberikan kemudahan kepada nasabah, setiap saat dan dimanapun Nasabah berada untuk memperoleh informasi mengenai produk, saldo dan informasi transaksi, transfer antar rekening, serta mengubah PIN. Pembayaran Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) Jasa yang memudahkan Nasabah dalam membayar ZIS, baik ke lembaga pengelola ZIS Bank Muamalat maupun ke lembaga-lembaga ZIS lainnya yang bekerjasama dengan Bank Muamalat, melalui Phone Banking dan ATM Muamalat di seluruh cabang Bank Muamalat. Jasa-jasa lain Bank Muamalat juga menyediakan jasa-jasa perbankan lainnya kepada masyarakat luas, seperti transfer, collection, standing instruction, bank draft, referensi bank.

SERVICES

ATM A 24-hour automated teller machine that provides for convenient cash withdrawals, account transfers, account balance inquiries, payment services for ZIS alms (only at Muamalat ATMs) and telephone bills, and Personal Identification Number (PIN) change. The ATM Muamalat card can be used for cash withdrawal at all ATM which comprise of ATM BCA/PRIMA and ATM Bersama networks, in addition to ATM Muamalat network, as well as for transactions at any of the 40,000 debit BCA/PRIMA merchants.

SalaMuamalat A 24 hours phone banking and call center facility through (021) 2511616, 0807 1 MUAMALAT, or 0807 11 SHAREProviding convenient access for customers anywhere and at any time to obtain information on products and services, account balance and transactions info, interaccount fund transfer, and for PIN change.

Zakat, Infaq and Shadaqah (ZIS) Payment A service provided for Muslim Community in paying Zakat, Infaq and Shadaqah, either to the Muamalat ZIS institution or other ZIS institution cooperated with Bank Muamalat. The payment may be done through ATMs or branches.

Other Services Bank Muamalat also offers other general banking services to the public, such as transfer, collection, standing instruction, bank draft and bank reference.

.XXIV

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XXV.

Jaringan Layanan

Service Network

.XXVI

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

1600

SOPP Kantor Pos

51 Kantor Cabang 8 Cabang Pembantu 18 Unit Pelayanan Syariah 89 Kantor Kas 43 Gerai Muamalat

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XXVII.

KANTOR PUSAT Gd. Arthaloka Jl. Jendral Sudirman No. 2 Jakarta 10220 Tel. 021- 2511414, 2511470 2511451 Fax. 021- 2511453, 2511465 NAD ­ Cabang Banda Aceh Jl. Tjik Dik Tiro No. 126 ­ 128 Simpang Surabaya Banda Aceh Tel. 0651-7407474 Fax. 0651-21144 NAD ­ Cabang Langsa Jl. A. Yani No. 1-2 Langsa Tel. 0641-426591 Fax. 0641-426589 Sumatera Utara ­ Cabang Tanjung Balai Jl. Let Jend. Jamin Ginting Km.1 Desa Bunga Tanjung Kec. Datuk Bandar Kota Tanjung Balai Tel. 0623-595444 Fax. 0623-596444 Sumatera Utara ­ Cabang Padang Sidempuan Jl. Jend. Gatot Subroto No. 8 Padang Sidempuan Sumatera Utara Tel. 0634-22999 Fax. 0634-27837 Sumatera Utara ­ Cabang Medan Jl. Gajah Mada No. 21, Medan Tel. 061-4535353 Fax. 061-4535252 Sumatra Utara ­ Cabang Tebing Tinggi (UPS) Jl. A. Yani No. 40-42 Tebing Tinggi Tel. 0621-21303 Fax. 0621-22211

Medan ­ Kantor Kas Serdang Jl. M. Yamin SH., No. 305 Medan Tel. 061-4144343 Fax. 061-4145543 Medan ­ Kantor Kas Binjai Jl. Jend. Sudirman No. 131 Binjai Tel. 061-8823434 Medan ­ Kantor Kas Pulo Brayan Jl. Yos Sudarso No. 47 C Medan Tel. 061-6628678 Fax. 061-6640358 Medan ­ Kantor Kas Sisingamangaraja Jl. Sisingamangaraja No. 36 Medan Tel. 061-7367476 Sumatera Utara Sidimpuan ­ Kantor Kas Panyabungan Jl. Wilhem Iskandar No. 173 Panyabungan Kab. Mandailing Natal Tel. 0633-321234 Fax. 0633-321234 Kantor Pos KPRK Medan Jl. Pos No. 1, Medan Tel. 061-4568940 Kantor Pos Polonia Jl. Sudirman Bundaran, Medan Tel. 061-4536630 Kantor Pos USU Jl. Universitas Kampus USU Medan Tel. 061-8221550 Kantor Pos Johor Jl. Karya Jaya No. 5, Medan Tel. 061-7882687 Riau ­ Cabang Pekanbaru Jl. Jend. Sudirman No. 417-419 Tel. 0761-862919 Fax. 0761-862918

Kepulauan Riau ­ Cabang Tanjung Pinang Jl. Raya Haji Ali No. 50 Tanjung Pinang 29124 Tel. 0771-314100, 318319 Fax. 0771-317550 Kepulauan Bangka Belitung ­ Cabang Pangkal Pinang Jl. Jend. Sudirman No. 61 Pangkal Pinang Tel. 0717-421956 Riau ­ Kantor Kas Caltex Rumbai Bank Center Main Office Rumbai Camp., Pekanbaru Tel. 0761-592478 Riau ­ Kantor Kas Ibnu Sina Jl. Melati No. 6 Pekanbaru Tel. 0761-37284 Fax. 0761-37284 Riau ­ Kantor Kas Pelalawan Jl. Raya Lintas Timur No. 334 Pangkalan Kerinci, Pelalawan Tel. 0761-493931 Fax. 0761-493932 Riau ­ Kantor Kas Bangkinang Jl. Jend. Sudirman No. 7 Bangkinang Kantor Pos Rumbai Jl. Sekolah No. 25, Limbungan Rumbai, Pekanbaru Tel. 0761-554594 Kantor Pos Perawang Jl. Raya No. 202 A, Perawang Pekanbaru Tel. 0761-91566 Kantor Pos Sudirman Jl. Jend. Sudirman No. 229 Pekanbaru Tel. 0761-32661

Kantor Pos Air Tiris Jl. Raya Bangkinang Kecamatan Air Tiris Pekanbaru Kep. Riau ­ Cabang Batam Jl. Yos Sudarso Komp. Ruko Balai Point Blok-1 No. 1, Batam Tel. 0778-431201-4 Fax. 0778-431205 Riau ­ Kantor Kas Batam Center Jl. Jend. Sudirman, Batam Tel. 0761-467278 Fax. 0761-467279 Batam ­ Kantor Kas Terminal Centre Komp. Terminal Ferry Internasional BTC Kel. Teluk Tering, Batam Riau 29421 Tel. 0778-466123 Fax. 0778-461345 Sumatera Barat ­ Cabang Padang Jl. Rasuna Said No. 107, Kel. Rimbo Kaluang, Kec. Padang Barat Padang, Sumatera Barat Tel. 0751-54106, 55764 Fax. 0751-446927 Sumatera Barat ­ UPS Bukit Tinggi JL. By Pass No. 7 Simpang Aur Bukit Tinggi Tel. 0752-628741-42 Sumatera Barat ­ UPS Payakumbuh Jl. Soekarno Hatta No. 87 Payakumbuh Tel. 0752-796755-57

.XXVIII

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Sumatera ­ Cabang Jambi Jl. Sultan Agung No. 14-15 Desa Pasar Jambi, Jambi 36112 Tel. 0741-7551241-43 Fax. 0741-7551151, 7551243 Tel. 0721-268479 Fax. 0721-268483 Kalimantan Tengah ­ Cabang Palangkaraya Jl. Diponegoro No. 23 Kel. Langkai Kec. Pahandut, Palangkaraya Tel. 0536-27092, 27462 Fax. 0536-27218 Kalimantan Barat ­ Cabang Pontianak Jl. Sultan Abdurrahman No. 62 A, Kel. Parit Tokaya, Kec. Pontianak Selatan Pontianak Tel. 0561-731756, 738604 Fax. 0561-731375 Kalimantan Barat ­ Kantor Kas Sei Jawi Jl. Hasanuddin No. 60 Pontianak Tel. 0561-778305 Fax. 0561-778305 Kalimantan Timur ­ Cabang Samarinda Jl. KH. Abul Hasan No. 12A Samarinda 75111 Tel. 0541-735697 Fax. 0541-735674 Kalimantan Timur ­ Cabang Pembantu Bontang Jl. MT. Haryono No. 41 Bontang Tel. 0548-5105906, 5105907 Fax. 0548-21322 Samarinda ­ Kantor Kas Mulawarman Gedung FE Universitas Mulawarman Jl. Tanah Grogot Gunung Kelua, Samarinda Tel. 0541-204136 Fax. 0541-201330

Kalimantan Timur ­ Cabang Balikpapan Jl. Jend. Sudirman No. 6-7 Komp. Klandasan Permai Balikpapan 76112 Tel. 0542-731881 Fax. 0542-424643 Sumatera ­ Cabang Bengkulu Jl. S. Parman No. 62 D Padang Jati, Bengkulu Tel. 0736-348100, 348111 Fax. 0736-345999 Sumatera Selatan ­ Cabang Palembang Jl. Jend. Sudirman Km. 5 Kel. 20 Ilir I, Kec. Ilir Timur I Palembang Tel. 0711-421544, 421545 412328 Fax. 0711-412225 Cabang Lampung Jl. Raden Intan No. 92 D Pelita Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung Tel. 0721-242123 Fax. 0721-242275 Lampung ­ Bandarjaya (UPS) Jl. Proklamator No. 138 A Bandarjaya, Lampung Tengah Tel. 0725-527400 Fax. 0725-529394 Lampung ­ Kantor Kas Pos Kota Raja Jl. Kota Raja No. 12 Tanjung Karang Bandar Lampung Balikpapan ­ Kantor Kas Pandan Sari Jl. Pandan Sari No. 29 Balikpapan Tel. 0542-734736, 737010 Balikpapan ­ Kantor Kas Muara Rapak Jl. Soekarno Hatta KM. 1/2 No. 10, Muara Rapak Balikpapan Tel. 0542-735931

Balikpapan ­ Kantor Kas Balikpapan Permai Jl. Jend. Sudirman Blok A1 No.7, Balikpapan Permai, Balikpapan Tel. 0542-737627 Kantor Pos Tanah Grogot Jl. Jend. Sudirman 3 Tanah Grogot Tel. 0543- 21201 Kalimantan Selatan ­ Cabang Banjarmasin Jl. A. Yani Km. 6 Kel. Pemurus Luar Kec. Banjarmasin Timur Banjarmasin Tel. 0511-3264050, 3264048 Fax. 0511-3264049 Banjarmasin ­ Kantor Kas Sabilal Muhtadin Komp. Masjid Raya Sabilal Muhtadin Jl. Jend. Sudirman No. 1 Banjarmasin Tel. 0511-3352891 Fax. 0511-3352891 Jakarta ­ Cabang Pembantu Dapen Telkom, Slipi Jl. S. Parman No. 54 Pal Merah, Jakarta Barat Tel. 021-5326744 Jakarta ­ Kantor Kas Al Azhar Jl. Sisingamangaraja Kebayoran Baru, Jakarta Tel. 021-7253403, 7253404 Jakarta ­ Kantor Kas Ar Rahman Jl. Dr. Saharjo No. 100 Jakarta 12960 Tel. 021-8301965, 8301966 Jakarta ­ Kantor Kas Al Furqon Jl. Kramat Raya No. 45 Jakarta 10450 Tel. 021-3157576, 3157577

Jakarta ­ Kantor Kas Benhil Jl. Danau Toba Blok G II No. 151 Bendungan Hilir, Jakarta Pusat Tel. 021-5735078 Fax. 021-5735077 Jakarta ­ Kantor Kas Asrama Haji Jl. Raya Pondok Gede Kel. Pinang Ranti, Makassar Jakarta Timur Tel. 021-8011233 Jakarta ­ Kantor Kas Cikini Hotel Gren Alia Cikini Jl. Cikini Raya No. 46 Jakarta Pusat Tel. 021-3906846 Fax. 021-3907789 Jakarta ­ Kantor Kas Condet Jl. Condet Raya Kel. Balekambang Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur Tel. 021-80877013 Jakarta ­ Kantor Kas Kemang Jl. Kemang Raya No. 15 Kel. Bangka Mampang Prapatan Jakarta Selatan Tel. 021-7193676 Kantor Pos Pasar Baru Jl. Lapangan Banteng Utara No. 1, Jakarta Pusat Tel. 021-3446988 Kantor Pos Cakung Jl. Pemuda No. 79 Jakarta 13320 Tel. 021-4890775 Kantor Pos Kemang Jl. Kemang Selatan No. 30 J Jakarta Selatan Tel. 021-7199626

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XXIX.

Kantor Pos Daan Mogot Jl. Daan Mogot 20 Jakarta Barat 11460 Tel. 021-5601205 Jakarta ­ Cabang Fatmawati Jl. RS. Fatmawati No. 15 C-D Jakarta 12420 Tel. 021-7662479-82 Fax. 021-7509723 Jakarta ­ Cabang Pembantu Cipulir Ruko Cipulir Plaza Jl. Cileduk Raya No. 18 Jakarta 12230 Tel. 021-2700075-9 Fax. 021-2700650 Cabang Pembantu Depok Jl. Margonda Raya No. 290 Depok 16424 Tel. 021-77202588, 77202589 Jakarta ­ Kantor Kas Pondok Indah Jl. Sultan Iskandar Muda No. 1 Jakarta 12310 Tel. 021-7203543 Jakarta ­ Kantor Kas Bintaro Ruko Perkantoran Multiguna No. 8 J, Sektor III A Bintaro Jaya Jakarta Selatan Tel. 021-7342773 Kantor Kas PB Sudirman Jl. Raya Bogor Km. 24 Cijantung, Jakarta Timur Tel. 021-84137228, 84137229 Jakarta ­ Kantor Kas Mayestik Pasar Mayestik Kios AKS43-44 Jl. Tebah 1, Jakarta 12120 Tel. 021-7252690, 7255302

Jakarta ­ Kantor Kas Mampang Graha Takaful Indonesia Jl. Mampang Prapatan Raya No. 100, Jakarta Selatan Tel. 021-7982570 Fax. 021-7982570 Jakarta ­ Kantor Kas Pasar Tebet Pasar Tebet, Blok A Lantai L00 Los BKS, No. 002 Tel. 021-8353471 Fax. 021-8297916 Jakarta ­ Kantor Kas Cibubur Komp. Ruko Kranggan Blok XVI No. 21 Jl. Transyogi Cibubur Jakarta Timur Tel. 021-84592644 Jakarta ­ Kantor Kas Al Isra Komplek Masjid Al Isra Tanjung Duren, Jakarta 11470 Tel. 021-5689128, 5689129 Kantor Pos Fatmawati Jl. RS. Fatmawati No. 10 Jakarta 12430 Tel. 021-7500223 Kantor Pos Tendean Jl. Kapt. Pierre Tendean No. 43 Jakarta Selatan Tel. 021-5250876 Kantor Pos Ciputat Jl. RE. Martadinata Ciputat Tel. 021-72703072 Kantor Pos Kebayoran Lama Jl. Ciputat Raya 15 Jakarta Selatan Tel. 021-7292556 Kantor Pos Rawa Barat Jl. Wolter Monginsidi Jakarta Tel. 021-7220520

Bekasi ­ Cabang Kalimalang Ruko Duta Permai Plaza Blok B II, No. 21-22 Bekasi 17145 Tel. 021-8840867 Fax. 021-8843345 Jakarta ­ Cabang Pembantu Rawamangun Jl. Sunan Giri No. 1 Rawamangun, Jaktim 13220 Tel. 021-4706725, 4707735 Fax. 021-4706409 Jakarta ­ Cabang Pembantu Tanjung Priok Komplek Perkantoran Enggano Megah Jl. Enggano No. 5 L Tanjung Priok Tel. 021-43909042 Fax. 021-43905241 Jakarta ­ Kantor Kas Cempaka Putih (Yarsi) Jl. Letjen Suprapto Cempaka Putih Jakarta 10510 Tel. 021-4228109 Jakarta ­ Kantor Kas Pondok Kopi Jl. Raya Pondok Kopi Jakarta 13460 Tel. 021-8622939 Jakarta ­ Kantor Kas Prumpung Gedung Telkom Jl. D.I. Panjaitan, Jakarta Timur Tel. 021-8505678 Jakarta ­ Kantor Kas Pondok Bambu Jl. Pahlawan Revolusi No. BL A3/2, Pondok Bambu Jakarta Timur Tel. 021-8621666 Jakarta ­ Kantor Kas Cawang Muhammadiyah Cawang Jl. Dewi Sartika No. 136 Jakarta Tel. 021-80871489

Bekasi ­ Kantor Kas Kemang Pratama Jl. Raya Kemang Pratama Bekasi Tel. 021-8841364 Bekasi ­ Kantor Kas Jatiwaringin Jl. Raya Jatiwaringin No. 50 Pondok Gede, Bekasi Tel. 021-8463773 Bekasi ­ Kantor Kas Juanda Jl. Ir. H. Juanda No. 60, Bekasi Tel. 021-8850966 Kantor Pos Cibitung Jl. Teuku Umar Raya No. 44 Cibitung Tel. 021-8831288, 88360883 Kantor Pos Tambun Jl. Raya Hasanuddin No. 340 Tambun Tel. 021-88320791, 88327041 Kantor Pos Cikarang Jl. Gatot Subroto 41 A Cikarang Tel. 021-8904458, 8902275 Kantor Pos Pondok Gede Jl. Kel. Jatimakmur 12 Pondok Gede Tel. 021-8489442, 84990432 Kantor Pos Bekasi 17000 Jl. Lapangan Serbaguna No. 7 Bekasi 17113 Tel. 021-8813199, 8808166 Tangerang ­ Cabang BSD Ruko BSD Plaza Jl. Raya Serpong Sektor IV Kav. D7 Serpong Tangerang 15310 Tel. 021-5371036, 5379749 Fax. 021-5371038

.XXX

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Tangerang ­ Kantor Kas Departemen Agama Jl. A. Yani No. 8, Tangerang (relokasi Ki Samaun) Tel. 021-55799584 Fax. 021-55761328 Tangerang ­ Kantor Kas Karawaci Jl. Beringin Raya No. 30 Karawaci Baru, Tangerang Tel. 021-5525674 Tangerang ­ Kantor Kas Pamulang Jl. Raya Pamulang Blok SH 19/9 Tangerang Tel. 021-74634133 Tangerang ­ Kantor Kas Cikupa Jl. Raya Serang Km. 18,5 Tangerang Tel. 021-021-59402042 Kantor Pos Tangerang Jl. Daan Mogot No. 11 Tangerang Tel. 0245-391288 Tangerang ­ Kantor Kas UIN Komplek Masjid Fathullah UIN Syarif Hidayatullah Jl. Ir. H. Juanda Ciputat, Tangerang 15412 Banten ­ Cabang Serang Jl. Jend. Sudirman No. 36 Ciceri, Serang, Banten Tel. 0254-229120 Fax. 0254-229181 Cabang Bogor Jl. Raya Pajajaran, Bogor Tel. 0251-350941 Fax. 0251-353366 Bogor ­ Kantor Kas IPB Darmaga Masjid Al-Hururiyah Jl. Tanjung Kampus IPB Darmaga, Bogor Tel. 0251-625134 Fax. 0251-353366

Bogor ­ Kantor Kas Cibinong Jl. Raya Mayor Oking, Cimekar Cibinong, Bogor Tel. 021-87912474 Fax. 021-87912474 Kantor Pos Cisarua Jl. Raya Puncak, Cisarua Tep. 0251-256750 Bogor ­ Kantor Pos Juanda Jl. Juanda, Bogor Tel. 0251-324288, 321460 Bogor ­ Kas Kemang Jl. Baru Kemang, Cimanggu Tel. 0251-513161 Jawa Barat ­ Cabang Bandung Jl. Buah Batu No. 276 A Bandung 40265 Tel. 022-7305919, 7308246 7309229, 7309339 Fax. 022-7309393, 7331560 Jawa Barat ­ Cabang Sukabumi Jl. Jend. Sudirman No. 39 Sukabumi, Jawa Barat Tel. 0266-228373, 229739 Bandung ­ Cabang Pembantu Salman ITB Jl. Gelap Nyawang No. 4 Bandung 40132 Tel. 022-2530521, 2510512 2510508 Fax. 022-2510417 Bandung ­ Cabang Pembantu Cihampelas Jl. Cihampelas No. 288 Bandung 40131 Tel. 022-2031632, 2031642 Fax. 022-2042382 Jawa Barat ­ UPS Garut Jl. Ciledug No. 247 Garut Tel. 0262-245399 Fax. 0262-243397

Bandung ­ Kantor Kas Kopo Sayati Jl. Kopo Sayati No. 169 Bandung 40233 Tel. 022-5402513 Bandung ­ Kantor Kas Istiqamah Jl. Citarum No. 1 Bandung 40115 Tel. 022-4234113 Bandung ­ Kantor Kas Daarut Tauhid Gedung Kopontren Jl. Geger Kalong Girang No. 67 Bandung 40153 Tel. 022-2007952 Bandung ­ Kantor Kas Cimahi Jl. Raya Timur No. 182 Cimahi Tel. 022-6643920 Bandung ­ Kantor Kas Ujungberung Pertokoan ASTOR Jl. Raya Ujungberung Kav. 3 Kec. Ujung Berung Kotamadya Bandung Tel. 022-7832086, 7806277 Bandung ­ Kantor Kas Cicadas Jl. Ahmad Yani No. 821 Kec. Cicadas, Kodya Bandung Tel. 022-7277749 Fax. 022-7277749 Bandung ­ Darul Hikam Jl. Ir. H. Juanda No. 285 Bandung Tel. 022-2533995 Fax. 022-2533995 Bandung ­ Kantor Kas TELKOM Japati Jl. Japati No. 1, Bandung Tel. 022-7277729 Fax. 022-727779 Jawa Barat ­ Kantor Kas Jatinangor Kampus Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN) Jl. Raya Jatinangor Km. 20,5 Sumedang

Kantor Pos Kosambi Jl. A. Yani No. 200, Bandung Tel. 022-7320416 Kantor Pos Alun-Alun Jl. Asia Afrika No. 49, Bandung Tel. 022-4207081 Jawa Barat ­ Cabang Cirebon Jl. Siliwangi No. 60, Cirebon Tel. 0231-200828 Fax. 0231-206817 Cirebon ­ Kantor Kas Cipto Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 7, Cirebon Tel. 0231-211655 Fax. 0231-211655 UPS Kuningan Jl. Siliwangi No. 142, Kuningan Tel. 0232-879664 Fax. 0232-872418 Kantor Pos Cirebon Jl. Yos Sudarso No. 9, Cirebon Tel. 0231-221210 Kantor Pos Kuningan Jl. A. Yani 2, Kuningan Tel. 0232-877022 Jawa Barat ­ Cabang Cianjur Jl. Siti Jenab No. 29 Cianjur, Jawa Barat Tel. 0263-280951 Fax. 0263-280451 Jawa Barat ­ Cabang Sukabumi Jl. Jend. Sudirman No. 39 Sukabumi Tel. 0266-245888 Fax. 0266-228373 Jawa Barat ­ Cabang Tasikmalaya Jl. Ahmad Yani No. 15-17 Tasikmalaya Tel. 0265-324900 Fax. 0265-310234 Jawa Barat ­ Kantor Kas Ciamis Jl. MR. Iwa Kusumasomantri No. 9, Ciamis Tel. 0265-777998

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XXXI.

Jawa Barat ­ Kantor Kas Banjar Jl. Pegadaian No. 78, Banjar Tel. 0265-745991 Jawa Tengah ­ Cabang Semarang Jl. Soegijopranoto No. 102 Semarang 50141 Tel. 024-3564134, 3564135-9 Fax. 024-3565377 Jawa Tengah ­ UPS Magelang Jl. Daha No. 5, Magelang Tel. 0293-5510117, 5510118 Fax. 0293-365155 Jawa Tengah ­ UPS Cepu Jl. Pemuda No. 70, Cepu Tel. 0296-422699 Fax. 0296-422799 Semarang ­ Kantor Kas Pandanaran Jl. Pandanaran No. 126 Semarang 50241 Tel. 024-8445285 Jawa Tengah ­ UPS Ungaran Komplek Masjid Agung Istiqomah Jl. Diponegoro No. 36 Ungaran 50511 Tel. 024-6925795 Fax. 024-6925796 Jawa Tengah ­ UPS Kendal Jl. Raya Kendal No. 242 Kendal Tel. 0294-382700 Fax. 0294-384843 Semarang ­ Kantor Kas Banyumanik Jl. Sukun Raya No. 57 Banyumanik, Semarang Tel. 024-7478759 Kantor Pos Johar Jl. Pemuda No. 4, Johar Semarang Tel. 024-3543283

Kantor Pos Demak Jl. Glagah Wangi No. 551 Alun-alun Demak Tel. 0291-685129 Kantor Pos Mranggen Jl. Raya Semarang - Purwodadi Mranggen Tel. 024-6720230 Kantor Pos Kendal Jl. Raya Kendal 224, Kendal Tel. 0294-381166 Kantor Ungaran Jl. MT. Haryono 10, Ungaran Tel. 024-6921002 Kantor Pos Erlangga Jl. Imam Bardjo 10, Semarang Tel. 024-8311562 Jawa Tengah ­ Cabang Pekalongan Jl. Hayam Wuruk No. 9 Pekalongan Tel. 0285-426888 Fax. 0285-425588 Jawa Tengah ­ UPS Pemalang Jl. Jenderal Sudirman No. 8/10 Pemalang Tel. 0284-324767 Jawa Tengah ­ UPS Batang Jl. A. Yani No. 58, Batang Tel. 0285-7907511 Jawa Tengah ­ UPS Brebes Jl. Ustad Abbas No. 2, Brebes Tel. 0283-673310 Jawa Tengah ­ UPS Tegal Jl. Diponegoro No. 98/86 Tegal Tel. 0283-354807 Kantor Pos Besar Pekalongan Jl. Cendrawasih No. 1 Pekalongan Tel. 0285- 421776

DIY ­ Cabang Yogyakarta Jl. Kapt. Piere Tendean No. 56 RT 052 / RW 011, Wirobrajan Yogyakarta Tel. 0274-414666 Fax. 0274-414222 Yogyakarta ­ Kantor Kas Bantul RSU PKU Muhammadiyah Bantul Jl. Jend. Sudirman No. 124 Bantul Tel. 0274-368801 Yogyakarta ­ Kantor Kas UGM Masjid Kampus UGM Jl. Ferificial, Bulaksumur Yogyakarta Tel. 0274-548777 Yogyakarta ­ Kantor Kas UII Kampus Terpadu, Gedung Rektorat UII Jl. Kaliurang Km. 14,4 Yogyakarta 55584 Jawa Tengah ­ Kantor Cabang Solo Jl. Slamet Riyadi No. 314, Solo Tel. 0271-743547-60 Fax. 0271-743455 Jawa Tengah ­ Kantor Kas Solo Jl. Kapt. Mulyadi No. 87F Ruko Lojiwetan, Pasar Kliwon Surakarta Tel. 0271-668857, 668867 Fax. 0271-663936 Jawa Tengah ­ Cabang Purwokerto Komp. Ruko Perintis Kemerdekaan Kios No. 36 Jl. Perintis Kemerdekaan Kel. Purwokerto Selatan, Banyumas Jawa Tengah Tel. 0281-642315 Fax. 0281-642344-46

Jawa Tengah ­ Kantor Kas Cilacap Jl. Ir. Juanda No. 32, Cilacap Tel. 0282-547598 Jawa Timur ­ Cabang Surabaya Jl. Raya Darmo No. 81 Surabaya 60265 Tel. 031-5611230 Fax. 031-5677861 Surabaya ­ Cabang Pembantu Mas Mansyur Jl. KH. Mas Mansyur No. 147 Surabaya 60162 Tel. 031-345250, 3555058 Fax. 031-3555057 Jawa Timur ­ Kantor Kas Gresik Jl. Kartini No. 150-152, Gresik Tel. 031-3988233 Fax. 031-3984784 Surabaya ­ Kantor Kas UNAIR Gedung Academic Bussiness Center Lt. 2, FE UNAIR Jl. Airlangga No. 4, Surabaya Tel. 031-5460222, 5463373 Jawa Timur ­ Kantor Kas Sidoarjo Jl. Jenggolo No. 90A Sidoarjo 61219 Tel. 031-8952230 Kantor Pos Mojokerto Jl. A. Yani No. 5, Mojokerto Tel. 0321- 322546 Kantor Pos Krian Jl. Magersari No. 1, Krian Surabaya Tel. 031-70646361 Kantor Pos Jemur Jl. Jemur Andayani 75 Surabaya Tel. 031-8436770 Kantor Pos Lamongan Jl. Ki Sarmidi Mangun Sarkoro Lamongan Tel. 0322-311735

.XXXII

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Kantor Pos Bangkalan Jl. Trunojoyo No. 2A Bangkalan 69111 Tel. 031-3099938 Jawa Timur ­ Cabang Malang Jl. Kawi Atas No. 36 A Tel. 0341-556020-21 Fax. 0341-556019 Jawa Timur ­ Kantor Kas Kepanjen Jl. Kawi No. 16, Kepanjen Malang Tel. 0341-393800 Jawa Timur ­ Cabang Jember Jl. Kartini No. 8, Jember Jawa Timur Tel. 0331-410431 Fax. 0331-410432 Jawa Timur ­ Kantor Kas Ambulu Jl. Suyitman No. 9, Ambulu Kab. Jember Tel. 0336-881116 Jawa Timur ­ Cabang Kediri Jl. Hasanudin No. 28 RT 03/05 Kel. Dandangan, Kediri Tel. 0354-671801 Fax. 0357-671800 Jawa Timur Kediri ­ Kantor Kas Pare Jl. Panglima Besar Sudirman No. 40, Pare, Kediri Tel. 0354-390016 Cabang Denpasar Jl. P. Diponegoro No. 238 F Sanglah, Denpasar Tel. 0361-247247 Fax. 0361-235428 NTB ­ Cabang Mataram Jl. Langko No. 28 Kel. Dasan Agung Kec. Mataram Tel. 0370-646060 Fax. 0370-647272

NTT ­ Kantor Cabang Kupang Jl. Soekarno No. 27, Fontein Kupang Tel. 0380-829556, 829557 Fax. 0380-827327 Mataram ­ Kantor Kas Masbagik Komp. Masjid Jami' Al-Akbar Masbagik, Kab. Lombok Timur Tel. 0376-631898-9 Sulawesi Selatan ­ Cabang Makassar Jl. Sam Ratulangi No. 72 Makassar 90174 Tel. 0411-832777 Fax. 0411-832666 Sulawesi ­ Kantor Kas Pangkep Jl. Kemakmuran No. 31 Kec. Pangkajene Kab. Pangkep Tel. 0410-21400 Sulawesi Selatan ­ Kantor Kas Maros Jl. Jendral Sudirman No. 16 Maros Tel. 0411-373975 Sulawesi Selatan ­ Kantor Kas Goa Jl. KH. Wahid Hasyim No. 186 Sunguminasa, Goa Tel. 0411-889294 Sulawesi ­ UPS Palopo Jl. Jend. Sudirman No. 34 Palopo Tel. 0471-326623 Fax. 0471-21349 Makassar ­ Kantor Kas Pannampu Jl. Tinumbu Raya No. 392 Kec. Tallo, Makassar Tel. 0411-5051540 Makassar ­ Kantor Kas Atthirah Jl. Kajoalalido No. 22 Kec. Ujung Pandang Makassar Tel. 0411-322929

Makassar ­ Kantor Kas Daya Jl. Perintis Kemerdekaan No. 165, Kec. Biringkanaya Makassar Tel. 0411-514574 Makassar ­ Kantor Kas Pengayoman Jl. Pengayoman Komp. Mirah F. 8 Kec. Panakukang Makassar Tel. 0411-433755 Kantor Pos Pettarani Jl. AP. Pettarani Makassar 90222 Tel. 0411- 833032 Kantor Cabang Gorontalo Jl. Raja Eyato No. 35 A Kec. Kota Selatan, Gorontalo Tel. 0435-831747 Fax. 0435-830260 Kantor Cabang Manado Jl. Kapt. Pierre Tendean No. 101 Boulevard, Manado Tel. 0431-877778 Fax. 0431-877779 Sulawesi ­ Kantor Kas Manado Jl. Rumambi No. 5B Komp. Pelabuhan, Manado Tel. 0431-878504 Fax. 0431-878504 Sulawesi ­ Kantor Kas Kota Mobagu Jl. Terminal No. 163 Kota Mobagu Tel. 0434-2629399 Fax. 0434-2629499 Gorontalo ­ Kantor Kas Limboto Jl. Jend. Sudirman No. 9 Komp. Menara Keagungan Gorontalo Tel. 0435-881477 Gorontalo ­ Kantor Kas Marisa Jl. Trans Sulawesi No. 57 Komp. Pertamina Gorontalo Tel. 0443-210179

Sulawesi Tenggara ­ Cabang Kendari Jl. Sam Ratulangi Kec. Mandonga, Kendari Tel. 0401-329900 Fax. 0401-32989 Sulawesi ­ UPS Kolaka Jl. Chairil Anwar No. 25 Kolaka Tel. 0405-23947 Fax. 0405-23947 Sulawesi ­ UPS Bau-bau Jl. Yos Sudarso Plaza Umnawolio, Lt. 1 Tel. 0402-22577 Fax. 0402-22588 Sulawesi Tengah ­ Cabang Palu Jl. Tanjung Karang No. 2 Komp. Ruko Monginsidi No. 1 Palu Selatan, Palu 94126 Tel. 0451-457555 Fax. 0451-457666 Maluku Utara ­ Cabang Ternate Jl. Hasan Esa No. 19 Kel. Takoma, Ternate Tel. 0921-55777, 24458 Fax. 0921-55666, 24663 Papua Barat ­ Cabang Sorong Ruko Haji Lasedi No. 4 Pasar Bersama Jl. Jend. Sudirman, RT 01/06 Kel. Malawei, Sorong 98415 Tel. 0951-332777 Fax. 0951-331666 Papua ­ Cabang Jayapura Ruko Pasifik Permai, Blok C 33 Blok 2, Jayapura Tel. 0967-551777 Fax. 0967-551666

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

XXXIII.

Halaman ini sengaja dikosongkan This page is intentionally left blank

.XXXIV

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Visi & Misi

Vision & Mission

Visi

Menjadi bank syariah utama di Indonesia, dominan di pasar spiritual, dikagumi di pasar rasional.

Vision

To become the premier sharia bank in Indonesia, dominant in the spiritual market, admired in the rational market.

Misi

Menjadi ROLE MODEL Lembaga Keuangan Syariah dunia dengan penekanan pada semangat kewirausahaan, keunggulan manajemen dan orientasi investasi yang inovatif untuk memaksimumkan nilai kepada stakeholder.

Mission

To become a ROLE MODEL among sharia financial institutions on excellence, the world over, spirit, emphasising managerial stakeholders. entrepreneurial and

innovative

investment orientation to maximize value to

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

1.

Memelihara Kemurnian

Devotion to Purity

Berasal Sumber yang Bersih Berbagi Hasil yang Murni

Bank Muamalat adalah bank Islam pertama di Indonesia yang dirintis umat Islam Indonesia dan didukung Majelis Ulama Indonesia serta tokoh-tokoh Muslim Nusantara. Dengan sumber permodalan berasal dari 800.000 masyarakat muslim Indonesia dan masyarakat muslim internasional - melalui Islamic Development Bank (IDB) Jeddah dari komunitas muslim internasional, Alhamdulillah modal dan pengelolaan Bank Muamalat sampai saat ini tetap murni syariah. Produk dan layanan perbankan Muamalat didasarkan pada prinsip-prinsip dan kaidah syariah sesuai komitmen: Berasal Sumber yang Bersih, Berbagi Hasil yang Murni. Produk-produk penghimpunan serta penanaman dana dilandaskan pada kaidah murni syariah dan pemberdayaan modal secara produktif. Didukung oleh Kru Muamalat yang memiliki Spirit Muamalat, militan, intelek, kompetitif dan regeneratif, dengan inovasi tiada henti, jaringan di seluruh Nusantara dan manca negara serta teknologi informasi keuangan modern, Bank Muamalat menyediakan produk dan jasa keuangan murni syariah yang beragam dan mudah diakses dimanapun nasabah berada. Dengan kredo Pertama Murni Syariah, Bank Muamalat menjadi lembaga Islam yang bergerak dan berkhidmat melayani kebutuhan perbankan dan keuangan islami, bukan semata-mata bank syariah yang hanya menjual produk-produk perbankan.

Deriving from a Pure Source, Sharing the Genuine Gain

Bank Muamalat is the first Islamic bank in Indonesia. With an equity capital derived from 800,000 shareholders among Moslem Indonesian as well as the international Islamic communities - through the Islamic Development Bank (IDB) of Jeddah - Bank Muamalat has been creating itself as the first purely sharia bank in capital source and management.

Bank Muamalat products and services are based on the tenets of sharia as our commitment: Deriving from a Pure Source, Sharing the Genuine Gain. These funding, financing products and services are developed along principles of sharia and the concept of productive utilization of capital. Supported by high integrity, sincere and competent Muamalat Crew, and a service network throughout Indonesia and overseas utilizing modern information technology systems, Bank Muamalat provides its customers everywhere with easy access to a wide variety of purely sharia financial products and services.

With the First Purely Sharia credo, Bank Muamalat became Moslem institution which its mobilitation purpose to provide services concerning the islamic banking and financial needs, nor the sharia banking which only sell banking products.

.2

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Membangun Akhlak Islami Secara Total

Kata Islam berasal dari kata `aslama' yang salah satu artinya "berserah diri kepada Tuhan". Orang yang beriman kepada Allah senantiasa mengamalkan Islam secara kaffah, agar selalu berada di jalan yang lurus, jalan yang diridai Allah. Salah satu perbuatan yang diharamkan Islam adalah riba. Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Islam juga mengharamkan penimbunan harta atau modal secara tidak produktif. Perbankan Islam adalah solusi untuk menyelamatkan umat dari jeratan riba dan Insya Allah terbebas dari jilatan api neraka. Berbeda dengan bank konvensional, bank Islam memperjuangkan hubungan kemitraan dengan bagi hasil dan risiko yang ditanggung bersama antara pemodal dan pengusaha/nasabah, berlandaskan ketulusan, serta kejujuran dan keadilan. Selain itu, modal digunakan secara produktif kepada investasi yang halal agar tercapai kesejahteraan timbal balik antara pemilik modal, pengusaha dan masyarakat di lingkungannya. Islam adalah rahmat bagi alam semesta, termasuk manusia. Muamalat hadir untuk mendukung kegiatan ekonomi berbasis religi agar terwujud suatu tatanan masyarakat yang adil dan makmur. Muamalat adalah institusi Islam yang berkiprah dibidang keuangan, bukan sekedar bank yang dijalankan dengan sistem syariah, akhlak, dan aqidah. Mari kita MURNI-kan Niat, BERSIH-kan Rezeki, SUCI-kan Hati dan Perbuatan agar tercapai Akhlak Islami yang diridai Allah.

Adhering Fully to the Islamic Precept

The name Islam derives from the word `aslama' which among other things means "submitting totally to God." Those who heed the call of Allah will adhere fully to the precepts of Islam, faithfully keeping to a straight path, in the blessed way of Allah. One of the abominations of Islam is the practice of usury. Allah allows trade and prohibits usury. Islam also prohibits the hoarding of money or capital in unproductive manner. Islamic banking provides a way to keep muslim adherents away from the worldly and prevalent practice of usury, and Insya Allah, from retributions in the afterlife. Unlike conventional banking, the basic tenets of Islamic banking are based on partnership in which equity and risk are equally shared between lender and borrower in a spirit of trust, honesty and fairness. Moreover, capital is invested productively in economic activities that are `halal' for the mutual benefit of the investors, entrepreneurs and their immediate communities. Islam is founded for the good of the universe, including mankind. Muamalat exists to support religious economic activities towards a just and prosperous society.

Muamalat is a fully fledged Islamic financial institution and not merely a bank that practices the ways of sharia and the Islamic precepts. Let us PURIFY our faith, CLEANSE our fortunes and EASE our conscience in the blessed ways of Islam and Allah.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

3.

.4

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

5.

Sekilas Bank Muamalat

Bank Muamalat in Brief

PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk (BMI) didirikan pada tahun 1991 bertepatan 1412 H yang diprakarsai oleh beberapa tokoh muslim dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah Indonesia. Muamalat mulai beroperasi 27 Syawal 1412 H atau 1 Mei 1992. Dengan dukungan eksponen Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan beberapa pengusaha muslim, pendiriannya juga mendapat dukungan masyarakat berupa komitmen pembelian saham senilai Rp 84 miliar pada saat penandatanganan Akta Pendirian Perseroan. Selanjutnya, dalam acara silaturahmi pendirian di Istana Bogor, diperoleh tambahan modal dari masyarakat Jawa Barat sebesar Rp 106 miliar sebagai wujud dukungannya.

PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI) was established in 1991 or 1412 H, endorsed by the Indonesian Council of Ulemas (MUI) and the Government of Indonesia. Muamalat commenced operations in 27 Syawal 1412 H or May 1, 1992. Supported by the Indonesian Association of Moslem Intellectuals (ICMI) and a group of Moslem entrepreneurs, the founding of Bank Muamalat also won the support of the general public, by a Rp 84 billion pledge for the purchase of the Bank's shares on the date when the Articles of Association was signed. Thereafter, in a special meeting of the founding at the Presidential Palace in Bogor, West Java, additional pledges Rp 106 billion from communities in West Java as their form of support. On October 27, 1994, barely two years from its founding, Bank Muamalat received its license to operate as a Foreign Exchange Bank. This recognition strengthened the Bank's position as the first and leading sharia (Islamic) bank in Indonesia with a growing array of products and services.

Pada 27 Oktober 1994, hanya dua tahun setelah didirikan, Bank Muamalat berhasil menyandang predikat Bank Devisa. Pengakuan ini semakin memperkokoh posisinya sebagai bank syariah pertama dan terkemuka di Indonesia dengan beragam jasa dan produk yang terus dikembangkan. Krisis moneter tahun 1998 telah memporakporandakan sebagian besar perekonomian Asia Tenggara. Sektor perbankan nasional terbelit bencana kredit macet, terutama pada segmen korporasi. Bank Muamalat pun terimbas dampaknya, sehingga Non-Performing Financing-nya (NPF) mencapai lebih dari 60%. Perseroan mengalami kerugian sebesar Rp 105 miliar. Ekuitas mencapai titik terendah yaitu Rp 39,3 miliar, kurang dari sepertiga modal awal yang disetor. Dalam upaya memperkuat permodalan, Bank Muamalat berupaya mencari pemodal potensial dan mendapat tanggapan positif dari Islamic Development Bank (IDB) yang berkedudukan di Jeddah, Saudi Arabia. Pada Rapat Umum Pemegang Saham 21 Juni 1999, IDB secara resmi menjadi salah satu pemegang saham Bank Muamalat. Kurun waktu antara tahun 1999 dan 2002 merupakan masa yang penuh tantangan dan keberhasilan bagi Bank

In 1998, Indonesia was hit by a financial crisis which devastated most of the national economies in the Southeast Asia region. The national banking sector collapsed under the burden of corporate debt overhang, which also impacted Bank Muamalat. In 1998, our NonPerforming Financing (NPF) ratio exceeded 60%. The Bank endured a loss of Rp 105 billion, which brought our equity to its lowest level ever of Rp 39.3 billion, less than a third of our original paid up capital. In an effort to strengthen its capital base, Bank Muamalat solicited for a potential investor, which was responded positively by the Islamic Development Bank (IDB) based in Jeddah, Saudi Arabia. In the Annual General Meeting of Shareholders of Bank Muamalat on June 21, 1999, IDB officially became one of the shareholder of Bank Muamalat. The period between 1999 and 2002 represents time of challenges as well as triumphs for Bank Muamalat.

.6

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Muamalat. Dalam periode tersebut, Bank Muamalat berhasil membalikkan kedaan dari kondisi rugi menjadi laba berkat upaya dan dedikasi setiap Kru Muamalat, ditunjang oleh kepemimpinan yang kuat, strategi pengembangan usaha yang tepat, serta ketaatan terhadap pelaksanaan perbankan syariah secara murni. Bank Muamalat berhasil melalui masa sulit dan bangkit dari keterpurukan yang diawali dengan pengangkatan direksi baru dari internal. Kemudian menggelar rencana kerja lima tahun yang berhasil mengembalikan BMI ke kondisi keuangan dan pertumbuhan yang berkesinambungan.

During this period, Bank Muamalat succeeded in reversing its financial fortunes from loss back into profitability. This is achieved through the dedicated hard work of the entire Muamalat Crew, supported by strong leadership, astute business strategy, and strict adherence to the principles of sharia in all aspects of its banking practice. Bank Muamalat was able to overcome these difficult times and re-emerged from catastrophy, starting with the appointment of a new management Board internally. Bank Muamalat proceeded to deploy a five-year business plan which has since returned BMI to financial sustainability and growth. Between 2000 and 2005, its total assets grew by almost 660%, operating profit increased by more than 8,400%, and shareholders' equity rose by 880%. In 2006, they increased further by 12.7%, 9.79% and 3.02%, respectively, This brought the Bank's total assets to Rp 8.37 trillion as at year-end 2006, with total shareholders' equity of Rp 786.44 billion and a net profit for the year of Rp 108.36 billion - making Bank Muamalat the most profitable sharia bank in Indonesia, today.

Antara tahun 2000 dan 2005, total aktiva BMI meningkat mendekati 660%, laba operasi naik 8.400%, dan modal pemegang saham tumbuh sebesar 880%. Pada tahun 2006, ketiganya berkembang lagi masing-masing senilai 12,7%, 9,79% dan 3,02%. Perkembangan tersebut menambah jumlah aktiva BMI menjadi Rp 8,37 triliun di akhir tahun 2006, dengan modal pemegang saham mencapai Rp 786,44 miliar dan pencapaian laba bersih untuk tahun yang bersangkutan sebesar Rp 108,36 miliar - sekaligus menjadikannya dewasa ini sebagai bank syariah yang paling menguntungkan di Indonesia.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

7.

Ikhtisar Kinerja Keuangan

Financial Highlights

Seluruh angka pada grafik dan tabel menggunakan notasi Inggris All Numerical notations in all graphs and tables are in English 1998 (milliar Rupiah) (billion Rupiah) Total Aktiva Total Assets Total Pembiayaan Total Financing Facilities Total Dana Pihak Ketiga Total Third Party Funds Total Modal Disetor Total Paid Up Capital Total Ekuitas Total Equity Laba (Rugi) Operasional Operating Profit (Loss) Laba (Rugi) Bersih Net Profit (Loss) Rasio (%) Ratio (%) Laba Sebelum Pajak/Total Aktiva ROA Laba Sebelum Pajak/Total Ekuitas ROE Laba Sebelum Pajak/Aktiva Produktif ROEA Rasio Pembiayaan Bermasalah (Bersih) Non Performing Financing (Net) Rasio Pembiayaan Bermasalah (Kotor) Non Performing Financing (Gross) Rasio Kecukupan Modal CAR Pembiayaan/(Dana Pihak III & Ekuitas) FDR Jumlah Saham (Juta) Number of Share (Million) Laba Bersih/Jumlah Saham (Rp) Earning per Share (Rp) (23.94) (271.94) (23.35) 65.61 6.76 107.15 101.00 (624.00) 0.58 3.98 0.93 53.33 15.29 68.07 138.40 20.00 0.96 9.98 1.13 12.84 8.95 97.90 165.30 47.00 4.01 41.16 4.46 4.32 6.18 9.02 90.00 165.30 262.00 2.00 17.23 1.57 3.43 4.99 10.55 83.67 165.30 156.60 1.33 8.81 0.95 2.12 3.15 13.04 76.97 374.06 81.00 1.80 15.49 1.94 2.19 2.99 12.17 86.03 374.06 135.33 2.53 18.10 2.69 2.00 2.80 16.33 89.08 820.25 168.15 2.10 21.99 2.27 4.84 5.76 14.23 83.60 820.25 132.10 479.10 462.10 391.90 138.40 39.30 (105.00) (75.50) 693.30 432.10 528.10 165.60 101.40 (32.90) 2.70 1,127.00 914.85 825.30 165.30 108.91 1.88 7.13 1,564.42 1,215.25 1,198.04 165.30 152.23 21.98 43.33 2,123.51 1,747.87 1,696.71 165.30 181.49 34.86 24.80 3,308.68 2,373.04 2,508.87 269.69 307.35 36.44 23.17 5,209.80 4,184.70 4,330.56 269.69 339.11 74.89 50.62 7,427.05 5,887.74 5,750.23 492.79 763.41 159.18 106.66 8,370.59 6,628.09 6,837.43 492.79 786.44 174.77 108.36 1999 2000 2001 2002 2003 2004* 2005 2006

*) Disajikan kembali sehubungan dengan penerapan PSAK 24 (revisi 2004) "imbalan kerja" *) Restated in line with implementation of PSAK 24 (2004 revision) "imbalan kerja".

174.77

LABA (RUGI) OPERASIONAL OPERATING PROFIT (LOSS)

[Miliar Rupiah - Billion Rupiah]

[Miliar Rupiah - Billion Rupiah]

TOTAL EKUITAS TOTAL EQUITY

159.18

786.44

763.41

74.89

339.11

36.44 34.86 21.98 1.88

307.35 181.49 101.40 39.30 108.91 152.23

1998

1999 2000

(32.90)

2001

2002

2003

2004

2005

2006

1998

1999

2000

2001

2002

2003

2004

2005

2006

(105.00)

.8

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Meningkatkan Mutu, Menuju Ritel

Improve Quality, GO RETAIL

Improve Quality, GO RETAIL merupakan strategi kunci Bank Muamalat tahun 2006 dalam upaya memperkuat jangkauan layanan. Programnya dilakukan berkelanjutan guna memperkaya produk dan jasa yang manfaatnya dapat dirasakan nasabah. Peningkatan kualitas dan penetrasi ke segmen ritel telah menjadi langkah strategis yang fokus pada penguatan aliansi dan inovasi tahun sebelumnya.

Improve Quality, GO RETAIL were the key themes of Bank Muamalat in 2006 as it set out to broaden the reach of its sharia banking services. The programme was carried out continuously to enrich the products and services that benefits its customers. Improvement of quality and penetration to the retail segment have become a strategic step that focuses on the strengthening of alliances and innovation of previous years. With that strategy, Bank Muamalat is able to build on its solid foundation of strategic alliances and product innovation to really enhance the value and reach of its sharia banking services to Muslim devotees throughout Indonesia. With the blessings of Allah SWT, Bank Muamalat has successfully developed Shar-E, the multipurpose sharia bank card that meets the need of all Muslims who longed for the presence of Bank Muamalat in their midst. Today, Shar-E has become an extension of Bank Muamalat of unlimited reach and scope.

Strategi tersebut telah membuat Bank Muamalat mampu membangun di atas fondasi yang kokoh berupa aliansi strategis serta inovasi produk yang benar-benar meningkatkan nilai dan jangkauan layanan perbankan syariah bagi seluruh umat di Indonesia. Dengan rahmat Allah SWT, bank ini telah pula berhasil mengembangkan Shar-E, yaitu sebuah kartu serbaguna yang mampu memenuhi kebutuhan umat yang mendambakan kehadiran Bank Muamalat di lingkungan mereka. Sampai hari ini, Shar-E telah menjadi perpanjangan tangan Bank Muamalat dengan jangkauan dan cakupan yang tak terbatas. Kepercayaan masyarakat atas kemampuan Bank Muamalat untuk mengelola dan menyeimbangkan pertumbuhan aktiva serta liabilitasnya semakin tercermin dari kinerja yang sangat sehat dari tahun ke tahun - suatu fakta yang ditandai oleh adanya berbagai pengakuan dan penghargaan yang diterima bank di dalam maupun luar negeri. Pada Maret 2007, saat laporan ini sedang dipersiapkan, Bank Muamalat kembali terpilih sebagai Bank Islam Terbaik di Indonesia dari Islamic Finance News, Kuala Lumpur, Malaysia.

Public trust on Bank Muamalat's ability to manage and balance the growth of its assets and liabilities is increasingly reflected in the Bank's exceedingly sound performance over the years - a fact that has been underscored by a growing number of accolades and awards that the Bank continues to receive both at home and abroad.

In March 2007, as this report is being prepared, Bank Muamalat has again been chosen as the Best Islamic Bank in Indonesia by Islamic Finance News, Kuala Lumpur, Malaysia.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

9.

JARINGAN LAYANAN BANK MUAMALAT (jumlah unit)

BANK MUAMALAT SERVICE NETWORK (number of units)

1500

1000

500

0

Cabang

Dec 02 Dec 03 Dec 04 Dec 05 Dec 06

Cabang Pembantu 7 8 10 13 8 Sub Business

Kantor Kas 46 70 78 81 89 Cash Office

Gerai Muamalat 46 46 46 43 Muamalat Outlet

Unit Pelayanan Syariah 0 0 18 Sharia Services Unit

SOPP Pos 292 573 1400 On-line Post Office

13 32 43 47 51 Business

Sejak kehadiran Shar-E, Bank Muamalat berhasil mengembangkan jaringan pelayanannya secara pesat dan signifikan, melalui lebih dari 1.400 kantor pos online yang benar-benar telah merentangkan jangkauan pelayanan Bank Muamalat ke seluruh provinsi di Indonesia, di setiap daerah yang terdapat kantor pos on-line yang bertandakan Shar-E, dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik bank apapun, bahkan melalui telepon rumah di seluruh pelosok tanah air. Shar-E mencerminkan keberhasilan Bank Muamalat untuk mengedepankan aliansi serta inovasi hingga saat ini.

Since the arrival of Shar-E, Bank Muamalat has rapidly and significantly expanded its service network through no less than 1,400 on-line postal offices that truly extends the reach of Bank Muamalat's sharia banking services to every provinces in Indonesia, in places where there are an on-line postal office bearing the Shar-E signage, and an Automated Teller Machine of any bank. Shar-E reflects the success of our drive to emphasise alliances and innovation to date.

.10

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

REKENING NASABAH BANK MUAMALAT (jumlah rekening)

BANK MUAMALAT CUSTOMER ACCOUNTS (number of accounts)

800,000

600,000

400,000

200,000

-

1999 Wadiah Current Account Non Shar-E Saving Shar-E Mudharabah Time Dep Total 8,044 205,143 29,228 243,015

2000 9,442 249,104 35,847 294,033

2001 10,684 297,086 43,914 351,684

2002 11,937 349,943 55,529 417.409

2003 13,148 411,879 71,710 496,737

2004 14,989 517,022 7,521 95,225 634,757

2005 18,278 615,044 132,669 119,849 885,840

2006 22,465 694,310 663,877 147,173 1,527,825

Shar-E tidak hanya memperluas jaringan pelayanan, namun juga berdampak pada pertumbuhan nasabah yang luar biasa dan menambah ratusan ribu rekening tabungan baru, sedang jumlah rekening deposito berjangka menurun. Seiring dengan waktu, Bank Muamalat meyakini bahwa Shar-E akan menjadi peran kunci dalam menjaga rasio Rekening Giro dan Rekening Tabungan terhadap total dana pihak ketiga, sehingga diperoleh komposisi pendanaan yang ideal dan efektif. Shar-E juga mencerminkan keberhasilan Bank Muamalat dalam meningkatkan mutu layanan ritel selama tahun 2006.

Shar-E has not only provided Bank Muamalat with a much broader service network, but has also been instrumental in growing our customer base substantially, adding hundreds of thousands on new savings accounts while the number of time deposit accounts is declining. Over time, we believe that Shar-E will be key to maintaining a strong CASA (Current Account Savings Account) ratio to total third-party deposits, thereby reducing our funding cost over the long-term. Shar-E also reflects the success of our drive to improve quality and go retail, particularly in 2006.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

11.

ALIANSI STRATEGIS

Aliansi strategis merupakan salah satu wahana utama Bank Muamalat dalam mengemban misinya menjadi role model Lembaga Keuangan Syariah Dunia dengan semangat kewirausahaan, kepemimpinan, dan inovasi. Sejak aliansi tersebut digulirkan pertama kali tahun 2004, kebijakan menjalin aliansi dengan berbagai mitra usaha telah berhasil mendorong perkembangan jaringan dan jangkauan layanan Bank Muamalat secara fantastis. Berikut ini adalah beberapa program kerja aliansi strategis yang telah terealisasi tahun 2006 dan awal 2007.

STRATEGIC ALLIANCES

Strategic alliances constitute one of the primary vehicles of Bank Muamalat in fulfilling its mission to serve as the role model for Sharia Financial Institutions the world over with the spirit of entrepreneuralship, leadership and innovation. Since its adoption in 2004, the policy of forging alliances with several business partners has succeeded in boosting the growth of Bank Muamalat's sharia banking services network and reach to extraordinary levels. The followings are some of the strategic alliance work programs that have been realised in 2006 and early 2007.

SHADR

SHARIA DEPOSIT ARRANGEMENT

Left : Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin, and PT Pos Indonesia President Director, Hana Suryana, exchanging Document after signing the SHADR agreement between Bank Muamalat and PT Pos Indonesia. Bandung, March 12, 2007. Right : Reward presentation to the Best Post Office, received by Head of Postal Region IX Kalimantan, Ismanto, and Head of Postal Region I Medan, Indra Satria, presented by the President Director of Bank Muamalat and witnessed by the President Director of PT Pos Indonesia. Bogor, January 27, 2006.

BANK MUAMALAT - PT. POS INDONESIA

Kiri : Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin, dan Direktur Utama PT. Pos Indonesia, Hana Suryana, sedang bertukar naskah setelah melakukan penandatanganan kerja sama SHADR antara Bank Muamalat dengan PT. Pos Indonesia. Bandung, 12 Maret 2007. Kanan : Pemberian reward kepada Kantor Pos Terbaik diterima oleh Kepala Wilayah POS IX Kalimantan, Ismanto, dan Kepala Wilayah POS I Medan, Indra Satria, disampaikan oleh Direktur Utama Bank Muamalat dan disaksikan oleh Direktur Utama PT. Pos Indonesia. Bogor, 27 Januari 2006.

.12

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Shar-E Simcard Prabayar BANK MUAMALAT - TELKOMSEL

Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin dan Direktur Utama Telkomsel, Kiskenda Suriahardja, saling bertukar naskah setelah melakukan penandatanganan kerja sama dalam program Shar-E Simcard Prabayar-Telkomsel, disaksikan oleh Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Basuki Yusuf Iskandar. Jakarta, 18 April 2006. The President Director of Bank Muamalat, A. Riawan Amin, and the President Director of Telkomsel, Kiskenda Suriahardja, exchanging Document following the signing of the Shar-E Simcard Prepaid-Telkomsel agreement, witnessed by the Director General of Post and Telecommunications, Basuki Yusuf Iskandar. Jakarta, April 18, 2006.

Shar-E & M-ATM Bersama BANK MUAMALAT - M-ATM Bersama

Direktur Utama Bank Muamalat sedang melakukan demonstrasi transfer dana dari rekening Shar-E ke rekening anggota ATM Bersama, disaksikan oleh Manager Mobile Commerce Telkomsel, Reyhan, melalui layanan M-ATM Bersama. Jakarta, 7 Maret 2007. The President Director of Bank Muamalat demonstrates the transfer of funds from a Shar-E account to an account within ATM Bersama, witnessed by Telkomsel Mobile Commerce Manager, Reyhan, through the M-ATM Bersama service. Jakarta, March 7, 2007.

Shar-E & Frontliner Club Indosat BANK MUAMALAT - PT Indosat

Kerja sama Shar-E Bank Muamalat dengan Indosat. Funding Business Director Bank Muamalat, U. Saefudin Noer (tengah) dan Regional Sales Director PT Indosat, Wityasmoro Sih Handayanto (kiri), menyerahkan kartu Shar-E bagi anggota Indosat Frontliner Club, kepada wakil dari Pemilik Outlet di Plaza Surabaya. Surabaya, 8 Maret 2007. A Shar-E cooperation between Bank Muamalat and Indosat. Bank Muamalat Funding Business Director, U. Saefudin Noer (center), and Indosat Regional Sales Director, Wityasmoro Sih Handayanto (left), presenting the Share-E card for members of the Indosat Frontliner Club, to a representative of the Outlet Owners at Plasa Surabaya. Surabaya, March 8, 2007.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

13.

Pernyataan Dewan Pengawas Syariah

Statement From The Sharia Supervisory Board

K.H. M. A. Sahal Mahfudh Ketua Chairman

.14

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Prof. Dr. H. Muardi Chatib Anggota Member

Prof. Dr. H. Umar Shihab Anggota Member

K.H. Ma'ruf Amin Anggota Member

Bismillaahirrahmaanirrahim Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat dengan ini menyatakan bahwa, berdasarkan pengawasan kami selama semester I dan semester II 2006 : · Pelaksanaan produk dan jasa yang meliputi penghimpunan dan penyaluran dana telah sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional serta keputusan Dewan Pengawas Syariah. · Pedoman operasional dan produk yang meliputi penghimpunan dan penyaluran dana telah sesuai Fatwa Dewan Syariah Nasional serta keputusan Dewan Pengawas Syariah. · Laporan keuangan perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan prinsip Syariah.

Bismillaahirrahmaanirrahim Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh The Sharia Supervisory Board of Bank Muamalat hereby states that, based on our supervision throughout semester I and semester II of 2006 : · The provision of products and services including the collection and disbursement of funds has complied with the Fatwa of the National Sharia Board and the ruling of the Sharia Supervisory Board. · The guidelines on operations and products including the collection and disbursement of funds have complied with the Fatwa of the National Sharia Board and the ruling of the Sharia Supervisory Board. · The company's financial statements are compiled and presented in accordance with the Sharia principles.

Demikian pernyataan ini dibuat sesuai kaidah. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

This statement is issued in good faith. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

K.H. M. A. Sahal Mahfudh Ketua Chairman

Prof. Dr. H. Muardi Chatib Anggota Member

Prof. Dr. H. Umar Shihab Anggota Member

K.H. Ma'ruf Amin Anggota Member

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

15.

Sambutan Komisaris Utama

Message From President Commissioner

Drs. H. Abbas Adhar Komisaris Utama President Commissioner

.16

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Bismillaahirrahmaanirrahim Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh Segala puji bagi Allah SWT yang senantiasa memberi jalan dan kemudahan bagi kita bersama. Memasuki tahun 2007, Alhamdulillah, Bank Muamalat dibekali keberhasilan seperti tahun sebelumnya. Sebuah produk layanan baru dan unik yang memiliki potensi luar biasa, bahkan revolusioner, hadir untuk mengubah peta perbankan syariah di Indonesia. Selama ini perbankan syariah nasional terbatas pada beberapa kantong tertentu di wilayah perkotaan. Jumlah kantor cabang perbankan syariah sangat kecil dibanding kantor cabang perbankan konvensional yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara. Perbedaan ini pun tercermin dari perbandingan jumlah keseluruhan aset perbankan syariah per akhir tahun 2006 yang baru mencapai sekitar 1,5% dari jumlah keseluruhan aset perbankan nasional. Artinya, lebih dari 98% aset perbankan di Indonesia masih dikuasai bank konvensional nasional dan asing. Dalam mengkaji kinerja selama tahun buku yang dilaporkan ini, pencapaian Dewan Komisaris mencatat beberapa milestones yang cukup penting

Bismillaahirrahmaanirrahim Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh All praises be to Allah SWT for His directions and forbearances to all of us. Entering 2007, with all praises to Allah, Bank Muamalat was graced with successes of the previous year. A new and unique product, with extraordinary potential, even revolutionary, has arrived to transform the sharia banking map in Indonesia. Prior to this, the national sharia banking was limited to several pockets in urban areas. The number of sharia banking branch offices was very few compared to conventional banking branch offices throughout Indonesia. This gap was also reflected by the ratio of total sharia banking assets by year-end 2006, which only reached approximately 1,5% of the total national banking assets. This meant that more than 98% of Indonesia's total banking assets are still in the hands of conventional banks, both national and foreign banks.

Evaluating Bank Muamalat's performance for the year under review, the Board of Commissioners notes several key achievements - milestones - that were encouraging. As in previous years, Bank Muamalat had a particular strategy theme for the year 2006. In 2005, our theme was "Strengthening Alliances and Innovative Marketing," in 2006, the chosen theme was "Improve Quality, GO RETAIL." These two perpetual themes were successfully undertaken by Bank Muamalat.

membesarkan hati. Sebagaimana tahun sebelumnya, Bank Muamalat memiliki strategi khusus untuk tahun 2006. Bila tahun 2005 strateginya "Tahun Penguatan Aliansi dan Inovasi Pemasaran," maka untuk tahun 2006, strategi yang dipilih adalah "Improve Quality, GO RETAIL." Kedua strategi yang berkelanjutan tersebut berhasil dilaksanakan dengan baik oleh Bank Muamalat. Pada tahun 2005, Bank Muamalat berhasil mencapai kinerja yang positif dan melakukan inovasi pemasaran serta penguatan aliansi. Ini antara lain dibuktikan dengan peluncuran rekening tabungan instan berbasis kartu Shar-E, yang dapat memanfaatkan aliansi strategis antara Bank Muamalat dengan jaringan ATM Bersama, termasuk ATM BCA/PRIMA yang memungkinkan pemegang Shar-E dapat mengakses semua ATM di Indonesia dan Jaringan MEPS (Malaysia Electronic Payment System) di Malaysia. Kartu Shar-E juga dapat dipakai pada merchant Debit BCA/PRIMA yang tersebar luas di Indonesia. Selain itu bank ini juga berhasil menggandeng jaringan kantor pos online lewat System On Line Payment Point (SOPP) se-Indonesia yang kini berjumlah lebih dari 1.400 outlet untuk penjualan Shar-E serta penyetoran dana bagi pemegang kartunya.

In 2005, Bank Muamalat successfully strengthened its strategic alliances and completed innovative marketing. Among other things, those achievements were proved by the launching of the Shar-E-based instant savings account, that benefits from the strategic alliances between Bank Muamalat and the broad ATM Bersama networks, including ATM BCA/PRIMA, that allow the Shar-E's holders to access any ATM in Indonesia and within MEPS (Malaysia Electronic Payment System) in Malaysia. Shar-E Card can also be used in any widely-spread Debit BCA/PRIMA merchant in Indonesia. In addition, Bank Muamalat also succeeded in developing a network of System On Line Payment Point (SOPP) throughout Indonesia which today number more than 1,400 outlets, where customers can purchase Shar-E and deposit funds.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

17.

Pada tahun 2006, dengan strategi "Improve Quality, GO RETAIL," Bank Muamalat berhasil menyempurnakan kemasan dan product delivery Shar-E, sehingga mampu menembus pasar retail dengan total pencapaian nasabah Shar-E sejumlah 663.877, padahal selama 13 tahun yang lalu total nasabah hanya sekitar 400.000 nasabah. Kehadiran Shar-E di masyarakat berdampak luar biasa bagi penyebaran perbankan syariah seperti yang dicita-citakan. Kita berharap semoga Bank Muamalat dapat menggalang momentum yang baik ini guna menunjang pertumbuhan perbankan syariah melebihi yang ditargetkan oleh Bank Indonesia. Dewan Komisaris bersyukur atas segala inovasi dan prestasi Muamalat hingga tahun 2006 telah memperoleh sejumlah pengakuan berupa penghargaan nasional dan internasional. Untuk itu kami mengucapkan Selamat dan Sukses kepada seluruh Kru Muamalat. Dewan Komisaris juga mengingatkan agar Bank

In 2006, with the strategy "Improve Quality, GO RETAIL," Bank Muamalat succeeded in improving the Shar-E packaging and product delivery to really penetrate the retail market, reaching more than 663,877 new customers. In comparison, for 13 years prior to Shar-E, the number of Bank Muamalat customers only numbered 400,000. The presence of Shar-E amidst the public has had a powerful impact on the expansion of the sharia banking services that we aspired to. We express our hopes that Bank Muamalat will be able to use this virtuous momentum in order to support the growth of sharia banking to exceed the target set by Bank Indonesia. The Board of Commissioners is pleased that the innovations and achievements of Muamalat as of 2006 have obtained several recognitions and awards, both national and international. For that, we express our Congratulations and Success to all Crews of Muamalat. The Board of Commissioners also underlines the need for Bank Muamalat to consistently maintain its spiritual values and Muamalat Spirit as contained in the book of Celestial Management, which is the reference of the corporate culture of Muamalat, and to consistently implement prudential banking practices, in addition to undertaking good corporate governance such as transparency, responsibility, accountability, fairness and independence. In any case, in discharging their daily tasks, every crew member of Bank Muamalat adheres to the Muamalat Spirit and laws of sharia, which we believe, contains the universal values of truth, equality, as well as human thoughts and behaviours that are blessed by Allah SWT. To that end, the Board of Commissioners truly appreciates the role of Bank Muamalat's Sharia Supervisory Board, which continuously monitors the business operations, and expresses its opinion on the purity of Bank Muamalat's sharia principles. Bank Muamalat's internal control of several layers begins with the conscience of each and every Muamalat Crew, Management, Board of Commissioners, Sharia Supervisory Board, and National Sharia Board, all of which supports good corporate governance.

Muamalat tetap berpegang teguh pada nilai-nilai spiritual dan Muamalat Spirit sebagaimana dalam buku The Celestial Management yang menjadi referensi budaya kerja Muamalat dan menerapkan prudential banking (kehati-hatian perbankan), melaksanakan tata kelola perusahaan (good corporate governance) yang baik seperti keterbukaan, tanggung jawab, akuntabilitas, kesetaraan, dan kemandirian. Bagaimanapun, dalam menjalankan tugas sehari-hari, setiap insan Bank Muamalat harus mengacu pada Muamalat Spirit dan asas hukum syariah yang kita yakini mengandung nilai hakiki, kesetaraan, serta pola pikir dan perilaku manusia yang diridai Allah SWT. Untuk itu, Dewan Komisaris sangat menghargai peran Dewan Pengawas Syariah (DPS) Bank Muamalat yang senantiasa mengawasi kegiatan usaha dan memberikan opini mengenai kemurnian prinsip syariah yang dianut. Pengawasan yang melekat dan berjenjang di bank ini dimulai dari hati nurani setiap Kru Muamalat, Manajemen, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, dan Dewan Syariah Nasional (DSN), sehingga dapat menunjang penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

.18

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Dewan Komisaris sekali lagi menekankan bahwa setiap keberhasilan senantiasa dilandasi oleh kepatuhan kepada kaidah syariah yang tak terpisahkan dari tata kelola perusahaan. Dewan Komisaris juga mengucapkan selamat kepada Manajemen dan Kru Bank Muamalat yang telah berhasil secara konsisten dan sungguh-sungguh mengimplementasikan credo "Pertama Murni Syariah" dalam dunia perbankan syariah nasional. Semakin hari kita melihat penerapan credo tersebut menjadi ciri khas yang membedakan Muamalat dengan pesaingnya, sekaligus sebagai landasan keberhasilan selama ini. Selanjutnya kami menyampaikan penghargaan kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Republik Indonesia yang telah memberikan arah bagi pelaksanaan Good Corporate Governance kepada Muamalat sebagai bank publik dan Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia atas dukungan terhadap perkembangan perbankan syariah di tanah air, khususnya bagi Bank Muamalat Indonesia. Semoga Allah SWT senantiasa mencurahkan rahmat-Nya dan memudahkan Kru Muamalat dalam meraih keberhasilan di masa yang akan datang. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

The Board of Commissioners further emphasises that the Bank's achievements have always been based on its compliance to the laws of sharia, which are an integral part of good corporate governance. The Board of Commissioners also expresses its gratitude to the Management and Crew of Bank Muamalat who have consistently and committedly implemented the "First, Purely Sharia" credo within sharia banking in Indonesia. Progressively, we observe the implementation of this credo on a daily basis which continues to set Bank Muamalat apart from its competitors, as well as serves as its platform of success over the years. We express our highest appreciation to the Indonesian Capital Market and Financial Institution Supervisory Board, which has guided Muamalat as a listed bank to the implementation of Good Corporate Governance, as well as the Sharia Banking Bureau of Bank Indonesia for its continuing support and guidance on the development of sharia banking in Indonesia, especially for Bank Muamalat Indonesia. May Allah SWT continues to bestow His benevolence and facilitate the Muamalat Crew to achieve greater triumph in the years to come.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Drs. H. Abbas Adhar Komisaris Utama President Commissioner

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

19.

.20

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

DARI KIRI KE KANAN FROM LEFT TO RIGHT

Drs. Aulia Pohan Komisaris Commissioner Prof. Korkut Ozal Komisaris Commissioner Drs. H. Abbas Adhar Komisaris Utama President Comissioner Dr. Ahmed Abisourour Komisaris Commissioner H. Iskandar Zulkarnain S.E. M.Si Komisaris Commissioner

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

21.

Sambutan Direktur Utama

Message From The President Director

H. A. Riawan Amin, M.Sc iawan M. Direktur Utama President Director President

.22

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Bismillaahirrahmaanirrahim Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh Alhamdulillah, segala puji kita persembahkan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa dan Maha Penyayang yang telah memberikan jalan dan rizki yang halal kepada kita bersama. Pada tahun 2004, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa yang mengharamkan bunga bank. Fatwa ini mengisyaratkan secara jelas bahwa mereka yang mematuhi ajaran Islam dilarang menggunakan jasa perbankan non-syariah. Namun karena keterbatasan jaringan perbankan syariah di Indonesia, maka pengecualian hanya diberikan terhadap mereka yang tidak terjangkau jaringan. Bank Muamalat merasa terpanggil untuk merespon aspek darurat dan pengecualian tersebut, dengan upaya sekuat tenaga menyebarkan jangkauan pelayanan kepada seluruh umat di Nusantara. Dengan mengusung tema "Improve Quality, GO RETAIL" pada tahun 2006, alhamdulillah Allah SWT telah membukakan pintu bagi Kru Bank Muamalat untuk menjalankan amanah-Nya dalam merintis layanan, termasuk pada wilayah yang tak terjangkau (unserved area) oleh perbankan syariah. Berkat kerja keras, Bank Muamalat telah berhasil menyebarluaskan layanan pembukaan rekening instan berupa kartu Shar-E ke seluruh provinsi di Indonesia pada setiap wilayah yang terjangkau oleh kantor pos on-line bertanda System On Line Payment Point (SOPP), serta jaringan layanan Muamalat lainnya. Kini masyarakat dan nasabah Bank Muamalat tidak mesti mendatangi kantor cabangnya untuk membuka rekening atau menabung. Karena dapat dilakukan di kantor pos terdekat bertanda logo Shar-E Bank Muamalat untuk penyetoran dana dan memanfaatkan semua ATM bank apapun untuk pencairan dananya. Kartu Shar-E bisa diterima di semua mesin ATM yang beroperasi di Indonesia dan Jaringan MEPS (Malaysia Electronic Payment System) di Malaysia. Ijtihad dan inovasi Bank Muamalat melalui Shar-E telah mengubah jangkauan dan peta distribusi layanan perbankan syariah di tanah air kita. Kehadiran Shar-E di setiap wilayah yang dilayani bank konvensional, mengakibatkan aspek "darurat" fatwa MUI digugurkan. Tidak ada alasan bagi umat yang taat kepada ajaran pengharaman riba untuk tidak beralih ke perbankan syariah. Keberhasilan ini juga tercermin dari meningkatnya jumlah nasabah dan dana pihak ketiga melalui Shar-E, sehingga pada tahun 2006 customer base (sebaran nasabah) lebih

Bismillaahirrahmaanirrahim Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh Alhamdulillah, all praises be to Allah SWT, the Almighty and All-benevolent God who has given us His endowments and guided us to follow His blessed path in our pursuit of wealth and happiness. In 2004, the Indonesian Council of Ulemas (MUI) declared a `fatwa' that proclaims the abomination of bank interest. This fatwa clearly addresses that those who obey the teachings of Islam are not allowed to use non-sharia banking services. However, in recognition of the limited sharia banking services network in Indonesia today, exclusion from this fatwa is granted only to those who are beyond the reach of any sharia banking network. Bank Muamalat is called upon to respond to this exclusivity edict, by exerting every efforts to broaden its service coverage and reach to all Muslim devotees throughout Indonesia. By extolling the theme "Improve Quality, GO RETAIL" in 2006, praise be to Allah SWT who opened the door for the Bank Muamalat Crew to carry out His amanah in blazing a trail for the service, including to remote areas previously unserved by sharia banking. Through hard work, Bank Muamalat has succeeded in expanding our sharia banking services through the Shar-E savings account service that is now available in all of Indonesia's provinces, as well as in every area that is served by an online post office marked with the System On Line Payment Point (SOPP) and other service network of Muamalat. Today the general public and our customers need not go to a Bank Muamalat branch office to open a new account or to save at a sharia bank. Simply visit the nearest post office marked with the Shar-E and Bank Muamalat logos to deposit funds, and locate the nearest ATM of any bank to withdraw funds. The Shar-E card is accepted in every ATM operating in Indonesia without any charges, as well as within the MEPS (Malaysia Electronic Payment System) ATM network in Malaysia. The ijtihad and innovation of Bank Muamalat through the Shar-E has changed the coverage as well as distribution map of the national sharia banking services. The presence of Shar-E in every area that is served a conventional bank means that the "emergency" aspect of MUI fatwa has been annulled. There is no reason for every umat who strictly observes the abomination of usury not to migrate to sharia banking. This achievement is also underlined by the increase in the number of customers and third party funds through Shar-E, such that our customer base in 2006 (customer

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

23.

luas, aman dan lebih efisien, dengan dukungan jaringan yang semakin mampu melayani kebutuhan masyarakat terhadap bank syariah. Kita bersyukur, hingga tahun 2006, total Aktiva tumbuh sebesar 12,70% dari Rp 7,43 triliun pada 2005 menjadi Rp 8,37 triliun pada akhir 2006. Total penyaluran dana tumbuh sebesar 12,57% menjadi Rp 6,63 triliun dari Rp 5,88 triliun pada tahun sebelumnya. Selama 2006, jumlah dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun meningkat sebesar 18,91% hingga mencapai Rp 6,84 triliun di akhir tahun. Laba bersih Bank Muamalat tahun 2006 mencapai Rp 108,36 miliar, meningkat dari pencapaian sebesar Rp 106,66 miliar pada tahun 2005. Ini menghasilkan pengembalian atas modal rata-rata (ROE) sebesar 21,99%, dan atas aktiva rata-rata (ROA) sebesar 2,10%. Peningkatan tersebut berhasil diraih ditengah kondisi perekonomian nasional yang masih tertekan dan sulit, inflasi, serta suku bunga bank tinggi pada sembilan bulan pertama 2006. Kita baru mulai melihat pengurangan tekanan beberapa indikator kunci tersebut pada kuartal terakhir. Lambatnya pergerakan sektor riil tahun 2006 berdampak pada pertumbuhan, sehingga Bank Muamalat terpaksa tidak menerima lebih dari Rp 1 triliun dana pihak ketiga yang ingin ditanamkan nasabah demi prinsip kehatian-hatian. Karena kondisi perekonomian kurang menguntungkan bagi pembiayaan, sehingga lebih fokus untuk menjaga keseimbangan antara aset dan kewajiban bank demi menjaga optimalisasi profitabilitas.

distribution) was more broad, secured and efficient, with their support of a network that is better equipped to serve the needs of the public for a sharia bank. We are pleased, that as of 2006, total assets grew by 12.70%, from Rp 7.43 trillion in 2005 to Rp 8.37 trillion at year-end 2006. While total financing rose 12.57% to Rp 6.63 trillion from Rp 5.88 trillion during the same period. In 2006, total third-party funds that we managed to accumulate grew by 18.91% to reach Rp 6.84 trillion by year's end.

Bank Muamalat's net income in 2006 amounted to Rp 108.36 billion, an increase from that of Rp 106.66 billion in 2005. This resulted in a return on average equity (ROE) of 21.99%, and return on average assets (ROA) of 2.10%. Those achievements were obtained in the face of a stilldepressed and rough national economic condition as a result of the fuel price increase, inflation and high bank interest rate in the first nine months of 2006. It was only in the last quarter did we see a significant pressure reduction in those key indicators. The protracted progress of the real sector in 2006 had an impact on growth. In 2006, Bank Muamalat was forced to decline more than Rp 1 trillion of third-party funds from our costumers to be invested in Bank Muamalat. The reason is merely based on prudential banking principles. With less than conducive economic condition for the placement of financing by Bank Muamalat, we decided to focus on maintaining the balance of the Bank's assets and liabilities, in order to optimise profitability. The development of Bank Muamalat shall always be consistent upon the laws of sharia and adheres to the "4P" framework of Prudent, Profit, Purpose and Pertumbuhan (Progress). The principles of prudential banking are critical to ensuring the viability of our business and deliver adequate profits to create a sound condition to carry out our vision and mission of meeting stakeholders' expectation for a sustainable growth. As such Bank Muamalat does not intend its growth to exceed its capacity to manage risk that follows the business growth. Nevertheless, we welcome the urging of Bank Indonesia that has signalled that it wants sharia banking to grow to 5% of total national banking assets as at year-end 2008. The expectation is highly encouraging, albeit not without its challenges and constraints.

Perkembangan Bank Muamalat senantiasa dilandasi kaidah syariah dan mengacu kepada kerangka "4P" yaitu Prudent, Profit, Purpose, dan Pertumbuhan.

Prinsip kehati-hatian sangat berpengaruh untuk mengamankan usaha dan menghasilkan laba guna menciptakan kondisi yang sehat dalam mengemban visi dan misi stakeholder yang menuntut pertumbuhan berkesinambungan. Untuk itu Bank Muamalat tidak menginginkan pertumbuhan yang cepat melebihi risiko yang mengikuti perkembangan usaha. Namun kita menyambut isyarat Bank Indonesia yang menginginkan perbankan syariah tumbuh menjadi 5% dalam skala perbankan nasional akhir tahun 2008. Harapan ini sangat membesarkan hati meski penuh tantangan dan kendala.

.24

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Salah satu contoh kendala ini adalah fakta dimana Bank Muamalat terpaksa melakukan penolakan dana pihak ketiga lebih dari Rp 1 triliun selama tahun 2006. Hal ini mustahil terjadi pada perbankan konvensional, karena mudah menempatkan dana dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI) yang tingkat bunganya lebih tinggi daripada deposito. Sedang bagi bank syariah disediakan Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) dengan marjin bagi hasil yang jauh lebih rendah dari suku bunga SBI dan deposito. Dari sisi pemerintah, regulasi perpajakan yang berpihak kepada industri perbankan syariah sangat diperlukan untuk menunjang pertumbuhan dan menciptakan insentif bagi kemajuan industri perbankan syariah. Pada sisi lain, jika bank sentral menginginkan pertumbuhan yang kuat dan sehat, maka Bank Indonesia perlu mengupayakan regulasi dan kebijakan yang fair, sehingga perbankan syariah dapat tumbuh secara sehat dan berkesinambungan. Akhir kata, dengan penuh syukur kehadirat Allah SWT, kami mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak dalam hal ini Bank Indonesia, BAPEPAM-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan), Dewan Pengawas Syariah, Dewan Syariah Nasional, Majelis Ulama Indonesia, pemegang saham, Komisaris, serta segenap stakeholders yang telah dan akan terus mendukung upaya Bank Muamalat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan kepada kita bersama. Wassalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

One example of this constraint was the fact that Bank Muamalat was forced to decline more than Rp 1 trillion of third-party deposits in 2006. Such a decline is unlikely to happen within the conventional banks, since funds are easily placed in the Bank Indonesia Certificates (SBI) that offer higher interest rates than that of bank's deposit. Whereas for the sharia banks, the option is to place excess funds in the Bank Indonesia Wadiah Certificates (SWBI) with a much lower share margin as those of SBI or bank deposit interest rates. From the government's perspective, a tax regimen that is in favour of the sharia banking industry is indispensable to support growth as well as create the incentive for the industry to progress and prosper. On another front, if the central bank would like to see strong and healthy growth, then Bank Indonesia should implement fair policies and regulation, to enable Bank Muamalat to grow soundly and sustainably.

Finally, with all praises to Allah SWT, we express our appreciation to all, especially to Bank Indonesia, BAPEPAM-LK (the Capital Market and Financial Institution Supervisory Board), the Sharia Supervisory Board, the National Syariah Board, the Indonesian Council of Ulemas, our shareholders, Commissioners, and all other stakeholders who have supported and will continue to support the efforts of Bank Muamalat. May Allah SWT continues to bestow His blessings to all of us. Wassalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

H. A. Riawan Amin, M.Sc Direktur Utama President Director

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

25.

.26

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

DARI KIRI KE KANAN FROM LEFT TO RIGHT

Ir. H. Herbudhi S. Tomo Direktur Director Ir. H. Arviyan Arifin Direktur Director Ir. H. Andi Buchari, M.M. Direktur Director H. A. Riawan Amin, M.Sc Direktur Utama President Director Drs. U. Saefudin Noer, M.Si Direktur Director H. M. Hidayat, S.E. Ak Direktur Director

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

27.

Laporan Manajemen

Management Report

.28

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

HASIL-HASIL USAHA

Berikut ini adalah ulasan perbandingan pencapaian usaha Bank Muamalat untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2006 dan 2005 yang telah disusun berdasarkan Pedoman Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 59 tentang Akuntansi Perbankan Syariah yang telah diimplementasikan sejak tahun 2003.

BUSINESS PERFORMANCE

The following is a discussion comparing the results of operations of Bank Muamalat for the years ending December 31, 2006 and 2005, that have been prepared based on the standards of PSAK 59 on Accounting for Sharia Banking that has been implemented since 2003.

Pendapatan Jual Beli dan Bagi Hasil

Pada tahun 2006, Bank Muamalat membukukan pendapatan operasi utama sebesar Rp 1.049,31 miliar, meningkat sebesar 33,65% dari Rp 785,14 miliar pada tahun 2005. Peningkatan tersebut terutama berasal dari 37,24% peningkatan pendapatan piutang Murabahah (atas dasar transaksi jual beli), dan 23,12% peningkatan pendapatan pembiayaan bagi hasil (Mudharabah). Saldo piutang Murabahah tercatat meningkat sebesar 4,66% dari Rp 2,98 triliun pada tahun 2005 menjadi Rp 3,12 triliun pada tahun 2006. Sedang saldo pembiayaan Mudharabah meningkat 9,85% dari Rp 2,19 triliun pada tahun 2005 menjadi Rp 2,40 triliun pada tahun 2006. Sebagai bank yang beroperasi berdasarkan syariah, Bank Muamalat memberikan bagi hasil kepada para deposan dan penabungnya (sesuai prinsip Mudharabah) dari hasil investasi tidak terikat yang dilakukan. Besarnya hak pihak ketiga dan pemegang obligasi Mudharabah dari investasi tidak terikat yang diberikan pada tahun 2006 adalah Rp 570,05 miliar, meningkat sebesar 48,69% dari Rp 383,39 miliar pada tahun 2005. Kenaikan tersebut terutama berasal dari beban bagi hasil untuk Deposito Mudharabah yang meningkat sebesar 56,04% menjadi Rp 396,77 miliar, dan dari bagi hasil untuk Tabungan Mudharabah yang meningkat sebesar 39,56% menjadi Rp 139,99 miliar, sejalan dengan pertumbuhan jumlah Deposito Mudharabah dan Tabungan Mudharabah masing-masing sebesar 0,78% dan 55,44%, menjadi masing-masing Rp 3,65 triliun dan Rp 2,51 triliun pada akhir tahun 2006. Tingkat pertumbuhan pendapatan operasi utama sebesar 33,65%, lebih rendah dibanding tingkat pertumbuhan hak pihak ketiga atas bagi hasil investasi yang mencapai 48,69%. Meski demikian, pendapatan yang menjadi hak bank meningkat sebesar 19,29% dari Rp 401,75 miliar pada tahun 2005 menjadi Rp 479,26 miliar pada tahun 2006.

Margin and Profit Sharing Revenues

In 2006, Bank Muamalat posted total operating revenues of Rp 1,049.31 billion, an increase of 33.65% from Rp 785.14 billion in 2005. The increase was mainly attributable to a 37.24% increase in revenues from Murabahah receivables (based on sales and purchases transaction), and a 23.12% profit sharing revenue from Mudharabah financing. The balance of Murabahah receivables increased by 4.66% from Rp 2.98 trillion in 2005 to Rp 3.12 trillion in 2006. Whereas the balance of Mudharabah financing increased by 9.85% from Rp 2.19 trillion in 2005 to Rp 2.40 trillion in 2006.

As a bank that operates by the principles of the Islamic tenets of sharia, Bank Muamalat distributes profit sharing to depositors and savings account holders (who deposit their funds on the basis of Mudharabah principle), from the income generated on the non-binding investments of these funds. Third-party entitlement on profit sharing from non-binding investments and Mudharabah bonds in 2006 amounted to Rp 570.05 billion, an increase of 48.69% from Rp 383.39 billion in 2005. The increase was primarily due to profit sharing on Mudharabah Time Deposit placements which increased by 56.04% to Rp 396.77 billion, and profit sharing on Mudharabah Savings which increased by 39.56% to Rp 139.99 billion, in line with the growth of Mudharabah Time Deposit and Mudharabah Savings funds of 0.78% and 55.44%, respectively, to Rp 3.65 trillion and Rp 2.51 trillion, respectively, as at year-end 2006. The growth rate of total operating income of 33.65% is lower than the growth rate of third-party entitlements on profit sharing from non-binding investments of 48.69%. Nevertheless, net margin and profit sharing income of the Bank increased by 19.29%, from Rp 401.75 billion in 2005 to Rp 479.26 billion in 2006.

Besarnya hak pihak ketiga dan pemegang obligasi Mudharabah dari investasi tidak terikat yang diberikan pada tahun 2006 meningkat sebesar 48,69% menjadi Rp 570,05 miliar

Third-party entitlement on profit sharing from non-binding investments and Mudharabah bonds in 2006 increased by 48.69% to Rp 570.05 billion.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

29.

BANK ISLAM TERBAIK : Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin (kiri) menerima penghargaan Best Islamic Bank Poll sebagai The Best Islamic Bank in Indonesia dari Managing Director of Red Money Sdn Bhd, Andrew Morgan di Kuala Lumpur, Malaysia, 28 Maret 2007.

Pendapatan Operasional Lainnya

Pendapatan operasional lainnya terdiri dari pendapatan provisi dan komisi yang terkait dengan aktivitas pembiayaan, pendapatan jasa administrasi, valuta asing, dan pembiayaan khusus, serta pendapatan lain-lain. Jumlah pendapatan operasional lainnya pada tahun 2006 tercatat sebesar Rp 92,17 miliar, meningkatsebesar 15,73% dibandingkan Rp 79,64 miliar pada tahun 2005.

BEST ISLAMIC BANK : the President Director of Bank Muamalat, A. Riawan Amin (left) receives the Best Islamic Bank Poll Award from the Managing Director of Red Money Sdn Bhd, Andrew Morgan in Kuala Lumpur, Malaysia, March 28, 2007.

Other Operating Income

Other operating income comprises fee-based income related to financing activities, income from bank transactional administration services, gain from foreign exchange transactions, and others. Total other operating income in 2006 amounted to Rp 92.17 billion, representing an increase of 15.73% from Rp 79.64 billion in 2005.

Beban Operasional

Beban operasional pada tahun 2006 mencapai Rp 396,66 miliar, atau 23,11% dari Rp 322,21 miliar pada tahun 2005. Terutama akibat peningkatan sebesar 44% biaya umum dan administrasi serta 19,69% biaya tenaga kerja.

Operating Expenses

Operating expenses in 2006 amounted to Rp 396.66 billion, or 23.11% from Rp 322.21 billion in 2005. Mainly due to increases of 44% on general and administrative expenses, and 19,69% of personnel expenses.

Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif

Sesuai dengan prinsip kehati-hatian, pada tahun 2006 perseroan meningkatkan jumlah penyisihan penghapusan aktiva produktif untuk mengimbangi komitmen dan kontinjensi seperti yang disebutkan di atas, meski jumlah penyisihan penghapusan kemungkinan rugi bersih pembiayaan menurun sebesar 19,37% menjadi Rp 48,69 miliar pada tahun 2006 dibanding Rp 60,38 miliar pada tahun 2005.

Loss Provisioning Expenses

In line with its prudent banking policies, the Bank in 2006 decided to increase the amount of provisioning for losses on commitments and contingencies as referred to above, even as its reduced the net amount of provisioning for possible losses on financing facilities by 19.37% year-onyear, to Rp 48.69 billion in 2006, compared to Rp 60.38 billion in 2005.

.30

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Laba Usaha

Bank Muamalat mencatat laba usaha sebesar Rp 174,77 miliar pada tahun 2006, meningkat 9,79% dari Rp 159,18 miliar pada tahun 2005. Peningkatan laba usaha ini diperoleh dari kinerja bank yang semakin kuat lewat keberhasilan perluasan jangkauan ke seluruh provinsi di Indonesia, melalui penetrasi Shar-E serta fokus "go retail" tahun 2006. Dari segi efisiensi operasional, rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) menunjukkan adanya sedikit peningkatan, yaitu dari 81,59% pada tahun 2005 menjadi 84,69% pada tahun 2006.

Operating Income

Bank Muamalat posted an operating income of Rp 174.77 billion in 2006, representing an increase of 9.79% compared to Rp 159.18 billion in 2005. The increase in operating income was derived from the Bank's continuing strong performance as Bank Muamalat further extended its reach to all provinces throughout Indonesia on the strength of its Shar-E penetration and "go retail" focus in 2006. In terms of operating efficiency, the Bank's operating expenses to operating income ratio improved slightly further from 81.59% in 2005 to 84.69% in 2006.

Pendapatan /Beban Non-Operasional

Beban non-operasional (bersih) tercatat senilai Rp 13,29 miliar pada tahun 2006, dibanding beban non-operasional (bersih) yang mencapai Rp 2,93 miliar tahun 2005.

Non Operating Income/Expenses

Non-operating expenses (net) amounted to Rp 13.29 billion in 2006, compared to non-operating expenses (net) of Rp 2.93 billion recorded in 2005.

Laba Sebelum Pajak

Laba sebelum pajak penghasilan mencapai Rp 161,47 miliar pada tahun 2006, meningkat sebesar 3,34% dari Rp 156,25 miliar tahun 2005.

Profit Before Taxes

As a result of the above, profit before taxes amounted to of Rp 161.47 billion in 2006, which represented an increase of 3.34% from Rp 156.25 billion in 2005.

Laba Setelah Pajak

Laba bersih Bank Muamalat untuk tahun 2006 tercatat senilai Rp 108,36 miliar dibanding laba setelah pajak tahun 2005 sebesar Rp 106,66 miliar.

Net Income

Bank Muamalat posted a net income of Rp 108.36 billion in 2006, compared to a net income of Rp 106.66 billion recorded in 2005.

PENGHIMPUNAN DANA DAN PEMBIAYAAN

Sesuai dengan misinya sebagai institusi Islam yang bergerak di bidang perbankan, Bank Muamalat senantiasa berperan aktif dalam menjalankan fungsi intermediasi melalui penghimpunan dana dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan. Selaras dengan perluasan usaha tahun 2006, jumlah aktiva keseluruhan meningkat sebesar 12,70% dari Rp 7,43 triliun pada akhir tahun 2005 menjadi Rp 8,37 triliun pada akhir 2006.

FUNDING AND FINANCING

In line with its mission as an Islamic institution that is engaged in banking, Bank Muamalat is active in its role as a financial intermediary that generates third-party funds and returns them to the public in the form of financing. In line with the expansion of business in 2006, the amount of the Bank's total assets increased by 12.70% from Rp 7.43 trillion as at year-end 2005 to Rp 8.37 trillion by year-end 2006.

PENGHIMPUNAN DANA

Dana pihak ketiga merupakan sumber pendanaan utama Bank Muamalat. Berdasarkan PSAK 59, dana pihak ketiga digolongkan menjadi Wadiah (titipan) dan Mudharabah (bagi hasil). Simpanan tersebut terdiri dari Giro Wadiah dan Tabungan Wadiah. Investasi tidak terikat mencakupi Deposito Mudharabah dan Tabungan Mudharabah.

FUNDING

Third party funds represents Bank Muamalat's primary source of funding. According to PSAK 59, third party funds comprise of wadiah and mudharabah type of savings/ deposits. Wadiah deposit products comprise of Wadiah Demand Deposit and Wadiah Savings, while non-binding investments comprise of Mudharabah Time Deposit and

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

31.

Jumlah dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun selama tahun 2006 mengalami peningkatan hingga 18,91% atau dari Rp 5,75 triliun pada akhir 2005 menjadi Rp 6,84 triliun. Selain itu terjadi penambahan jumlah rekening dari 885.840 rekening pada tahun 2005 menjadi 1.527.825 rekening pada akhir 2006. Peningkatan yang signifikan terjadi pada rekening tabungan yang tumbuh dari 747.713 rekening pada tahun 2005 menjadi 1.358.187 pada akhir 2006. Kontribusi terbesar terhadap rekening tabungan ini disumbangkan oleh Shar-E sebesar 663.877. Sedangkan saldo tabungan meningkat dari Rp 1,61 triliun menjadi Rp 2,5 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan bahwa perbankan syariah semakin diminati dan diterima oleh masyarakat, seiring perluasan jaringan kantor pelayanan Bank Muamalat yang memudahkan nasabah dalam memanfaatkan layanan plus kemudahaan produk inovatif Shar-E, sehingga memungkinkan nasabah lebih banyak untuk membuka rekening. Komposisi dana masyarakat pada tahun 2006 masih didominasi Deposito Berjangka Mudharabah senilai Rp 3,65 triliun atau 53,42% dari keseluruhan dana masyarakat. Rasio deposito terhadap keseluruhan dana relatif sama dengan tahun sebelumnya. Sebaliknya, kontribusi tabungan Mudharabah terhadap perolehan dana masyarakat mengalami peningkatan dari 28,03% pada tahun 2005 menjadi 36,65%.

Mudharabah Savings. As at year-end 2006, the amount of third party funds increased by 18.91% or from Rp 5.75 trillion at year-end 2005 to Rp 6.84 trillion. The number of accounts increased correspondingly from 885.840 accounts in 2005 to 1,527,825 accounts for the year 2006. A significant growth is recorded in the increase of savings account, which increased from 747.713 accounts in 2005 to 1,358,187 accounts by year-end 2006. The largest contributor to the savings account growth was Shar-E with 663,877 new accounts during the year. Whereas the balance of savings account increased from Rp 1.61 trillion to Rp 2.5 trillion. The increase reflected the growing popularity and acceptance of Sharia banking in Indonesia, in line with the expansion of Bank Muamalat service outlet network, which has increased the convenience for our customers in accessing our services, not to mention the high accessibility of our innovative Shar-E product, which has enabled more customers to open an account. In terms of funding mix, Mudharabah time deposit remained as the dominant portion of the Bank's third party funds in 2006 at Rp 3.65 trillion, or accounting for 53.42% of total third party funds. The ratio of deposit to total third-party funds was relatively the same as that of the previous year. On the other hand, the contribution of Mudharabah savings to total third-party funds grew from 28.03% in 2005 to 36.65%.

PEMBIAYAAN

Jumlah pembiayaan yang disalurkan Bank Muamalat meningkat hingga 12,57% dari sekitar Rp 5,89 triliun pada tahun 2005 menjadi Rp 6,63 triliun di akhir tahun 2006. Peningkatan ini terutama didorong oleh pemulihan perekonomian nasional, sehingga membuka peluang lebih banyak bagi kegiatan usaha. Salah satu ciri khas pembiayaan adalah dukungan kepada sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sebanyak 67,31% disalurkan ke UMKM dan rencananya akan ditingkatkan dimasa mendatang.

FINANCING

The amount of financing disbursed by Bank Muamalat increased by 12.57% from approximately Rp 5.89 trillion in 2005 to Rp 6.63 trillion at year-end 2006. The increase was primarily driven by the continuing recovery of the national economy resulting in greater opportunities for the businesses. A distinctive feature of Bank Muamalat's financing activities is its support towards the small and medium enterprise (SME) sector. A total of 67.31% of said financing was channeled towards SMEs. Bank Muamalat plans to increase this percentage in the coming years.

PENYEBARAN RISIKO PEMBIAYAAN

Sebagaimana Muamalat masyarakat layaknya lewat lembaga berusaha keuangan, menjaga Bank senantiasa amanah

FINANCING RISK DISTRIBUTION

As any other financial institution, the emphasis on maintaining public trust is paramount. Bank Muamalat operates on the principles of prudent banking practices

penerapan

prinsip

kehati-hatian

.32

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

melalui pengelolaan dan penyebaran risiko dengan cara menghindari jenis pembiayaan yang terkonsentrasi, sektor ekonomi tertentu, dan jangka waktu yang terlalu lama. Pemberian pembiayaan menurut sektor ekonomi

by managing and distributing its risk exposure in such a way as to avoid concentration risk on a single financing type, economic sector, or financing tenor/maturity. The allocation of financing facilities by economic sectors in 2006 was undertaken by ensuring that risk diversification is adequate to protect the Bank from being too exposed in any one particular economic sector. As at year-end 2006, business services sector accounted for 48.79%, followed by construction (10.94%), manufacturing and trading (7.94%), transportation (4.97%) and mining (4.48%). Whereas the aggregate financing provided to other industry sectors accounted for 22.88% of total disbursed financing. In terms of tenor, the financing composition as at yearend 2006 was as follows: · · · · less than 1 year (17.88%) >1-3 years (37.66%) >3-5 years (34.51%) More than 5 years (9.96%)

tahun 2006 telah dilakukan dengan memperhatikan penyebaran risiko yang mampu melindungi bank dari konsentrasi sektor ekonomi tertentu. Hingga akhir tahun 2006, proporsi untuk sektor usaha jasa sebesar 48,79%, diikuti konstruksi (10,94%), perdagangan dan industri (7,94%), pengangkutan (4,97%), dan pertambangan (4,48%). Sedang sektor lain porsinya relatif kecil, hanya menyentuh angka 22,88% dari keseluruhan pembiayaan yang diberikan. Untuk jangka waktu dan komposisi pembiayaan hingga akhir tahun 2006 adalah sebagai berikut : · · · · Sampai dengan 1 tahun (17,88%) >1 ­ 3 tahun (37,66%) >3 ­ 5 tahun (34,51%) Di atas 5 tahun (9,96%).

Pembiayaan untuk jangka waktu di atas 5 tahun umumnya diperuntukkan bagi proyek-proyek seperti perkebunan, perumahan, pusat perbelanjaan, dan usaha pengembangan properti.

Long term financing of more than 5-year tenor is generally provided for land development projects such as in plantation, housing, shopping malls and other property development ventures.

PEMBIAYAAN BERMASALAH

Meski kehati-hatian dalam mengelola pembiayaan semakin meningkat, namun masih terdapat peningkatan pembiayaan bermasalah neto dari 2,00% pada tahun 2005 menjadi 4,84% di tahun 2006. Kondisi tersebut disebabkan faktor mikro dan makro ekonomi yang belum kondusif, serta diperburuk oleh bencana alam yang terjadi di beberapa daerah. Tingkat NPF neto yang mencapai 4,84% masih di bawah ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

NON PERFORMING FINANCING

Bank Muamalat's capabilities to prudently manage financing activities continue to strengthen as reflected by the improvement of net non-performing financing ratio from 2.00% in 2005 to 4.84% in 2006. This was due to the sill inconducive micro- and macro-economic conditions, and worsened by natural disasters in several areas. The net non-performing financing of 4.84% is still below the statutiry limit set by Bank Indonesia.

PENUNJANG PEMBIAYAAN

Sejumlah kebijakan yang diambil selama 2006 ternyata dapat mendorong · pertumbuhan pembiayaan dengan beberapa keberhasilan yang cukup menonjol antara lain : Merealisasikan skema aliansi pembiayaan dengan memanfaatkan mitra strategis Muamalat sebagai penyalur pembiayaan · Penentuan pasar sasaran dan segmen pasar yang jelas untuk memudahkan kegiatan pemasaran dan penjualan

FINANCING SUPPORT GROUP

A number of policies were undertaken in 2006 which lead to the achievement of the growth rate. Some of the notable accomplishments are as follows: · Implementing the financing alliance scheme through the use of Muamalat strategic partners in the disbursement of financing facilities · Establishment of clear target market and market segment to enhance direct marketing and sales activities

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

33.

·

Peningkatan kemampuan analisis pembiayaan bagi kru pemasaran dari seluruh kantor cabang melalui pelatihan dan lokakarya pembiayaan

·

Improving financing analysis skills to marketing crews from all branches through training and workshops in core financing

· ·

Penyempurnaan panduan kebijakan dan acuan standar dalam melakukan analisis pembiayaan Adanya perbaikan proses pengambilan keputusan pembiayaan, sehingga hasilnya lebih cepat tanpa mengesampingkan aspek kehati-hatian.

· ·

Establishment of policy manual and standard guideline for the preparation of financing analysis Improving the decision making process for financing by expediting the approval process without compromising on its prudential aspect.

MODAL PEMEGANG SAHAM

Hingga akhir tahun 2006, jumlah modal Bank Muamalat tercatat sebesar Rp 786,44 miliar dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 14.23%. Selaras dengan rencana perluasan dan pertumbuhan perusahaan menjadi bank nasional dalam kerangka Arsitektur Perbankan Indonesia (API) yang mensyaratkan modal minimum sebesar Rp 2 triliun, maka modal dasar Bank Muamalat telah ditingkatkan menjadi Rp 1,95 triliun melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham pada tanggal 28 April 2005. Karena pada tahun tersebut, Bank Muamalat berhasil melakukan pendekatan kepada investor internasional dari kalangan muslim Timur Tengah untuk menanamkan dananya dalam jumlah yang cukup signifikan sebesar Rp 356 miliar melalui HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) ditengah maraknya keraguan investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

SHAREHOLDERS' EQUITY

As at year-end 2006, total shareholders' equity of Bank Muamalat amounted to Rp 786.44 billion with a capital adequacy ratio (CAR) of 14.23%. In line with the planned business expansion and growth of Bank Muamalat to become a national bank within the framework of the Indonesian Banking Architecture (API) which requires a minimum capital of Rp 2 trillion, the Bank's equity had been increased to Rp 1.95 trillion through the General Meeting of Shareholders of 28 April 2005. In that year, Bank Muamalat succeeded in approaching international investors from the Muslim community in the Middle East to place their funds in Bank Muamalat's equity in the substantial amount of Rp 356 billion through a rights issue, amidst the general doubts of foreign investors to invest in Indonesia.

KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM COMPOSITION OF SHAREHOLDERS PT BANK MUAMALAT INDONESIA, TBK

Nama Name 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Islamic Development Bank Boubyan Bank Kuwait Atwill Holdings Limited Abdul Rohim Rizal Ismael Drs. H. Abbas Adhar IDF Foundation BMF Holdings Limited Badan Pengelola Dana ONHI Masyarakat Total

Total Lembar Saham Total Number of Shares 229,746,116 174,550,281 125,676,203 55,000,000 45,000,000 26,627,296 24,437,039 24,437,039 19,990,000 94,787,775 820,251,749

Persentase (%) Percentage 28.01% 21.28% 15.32% 6.71% 5.49% 3.25% 2.98% 2.98% 2.44% 11.56% 100.00%

.34

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Bank Muamalat menerima peringkat pertama sebagai The Best "Full Fledge Bank Overall" dari Islamic Financial and Quality Award 2006 pada tanggal 17 Februari 2007. Direktur Utama Bank Muamalat menerima penghargaan bersama wakil bank syariah lain yang menduduki peringkat dua dan tiga.

Bank Muamalat receives the first rank as The Best "Full Fledge Bank Overall" by Islamic Financial and Quality Award 2006 on February 17, 2007. The President Director of Bank Muamalat receives this award along with other sharia bank representatives which obtained the second and the third rank. TATA KELOLA PERUSAHAAN

Tata kelola perusahaan yang baik di Bank Muamalat tidak terpisah dari Muamalat Spirit sebagai nilai yang terintegrasi dalam ZIKR, PIKR dan MIKR. Intinya adalah semangat tanggung jawab, kewajiban, keterbukaan, dan keadilan melalui pengabdian, serta ketundukan kepada Allah SWT melalui proses berbagi kemampuan, pengetahuan, informasi dan penghargaan. Sistem perbankan yang islami berkembang dari kebutuhan terhadap transaksi ekonomi yang adil dan terbuka antara Bank sebagai Shahibul Maal dan Nasabah sebagai Mudharib, pekerja dengan perusahaan yang mempekerjakannya, ataupun pembeli dengan penjual. Islam tidak memperkenankan pemanfaatan sumberdaya permodalan untuk keuntungan materi semata karena berisiko, spekulatif, dan tak bermoral, sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan. Semangat inilah yang menjadi dasar bagi tata kelola usaha dan kode etik Bank Muamalat. Sejak tahun 2004 Bank Muamalat telah menyusun buku Panduan Kebijakan dan Organisasi Good Corporate Covernance (GCG) yang menjabarkan prinsip mengenai tata kelola perusahaan secara islami dan sesuai dengan praktek terbaik yang berlaku di perbankan nasional dan internasional.

GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG)

The implementation of Good Corporate Governance is an integral part of the Muamalat spirit, embedded in the values of ZIKR, PIKR, and MIKR, which has a strong emphasis on the spirit of accountability, responsibility, transparency, and fairness, through devotion and submission to Allah SWT and distribution of skills, knowledge, information, and rewards. The Islamic banking practices arises from the need of a more just, equitable, and transparent economic transactions between Bank as Shahibul Maal and customer as Mudharib, or between employees and Bank as employer, or between buyer and seller. Utilization of capital for the sole purpose of attaining capital gain profit is prohibited due to the risks, speculative, and often immoral in nature, which is not a responsible way of attaining economic gain. This is the spirit on which Band Muamalat's governing principles and code of ethics are based upon. Since 2004, Bank Muamalat has established a written Good Corporate Governance policy manual which describe in detail the Islamic way of corporate governance in line with the best practices of leading national and international banks.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

35.

Sebagai kelanjutan penerapan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) bagi Bank Umum, maka Bank Muamalat terus berusaha mengimplementasikan prinsip-prinsip kebijakan secara maksimal disertai nilai-nilai internal yang ada yaitu : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Keterbukaan Akuntabilitas Tanggung Jawab Independensi Keadilan Disiplin Sikap Kepedulian.

As a continuation of the implementation of Bank Indonesia regulation number 8/4/PBI/2006 on Good Corporate Governance for Commercial Banks, we continue to strive for the improvement of its policies, consistent with the existing internal values of:

1. Transparency 2. Accountability 3. Responsibility 4. Independency 5. Fairness 6. Discipline 7. Social Awareness. Since October 2006, Bank Muamalat has cooperated with a GCG Consultant to reassess the Bank's existing GCG Policies, Guidelines and Procedures, to enhance them further, including the adoption of the points set forth in the above Bank Indonesia regulation (PBI).

Sejak Oktober 2006 yang lalu, Bank Muamalat telah melakukan kerjasama dengan konsultan GCG untuk melakukan re-assessment terhadap kebijakan, pedoman serta prosedur implementasi GCG yang sudah ada, agar menjadi lebih sempurna, termasuk mengadopsi hal-hal yang tercantum dalam PBI di atas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah Bank Muamalat di mata para pemegang saham dalam jangka panjang serta kepentingan stakeholder lain. Selanjutnya dibuktikan dengan diberlakukannya pemisahan fungsi serta kewenangan secara berjenjang dari tingkatan paling atas (manajemen) sampai kepada tingkatan unit kerja, termasuk fungsi pengawasan. Selama tahun 2006 program GCG telah diterapkan dan diupayakan terus untuk meningkatkan peranannya dalam mendukung pengawasan serta pelaksanaan pengendalian internal perusahaan. Ini terlihat dalam pelaksanaan rapat-rapat rutin dan rapat khusus yang diadakan oleh organisasi GCG seperti Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, serta berbagai Komite Khusus yang dibentuk oleh Dewan Direksi pada level direksi maupun senior manajemen. Dalam rangka implementasi GCG yang diatur oleh peraturan Bank Indonesia Nomor 8/4/PBI/2006, maka Bank Muamalat telah melakukan self-assessment pada Agustus 2006, termasuk rencana untuk melengkapi komitenya tahun 2007. Bank Muamalat telah menunjuk konsultan untuk mengembangkan dan membantu penerapan program GCG baru. Saat ini, Komite Audit telah dibentuk guna menunjang fungsi Dewan Komisaris. Komite Audit dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Muamalat Nomor 001/KOM/KPTS/IV/2005 tanggal 1 April 2005 dengan tugas memberikan pendapat profesional yang independen kepada komisaris mengenai laporan

This is meant to increase shareholders' value in the long run as well as other stakeholders' interest. This is enforced by the segregation of duties between functional departments and hierarchy in approval levels from management to the working units, including the built-in control functions.

Throughout 2006, GCG programs have been implemented and continuously enhanced to increase its role in ensuring control measures and supporting the establishment of an effective internal control system. This is reflected by the frequency of routine and special meeting conducted by the GCG functional units, such as the Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia Supervisory Board, as well as other Committees established by management. For the implementation of Bank Indonesia regulation number 8/4/PBI/2006, Bank Muamalat has conducted a self-assessment review of August 2006, taking into considerations existing Committees in place and those that will be established in 2007. Bank Muamalat has appointed consultant to develop and assist in the implementation of the new GCG program. At present, the Audit Committee is in place to support the function of the Board of Commissioners. The Audit Committee was established by Management Decision Letter No 001/KOM/KPT.S/IV/2005 dated April 1 2005, with the responsibilities of providing independent professional opinion with regard to the reports and

.36

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

dan informasi lain yang disampaikan oleh direksi serta mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Komisaris. Komite ini melaksanakan tugasnya berdasarkan Piagam Komite Audit. Seluruh anggota Komite Audit berkedudukan independen terhadap direksi atupun auditor eksternal, dan 2 orang profesional dibidang keuangan dan perbankan. Sejalan dengan diberlakukannya Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang baru tentang GCG, Bank Muamalat semasa tahun 2006 telah membentuk Komite Remunerasi dan Nominasi serta Komite Pemantau Risiko dengan susunan keanggotaan dan tugas yang sesuai dengan PBI dimaksud. Setiap anggota Dewan Pengawas Syariah dan Komisaris memperoleh paket remunerasi berupa gaji dan tunjangan serta fasilitas lainnya. Selama tahun 2006 total paket remunerasi untuk seluruh Dewan Pengawas Syariah tercatat sebesar Rp 1.135.873.276 dan total paket remunerasi untuk seluruh komisaris adalah sebesar Rp 2.398.238.439 Setiap anggota direksi memperoleh paket remunerasi berupa gaji, tunjangan, insentif dan tantiem serta fasilitas lain. Paket remunerasi mencakupi gaji, tunjangan, insentif dan tantiem serta fasilitas lain. Paket remunerasi untuk direksi tahun 2006 adalah sebesar Rp 9.945.526.285 Sedang total paket remunerasi untuk pejabat setingkat dibawah direksi untuk periode yang sama tercatat sebesar Rp 1.794.948.895. Selain komite-komite yang bekerja dibawah Dewan Komisaris telah pula dibentuk beberapa komite guna mendukung tugas direksi, yaitu : · Komite Manajemen Risiko yang dipimpin oleh direktur utama dan beranggotakan/sekretaris dari kalangan direktur dan kru senior di masing-masing unit kerja pada Kantor Pusat Non Operasional (KPNO). Komite ini bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengevaluasi kebijakan pengelolaan risiko secara keseluruhan · Komite Kebijakan/Komite Penanaman Dana (PD) Pembiayaan dipimpin oleh direktur utama dan beranggotakan direktur yang bertugas membantu direksi untuk merumuskan kebijakan, mengawasi pelaksanaan kebijakan, memantau perkembangan dan kondisi portfolio PD, serta memberikan saransaran langkah perbaikan. Sedangkan anggota komite ini disesuaikan dengan surat keputusan direksi yang bertugas dan bertanggung jawab untuk memberikan persetujuan atau penolakan PD sesuai dengan batas wewenang atau jenis PD yang ditetapkan direksi. Persetujuan atau penolakan tersebut dilakukan setelah berkoordinasi dengan ALCO dan berdasarkan kemahiran (profesionalisme)

information provided by the Board of Directors and identifying critical issues requiring the attention of the Commissioners. The Audit Committee conducts its activities based on the Audit Committee Charter. All of the Audit Committee members are independent to the Directors and to the external auditors, and have two finance/banking professionals as member. In line with the implementation of the new BI regulation on GCG, during the year Bank Muamalat established two committees; the Committee for Remuneration & Nomination, and the Risk Monitoring Committee, using the BI regulation as guidelines in determining the membership structure as well as their roles and responsibilities. Each member of the Sharia Supervisory Board and the Board of Commissioners receive remuneration package in the form of monthly salary, facilities and other fringe benefits. During 2006, the total remuneration package for the Sharia Supervisory Board amounted to Rp 1,135,873,276 and the remuneration package for all Commissioners totalled Rp 2,398,238,439. Each Director received a remuneration package in the form of salary, benefits, incentive and tantiem as well as other facilities. In 2006, the remuneration package for Directors amounted to Rp 9,945,526,285, while the total remuneration package for executives one level below Director amounted to Rp 1,794,948,895.

In addition to working committees serving the Board of Commissioners, the following committees has been established to support the Board of Directors, they are: · Risk Management Committee, headed by the President Director and whos members include Secretaries of all Directors and Senior Crew of the respective working unit at Non-operational Head Office. The Committee is responsible for the development and evaluation of enterprise wide risk management policies

· Policy Committee/ Investment and Financing Committee, headed by the President Director and made up of the relevant Directors. The Policy Committee is responsible for the formulation of policies, oversee policy implementation, monitor the condition and performance of financing portfolio, and provide guidance for corrective measures. While the Investment and Financing Committee, whose members are appointed on a need basis under a separate Management Decision letter, is specific financing approval determined by management. The committee's decision is made after deliberation with ALCO and based on the committee member's experience and professional judgment

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

37.

·

Unit Kepatuhan dan Penerapan Pengenalan Nasabah yang dipimpin oleh kru senior compliance beranggotakan kru beberapa unit kerja. Tugas dan tanggung jawabnya tercantum dalam uraian secara umum mengenai penerapan Prinsip Pengenalan Nasabah (KYC)/Anti Money Laundering Komite Asset & Liability (ALCO) yang dipimpin oleh direktur utama beranggotakan direktur lain yang bertanggung jawab terhadap likuiditas, sumber dana, dan penanamannya Unit Khusus Penyelesaian Pengaduan Nasabah yang dipimpin oleh Internal Audit Group (IAG) dan beranggotakan beberapa unit kerja di Kantor Pusat Non Operasional (KPNO). Tanggung jawabnya adalah menerima, menangani, menyelesaikan dan memantau penanganan, serta menyelesaikan pengaduan nasabah. Termasuk penyelesaian melalui media Bank Indonesia selaku mediator perbankan nasional.

·

Compliance and KYC Unit headed by the Senior Compliance Officer and made up of selected crews from various business units. The unit's role and responsibilities have been described in great detail in the section on Implementation of KYC and AML program of this annual report Asset and Liability Committee (ALCO) headed by the President Director and made up of other Directors who are responsible for the proper management of the bank's liquidity and financing activities Special Unit for Resolution of Customer's complain, headed by the Internal Audit Group and made up of selected members from the Non Operational Head Office (KPNO). Its main function is to receive, handle, resolve, and supervise the handling process in resolving customers' complain, including the dispute and complain mediation by Bank Indonesia, as the national banking mediator.

·

·

·

·

Bukti pelaksanaan program GCG tergambar dari beberapa pelaksanaan Peraturan Bank Indonesia antara lain Manajemen Risiko, Program Know Your Costumer/ Anti Money Laudering, Penyelesaian Pengaduan Nasabah, yang semuanya dilaksanakan dalam rangka meningkatkan nilai terhadap stakeholder.

The implementation of GCG principles is further reflected in the implementation and compliance to Bank Indonesia regulations pertaining to risk management, Know Your Costumer and Anti Money Laundering, complaint handling and resolution, all of which are implemented to increase stakeholders' value with Bank Muamalat.

MANAJEMEN RISIKO

Sebagai institusi syariah yang bergerak di bisnis perbankan, Bank Muamalat juga menghadapi risiko seperti yang dihadapi industri perbankan pada umumnya, kecuali risiko bunga. Di bank ini pun manajemen risiko merupakan bagian yang tak terpisahkan dari program tata kelola perusahaan yang mengedepankan prinsip keterbukaan, kejujuran, keadilan dan kesetaraan. Bank Muamalat telah mengimplementasikan prinsipprinsip manajemen risiko sejak tahun lalu dengan melakukan pengukuran dan pemantauan terhadap risikorisiko (1) penanaman dana, (2) nilai tukar, (3) operasional, (4) likuiditas, (5) hukum, (6) reputasi, (7) strategis dan (8) kepatuhan. Dengan memperhatikan kondisi eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi perusahaan, profil risiko Bank Muamalat tahun 2006 secara agregat bobotnya dinilai "sedang" (moderate risk) dengan trend yang tetap. Risiko penanaman dana, operasional, nilai tukar, kepatuhan, dan reputasi dinilai berada pada level moderate. Sedang 3 kategori risiko lain dinilai rendah. Penilaian dan pemantauan tingkat risiko untuk masing­ masing jenis risiko secara berkesinambungan dilakukan Unit Manajemen Risiko beserta segenap jajaran dan kru.

RISK MANAGEMENT

As an Islamic financial institution, Bank Muamalat is also exposed to the general risks prevailing in the banking industry, with the exception of interest rate risk. At Bank Muamalat risk management has always been an integral part of the Bank's overall good corporate governance program which places a strong emphasis on the principles of transparency, fairness, accountability, and equality. Since last year Bank Muamalat has begun to implement the principles of risk management, comprising of the measurement and monitoring of risks that cover (1) financial investment, (2) currency exchange, (3) operational, (4) liquidity, (5) legal, (6) reputational, (7) strategic and (8) compliance. Taking into account the external and internal conditions that can influence the Bank, the risk profile of Bank Muamalat in 2006, as a whole was found to be of "moderate" risk with a stable outlook. Financing risk, operational risk, currency exchange risk, compliance risk and reputational risk were considered moderate, whereas three other risk categories were considered of low risk. The continuous evaluation and monitoring of the respective types of risks by the Risk Management Unit and the rest of the BMI crew. God Willing, every decision

.38

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Insya Allah, setiap keputusan yang akan diambil telah mempertimbangkan dampaknya terhadap perusahaan. Dengan mempertimbangkan besaran portofolio, signifikansi potential loss dan ketersediaan kru (Sumber Daya Insani), proses manajemen risiko tahun 2007 akan ditingkatkan dan diprioritaskan kepada aspek risiko penanaman dana dan operasional. Hal ini dilakukan melalui penyesuaian dan penyempurnaan model serta metodologi dalam mengukur proyeksi potensi risiko inheren yang dihadapi pada masa mendatang, sekurang-kurangnya satu tahun ke depan, serta mampu mengukur dan mengantisipasi kecukupan modal untuk menopang potensi risiko yang ada. Secara garis besar, beberapa langkah penting masih akan dilakukan guna menyempurnakan pengelolaan kedua jenis risiko tersebut yakni : 1. 2. 3. Membangun database rasio keuangan industri internal Bank Muamalat sebagai benchmark Membangun database pemeringkatan nasabah (risiko penanaman dana) Menyempurnakan Lembar Kerja Pencatatan dan Pelaporan Transaksi Berisiko agar menjadi lebih komprehensif, efektif, dan efisien (risiko operasional) Membangun database kerugian operasional Bank Muamalat untuk dijadikan bagian dari sistem informasi manajemen risiko Mengembangkan dan melengkapi instrumen pemeringkatan kelayakan nasabah penanaman dana (risiko penanaman dana).

that Bank Muamalat will take will have considered the risk factors and their potential impact on the Bank. By taking into consideration the scale of our portfolio, the significance of potential loss and crew availability, for 2007 the risk management process will be intensified and focused on investment and operational risk aspects. To that end, the Bank will carry out a model and methodology adjustment and perfection applied for measuring the potency projection of some inherent risks that will be faced in the next future, at least one year ahead and also for measuring and anticipating its capital adequacy in order to sustain the risks potency. In general, a number of important steps will be implemented to enhance the management process for these two risks through the following:

1. 2. 3.

4.

4.

5.

5.

Build an internal industry financial ratio database for Bank Muamalat to provide a benchmark Build a database for customer ratings (investment risks) Simplify Work Form Registration and Reporting of Risk-prone transactions to become more comprehensive, effective and efficient (operational risk) Provide an operational loss database for Bank Muamalat as a part of the risk management information system Develop and complete the rating system's instrument as the criteria for investment customers (investment risks).

Kualitas pelaksanaan manajemen risiko sangatlah ditentukan oleh pemahaman serta pengetahuan yang dimiliki SDI terhadap risiko. Sehubungan itu, Bank Muamalat telah mengidentifikasi 303 krunya pada berbagai tingkat dan level untuk mengikuti ujian sertifikasi manajemen risiko. Selama tahun 2006, sebanyak 30 orang kru telah mengikuti ujian Level I, sedang direktur utamanya telah mengikuti program sertifikasi manajemen risiko eksekutif. Pada tahun 2007 juga akan dikirimkan peserta untuk mengikuti ujian level I dan II serta program eksekutif bagi direksi dan komisaris. Dari segala upaya yang telah dipaparkan, maka Bank Muamalat diharapkan dapat terus memperbaiki profil risikonya ke tingkat yang lebih baik. Untuk tahun 2007, telah diproyeksikan enam dari delapan jenis risiko yang telah disebutkan menjadi risiko tingkat rendah.

The quality of risk management implementation is highly determined by the level of understanding and knowledge of BMI's Crew vis-a-vis risks. As such, BMI has identified 303 crew members at various level of management that will be required to take the risk management certification at the appropriate respective level. In 2006, 30 crew members took the Level 1 test, while the President Director of Bank Muamalat also participated in the executive program for the risk management certification. In 2007, other crews will take the level I and level II tests, as well as the executive program for Directors and Commissioners. With the continuing effort to increase our risk management capability, insyallah, Bank Muamalat will be able to improve its corporate risk profile to a higher level. For 2007, Bank Muamalat projects 6 from 8 risks that are mentioned above to a low risk rating.

PELAKSANAAN ASPEK KEPATUHAN

Kepatuhan terhadap prinsip syariah dan peraturan Bank Indonesia telah menjadi kebijakan dan komitmen

COMPLIANCE FUNCTION

Compliance to the sharia banking principles and prevailing Bank Indonesia regulations is a matter of strict

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

39.

perusahaan secara berkelanjutan. Kru yang memiliki jabatan tertinggi hingga terendah tidak akan ditoleransi bila melanggar prinsip kepatuhan ini. Aspek kepatuhan di Bank Muamalat dilaksanakan oleh para Compliance Officer yang berada dalam satu unit kerja dengan Risk Management dan Unit Kerja Pengenalan Nasabah (UKPN) dibawah Supervisi Compliance & Corporate Support Director. Fungsi ini secara independen telah terpisah dari kegiatan operasional sejalan dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 1/6/PBI/1999 tentang penugasan direktur kepatuhan dan ketentuan lain yang terkait Pelaksanaan Manajemen Risiko dan Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah (KYC). Dalam melaksanakan prinsip kehati-hatian, fungsi ini berperan dalam ex-ante yaitu keterlibatan sebelum kebijakan tersebut dilaksanakan. Fungsi compliance berhak mengingatkan unit bisnis atau unit kerja tentang kebijakan dan keputusan yang mengandung risiko atau dipandang menyimpang dari ketentuan. Selama tahun 2006 fokus utama fungsi ini adalah pemantauan untuk memastikan pelaksanaan pembiayaan tidak menyimpang atau melanggar prinsip kehati-hatian yang akan berisiko terhadap bank. Sejak tahun 2006 opini atau pendapat dari Compliance Officer dibuat secara tertulis dan terpisah dari Risalah Rapat Komite Pembiayaan. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan pemberian pembiayaan dilakukan lebih selektif, transparan, dan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. Compliance Officer dapat melakukan peninjauan ke nasabah yang harus dilihat langsung oleh Komite Pembiayaan Kantor Pusat. Selama ini pembiayaan yang diberikan kepada pihak terkait, tidak ada yang melampaui ataupun melanggar Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) seperti yang ditetapkan internal dan ketentuan Bank Indonesia.

policy and continuous commitment of the Bank without compromise. All crew from the highest ranking to the lowest will not be tolerated for non compliance. The various compliance aspects at Bank Muamalat are coordinated by the Compliance Officers which are housed in the same working unit as Risk Management and the KYC (Know Your Customer) unit, under the supervision of the Compliance & Corporate Support Director. This function has been independently separated from Bank Muamalat's operations, pursuant to Bank Indonesia regulation number 1/6/PBI/1999 on the Appointment of Compliance Director and other relevant regulations on risk management and KYC Principles. Supporting the implementation of prudent banking practices, the Compliance unit plays an ex-ante role by providing thought leadership and guidance to other business units in determining whether a proposed activity or policy is not in line with a specific law or regulation, prior to the implementation of said policy. Throughout 2006, the main focus of this unit was to ensure that financing activities had been conducted as per established policies and procedures guidelines, therefore minimising risk to the Bank. Since 2006, the opinion or conclusion of the Compliance Officer are made in writing and separate of the Minutes of Meeting of the Financing Committee. This is non other than to ensure that all financing activities are conducted in a selective manner, transparent, and complying to established requirements. The Compliance Officers are further authorised to conduct visitation to customers that are deemed necessary for review by the Financing Committee at Head Office. To date, the financing facilities that had been disbursed to related parties of Bank Muamalat were all within the preailing Legal Lending Limit regulation of by Bank Indonesia.

PENERAPAN PRINSIP PENGENALAN NASABAH DAN UNDANG-UNDANG TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

Penerapan Prinsip Pengenalan Nasabah (P2N) atau Know Your Customer (KYC) guna mencegah pemanfaatan sarana perbankan untuk tujuan pencucian uang telah diundang-undangkan sebagai salah satu bentuk tindakan kejahatan. Bank Muamalat telah menerapkan P2N atau KYC pada seluruh jaringan layanannya. Implementasi program KYC telah dilaksanakan melalui Unit Kerja Pengenalan Nasabah (UKPN) yang berada dibawah supervisi Compliance & Corporate Support Director. Untuk penerapan KYC di

IMPLEMENTATION OF KNOW YOUR CUSTOMER AND ANTI MONEY LAUNDERING PROGRAM

The implementation of Know Your Customer (KYC) principles in order to prevent the use of banking facilities for money laundering purposes has been enacted as a criminal law.

Bank Muamalat has implemented the KYC principles at the Bank's entire service network. The implementation of the KYC program is carried out by the KYC Unit under the supervision of the Compliance & Corporate Support Director. To implement the KYC principles at the Business

.40

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

kantor cabang dan cabang pembantu di seluruh Indonesia telah ditunjuk Customer Identification Officer (CIO) yang khusus melakukan pemantauan penerapan KYC selain pimpinan cabang atau pimpinan cabang pembantu. Pada umumnya penerapan dimaksud telah sesuai dengan ketentuan internal maupun ketentuan Bank Indonesia. Program-program yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2006 adalah sebagai berikut, termasuk tindak lanjut hasil pengawasan yang dilakukan pada tahun 2006 oleh pihak Bank Indonesia adalah : a) Penyempurnaan sistem dan teknologi untuk menunjang program KYC dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang telah dilakukan secara internal, walaupun belum seluruhnya dapat dilaksanakan secara sempurna. Namun sistem tersebut telah mampu mendeteksi transaksi tertentu, yang dianalisis oleh unit KYC guna membuktikan apakah transaksi tersebut benar-benar tergolong mencurigakan untuk dilaporkan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) b) Meningkatkan cakupan audit internal kegiatan kantor cabang dan kantor cabang pembantu dengan penekanan kepada KYC c) Menyadari pentingnya program KYC atau P2N bagi para frontliners, melalui memo-memo antarunit kerja, pelatihan, dan bentuk komunikasi lain.

and sub-branches level throughout Indonesia, a Customer Identification Officer (CIO) has been appointed to monitor the KYC implementation in addition to the Business Managers or Sub-Business Managers. In general, the KYC implementation complies with internal policies and Bank Indonesia regulations. The programs that had been undertaken in 2006 were as follows, including follow-up actions on the audit findings of Bank Indonesia during the year:

a) Enhancement of Information Technology that is used to support the special KYC implementation program and the eradication of money laundering has been undertaken internally, although not all of the functions are in full operations. Nevertheless, the system is able to automatically detect certain transaction pattern which, when followed up by analysis from the KYC unit, can determine whether such transactions are actually suspicious and need to be reported to the Indonesian Financial Investigation Unit (PPATK) b) Increasing the coverage of internal audit over Business and sub Business activities, with particular emphasis on KYC implementation c) Reaffirmation of the importance of KYC programs to frontliners, by means of inter-office memo, training, and other means of communication.

MEMANDANG KE DEPAN

Bank Muamalat menyadari bahwa implementasi program KYC untuk Anti Money Laundering (AML) memerlukan upaya yang tidak sekedar kebijakan ataupun prosedur tertulis. Pemahamam yang mendalam terhadap KYC dan AML harus dapat ditumbuhkan di setiap jenjang organisasi agar penerapan programnya dapat berjalan efektif. Pemahaman ini akan mengarah kepada perilaku yang konsisten dan akhirnya dapat menumbuhkan budaya sadar KYC dan AML di segenap jajaran Kru Muamalat. Perubahan sangat ditentukan oleh perilaku, karena itu diperlukan beberapa inisiatif, antara lain : 1. Pengkinian data nasabah sebagaimana ditentukan oleh PBI Nomor 5/21/2003 tanggal 17 Oktober 2003 dengan menggunakan pendekatan risk-based, berkonsentrasi pada nasabah yang memiliki saldo tinggi dengan volume transaksi yang besar, serta mereka yang melakukan frekuensi transaksi yang tinggi. Jumlah rekening yang updated mencapai 20% dari database nasabah dan telah mewakili seluruh jumlah nasabah yang ada. Program ini akan terus ditingkatkan secara bertahap

LOOKING AHEAD

Bank Muamalat fully recognises that KYC and Anti Money Laundering program take more to implement than merely written policies and procedures. A deep understanding of the importance of KYC and AML should be present at all levels of organisation, in order for the program to be implemented effectively. The understanding will lead to consistent behavior, which in the end, will embed a KYC and AML culture throughout the ranks of Bank Muamalat. Change is driven through behaviour, as such a number of initiatives has been taken, which include among other things: 1. Updating of customer's record, as required by Bank Indonesia regulation Number 5/21/2003 dated 17 October 2003. Using a risk-based approach, we concentrated on customers with higher balances and higher transaction volumes and those conducting more frequent transactions. To date, we have updated 20% of the total customer database, which is a fair representation of the total number of existing customers. The program will be continued as an ongoing process and we hope to complete this exercise in stages

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

41.

2

Migrasi sistem pelacakan transaksi ke server yang terpisah untuk mempercepat waktu respon dan mengurangi keterlambatan dalam pelaporan. Pembelian server baru akan dilakukan berdasarkan pertimbangan ekonomis

2. Migration of the transaction monitoring system to a separate server, to allow faster response time and reduce time lag in reporting. Procurement of the new server will be done in a manner that will be most beneficial for the company 3. Continuously maintain good working relationship with relevant agencies involved in combating money laundering crimes, such as the National Committee for the Eradication of Corruption (KPK), the Indonesian Financial Investigation Unit (PPATK), The State Police and Justice Department of the Republic of Indonesia. In conclusion, Bank Muamalat fully understood the key role played by financial institution and banks, in particular, in the prevention of money laundering crimes, by actively implementing a KYC/AML program and reporting suspicious transactions and large cash transactions to PPATK. By actively supporting the country's effort to combat money laundering, Bank Muamalat has served its own mission, which is to conduct business only with reputable customers who are involved in legitimate business activities and whose income, wealth and funds are derived from legitimate sources.

3. Terus menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai lembaga terkait lewat kegiatan pemberantasan tindakan pidana pencucian uang, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kepolisian Negara dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Bank Muamalat senantiasa berperan aktif mendukung pelaksanaan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dengan cara menerapkan prinsip mengenal nasabah dan melaporkan transaksi keuangan yang dikategorikan sebagai transaksi keuangan yang mencurigakan, ataupun transaksi tunai melebihi jumlah tertentu kepada PPATK. Bagi Bank Muamalat keikutsertaan dalam pemberantasan tindak pidana pencucian uang merupakan hal yang sejalan dengan misinya bahwa sesuatu harus bersumber dari dana yang bersih.

.42

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

43.

Sumber Daya Insani

Human Resources

.44

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Struktur Organisasi

Organization Structure

SHAREHOLDERS MEETING

BOARD OF COMMISSIONERS

PRESIDENT DIRECTOR

SHARIA SUPERVISORY BOARD

IAG

· · · · ·

Resident Auditor Adm & IT System Data Control Financing & Treasury Monitoring & Audit Analysis

COMPLIANCE & CORPORATE SUPPORT

KPNO

ADMINISTRATION & FINANCING

Financing & Settlement Compliance & Risk Management

· Financing Supervision & SOP · F.I. & Sharia Financial Institution · Financing Product Development

Corporate Support

· CoRp Secretary · Communication & Public Relation · CoRp Legal & Investor Relation · Protocolair & Internal Relation · Corporate Planning

Administration Business Units

· Opr. Head Office · Coordinating Branches & Branches Office · DPLK · · · · MIS & Tax Personnel Adm. & Logistic Information & Technology Technical Support & Data Cecnter · Opr. Supervision & SOP

Business Innovation

· Syst. Development & SOP · Product Dev. & Maintenance · Treasury · Network Alliance (POS, Da'I Muamalat, Pegadaian) · Shar-E & Gerai Optimizing · Virtual Banking Operations (Call Center & Card Center)

BUSINESS (FUNDING & INDIVIDUAL)

BUSINESS (NET. & ALLIANCE)

BUSINESS (POLICY & SUPP)

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

45.

Berdasarkan tatanan nilai "Celestial Management" yang tertanam kuat pada jajaran pimpinan dan dikawal oleh seluruh Kru Muamalat, maka kami menempatkan sumberdaya insani sebagai unsur utama dalam strategi operasi perbankan syariah. Hal ini yang menjadikan Bank Muamalat sebagai pemimpin yang diakui serta diandalkan di pasar spiritual. Untuk mencapai predikat tersebut tidak hanya membutuhkan keunggulan dalam pelayanan, tetapi juga kemampuan dari seluruh jajaran kru untuk memahami konsep dan praktek perbankan syariah, serta memelihara budaya perusahaan. Prinsip "Celestial Management" diterapkan dengan cara menjadikan Muamalat Spirit sebagai sebuah pilar yang meningkatkan kualitas sumberdaya insani. Paradigmanya adalah bahwa hidup dan kehidupan merupakan bagian dari pengabdian kepada Allah Yang Mahakuasa (a Place of Worship). Di dalamnya terkandung nilai-nilai perusahaan yang dikenal dengan istilah ZIKR (Zero-based, Iman, Konsisten, dan Results-oriented). Setiap insan Muamalat harus berkontribusi secara optimal dalam dinamika organisasi kompetitif, dengan budaya mencipta, mengelola, dan mendistribusikan kemakmuran (a Place of Wealth) akan menjadi kenyataan. Kemakmuran yang dimaksud adalah PIKR (Power, Information, Knowledge, dan Reward) yang senantiasa didistribusikan secara intensif. Sedang komunitas unggul akan terbentuk dari mereka yang siap berjuang setiap saat untuk menegakkan perekonomian Islam (a Place of Warfare) dengan menggunakan atribut MIKR (Militansi, Intelektual, Kompetitif, dan Regeneratif). Penerapan konsep The Celestial Management secara konsisten dapat meningkatkan kinerja organisasi. Hal ini tercermin dari kualitas Kru Bank Muamalat. Itulah sebabnya mengapa konsep ini dinyatakan sebagai konsep manajemen paling berpengaruh oleh Majalah SWA Edisi Nomor 16 (17 Agustus 2005) setelah melalui survei berbagai konsep manajemen. Selain itu Bank Muamalat juga menjadi salah satu nominasi MAKE (Most Admired Knowledge Enterprise), masuk dalam 16 finalis 80 perusahaan terkemuka di Indonesia yang diselenggarakan oleh Dunamis. Program Sertifikasi Tujuh Kefasihan yang masih berlangsung ditujukan untuk menyiapkan Kru Muamalat yang andal. Setiap kru siap menerima tanggung jawab yang lebih besar dan senantiasa meningkatkan keterampilan. Program pengembangan manajerial dimulai dengan program assessment yang mengacu kepada Competency-Based Filling Muamalat (CBFM) yang terdiri dari 14 kompetensi dan terbagi dalam tiga aspek yaitu: Manajerial dan Kepemimpinan, Efektivitas Pribadi, dan

With the values of "Celestial Management" solidly entrenched among the Bank's leadership and guarded by the entire Muamalat crew, we continue to place human resources as a key component in our strategy to operate as a sharia bank. This is what makes Bank Muamalat a highly recognised and reliable leader in the spiritual market. To achieve that distinction not only requires excellence in service, but also the ability of the entire Muamalat Crew to understand the concept and practices of the sharia banking principles as well as the cultivation of the Bank's corporate culture. The principles of "Celestial Management" are applied by making the spirit of Muamalat as a pillar that elevates the quality of our human capital. With the basic paradigm that views life and livelihoods as part of our worship to the Almighty (a Place of Worship): Through Muamalat's core values that are inherent in ZIKR (Zero-based, Iman, Konsisten, Results-oriented), each Muamalat crew will contribute to the dynamics of a champion organisation, in which the vision to create, manage and distribute prosperity (a Place of Wealth) will become a reality. Prosperity is represented by PIKR (Power, Information, Knowledge and Reward) which is constantly and intensely distributed. In turn, a champion community will emerge. For those who are eager to fight for the advancement of an Islamic economy (a Place of Warfare) will carry the attributes of MIKR (Militancy, Intellectual, Kompetitif and Regenerative).

The consistent application of the Celestial Management concept can improve the performance of an organisation. This is reflected in the quality of the Bank Muamalat Crew. Celestial Management has been acknowledged as the most influential management concept by Swa Magazine, in edition No. 16 (17 August 2005), following a survey of several management concepts. In addition, Bank Muamalat has also been nominated for MAKE (the Most Admired Knowledge Enterprise), included among the 16 finalists of 80 prominent companies, organised by Dunamis. In a continuation of the Seven Fluency Certification Programme that have been in progress for several years, our training and development programs are designed to prepare the Muamalat crew to accept greater responsibilities and improve their skills. Our managerial development begins with an assessment that is based upon the Competency-Based Filling Muamalat (CBFM), which comprises of 14 competence criteria in the three main areas of leadership and managerial capabilities,

.46

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Orientasi Bisnis. Program CBFM diberikan kepada setiap officer Muamalat. Dari hasil assessment yang diperoleh, disusun program pengembangan berupa pelatihan manajerial ataupun aktivitas dalam bentuk tim. Pelatihan manajerial untuk officer mencakupi 5 program dasar, yaitu : (i) Performance Management (ii) Problem Solving/Decision Making (iii) Manajemen SDI (iv) Manajemen Pelatihan (v) Celestial Management Training dan (vi) Kepemimpinan (Muamalat Leadership Program). Pelaksanaan program ini di-outsourcing, kecuali untuk Muamalat Leadership yang dilakukan sendiri oleh Muamalat dengan memperhatikan nilai-nilai dan budaya kerja yang ada. Yang tidak kalah penting adalah program peningkatan keterampilan bagi Kru Muamalat dalam menjalankan tugas sehari-hari. Program pelatihan untuk peningkatan keterampilan terdiri dari 9 program utama yaitu : 1. Program Orientasi Kru Muamalat (Pro Umat) 2. Perbankan Syariah 3. Pelayanan Prima 4. Operasi Domestik 5. Kemampuan Membaca Informasi Keuangan 6. Dasar-Dasar Penanaman Dana 7. Pengelolaan Aset dan Liabilitas (ALMA) 8. Kesadaran akan Audit 9. Kemampuan Berkomunikasi Efektif. Kesembilan program ini merupakan program tindak lanjut untuk meningkatkan Program Sertifikasi Tujuh Kefasihan yang pelaksanaannya diserahkan kepada Muamalat Institute dan Lembaga Pelatihan yang berkompeten dan relevan di bidangnya. Sedangkan pelaksanaannya dilakukan dengan pola "Self Assesment" sehingga setiap kru diberikan kesempatan mengikuti program ini. Bagi kru yang telah mengikuti program ini akan dilakukan debrief yang sifatnya mendadak berupa "Debrief Dadakan Keliling" oleh penguji dari pihak luar yang ahli dibidangnya. Debrief dadakan ini dilakukan dalam rangka mendorong setiap kru untuk terus belajar meningkatkan pengetahuan dan kinerjanya. Selain itu, dilakukan juga pelatihan "Celestial Management Training" secara regular kepada seluruh Kru Muamalat dan secara khusus bagi setiap calon pemimpin Muamalat. Program pengembangan dan pelatihan Kru Muamalat merupakan sesuatu yang sangat diperlukan dalam peningkatan pengetahuan kru, sehingga setiap informasi yang diterima dapat diolah secara baik dan bermanfaat

personal effectiveness, and business orientation. The CBFM program is provided to every Muamalat officer. From these assessments will be derived the development programs which could take the form of either managerial training or team building. Managerial training for Muamalat Officer are divided into five main categories, which are (i) Performance Management, (ii) Problem Solving/Decision Making, (iii) Personnel Management, (iv) Training Management, (v) Celestial Management Training and (vi) Leadership (the Muamalat Leadership Program). The delivery of above training programs are conducted by a third party vendor, except for the Muamalat Leadership Program which is internally offered by observing the Muamalat's values and work ethics. Not of less importance is the skills enhancement program to equip the Muamalat crews in their daily tasks. The skills enhancement training program comprises of 9 main programs as follows: 1. The Muamalat crew orientation program 2. Sharia banking 3. Prime Services 4. Domestic Operations 5. Financial Literacy 6. Basic of Funds Placement 7. Asset Liability Management (ALMA) 8. Audit Literacy 9. Power Speech. The nine programs were developed as a follow-up to the Seven Fluency Certification Programme, whose implementation was carried out by the Muamalat Institute and other competent Training providers. Every crew is given the opportunity to apply based on their own self assessment of areas they think they would need to improve. After attending a training program, an impromptu debriefing session is conducted by outside experts to test the knowledge gained after the training. This is to encourage each and every crew member to continuously improve their knowledge and thereby their performances as well. In addition to that, the "Celestial Management Training" programme is provided regularly to all Muamalat Crew and specifically for potential future leaders of Muamalat.

The development and training program for Muamalat Crew are crucial to their continuous learning process enabling them to receive and process information effectively at every level of operations to arrive at the right decision. It

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

47.

untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat di setiap tingkatan. Pengembangan tingkat intelektual dan pola pikir setiap kru diharapkan akan terus berkembang, karena militansi tanpa didukung oleh pola pikir intelektual yang baik akan dapat menimbulkan sikap yang tidak konstruktif. Untuk menciptakan agar organisasi berjalan sehat dan berkesinambungan, kepada kru diberikan kesempatan untuk belajar mengembangkan dirinya. Pemimpin unit kerja dapat melakukan evaluasi dan mengganti 10 persen kru yang berkinerja rendah. Selanjutnya setiap tahun dilakukan pergantian terhadap 20 persen pejabat pemimpin unit yang memiliki kinerja terendah.

is important, however, that intellectual development and thought process of each crew should flourish continuously considering that militancy without intellectual capacity may lead to nonconstructive behaviour.

To ensure that the organisation can run smoothly and is sustainable, each crew is given the opportunity to learn and pursue personal development. The Division Head will select and replace crews at the bottom 10% in terms of performance. Similarly, the same exercise will be implemented by annually replacing the bottom 20% of Officers in terms of performance and who have been given the opportunity to lead a unit. We believe that the Celestial Management program and Muamalat Spirit can be a source of inspiration for every Muamalat crew to perform their task and achieve the Company's goals.

Kami percaya program Celestial Management dan Muamalat Spirit mampu menjadi sumber inspirasi bagi setiap insan Muamalat dalam menjalankan tugas dan dalam pencapaian tujuan perusahaan.

JUMLAH DAN JENIS PELATIHAN KRU NUMBERS AND TYPE OF EDUCATION PT. BANK MUAMALAT INDONESIA, TBK

Jenis Pendidikan/Pemagangan/Beasiswa Type of Education Manajemen Sumberdaya Manusia Minaut Management Supervisory Training for Trainers Assessment Service Excellence Domestic Operation Perbankan Syariah Financial Literacy Basic Financing Improve Managerial Skill Core Financing Muamalat officer Development Program Angkatan VI - VIII Muamalat Spirit Celestial Management Training Jumlah

2001 18 28 7 18 176 200 20 6 80 473

2002 18 25 3 15 100 400 17 10 15 704 683

2003 20 29 8 20 250 525 14 8 50 29 488 1.657

2004 22 35 7 5 25 300 450 15 6 42 42 664 1.437

2005 23 34 8 2 27 631 753 964 507 447 56 30 31 4.177

2006 9 791 154 125 220 6 144 1.449

.48

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

49.

Kepedulian Sosial Perusahaan

Corporate Social Responsibility

Sebagai suatu lembaga keuangan Islam, Perseroan selalu melaksanakan tanggung jawab sosialnya dengan sangat serius dan tetap berkomitmen untuk mendukung masyarakat lokal di mana Bank beroperasi. Dalam rangka memperkuat kerjasama strategis dengan Baitulmaal Muamalat (BMM) sebagai mitra dalam menerapkan berbagai program CSR, Perseroan telah meningkatkan jumlah dana amal serta memperluas jangkauan program untuk mencapai basis populasi yang lebih luas. Sejak diperkenalkan pada tahun 1997, BMM terus tumbuh dan mendapat kepercayaan serta dukungan dari masyarakat luas sebagai suatu organisasi amal nonprofit yang memiliki akuntabilitas serta dapat diandalkan. Kemitraan dengan Bank Muamalat memungkinkan BMM untuk memperluas jangkauannya lebih jauh lagi, dengan memanfaatkan semua infrastruktur Bank Muamalat yang tersedia. Dana ZIS masyarakat yang terakumulasi sejak tujuh tahun beroperasi hingga Desember 2006 telah mencapai Rp 40,6 miliar (73%-nya dana zakat). Diperkirakan akan meningkat sekitar 55% setiap tahunnya. Hal ini menjadi bukti pengakuan masyarakat terhadap akuntabilitas BMM dalam mengemban amanah. Pendayagunaan dana yang dihimpun dapat menunjukkan kinerja yang sesungguhnya. Salah satu program inovatif yang tengah dikembangkan adalah KUM3 (Komunitas Usaha Mikro Mustahik Muamalat) dengan target 50.000 usaha mikro hingga tahun 2008.

As an Islamic financial institution, we have always taken our corporate social responsibility very seriously and remain committed to supporting the local community in which we operate. Strengthening our strategic alliance with Baitulmaal Muamalat (BMM) as our partner in implementing the various CSR programs, we increased the amount of our charitable donations and expanded the program coverage to reach a wider population base.

Since its inception in 1997, BMM has steadily grew and earn the trust and support of the general public as an accountable and trustworthy non-profit charitable organization. The alliance with Bank Muamalat allows BMM to expand its coverage even more, using any of the available Bank Muamalat's infrastructure.

The ZIS Fund earmarked for the public has been accumulated for seven years and by December 2006 has amounted to Rp 40.6 billion (73% of its funds came from zakat). We expect ZIS will grow annually by approximately 55%. This is proof of the broad trust of the public in the accountability of BMM. The use of the accumulated funds can attest to the real performance. An innovative programme that is currently in progress is the KUM3 (the Muamalat Mustahik Micro Business Community) which targets some 50.000 micro businesses up to 2008.

.50

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Tahun 2006 Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah mempercayakan kembali pengelolaan dana bergulir bagi Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) senilai Rp 26 miliar yang diperuntukkan bagi 161 BMT, sehingga portofolio dana pemerintah yang dikelola mencapai Rp 59,3 miliar. Lembaga internasional setingkat Islamic Relief pun mulai menggandeng BMM sebagai mitranya di Indonesia untuk menggarap LKMS di provinsi Banten. Kepeloporan dalam menangani bencana di tanah air kian mengokohkan eksistensi BMM di dalam negeri. Sepanjang tahun 2006, bersama Bank Muamalat telah berhasil menyalurkan dana kemanusiaan sebesar Rp 450 juta yang terdistribusi ke beberapa wilayah bencana seperti Aceh Tamiang, Padang Sidempuan, Pangandaran, dan Yogyakarta. BMM pun memperoleh kepercayaan dari Islamic Development Bank (IDB) untuk mengelola sekolah dan program beasiswa bagi 600 anak yatim korban Tsunami Aceh. Rencananya tahun 2007 akan ditingkatkan menjadi 1600 siswa.

In 2006 the Minister of Cooperatives and Small Medium Enterprise again entrusted BMM with the management of a revolving fund for the Sharia Micro Financial Institutions (LKMS) amounting to Rp 26 billion and earmarked for 161 BMT, bringing the total amount of government funds under management to Rp 59.3 billion. International institution the level of Islamic Relief also entrust BMM to be its partner in Indonesia to manage a LKMS in Banten. Bank Muamalat's leadership in coming to the aid of natural disasters has also been widely acknowledged. Throughout 2006, Bank Muamalat facilitated the distribution of Rp 450 million in relief aids to several stricken area including Aceh Tamiang, Padang Sidempuan, Pangandaran and Yogyakarta.

President of Islamic Development (IDB) DR. Ahmed Mohamed Ali (tengah), Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin (kanan) dan Pjs. Gubernur NAD DR. Mustafa Abu Bakar (kiri) menyatukan komitmen membangun kembali Aceh melalui IDB Orphan Center & Islamic Boarding School For Solidarity di Jantho Aceh Besar, Selasa, 25 Juli 2006. President of Islamic Development (IDB) DR. Ahmed Mohamed Ali (centre), Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin (right) and Acting Governor of NAD DR. Mustafa Abu Bakar (left) brought together their commitment to rebuild Aceh through IDB Orphan Center & Islamic Boarding School For Solidarity in Jantho Aceh Besar, Tuesday, July 25, 2006.

BMM has also been entrusted by the Islamic Development Bank (IDB) to manage a school and scholarship program for 600 orphans from the Aceh tsunami. The plan for 2007 is to increase the number of students to 1,600 students.

Presiden IDB Group DR Ahmed Muhamed Ali didampingi Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin dan Direktur Saudi Charity Campaign Mr. Mohamed Ibrahim Al Khalaf, menyaksikan peletakan batu pertama Yayasan Teuku Nyak Arief yang dilakukan oleh Kuasa Usaha Kedutaan Saudi Arabia DR. Abdullah Al Gahmdi di BAnda Aceh Propinsi NAD, 26 Juli 2006. IDB Group President DR Ahmed Muhamed Ali, adjoined by Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin and Saudi Charity Campaign Director, Mr. Mohamed Ibrahim Al Khalaf, was witnessing the first stone placement at Yayasan Teuku Nyak Arief by Chargé d' Affairs of Saudi Arabia Embassy, DR. Abdullah Al Gahmdi at Banda Aceh NAD Province, July 26, 2006

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

51.

Peristiwa 2006

Significant Events in 2006

Peresmian Pembukaan Bank Muamalat Cabang Pangkalpinang, oleh Wakil Gubenur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Suryadi Saman, disaksikan (dari kanan-kiri) : · Direktur Bank Muamalat, Herbudhi S. Tomo · Ketua DPRD Prop. Kep Bangka Belitung, Muhammad Munir Saleh · Perwakilan BI Palembang, Abdul Muis Agus · Ketua MUI Prop. Kep Bangka Belitung, KH. Usman Fatan · SEKDA Kota Pangkalpinang, Sjahrum HS, Pangkalpinang, Kamis, 2 Februari 2006. The official opening ceremony of Bank Muamalat Pangkalpinang Business by the Bangka Belitung Province Deputy Governor Suryadi Saman and was witnessed by (from right to the left): · Bank Muamalat Director Herbudhi S. Tomo · Speaker of Bangka Belitung Regional Parliament Muhammad Munir Saleh · Bank Indonesia Representative for Palembang Abdul Muis Agus · MUI Provincial Chairman of Bangka Belitung KH. Usman Fatan · :Pangkalpinang Municipal Secretary Sjahrum HS, Pangkalpinang, Thursday, February 2, 2006.

Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin menyerahkan Shar-E kepada Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ismeth Abdullah saat peresmian Bank Muamalat Cabang Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, Senin 6 Februari 2006. Bank Muamalat President Director A. Riawan Amin presented the Shar-E to Riau Province Governor Ismeth Abdullah during the opening ceremony of Bank Muamalat Business in Tanjungpinang, Riau Province, Monday, February 6, 2006 .

Direktur Utama Bank Muamalat A.Riawan Amin berdialog dengan mantan Presiden Iran Mohamad Khatami dalam Konferensi Who Speaks for Islam, Who Speaks for the West, Kuala Lumpur, Malaysia, 11 Februari 2006. Bank Muamalat President Director A. Riawan Amin was conversing with former President of Iran Mohamad Khatami during The Who Speaks for Islam, Who Speaks for the West Conference, Kuala Lumpur, Malaysia, 11 February 2006. Direktur Bank Muamalat U. Saefudin Noer (kiri) menerima penghargaan dari Rektor Universitas Paramadina M. Sohibul Imam, pada acara Dies Natalis ke 8 dan Wisuda ke 4 Universitas Paramadina. Bank Muamalat mendapat penghargaan Paramadina karena dinilai konsisten dalam menjalankan pinsip-prinsip Syariah, Jakarta, 4 Maret 2006. Bank Muamalat Director U. Saefudin Noer (left) received an award from Paramadina University Rector M. Sohibul Imam at the 8th Dies Natalis and the 4th Graduation of Paramadina University. Bank Muamalat received the Paramadina Award for its consistency in keeping up with the Sharia principles, Jakarta, March 4, 2006.

.52

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin mendapat ucapan selamat dari Ketua Umum Tanfidziyah PBNU KH. Hasyim Muzadi bersama Menegkop UKM Suryadharma Ali setelah penandatanganan Perjanjian Kerjasama Bank Muamalat dengan Muslimat NU tentang Kartu tanda anggota Muslimat NU dan keagenan IZI UANG Shar-E, Batam, 29 Maret 2006. Bank Muamalat President Director A. Riawan Amin received a compliment from Tanfidziyah PBNU Chairman KH. Hasyim Muzadi together with the Sate Minister of Small Medium Enterprises Suryadharma Ali after the signing of Cooperation Agreement between Bank Muamalat and NU Muslimat regarding the launch of NU Muslimat Member Card as well as Shar-E IZI UANG agency, Batam, March 29, 2006.

Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin (kiri) dan Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa (kanan), pada peluncuran kerja sama keagenan Izi Uang di Batam, 29 Maret 2006. Bank Muamalat President Director A. Riawan Amin (left) posed with Chairman of PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa (right), at the launching of agential cooperation Izi Uang, Batam, March 29, 2006.

Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin (kanan) bersama dengan Direktur Utama PT. Syarikat Takaful Indonesia Wan Zamri Wan Ismail (tengah) memberikan secara simbolis Kartu Raksasa "fulPROTEK' kepada artis Astri Ivo, pada peluncuran produk tersebut di Jakarta 19 April 2006. Kartu ini merupakan Kartu Investasi berasuransi yang dikelola secara Syariah. Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin (right) along with PT. Syarikat Takaful Indonesia President Director, Wan Zamri Wan Ismail (centre) presented "fulPROTEK" Giant Card to actress Astri Ivo at its launching in Jakarta, April 19, 2006. This card is an insured Investment Card managed with Sharia-based.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

53.

Penandatanganan Kerjasama Interkoneksi Perbankan syariah oleh (kanankiri) Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin, Dirut BSMI Budi Wisakseno, Dirut BSM Yuslam Fauzi dan Direktur Bank Danamon Syariah Hendarin Sukarmadji pada Grand Opening Indonesia Syariah Expo 2006, Jakarta 2 Mei 2006. The authorisation of Sharia Banking Interconnection by (right-left) Bank Bukopin President Director Glen Glenardi, President Director of Bank Muamalat, A. Riawan Amin, President Director of BSMI Budi Wisakseno, President Director of BSM Yuslam Fauzi and Bank Danamon Syariah Director Hendarin Sukarmadji at the Grand Opening of Indonesia Syariah Expo 2006, Jakarta May 2, 2006.

Staf Ahli Menteri Kesehatan RI BIdang Kelembagaan dan Desentralisasi, Dwidjo Susono (kiri) menyerahkan Penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Arutala kepada Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin (kanan) dalam acara Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Jakarta, 31 Mei 2006. Special Assistant of Ministry of Health on Institution and Desentralisation, Dwidjo Susono (left) presented the Manggala Karya Bakti Husada Arutala Award to the Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin (right) at the World Tobacco Free Day Memorial, Jakarta, May 31, 2006.

.54

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin (kiri) bersama mantan Perdana Menteri Malaysia, Tun DR. Mahathir Mohammad, seusai pertemuan dan diskusi khusus tentang The Celestial Management" di kantor Mahathir, Putrajaya Malaysia, 5 Juni 2006. Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin (left) along with former Malaysian Prime Minister, Tun DR. Mahathir Mohammad, after preparation meeting and special discussion of the book "99 Kesaksian tentang The Celestial Management" at Mahathir's office, Putrajaya Malaysia, June 5, 2006.

Pemberian bantuan oleh Direktur Bank Muamalat, Andi Buchari (kanan) kepada salah seorang korban gempa bumi D.I. Yogyakarta, disaksikan oleh Ustad Yusuf Mansyur (paling kiri) Yogyakarta, 15 Juni 2006. Presentation of donation by a Director of Bank Muamalat, Andi Buchari (right) to one of the victims of the earthquake in D.I. Yogyakarta, witnessed by Ustad Yusuf Mansur (far left), Yogyakarta, 15 June 2006.

Direktur Bank Muamalat U. Saefudin Noer (kanan) menyentuh Monitor Touch Screen dalam acara penarikan hadian pemenang Raih 365 UMRAH, disaksikan Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat Muardi Chatib (kiri) dan Notaris Ary Supratno, Jakarta, 6 Juli 2006. Bank Muamalat Director, U. Saefudin Noer (right) touched the Monitor Touch Screen at reward draw event of Raih 365 UMRAH, and was witnessed by Bank Muamalat Supervisory Board Muardi Chatib (left) and Notary Ary Supratno, Jakarta, July 6, 2006.

M. Hidayat - Direktur Bank Muamalat menerima penganugerahan InfoBank Golden Trophy 2006 untuk kategori Kegiatan Usaha Terfokus pada Segmen Usaha Tertentu yang diberikan oleh Tristinani - InfoBank di Grand Ballroom - Grand Hyatt, Jakarta. Bank Muamalat mendapatkan Golden Trophy ini sebagai puncak penghargaan InfoBank kepada institusi yang telah mendapatkan InfoBank Awards selama 5 tahun berturut-turut, 6 Juli 2006. M. Hidayat - Bank Muamalat Director received InfoBank Golden Trophy 2006 Award for Focused Business Activity on Specialised Business Segment from Tristinani - InfoBank at Grand Ballroom - Grand Hyatt, Jakarta. Bank Muamalat has achieved this Golden Trophy as InfoBank award apex for obtaining InfoBank Awards 5 years in a row, July 6, 2006.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

55.

Direktur Bank Muamalat Andi Buchari (kiri) melepas keberangkatan Jamaah pemenang Hadiah Raih 365 UMRAH ditandai dengan penyerahan perlengkapan Umrah secara simbolik kepada Medi Iswandi nasabah Shar-E dari Sawahlunto, didampingi oleh juara Pertama Pildacil III, Niha yang juga mendapatkan hadiah Umrah dari Bank Muamalat, Jakarta, 26 Agustus 2006. Bank Muamalat Director Andi Buchari (left) conducted the departure of Congregation of Raih 365 UMRAH, and marked by the Umrah equipments consignment symbolically to Medi Iswandi, Shar-E customer from Sawahlunto, adjoined by Pildacil III first winner, Niha, who also obtained the Umrah prize from Bank Muamalat, Jakarta, August 26, 2006.

Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin menerima penghargaan Investor Syariah Award dari Direktur Direktorat Perbankan Syariah Bank Indonesia, Harisman, Jakarta, Senin 9 September 2006. Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin received Investor Sharia Award from Sharia Banking Directorate Director of Bank Indonesia Harisman, Jakarta, Monday September 9, 2006.

Direktur Bank Muamalat Andi Buchari (kiri) menyerahkan Starter pack Shar-E kepada Majelis Sinode Gemit, Pendeta E. Nuban Timo (kanan) disaksikan oleh wakil dari Keuskupan Agung Kupang, RM Gerad, dan Ketua MUI NTT Abdul Kadir Makarim pada peresmian Bank Muamalat Cabang Kupang, Kupang, 10 September 2006. Bank Muamalat Director Andi Buchari (left) presented the Starter pack Shar-E to Majelis Sinode Gemit, Reverend E. Nuban Timo (right) and was witnessed by Representative from Kupang Archdiocese, RM Gerad, and Chairman of MUI NTT Abdul Kadir Makarim at the official ceremony of Bank Muamalat Business in Kupang, Kupang, September 10, 2006. Direktur International Islamic Financial Market (IIFM) dari Indonesia yang juga Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin (kanan) didampingi Direktur Bahrain Monetary Agency, Vice-Chairman IIFM, Khalid Hamad (kedua dari kanan) dan Ibu Siti Ch Fadjriah, Deputi Gubernur BI, Direktur IIFM (ketiga dari kanan) memberikan keterangan Konferensi IIFM ke-15 di Jakarta, 11 September 2006. International Islamic Financial Market (IIFM) Indonesian Director who also is Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin (right), adjoined by Bahrain Monetary Agency Director, Vice Chairman IIFM, Khalid Hamad (second from right) and Mrs. Siti Fadjriah, Deputy Governor BI/Director of IIFM (third from right) gave presentation at 15th IIFM Conference, Jakarta, September 11, 2006.

.56

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Direktur Utama Bank Muamalat yang juga menjabat sebagai Direktur Internasional Islamic financial Market (IIFM) A. Riawan Amin menyampaikan opininya sebagai Expert Panel pada diskusi panel " The International Conference on Islamic Banking, Capital and Financial Market. Hadir pula sebagai International Expert Penel : Mr. Aziz Abdul Rehman (General Director LOFS-Malaysia), Mr. Khalid Hamad (Executive Director Banking Supervision of Bahrain Monetary Agency-Bahrain), Mr. Lilian Le Falher (Manager Treasury Kuwait Finance House-Bahrain), Mr. Rafe Haneef (Head of Islamic BAnkinng, Citigroup-Malaysia), Mr. Perves Said (Director/Advisor Islamic State Bank of Pakistan-Pakistan). Acara ini difasilitasi oleh Bank Muamalat yang secara resmi ditunjuk BoD IIFM sebagai Host untuk Board Meeting IIFM ke-15, Jakarta, 11 September 2006. Bank Muamalat President Director who also is appointed as Internasional Islamic financial Market (IIFM) Director A. Riawan Amin expressed his opinion as the Expert Panel in a panel discussion on "The International Conference on Islamic Banking, Capital and Financial Market". Also attending as the International Expert Panel: Mr. Aziz Abdul Rehman (General Director LOFS-Malaysia), Mr. Khalid Hamad (Executive Director Banking Supervision of Bahrain Monetary Agency-Bahrain), Mr. Lilian Le Falher (Manager Treasury Kuwait Finance House-Bahrain), Mr. Rafe Haneef (Head of Islamic Banking, Citigroup-Malaysia), Mr. Perves Said (Director/Advisor Islamic Banking Dept. State Bank of Pakistan-Pakistan). This event was facilitated by Bank Muamalat which was also officially appointed by BoD IIFM as the Host for the 15th IIFM Board Meeting, Jakarta, September 11, 2006.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

57.

Direktur Bank Muamalat, Herbudhi S. Tomo (tengah) menerima penghargaan Indonesia Property Award 2006 Kategori Perbankan "Shar-E sebagai Produk Revolusioner dan Inovator Investasi" yang diselenggarakan oleh Majalah Property & Bank bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Properti & Keuangan (AJPK), Jakarta, 15 September 2006. Bank Muamalat Director, Herbudhi S. Tomo (centre) received Indonesia Property Award 2006 Category in Banking "Shar-E sebagai Produk Revolusioner dan Inovator Investasi "Shar-E as a Revolutionary Product and Investment Innovator" by Property & Bank Magazine in coordination with Aliansi Jurnalis Properti & Keuangan (AJPK), Jakarta, September 15 2006. Direktur Bank Muamalat U. Saefudin Noer (kiri) menandatangani Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Pembiayaan (SP 4) kepada BPRS Binaan dalam rangka Linkage Program yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Jakarta, 20 September 2006. Bank Muamalat Director U. Saefudin Noer (left) signed Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Pembiayaan (SP 4) to BPRS Binaan in order of Linkage Program initiated by Bank Indonesia, Jakarta, September 20, 2006.

Wakil Gubernur Ambon, MA Latuconsina (tengah) memukul alat musik Ambon, Tifa, didampingi Direktur Bank Muamalat, Andi Buchari (ketiga kiri), Komisaris Bank Muamalat, Iskandar Zulkarnain (kelima kanan), Pimpinan Bank Indonesia Cabang Ambon, Rizal Husein (kedua kiri), Tokoh Agama Hindu, Budha, Kristen, Islam pada Peresmian Kantor Bank Muamalat Cabang Ambon, Rabu, 4 Oktober 2006. Deputy Governor of Ambon, MA Latuconsina (centre) was tattooing the Ambon traditional music instrument, Tifa, adjoined by Bank Muamalat Director, Andi Buchari (third left), Bank Muamalat Commissioner, Iskandar Zulkarnain (fifth right), Hindu, Budha, Kristen, Islam Figures at the official ceremony of Bank Muamalat Business in Ambon, Wednesday, October 04, 2006.

.58

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin bersama KH. Ma'ruf Amin (Ketua DSN-MUI), Edi Stiadi (Deputi Direktur Direktorat DPBS Bank Indonesia), Aries Mufti (KEtua Umum MES), Iskandar Zulkarnain (Komisaris Bank Muamalat) pada acara Pencanangan SHADR (Sharia Deposit Arrangement). Ballroom Hotel Shangri-La, 24 November 2006. Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin along with KH. Ma'ruf Amin (Chief of DSN-MUI), Edi Stiadi (Directorate Director Deputy of DPBS Bank Indonesia), Aries Mufti (General Chairman of MES), Iskandar Zulkarnain (Bank Muamalat Commissioner) at Proclamation event of SHADR (Sharia Deposit Arrangement). Ballroom Hotel Shangri-La, November 24, 2006. Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin menerima penghargaan sebagai The Best CEO dari Managing Director Lembaga Riset Robby Susatyo, di Shangri-La Hotel, Jakarta. Penghargaan tersebut terselenggara atas prakarsa Majalah SWA & Synovate, Jakarta, 18 Desember 2006. Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin received an award as The Best CEO from Research Institution Managing Director Robby Susatyo, at Shangri-La Hotel, Jakarta. This award is presented by SWA Magazine & Synovate, Jakarta, December 18, 2006.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

59.

Peristiwa Setelah Tanggal Neraca

Subsequent Events

Direktur Utama Bank Muamalat, A. Riawan Amin (kiri) sedang memasangkan peci kepada Kru Muamalat sebagai tanda pencanangan "Peci Kru Muamalat Nasional" di Jakarta, Senin 22 Januari 2007. Bank Muamalat President Director, A. Riawan Amin (left) attached the cap to Muamalat Crew, marking the proclamation of "Peci Kru Muamalat Nasional" in Jakarta, Monday, January 22, 2007.

Direktur Bank Muamalat, M. Hidayat (kanan) didampingi Direktur Bank Muamalat, Andi Buchari, Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat, Muardi Chatib, dan Notaris Ary Supratno menekan tombol untuk memilih secara acak pemberian Paket Umrah tahap kedua di Kantor Pusat Bank Muamalat Jakarta, Senin, 22 Januari 2007. Bank Muamalat Director, M. Hidayat (right) adjoined by Bank Muamalat Director, Andi Buchari, Bank Muamalat Sharia Supervisory Board, Muardi Chatib, and Notary Ary Supratno pushed the button for randomly picking the second draw of Paket Umrah at the Bank Muamalat Head Office, Jakarta, Monday, January 22, 2007. Penandatanganan kerjasama antara Yayasan Pengembangan Celestial Management (YPCM) dan Bank Muamalat Malaysia Berhard (BMMB) untuk menyebarkan nilai-nilai Celestial Management yang menjadi corporate values Bank Muamalat Indonesia di Malaysia. (Dari kiri ke kanan), Zainuddin Bin Ahmad, Pengurus Sumber Daya Manusia BMMB, Dato' Abdul Manap Bin Abdul Wahab, Ketua Pegawai Eksekutif BMMB, M. Luthfi Hamidi, Ketua YPCM, A. Riawan Amin, Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia. The agreement authorisation between Yayasan Pengembangan Celestial Management (YPCM) and Bank Muamalat Malaysia Berhard (BMMB) to distribute the Celestial Management values as the existing BMI corporate values in Malaysia. (From left to right), Zainuddin Bin Ahmad, BMMB Human Resources Manager, Dato' Abdul Manap Bin Abdul Wahab, BMMB Chief of Executives, M. Luthfi Hamidi, Head of YPCM, A. Riawan Amin, BMI President Director. Serah terima dokumen MoU tentang kerjasama Remittance TKI di Malaysia ke keluarganya di Indonesia antara Direktur Utama Bank Muamalat A. Riawan Amin (kiri) dengan Managing Director e-Kencana Sdn Bhd Shahzad K. Sultan disaksikan oleh ketua Dewan Syariah Nasional MUI KH. Ma'ruf Amin (paling kiri) dan Konselor Bidang Ekonomi KBRI Kuala Lumpur Malaysia Rahmat Pramono. Kuala Lumpur, 29 Maret 2007. The submission of MoU document on Remittance cooperation of TKI in Malaysia to their family in Indonesia between President Director of Bank Muamalat A. Riawan Amin (left) and Managing Director e-Kencana Sdn Bhd Shahzad K. Sultan and is witnessed by Head of National Sharia Board MUI KH. Ma'ruf Amin (most left) and Economy Chancellour of KBRI Kuala Lumpur Malaysia Rahmat Pramono. Kuala Lumpur, March 29, 2007.

.60

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Penghargaan

Awards

BEST ISLAMIC BANKS POLL 2006

Islamic finance news awards

BISNIS INDONESIA AWARD 2006

Bank Nasional Terbaik

WINNER #1

The Full Fledge Bank Overall versi Islamic Financial and Quality Award 2006

Indonesian Best Brand Award 2006

Top Three & The Most Valuable Brand in Sharia Bank

Top of Mind versi Islamic Financial and Quality Award 2006

Indonesia National Brand Award 2006

Finalis kategori Pioneering Successful New Category

Manggala Karya Bakti Husada Arutala 2006

Kontribusi aktif dan nyata Bank Muamalat menanggulangi masalah tembakau di Indonesia

Investor Syariah Award 2006

Bank Umum Syariah Terbaik dan Obligasi Syariah Terbaik

InfoBank Golden Trophy 2006

Penghargaan yang diberikan kepada institusi yang meraih InfoBank Awards 5 tahun berturut-turut

Indonesia Property Award 2006

Shar-E sebagai produk yang revolusioner dan inovator dalam berinvestasi

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

61.

Islamic Finance Quality Award & Islamic Financial Award 2006

Bank Umum Syariah Terbaik Peringkat 1

Islamic Finance Quality Award & Islamic Financial Award 2006

Top of Mind Bank Umum Syariah

Islamic Finance Quality Award & Islamic Financial Award 2006

Most Efficient Bank Umum Syariah

Islamic Finance Quality Award & Islamic Financial Award 2006

Top New Third Party Fund Market Gainer

Islamic Finance Quality Award & Islamic Financial Award 2006

Most Profitable Bank Umum Syariah

Islamic Finance Quality Award & Islamic Financial Award 2006

Most Convenient Mushola

.62

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

MUI AWARD 2004

Penghargaan sebagai bank terbaik yang menjalankan operasional secara syariah

Innovation Award 2005

Innovation in Customer Mode of Entry

The Best Islamic Banking Provider

Versi International Islamic Finance News (Vol.3, Issue 2,23rd January 2006)

INTERNATIONAL ISLAMIC BANK AWARD (IIBA) 2005

The Most Efficient Bank

KLIFF AWARD 2004 Islamic Banking Quality Award (IBQA) 2005

The Most Convenient Musholla The Most Outstanding Performance by an Islamic Bank. Dikeluarkan oleh Islamic Financial Forum yang berbasis di Kuala Lumpur melalui Centre for Research and Training (CERT) bekerjasama dengan Down Jones Indexes New York - USA

Superbrands 2004

Satu dari 101 perusahaan yang memiliki brand/merek yang kuat (Superbrands) di Indonesia

Superbrands 2005

Indonesian Best Brand 2005 "Top Five" Satu dari 101 perusahaan yang memiliki brand/merek yang kuat (Superbrands) di Indonesia

AS/NZS ISO 9001:2000

Quality Management System - Requirements

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

63.

Infobank Award 2002

Rating Peringkat ke 17 Bank dengan Predikat Sangat Bagus

Infobank Award 2003

Rating Peringkat ke 7 Bank dengan Predikat Sangat Bagus untuk kategori Bank beraset Rp 1 triliun ­ Rp 20 triliun

Majalah MODAL

Peringkat I kategori The Top of Mind (Bank Syariah yang mudah diingat), hasil survey Karim Business Consultants (KBC) dan Majalah Modal edisi Maret 2004

Infobank Award 2004

Bank dengan predikat Sangat Bagus

Infobank Award 2004

Bank dengan predikat Sangat Bagus

Infobank Award 2005

Bank dengan predikat Sangat Bagus

Majalah Pilars

Sepuluh Bank dengan Predikat Teraman Versi Majalah Pilars Bisnis Edisi No. 10/VII, 12 Mei 2003

Majalah SWA

Edisi No. 10/XVI/16-29 Mei 2000 Peringkat ke 2 Terbaik dalam Tingkat Kepuasan Nasabah

Majalah SWA

Edisi 18 April 2001 Peringkat ke 6 sebagai Bank paling dikenal masyarakat Bank paling aman di atas bank asing dan bank swasta lain

Majalah SWA

Edisi No. 16/XXI/14-17 Agustus 2005 The Celestial Management sebagai Konsep Manajemen Paing Berpengaruh

Paramadina Award (Universitas Paramadina) Majalah Property & Bank 2005

Bank Pelopor KPR Syariah di Indonesia Penghargaan kepada Individu atau Lembaga yang berjasa dalam kepeloporan dan konsistensi pengembangan bank syariah dalam menunjang pembangunan bangsa

Tanggung Jawab Pelaporan Keuangan

Responsibility for Financial Reporting

Laporan Tahunan berikut laporan keuangan dan informasi lain yang terkait, merupakan tanggung jawab Manajemen Bank Muamalat dan dijamin kebenarannya oleh seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris dengan membubuhkan tandatangannya masing-masing di bawah ini. Annual Report and the accompanying financial statements and related financial information, are the responsibility of the Management of the Bank Muamalat and have been approved by members of the Board of Directors and the Board of Commissioners whose signatures appear below.

DEWAN KOMISARIS BOARD OF COMMISSIONERS

Drs. H. Abbas Adhar

Komisaris Utama President Commissioner

Drs. Aulia Pohan

Komisaris Commissioner

Prof. Korkut Ozal

Komisaris Commissioner

Dr. Ahmed Abisourour

Komisaris Commissioner

H. Iskandar Zulkarnain, S.E. M.Si

Komisaris Commissioner

DIREKSI BOARD OF DIRECTORS

H.A. Riawan Amin, M.Sc

Direktur Utama President Director

Ir. H. Arviyan Arifin

Direktur Director

Ir. H. Andi Buchari, M.M.

Direktur Director

H. M. Hidayat, S.E. Ak

Direktur Director

Ir. H. Herbudhi S. Tomo

Direktur Director

Drs. U. Saefudin Noer, M.Si

Direktur Director

*) Laporan Keuangan Beserta Laporan Auditor Independen Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2006 dan 2005 tidak disajikan dalam buku ini, dan dapat dilihat di www. muamalatbank.com. Apabila diperlukan, hardcopynya dapat diperoleh di kantor bank Muamalat terdekat. *) Financial Statements With Independent Auditors' Report for the Years Ended December 31, 2006 and 2005 are not presented in this book, and are displayed on www.muamalatbank. com. The complete Annual Report and Financial Ststement are available upon request at the nearest Bank's Business.

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

65.

Halaman ini sengaja dikosongkan This page is intentionally left blank

.66

Laporan Tahunan Bank Muamalat 2006 Annual Report

Information

Muamalat Corp.Data final.indd

102 pages

Report File (DMCA)

Our content is added by our users. We aim to remove reported files within 1 working day. Please use this link to notify us:

Report this file as copyright or inappropriate

710805


You might also be interested in

BETA
1
Muamalat Corp.Data final.indd